The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh tsubasaraa IDFL™ Subs Crew || Twitter: syahdararaa ||
Tuan Muda Chang!
Chang! Chang!
Tuan Muda Chang!
Chang! Chang!
Tuan Muda!
Tuan Muda Chang!
Nn. Son Se Dong.
Chang.
Tuan Muda Chang!
Di mana Chang?
Dia lewat sini.
Aku bisa mencium aroma tubuhnya.
Perwakilan Joo!
Ayah!
Ayah!
Ahjussi!
Ayah!
Anak ini adalah Ho Joon.
Aku lebih tua, panggil aku, "Hyung"
Ho Joon- hyung.
Dia teman baruku.
Aku bukan temanmu. Aku lebih tua darimu.
Teman itu usianya sama. Dan aku lebih tua
Aku baru saja mau mengantar Chang pulang
Begitu?
Ayo.
Biar aku yang mengantarmu
Ayo.
Tapi, kostum apa itu?
Yang sedang kalian pakai...
Apa itu?
Ini adalah monster di kompleks ini.
Di kompleks ini?
Ada monster seperti ini di kompleks kita
Kau tak tahu?
Chang melihatnya di rumahnya.
Aku juga pernah melihatnya di jalan.
Walaupun tak jelas karena dia berlari dengan cepat
Semua anak kelas 6 di sekolahku sudah tahu
Siswa kelas 1, 2, 4, dan 5 masih tak mengerti soal ini
Jadi, kami tak mengajak mereka ikut dalam pasukan khusus kami
Pasukan khusus?
Kami adalah pasukan khusus untuk menangkap monster itu.
Pasukan sudah siap, tapi kami masih belum berhasil
Suatu saat, kami pasti akan menangkapnya
Chang memang belum bisa ikut bergabung
Tapi, karena dia sudah melihatnya. Jadi, biarkan saja
Ada apa Nn. Son Se Dong?
Ya, Sekretaris Ko.
Aku tak bisa menelepon Perwakilan Joo.
Chang...
Kami sudah menemukannya.
Kami lupa memberitahumu tadi
Kami sudah menemukan Tuan Muda Chang.
Begitu, ya.
Baiklah.
Ulangi janji kita.
Aku tak akan berkeliaran sendiri lagi.
Jika kejadian in terulang, kau bisa dihukum
Iya.
Tidurlah sekarang.
Perwakilan Joo.
Nn. Son Se Dong datang.
Chang.
Maaf, ya.
Aku memang salah.
Aku akan membacakanmu cerita.
Aku akan berpura-pura menjadi ibumu.
Apa maksudmu?
Aku akan ke sekolahmu
Maafkan aku, ya?
Chang.
Kalau begitu, menginaplah di sini.
"Tetesan air itu ingin tumbuh dengan bebas"
"Dia kesepian dan ingin punya teman..."
"Tapi, pada akhirnya dia menyadari suatu hal..."
"Apakah yang sungguh dia inginkan adalah kebebasa?"
"Tetesan air itu mulai merantau ke negeri nan jauh"
Se Dong menyalahkan dirinya karena kematian ibu dan ayahnya.
Dia hidup dalam ketakutan bahwa orang terdekatnya akan mati
Kau tak harus pergi ke sekolahnya
Aku sudah berjanji. Aku akan pergi
Tak perlu.
Aku sudah berjanji pada Chang...
Dia hanya keluar bermain tanpa memberitahuku...
Kejadian ini bukan karena kau tak ke sekolahnya.
Aku merasa tak enak kau menyalahkan dirimu sekarang
Aku bukan orang yang menyedihkan.
Chang juga begitu.
Chang dan aku akhirnya bisa akur
Itu semua berkat kau.
Tapi Se Dong...
Jangan melakukannya lagi.
Kau yang meminta ruang, 'kan?
Gunakan ruang ini sesukamu.
Tadi... aku memintamu untuk tak meninggalkanku
Sekarang, kutarik kembali.
Jangan menyukaiku karena aku terlihat menyedihkan...
Bukan karena aku selalu mengemis untuk cintamu...
Tapi, aku harap kau menggemgamku karena aku memang pantas
Game ini akan berjalan seperti sebuah turnamen tim.
Hingga pemenangnya ditentukan...
programnya akan terus mengalami update secara real time...
Ide yang bagus.
Kau bisa kembali.
Anda tak pergi kencan dengan Nn. Son Se Dong?
