The first 200 lines.
Aku menantikan bagaimana kamu akan menghentikanku kali ini.
Apa maksud Bapak?
Kamu harus menyiapkan sesuatu yang lebih mengejutkan
daripada yang sudah kamu lakukan untuk menghentikanku bertunangan.
Kali ini,
aku tidak akan lari mencarimu apa pun yang kamu lakukan.
Apa maksud Bapak?
Aku
akan menikah.
Bapak akan menikah?
Ya.
Kali ini pernikahan, bukan upacara pertunangan.
Kenapa Bapak tidak memecatku saja
jika Bapak tetap menjauhkan diri seperti ini?
Apa kamu ingat mengatakan bahwa kita tidak boleh membahas hal pribadi?
- Hei. - Ya?
Mulai sekarang, jangan membicarakan hal pribadi.
Lalu apa yang akan kita bicarakan?
Mari kita bicara tentang pekerjaan saja...
Bagaimana penampilanku hari ini?
Apa kau tidak mendengarkanku?
Kamu bilang kita harus berbicara tentang pekerjaan saja.
Aku pribadi tidak pernah berpikir itu akan terjadi pada siapa pun.
Jika aku tidak menyukai seseorang, aku akan memutuskan hubungan saja.
Aku tidak bisa membayangkan tersenyum hanya untuk pekerjaan
sementara sengaja mengabaikan mereka untuk urusan pribadi.
Rasanya terlalu kejam.
Maafkan aku.
Tapi
kurasa aku bisa melakukan itu sekarang.
Di depan umum, aku masih bosmu
dan kamu masih sekretarisku.
Kamu boleh pergi sekarang.
Aku bahkan tidak pantas merasa kesal tentang ini.
Pikirkan apa yang sudah kulakukan.
Aku seharusnya bersyukur dia tidak memukulku.
"Episode 50"
Tae Woong, kudengar kamu memiliki studio di rumah.
Siapa yang memberitahumu?
Aku mendengar gosip.
Bisakah aku melihatnya?
Tidak banyak yang bisa dilihat.
Ada di lantai atas.
Lekaslah.
Astaga, aku tidak percaya aku bisa melihat studionya.
Ini kali pertamaku melihat studio. Baiklah, aku akan ke sana.
Ini.
Astaga, tempat ini sangat bagus.
Astaga, apa ini?
Apa ini untuk mengarang lagu?
- Ya. - Begitu rupanya.
Hei, duduklah di sini. Aku akan mengambil fotomu.
- Foto? - Duduklah di sini
dan berpose seolah-olah kamu kesulitan menggubah lagu berikutnya.
Aku pandai mengambil foto.
- Baik. - Duduklah. Baik.
- Seolah aku kesulitan? - Ya.
Mari kita lihat bagaimana aku akan melakukannya.
- Apa kamu siap? - Ya.
Tae Woong, tundukkan sedikit kepalamu.
- Seperti ini? - Ya.
Tidak, bukan begitu.
Seperti ini.
Mi Ri, apa yang kamu lakukan?
Maafkan aku. Kurasa rambutmu tersangkut di cincinku.
Astaga, itu sakit sekali.
Astaga.
Astaga, kamu memiliki uban.
Astaga, apa yang akan kamu lakukan?
- Lihat rambut putih ini. - Tidak mungkin. Apa Mi Ri
- Aku harus mencabutnya. - menyukaiku?
Seperti inilah Seo Hyung mulai menggodaku.
Aku akan pergi jika tidak ada lagi yang ingin kamu katakan.
Astaga.
Di mana kamu mewarnai rambutmu?
Mereka mewarnai rambutmu dengan sangat baik.
Kamu mewarnai akarnya, bukan?
Rambutmu sangat halus.
Omong-omong, kamu sangat wangi.
Parfum apa yang kamu gunakan?
Astaga, rambutmu sangat lembut.
Mi Ri, ada apa denganmu?
Apa maksudmu?
Aku hanya berpikir kamu manis.
Mi Ri, berapa umurmu?
Umurmu lebih tua daripada yang tertulis di profil internet, bukan?
Astaga, aku tidak memalsukan umurku.
Aku ayah Eun Byeol!
Dia sangat percaya bahwa dia adalah ayah Eun Byeol.
Aku merasa sangat kasihan padanya.
Mi Ri, tolong jangan menatapku seperti itu.
Baiklah.
Tae Woong, lihatlah foto yang kuambil.
Aku bisa melihatnya dari sini.
- Perhatikan baik-baik. - Aku bisa melihatnya, Mi Ri.
Astaga.
Di sini.
- Kenapa kamu datang dari sana? - Apa?
