You Are My Spring

You Are My Spring (너는 나의 봄)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

너는-나의-봄-You-Are-My-Spring-E16-END-NEXT-NF
너는-나의-봄-You-Are-My-Spring-E16-END-WEB-DL-NF
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2021-08-24
Downloads: 16
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebulan lagi kau akan pergi untuk pelatihan.

Kuharap aku juga bisa terbang.

- Pasti begitu. - Saat kau pergi,

masukkan aku ke dalam koper besar…

Tak akan kumasukkan.

Kalau begitu, di dalam kardus kulkas…

Tak akan kumasukkan ke situ juga.

Padahal kau akan sakit

jika meninggalkanku sepuluh meter saja.

Yang benar sepuluh ri , bukan sepuluh meter.

Namun, kenapa kau tak senang? Kau akan ke San Francisco.

Itu lebih lama dari yang kuduga.

Apa kau begini karena pacarmu?

Astaga. Lama apanya?

Kau tak pergi selama lima atau sepuluh tahun.

Tak semua perpisahan menyedihkan.

Berpisah karena sudah tak saling suka…

rasanya seperti keluar dari air yang sudah hangat saat berendam.

Itu melegakan.

Namun,

perpisahan bagi para pasangan yang baru mulai berpacaran

rasanya sama seperti menunggu mi instan matang selama tiga menit.

Saat akhirnya matang…

Sudah matang.

- Ayo makan. Kau belum makan. - …kau menumpahkannya.

Bagai petir di siang bolong.

Katanya kau akan pergi wajib militer.

Apa maksudmu? Aku ke mana?

EKSKLUSIF PATRICK AKAN PERGI WAJIB MILITER

Aku pergi wajib militer pekan depan?

Ya.

Bu Song tak memberitahumu?

Lantas, ini semua artikel resmi?

Ya, itu benar.

Aku tidur nyenyak sekali.

- Hei. Jangan lupa beri lima bintang. - Tentu. Orang lain juga harus terjebak.

Sayang sekali Young-do tak datang.

Mari kita suruh dia menontonnya dengan Da-jeong.

Ide bagus.

Halo. Aku dari Kosmetik Majin.

Maukah mengisi survei ini

dan dapat pijat pasangan gratis?

Itu sudah termasuk akhir yang bahagia. Mereka kembali ke hidup masing-masing.

Apa bisa disebut akhir bahagia

jika mereka masih saling cinta?

Ini akhir paling menyebalkan yang pernah kutonton.

Mereka berdua sudah punya pacar, tapi saling jatuh cinta.

Memang seharusnya berpisah.

Perselingkuhan ditakdirkan untuk berakhir. Itu hal yang seharusnya.

Itu bisa juga dianggap perpisahan yang indah.

Mana ada perpisahan yang indah?

Lantas? Apa harus berpisah tiap punya perasaan pada orang lain?

Bukan begitu.

Urutannya bisa saja salah.

Cinta yang datang lebih dulu belum tentu cinta sejatimu.

Meski kau memacari seseorang selama sepuluh tahun,

bisa saja orang berikutnya yang kau temui

adalah cinta sejatimu.

Ayo pergi.

Perpisahan yang indah…

memang terdengar tak masuk akal,

seperti pewangi yang bau toilet,

lingkaran yang persegi, dan pelangi yang transparan.

Harusnya kau mau dipijat!

Kau berteman denganku untuk ini?

Jika begitu, kita berpisah saja.

Apa?

Perpisahan semacam itu…

hanya terjadi pada mereka yang saling mencintai.

Cinta yang tak berbalas…

pada akhirnya akan ditinggalkan, dan kau hanya bisa menatap.

Entah kau yang bergantung di kakiku…

CHOI JEONG-MIN

…atau aku yang menahanmu.

Itu sulit untuk ditentukan.

Bahkan ada juga dua orang yang tak bisa berpisah.

Telah terbukti secara ilmiah bahwa pria lebih menderita

saat berhubungan jarak jauh.

Kau akan melihat pemandangan baru,

dan bertemu orang baru.

Hari demi hari akan cepat berlalu bagimu.

Namun, aku di sini mengenangmu,

"Benar.

Di sinilah Da-jeong membuatku menjadi orang aneh dan meninggalkanku.

Di sinilah aku dan Da-jeong makan mi gelas."

Namun, kau punya teman untuk bercerita.

Ada teman-temanmu, Eun-ha, Cheol-do, juga A-ri.

Aku tak punya teman dekat di sana.

Aku pasti sedih makan hamburger sendirian,

dan orang-orang akan menganggapku wanita Korea yang sangat pendiam.

Aku akan kesepian saat pulang larut malam ke hotel.

Jika aku mau menelepon seseorang karena ingin berbicara,

di Korea sedang dini hari.

