Miracle Mile

Miracle Mile

Download Indonesian Subtitle

Release info

Miracle Mile 1988 1080p BluRay x264 YIFY
A Commentary by ChenKaKui
Selamat menonton! Terima kasih banyak atas masukannya! :3

Tags

BluRay
x264
1080
Published on: 2021-05-01
Downloads: 59
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelumnya aku tak pernah memperhatikan hal-hal besar.

Tidak hingga hari ini.

Cinta bisa membuat kepalamu berputar.

Ya Tuhan, harus mulai dari mana?

Alam semesta diciptakan 15 milyar tahun lalu...

dalam sebuah ledakan energi murni yang amat sangat besar.

Materi yang menyebar dari ledakan besar ini...

menjadi galaksi-galaksi.

Matahari dan planet kita terbentuk...

dari debu-debu bintang yang berputar...

lebih dari 5 milyar tahun lalu.

Butuh waktu hingga beberapa milyar tahun lagi...

hingga terciptanya kehidupan pertama...

dalam sebuah sup purba pada atmosfer bumi.

Kehidupan secara perlahan berevolusi.

Makhluk bersel satu belajar untuk berkembang biak...

dan menjadi semakin rumit.

Pada awalnya mereka menetap di dasar laut...

kemudian mengembangkan pergerakan dan penglihatan.

Ratusan juta tahun lalu...

leluhur purba kita merangkak ke pantai.

Amfibi memberikan jalan kepada reptil...

yang menguasai bumi selama jutaan tahun.

Kemudian datanglah mamalia berdarah panas.

Manusia berevolusi dalam beberapa juta tahun terakhir.

Butuh puluhan ribu tahun...

bagi peradaban yang kita ketahui saat ini untuk mencapai zaman modern.

Dan butuh 30 tahun...

bagi Harry Washello untuk menemukan perempuan yang tepat.

Kalian sebaiknya rajin menyikat gigi...

atau nanti jadi seperti itu dalam 10.000 tahun.

Kalian mau menyumbang $1?

Baik. Silakan. Masing-masing satu.

Ambillah dan masukkan ke dalam mulut si kucing...

Mereka memotong sebagian dagingnya...

dan mereka melelehkannya, memasaknya dan memakannya.

Ya, aku tahu. Mereka membuat sup dari mamut bulukan ini.

Ini karyawisataku, anak muda.

Semuanya $5.

Aku tak butuh tas. Terima kasih.

1 dari 1.000.000 perempuan, dan kubiarkan ia pergi.

Aku merasa begitu bodoh sampai aku ingin melompat ke kolam aspal.

Kukira aku tak akan pernah bertemu dengannya lagi.

- Halo. - Hai.

Nasib memang hal yang lucu.

Julie dan aku pasti sudah jodoh.

Mereka berdesakan.

Aku tak bisa makan mereka.

Kurasa kami mau ambil mereka semua, tapi untuk dibawa pulang.

Aku ingin kau mengirim mereka kembali ke Maine dan lepaskan mereka, paham?

- Berapa harganya? - $1.200.

$ 1.200?

Aku selalu merasa kalau aku orang yang romantis.

Aku hanya tidak pernah memiliki pasangan untuk romantis saja sebelumnya.

Semuanya terasa bagaikan sudah takdir.

Maksudku, bisa menemukan perempuan seumurku yang benar-benar tahu...

siapa Dicky Wells dan Vernon Brown...

pastilah ada suratan takdir atau semacamnya.

Nakal sekali.

Ia perempuan yang cantik, namun agak ketinggalan zaman.

Seperti ketika ia membawa kakeknya, Ivan...

untuk menontonku mentas.

Atau seperti saat kami berkeliling Miracle Mile dengan bus...

Semuanya terasa begitu lawas.

Kurasa sudah waktunya ada perubahan.

Mungkin aku harus berhenti berusaha menjadi raja...

dari peniru Glenn Miller...

kemudian cari pekerjaan mengajar di SMP dekat sini...

Melihat-lihat apa ada kamar kosong di apartemennya Julie.

Banyak anak muda pindah ke Taman La Brea akhir-akhir ini.

Aku sudah disini 35 tahun.

Kalian tinggal di gedung yang mana?

Aku tinggal disana, dan Julie tinggal di...

Aku tinggal di gedung satunya.

Oh, mau kubelikan hot dog?

- Aku tidak. - Ya, baiklah.

Bisa kasih mustar dan acar?

- Bisa. - Bagus.

Sayang kau harus keluar kota.

Sayang kau harus bekerja malam ini.

Hanya sampai tengah malam.

Aku ikut. Kau suka berdansa?

Tidak. Aku sangat suka berdansa.

Jangan malu, sayang. Perkenalkan aku.

Harry Washello.

Lucy Peters, neneknya Julie.

- Kau main trombon geser? - Ya, bu.

Kuceritakan pada Harry soal casserole sehat nenek.

Nenek naiklah dan panaskan...

diatas, dan kami akan menyusul kesana?

Baiklah, sayang.

Julie, hot dognya bagaimana?

Nenek.

Maafkan aku.

Hei, ada apa?

Mereka sudah tidak bicara satu sama lain selama 15 tahun.

Mereka masih saling mencintai.