Anda mau langsung pulang?
"Tetesan air berayun tinggi-tinggi, dan terbang ke langit."
Halo?
- Ayah Chang... - Ahjussi.
Kenapa anda tega sekali?
Kenapa bisa jadi begini?
Indah, 'kan?
Ini adalah sungai yang paling indah di dunia.
Hanya ada di sini.
Kau mau dengar puisi favoritku?
"Ikuti sungai itu dan lihat sekeliling..."
"Sebera banyakpun yang kau ambil, air sungai Jeonju tak akan pernah berhenti..."
"Saat matahari terbenam, kau bisa melihat pantulan indah di sungai..."
"Tuangkan airnya ke seluruh badanmu"
"Sungai di desa ini, bahkan tak di peta..."
Maafkan aku.
Saat aku sedang bahagia, aku bisa menjadi puitis.
Ini adalah temuan yang hebat
Jika anda tak meminta persetujuan proyek ini pada Pak Menteri...
Kita tak akan pernah bisa memulai apapun
Mereka sudah menunjukkan ekspresi ketidaksetujuan.
Presiden Joo...
Aku adalah Jo Bong Goo.
Aku hebat dalam hal berbuat kotor
Kau bisa duduk dengan santai di sini tanpan harus mengotori tanganmu
Cukup gunakan koneksimu untuk bertemu dengan pejabat terkait.
Aku akan menjadi tumbal dalam pertumpahan darah ini
Ya, ampun!
Siapa ini?
Kenapa kau tiba- tiba saja menjemputku begini?
Kita mau ke mana?
Bantulah kami, Nn. Son Se Dong.
Hanya kau yang bisa membantu kami
Sayang, anak sulung kita datang
Sayang, Hong Bin datang.
Maaf, Sekretaris Ko. Aku tak tahu apa yang bisa kubantu...
Tapi, kami berdua tak bisa bertemu dulu karena alasan pribadi.
Tolong, hentikan mobilnya.
Maaf, Nn. Son Se Dong. aku tak bisa.
Sekretaris Ko.
Ya, ampun...
Sayang, ini pertama kalinya putra sulung kita datang
Ayo masuk.
Ayo.
Cepat masuk.
Duduklah.
Kau datang...
ke rumah ayahmu...
Oh! Kau adalah orang yang bisa melancarkan semuanya
Sebuah kehormatan bisa bertemu denganmu.
Anak-anakku sangat menyukai game- mu...
Pulanglah.
Baiklah...
Duduklah.
Jadi, kita bertemu dengannya untuk meminta persetujuan pembangunan di desa Tae Hee?
Dia pikir, aku benar- benar akan menuruti maunya?
Kita lihat saja nanti.
Kita ada di mana?
Ini adalah rumah Tuan Besar.
Tuan Besar?
Ayah Perwakilan Joo.
Maafkan aku.
Nn. Son Se Dong, ada alasan penting kenapa kau harus tetap di sini.
Kau tak bisa membantu kami?
Aku sudah menceritakannya, 'kan?
Tuang Besar memanfaatkan Perwakilan Joo...
Untuk melancarkan proyek pembangunannya
Perwakilan Joo sangat marah sekarang.
Dia bilang, kemarahannya bisa reda jika kau ada di sampingnya
Tolong tetaplah di sampingnya.
Anda harus memeluknya.
Tolong bantu kami, Nn. Son Se Dong.
Maaf, tapi aku tak bisa membantu
Nn. Son Se Dong.
Kenapa kau bisa menipuku seperti ini?
Menipumu?
Kau memanfaatkanku untuk mendapatkan persetujuannya...
Hanya itu yang mau kau katakan saat pertama kali datang ke sini?
Kau sendiri yang mau. Kenapa malah mengeluh sekarang?
Batalkan proyek itu
Batalkan segalanya.
Tidak mungkin.
Tolong hentikan!
Aku tak bisa.
Bukannya kau tahu, orang tua Tae Hee tinggal di sana?
Kau tahu, 'kan?
Tak mungkin kau lupa.
Ya, aku tahu.
Aku membuat proyek ini karena aku tahu.
Apa katamu?
Awalnya desa itu tak termasuk dalam proyek pengembangan
Akulah yang mengusulkan desa itu.
Akan dilakukan pembangunan di desa itu, jika ada yang menolak akan didenda
No comments yet. Be the first to leave one.