Kau pasti sedang tidur karena lelah,

jadi, tak bisa kutelepon.

Kenapa tak bisa?

Aku akan terus bangun hingga kau menelepon.

- Kau benar-benar akan terus bangun? - Tentu saja.

Aku baru tahu.

Bisakah kau tidak pergi?

Tidak bisa.

Lima hari empat malam itu terlalu lama.

Itu dia. Perusahaanku pasti sudah gila.

Lalu, sekarang kami…

harus berpisah.

Kami harus berpisah selama lima hari empat malam.

Apa itu cinta?

Hal bodoh apa itu

yang bisa membuat mereka menjadi seperti itu?

Kupikir Lavoisier hanya membual.

Ternyata benar. Massa itu tak dapat diciptakan atau dimusnahkan.

Lavo… Apa?

Lavoisier. Hukum Kekekalan Massa.

Rupanya itu.

Maksudmu, bagaimana selalu ada orang gila di dekatmu?

Dalam hal ini adalah pasangan yang dimabuk cinta.

Pasangan yang sedang dimabuk cinta pergi,

tapi digantikan pasangan yang lebih dimabuk cinta.

Ini akan menempel di bibir jika kau buka mulut begitu.

- Apa enak? - Manis.

Suapi aku lagi.

Ada apa denganmu?

Sudah waktunya aku berhenti.

Mereka berdua penghuni di sini,

jadi, tak bisa kuusir.

A-ri…

Jeong-beom.

Jika kau takut aku merasa bersalah,

maka tak pernah datang ke mimpiku selama ini,

sekarang datanglah.

Omeli aku karena sangat terlambat

menahan penjahat itu.

ASISTEN INSPEKTUR LEE JEONG-BEOM

Omeli aku

karena berantakan.

Lalu mari kita…

minum soju bersama.

Aku merindukanmu.

Ayo kita pergi.

Jika ditelusuri, Ian Chase adalah awal dari semua ini.

Kenapa dia tak bisa dihukum?

- Sial. - Karena itulah,

kita harus memilih presiden dengan serius.

Dia harus bisa membuat hukum baru, dan mengubah hukum.

Orang seperti itu yang harus dipilih.

Aku sudah berpikir seperti itu selama 18 tahun.

Namun, ada satu hal yang kupercaya.

Seseorang yang berbuat kejahatan bisa saja tak dihukum,

tapi orang yang berdosa pasti terkena karma.

Aku berpikir begitu.

Bagaimana menurutmu sebagai dokter?

Perkataanmu benar.

- Pak! Tolong ganti pemanggang! - Tahu perkataan ini?

Friedrich Nietzsche, seorang filsuf Jerman,

pernah berkata, "Jika kau terlalu lama mencermati kegelapan,

kegelapan juga akan mencermatimu."

Menurutku, seperti itulah Ian Chase.

Permisi, Pak!

Tamu itu memanggilmu.

Ya! Sebentar, ya.

Ya, aku datang.

Kau bilang, dia akan kembali,

tapi bagaimana jika kali ini sungguh berhenti?

Benar. Sepertinya kali ini sungguhan.

Makan saja.

Astaga. Aku terus lupa bahwa aku bekerja di sini.

Konyol sekali.

Terima kasih banyak.

Saat aku mendadak ke kantor polisi,

kau mendengarkan ceritaku,

dan saat para detektif diutus untuk berjaga di hotel,

kau memberi tahu aku agar tak kaget.

Tidak. Sudah seharusnya begitu.

Aku yang harus berterima kasih.

Kau sudah mau menjaga Young-do.

Aku sedih mendengar kau mau berhenti menjadi detektif.

Tidak. Aku sudah waktunya. Aku tak punya penyesalan.

Makanlah ini. Daging ini terkenal di restoranku.

Ya, Pak Ketua. Tidak.

Aku akan langsung ke sana.

Tidak.

Aku sedang bersama Detektif Ko dan Detektif Choi.

Ada petunjuk tentang pria Hongju 4-dong itu.

- Jika langsung pergi… - Sungguh?

Ini bukan saatnya makan daging! Bangun!

Makanlah. Jangan bayar.

Ibu! Berikan banyak makanan ke meja Young-do!

Astaga.

Sudah kubilang.

Jangan khawatir, dan makan yang banyak.

Aku datang.

- Ada yang perlu kubantu? - Tidak.

Ponselku tertinggal di atap tadi.

- Bisa bawakan ke bawah jika ada waktu? - Ya. Aku takkan lama.

- Ya. - Aku baru lihat telepon darimu.

Kau baik-baik saja? Kemarin kau tak bisa tidur.

Tidak. Aku tidur nyenyak…

Namun, bagaimana kau tahu itu?

Halo?

Kau bergerak terus semalaman. Pasti kau tak tidur dengan nyenyak.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left