Aku melihat bayimu karena dia sangat manis.
Hei.
Bukankah dia mirip denganku?
Apa kamu sangat menyayanginya?
Tentu saja.
Kamu tahu bagaimana orang melakukan apa saja untuk anak-anak mereka?
Aku akhirnya bisa mengerti bagaimana rasanya.
Tae Woong.
Semangatlah.
Aku sangat populer.
Kenapa kamu melakukan ini juga?
Aku menyayangimu.
Astaga, ini sangat melelahkan.
"Klinik Cheongung"
Astaga.
- Astaga. - Kenapa kamu membawanya ke sini?
Dan koper apa itu?
Ibunya ada di sini.
Jadi, aku tidak perlu mengantarnya kursus golf lagi.
Ibunya di sini?
Ye Ji, apa ibumu di Seoul?
Ya.
Di mana dia sekarang?
Dia ada di hotel.
Tunggu. Kamu akan pergi begitu saja?
Kenapa kamu tidak mencobanya selagi di sini? Ini hangat.
Kenapa dia harus memelototiku seperti itu?
Aku hanya memintanya untuk mencobanya.
Dia selalu memelototi orang.
Jangan pedulikan dia.
- Astaga. - Kenapa ibumu kembali ke Korea?
Aku tidak tahu.
Kenapa Seo Kyung sangat marah?
Aku tidak tahu.
Apa yang kamu tahu?
Aku tidak tahu.
Dasar kamu...
Pukul berapa kursus golfmu hari ini?
Aku tidak ada kursus hari ini.
Antar aku menemui ibuku.
Kali ini kenapa dia ada di sini?
"1.980 dolar, Valsarino"
"1.320 dolar, Rucci"
Apa dia serius?
Aku ingin melaporkan kartu yang hilang.
Nomor kartu?
Bagaimana aku bisa tahu itu bila aku kehilangan kartuku?
Nomor jaminan sosialku?
Hei, Ceroboh. Lama tidak berjumpa.
Apa? Ceroboh?
Tidak, kamu tidak mendengarnya. Maksudnya "makchang".
Itu jenis babat daging sapi.
Apa kamu tahu apa itu babat?
Beraninya kamu memanggilku ceroboh?
Kamu tidak pantas berbicara tentang aku seperti itu.
Setidaknya aku tidak menggoda pria beristri.
Bukankah lebih buruk lagi selingkuh
dari suamimu?
Ye Ji, pasang penyuara kupingmu.
Keakraban yang luar biasa.
Kenapa kamu datang ke Korea?
Aku datang untuk mengumpulkan uang.
Apa? Mengumpulkan uang?
Mengumpulkan uang?
Apa dia sudah gila?
Apa dia pikir aku bank?
Aku mendengar dia bangkrut karena penipuan investasi.
Kurasa dia datang ke sini dengan penuh tekad.
Jika dia meminta uang lagi,
aku akan menuntutnya.
Aku berbaik hati hanya karena dia adalah ibu dari anakku,
tapi dia tidak tahu kapan harus berhenti.
Dia sangat bodoh.
Apa dia masih belum tahu orang seperti apa aku?
Astaga, panas sekali.
Kurasa bukan kamu targetnya saat ini.
- Lalu siapa? - Dia belum menelepon, bukan?
- Belum. - Lihat?
Kali ini, dia pasti datang untuk meminta uang dari Seo Kyung.
Dia marah karena kartunya dicuri
dan dia membelanjakan beberapa ribu dolar dalam 30 menit.
Sepertinya dia berencana untuk melakukan yang lebih buruk.
Misalnya apa?
Kurasa dia berencana untuk melakukan sesuatu yang besar.
Aku yakin ada semacam skema
melihat dia mengirim Ye Ji ke sini terlebih dahulu.
- Skema? - Jangan sampai kena masalah
dengan membela Seo Kyung.
Yang terbaik adalah menghindari masalah,
jadi, kamu harus tetap tenang.
- Aku datang untuk memberitahumu. - Tenang?
Tenang?
Begitu aku membuat mereka bersaing satu sama lain,
seseorang akhirnya akan menjadi pemenang.
Aku ingin mereka berempat mengerjakan hal yang sama.
Direktur Eksekutif Choi dan So Yu sudah bekerja bersama.
Tapi kini kita harus menambahkan Direktur Hong dan Ji Yoon
ke dalam situasi ini.
Mereka semua memiliki pekerjaan yang berbeda.
Ini akan sulit.
Itu sebabnya kita semua berkumpul di sini untuk mencari ide.
- Kelas Menata Gaya. - Apa maksudmu?
No comments yet. Be the first to leave one.