Pasti pertengkarannya besar sekali ya?

Mereka bahkan tak ingat kenapa mereka bertengkar.

Kesombongan yang bodoh!

Membuatku sedih saja.

Sebaiknya kita periksa dia.

Waktunya kerja.

Aku boleh masuk, duduk dan minum kopi?

Dan melihatku bekerja? Tak boleh.

- Ayolah. - Tidak.

Tidak. Kau kembalilah ke hotelmu...

cuci mulutmu dan tidur...

karena kau akan membutuhkan semua tenagamu malam ini.

Kurasa aku akan kembali dan tidur sebentar.

Baik. 12:15.

Di kencan ketiga nanti, Harry, akan kubuat matamu jadi biru saat bercinta.

Ya. Hanya perempuan biasa yang ketinggalan zaman.

Julie Washello.

Julie, Julie, Julie.

Tak diangkat?

3:45.

Akhirnya bertemu perempuan yang tepat dan kau mengacaukannya.

Pintar betul, Harry. Sial.

Aku hanya terlambat 3,5 jam.

Itu bukan masalah.

Robot iblis!

Sana berenang di dalam kencing naga...

dasar keparat.

Bukan aku. Bukan si spons.

Dulu ini Romeo's Time Square.

Kau suka barbekyu? Aku punya restoran di Crenshaw.

Iga bakar terbaik di kota.

Julie disini?

Sayang, aku sudah makan di semua tempat di Crenshaw.

Mel's Rib Hutch.

Sayang, Hogly Pogly's Tyler Texas Barbecue...

di Panorama City adalah yang terbaik.

Panorama City? Dimana itu?

Pagi, Harry. Ia sudah pergi.

Alarmku tidak berdering.

Listrik di hotelku mati.

Sungguh.

- Apa ia marah? - Memangnya kau tak akan marah?

Ya. Dengar, kau punya nomor teleponnya?

Ada di buku telepon.

Ayolah.

Ada di bawah Lucy Peters...

tapi aku tak akan membangunkanya sekarang kalau aku jadi kau.

Kau mau makan tidak?

Ya. Aku mau roti dan telur dan kopi.

Kemarin malam aku bermimpi sangat jorok tentangnya.

- Oh ya? Apa yang ia kerjakan? - Hampir semuanya.

Maksudku pekerjaannya, Harlan.

Entahlah. Ia semacam pialang saham.

Dia datang.

- Pagi. - Selamat pagi, Fred.

Ini kopimu.

Ia bisa menyuruh si Fred, ya?

Bisa diam tidak, Harlan? Ya Tuhan.

Anda telah menghubungi kediaman Peters.

Silakan tinggalkan pesan saat mendengar nada bip.

Julie, ini Harry. Kau disana?

Dengar, aku sungguh-sungguh minta maaf soal ini...

namun ini tidak seperti yang kau pikirkan.

Alarmku tidak berdering. Sungguh.

Listrik di hotel mati dan aku ketiduran.

Jadi, sekarang jam 4:00 di Johnie's, dan...

dengar, kalau kau mau turun...

dan kita bisa sarapan sampanye sedikit...

atau apalah, pasti menyenangkan.

Kalau tidak, ya, akan kutelepon kau besok...

dan dengar, aku sungguh-sungguh minta maaf soal ini.

Selamat malam.

Ayah, ini aku, Chip. Kenapa tadi teleponnya sibuk?

Ya Tuhan. Dengar. Aku harus membangunkan ayah, dan...

Ini terjadi! Aku tak bisa mempercayainya...

namun kami sudah terkunci. 50 menit dan terus menghitung.

Ya Tuhan, aku tak bisa terima! Aku tak bisa terima!

Maafkan aku, ayah. Seharusnya aku tak menyumpah.

Maafkan aku, namun ini sungguh-sungguh terjadi.

Ini sungguh-sungguh terjadi! Ini peristiwa besar!

Thor Arthur 66 ZZD.

Sudah kuberitahu ayah apa yang akan terjadi kalau sampai hal ini terjadi.

Ini terjadi! Kami tak tahu kenapa! Mana mungkin kami bisa tahu juga, kan?

Ini sungguhan, ayah! Ini bukan latihan!

Kita akan meluncurkan rudal kita dalam 50 menit.

Mereka akan menyadarinya dalam 5 atau 10 menit...

dan kau akan mendapatkan balasan dalam 1 jam 10 menit.

Mungkin 75 menit!

Apa yang sebenarnya kau bicarakan?

Aku bicara soal perang nuklir sialan.

Siapa ini?

Mana ayahku? Panggilkan ayahku!

Ayahmu? Dengar ya, disini tak ada orang.

Memangnya dia ada dimana?

Mana aku tahu?

Kau ada di Orange County. Aku ada di Dakota Utara.

Ini iseng-iseng ya?

Iseng? Iseng? Ya, Tuhan! Apa ini 254-9411?

Ya, benar, tapi dengar, ini telepon umum.

Ini telepon umum di kedai kopi.

Oh, ini 714? Apa aku menghubungi 213? Sial!

Sepertinya mereka mendengarku. Sial!

Astaga, mereka melihatku di monitor. Sial!

More Indonesian subtitles for Miracle Mile

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left