Pawn Shop Chronicles

Pawn Shop Chronicles

Download Indonesian Subtitle

Release info

Pawn Shop Chronicles (2013) HDRip-WEBRip 720p
A Commentary by kokosansan
IDFL SubsCrew

Tags

hdrip
webrip
web
HDRip
720p
720
BRip
HD
Published on: 2013-07-16
Downloads: 61
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan Sansan Xaverius IDFL SubsCrew Batam, Taman Kota Mas

Kita harus menyingkirkan Santa nya dari sini.

Mengapa begitu?

Yang pertama, ini musim semi, bukan musim dingin.

Musim semi. Jadi?

Yang kedua,

kau bahkan tidak bekerja di sini.

Kapan kau akan berhenti meletakkan sesuatu sesukamu

di semua tempat?

-Yang ketiga... -Mm-hmm.

...Santa Claus itu bukan keturunan Afrika.

Oh, yeah, itu dia.

Aku sudah menunggu kau bilang itu.

Apa kau sadar kalau Santa Claus itu bahkan tidak ada.

Terserah dong dia mau kulit hitam atau putih.

Tidak. Charlie Brown itu yang tidak nyata.

Apa Charlie Brown nyata?

Well, tentu tidak.

Well, kau tidak akan menggambar

anak kecil negro, kepala bulat,

rambut keriting

dan menyebutnya komik "Peanuts".

Well, bisa saja kalau kau mau.

Well, dari mulut sih bisa, tapi dari hati tidak.

Ya, bisa kok.

Baiklah, oke. Bisa.

Tapi kau harus menyingkirkan Santa ini.

Dan aku juga punya berita buatmu.

Jika ada pria kulit hitam turun dari cerobong asapku dan memakai baju merah,

aku akan meledakkan kepalanya.

Mengapa...

Apa?

Oh, tidak, tidak. Tidak, tidak, bro.

Aku hanya mau menggadaikan shotgun ku.

Well...sejujurnya.

Apa...apa yang salah dengan kalian para bocah?

Datang ke tempat orang lain sambil mengancungkan shotgun ke orang2.

Aku minta maaf. Aku tidak bermaksud membuat kehebohan.

Kau tau Pegadaian adalah bisnis yang berbahaya.

Betul sekali.

Saudaraku, dia pindah ke Barat, membuka sebuah pegadaian.

-Aku menemukannya di ruang bawah tanah, mati. -Aku ingat betul itu.

Oh, yeah? Apa yang terjadi padanya?

Aku lebih suka tidak membicarakannya.

Kau beruntung...

aku tidak meledakkan kepalamu.

Well, bagaimana kau akan melakukannya dengan tangan terangkat ke atas?

Diam.

Berikan aku senjatanya.

Well, akan kuberikan $20.

Oh, Ayolah. Ayolah.

$50.

Tidak.

-$40. -Tidak.

-$30? -Tidak.

$25.

-Tidak. -Ayolah, man. Sial.

Well, baiklah.

Hey.

Whoo!

Hey, man, Vern sudah di sana?

Tidak, dia terlambat.

Hey, kau dimana, bro?

Jangan khawatir, aku akan segera sampai.

Kau tahan dia di sana, huh?

Karena aku belum tidur selama 3 hari sejak kita memakai barang itu

dan sekarang aku mulai berhalusinasi, bro.

Ah! Ya tUhan!

Dalam perjalanan ke sini,

Ketika sedang menyetir, aku melihat Sang Raja, bro.

Aku bersumpah aku melihat Elvis berjalan di tengah kota.

Aku tidak bisa merampok kalau aku sedang kacau begini, bro.

Hey.

Berhenti merengek, aku akan segera sampai, oke?

Kau tahan saja Vernon di sana karena aku akan menghajar bokongnya.

Sial!

Ya Tuhan, man. Syukurlah, man.

Kamu dari mana saja?

Oh, aku harus menggadaikan shotgun ku untuk beli bensin.

Bro, bagaimana nanti kita merampok Stanley tanpa shotgun ?

Well, bagaimana caranya aku bisa sampai sini? Kau bajingan bodoh!

Bagaimana aku bisa sampai kalau tidak ada bensin?

Aku kan bisa datang dan menjemputmu, goblok.

Dengar, kalian tidak merasa bahwa merampok Stanley ini adalah hal bodoh?

Dan mengapa kita ketemuannya harus di lapangan ini?

Kau sangat bodoh, bro.

Karena ini sangat rahasia, itulah mengapa!

Jadi lapangan adalah tempat untuk pertemuan rahasia, begitu?

Mengapa kau begitu khawatir tentang senjatanya?

Kita ada bertiga, dan dia sendirian.

Kita ke sana saja, kita pukuli dia,

kita ambil shabu2nya, lalu kita pergi dari sana.

-Itu gampang. -Kau bodoh sekali, bro.

-Apa? -Dia itu sangar,

gila, bandar obat, begitulah.

Kau tidak pikir ya kalau dia pasti memiliki gudang senjata

di rumahnya?

Dan apa kau tidak pikir kalau dia tidak akan melihat keluar jendela setiap 5 menit

untuk melihat apa yang terjadi di sekitarnya?

Kau tau hal ini membuatku jadi paranoid, bro.

Bicara tentang obat, kamu punya?

Tentu saja tidak.

Bajingan di pegadaian itu hanya membayar $20 untuk senjatanya.

Jadi hanya cukup untuk bensin--

Apa-apaan, bro?!

Sial!

Apa-apaan?

Sialan itu mencuri $80 dari laci ku.

-Tentu saja tidak. -Omong kosong!

Randy, dia tidak mengambilnya.

-Vern tidak mencuri apapun, bro. -Bagaimana kau bisa tau?

Karena dia baru saja menggadaikan shotgun nya

jadi dia bisa membeli bensin mobilnya.

Dan dia juga tidak punya shabu2.

Jadi sudah jelas, dia tidak punya uang lebih.

Huh.

Well, sial.

Tunggu,

dia menggadaikan shotgun nya?

Bagaimana cara kita merampok Stanley?

Aku tidak tau, Randy.

Sial, man, mengapa kau harus menabrak Vernon?

Maksudku, sial, apa yang membuatmu berpikir kalau dia yang mencurinya?

Lamar yang bilang padaku.

-Oh, Lamar ya. -Mm-hmm.

Maksudmu si pecandu itu?

Maksudmu si pencuri curang, tukang bohong itu?

Lamar yang itu?

Kau bodoh sekali. Dia potong rambut aja di tempat Cook!

-Dia bilang dia melihat Vernon yang mengambilnya. -Itu tidak berarti apa2!

Maksudku, ya Tuhan! Kau ini...

Kau menabrak Vernon, man.

Kau seharusnya tanya dia dulu.

Apa-apaan?

Kau malah mempercayai kata-kata seseorang

yang namanya saja "Si Gila"

Masuk akal sih waktu itu, oke?

Kita harus melakukan sesuatu.

Kita harus membawanya ke rumah sakit.

Menggelepar seperti ini, ini tidak normal, man.

Aku tidak akan membawanya kemana2 dan akhirnya ditangkap.

-Well, kita tidak bisa tinggalkan dia di sini. -Minggir.

Lihat? Dia baik2 saja.

Ayo ambil uang ku dari Lamar.

Selamat siang. Saya Connie Swanson.

Dan saya di sini bersama pria yang menolong orang di siang hari

dan menjadi Sang Raja di malam hari.

-Hi. -Inilah Ricky Baldoski.

Ia adalah relawan teknisi Ambulans di siang hari

dan, seperti yang bisa anda tebak,

melakukan pertunjukkan penghormatan bagi Elvis di malam harinya.

Itu benar. Aku Ricky Baldoski. Ya.

Beritahu kami siapa saja inspirasi terbesarmu, Ricky.

Well, tentu saja.

Sang Raja, um, Raja, dan Sang Raja.

-RRR pokoknya. -Anda bisa melihat penampilan Ricky...

-Tunggu, tidak... -...akhir pekan ini

menampilkan pertunjukkan penghormatan bagi Elvis sang Raja.

Aku ingin mengucapkan satu kata: Tuhan memberkati Amerika!

...dari Irwin County Fair.

Kembali padamu, Michael.

Lamar!

Kau penipu sialan.

Vern tidak mencuri uangku, kau yang mencurinya.

Tidak, bukan aku.

Omong kosong.

Aku tau itu kamu karena sudah jelas bukan Vernon

dan kamu lah yang berbohong.

Oh. Oh, man.

Kurasa aku yang mengambilnya.

Apa-apaan...

Sudah kuduga.

Kembalikan uangku, kau bajingan sialan.

-Tidak ada. -Apa?

Dimana uangnya? Dimana?

Sudah menguap, bro. Aku belikan ganja.

$80 sejak pagi ini? Apa-apaan?!

Kami akan menghajarmu, Lamar.

Kami akan menghabisimu.

Karena kamu, si Vernon terbunuh.

Dan itu tidak keren, bro.

Ada yang mabuk

dan ada yang menabrak saudaranya!

Sialan, bro! Hajar dia!

Aku akan menghajarmu, Lamar.

Randy, jangan, man.

Kau punya pistol, huh?

-Huh? -Tidak.

-Kita butuh senjata. -Hey, hey, kita bisa tanya Don.

Don punya senjata.

Yeah.

Kami akan mengambil pistol dan kami akan kembali untuk menembakmu.

Oke? Jangan mencuri sesuatu ketika aku pergi.

Okay?

Okay.

Itu CD Styx ku di dalam celanamu?

Huh? Sialan. Iya.

Sialan, Lamar!

Kembalikan, Lamar.

-Aku tidak bercanda. -Maaf, bro, di sini nih.

More Indonesian subtitles for Pawn Shop Chronicles

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left