The first 187 lines.
Sebelumnya dalam X-Men…
Kau mempertaruhkan nasib kita pada mutan yang tak bisa dipercaya.
Bukan hanya mutan pertama.
X-Man pertama.
Apa artinya ini?
- Yang disebut nabi ini membohongimu. - Hancurkan mereka!
Astaga!
Saatnya pergi dari tempat ini.
Kami butuh kalian di tahun 1990-an.
Kurasa ini hanya masalah waktu.
Nur tak boleh hidup untuk menantangku demi Kuil.
Aku hanya bisa menyelamatkan sedikit orang.
Waktu terus berjalan.
Bishop, tahan.
Belum.
Bagaimana kalau sekarang?
Charles?
Pikirannya. Terlalu banyak amarah.
Nur, sudah cukup banyak kematian hari ini.
Kumohon, biarkan kami jelaskan!
Magnus.
Kau adalah nabi kebohongan!
Dia mengatakan yang sebenarnya, hanya saja tidak semuanya.
Kami adalah pengembara yang tersesat.
Namun, kami bukan dari sini.
Beri aku kesempatan menjelaskan dari tahun berapa kami berasal.
Kau selamat dari serangan Firaun.
Kekuatan itu pantas mendapat kesempatan untuk berbicara.
Namun, ketahuilah ini.
Jika ada keraguan dalam kebenaranmu, pedangku takkan ragu.
Bagaimana aku terjebak menjadi pendamping para martir
yang mencoba menggunakan mutan terburuk untuk mengubah seluruh lini waktu?
Agar jelas, tak semua yang ada di sini setuju dengan rencana Magneto.
Pendapat yang sering diutarakan tanpa henti.
Katakan, Bishop, situasi mengerikan yang kau gambarkan di tahun '90-an,
apa rencanaku tak memperbaiki masalah?
Kau pernah kembali ke masa lalu
dan melakukan hal serupa demi masa depanmu.
Ini aku melakukan hal yang sama.
Niat Erik mungkin mulia,
tapi dia memanipulasi variabel yang tak bisa kita pahami sepenuhnya.
Gelang waktu Bishop memberi kita cara untuk pulang.
Kita harus memanfaatkannya.
Ini bukan hanya tentang kita lagi.
Ini berpotensi untuk menjadi tentang semua orang yang akan datang.
Dan semua orang yang sudah tiada.
Kau memikirkan Remy dan mengubah takdirnya.
Aku sama skeptisnya dengan kalian.
Namun, jika rencanamu berhasil, Erik,
Nur bisa membuka jalan menuju masa depan tempat semua orang di Genosha selamat.
Terima kasih, Rogue.
Demokrasi mungkin masih beberapa ribu tahun lagi,
tapi mungkin kita bisa mengambil suara.
Siapa yang ingin kembali ke masa kita?
Astaga! Apa yang telah kau lakukan?
- Aku memilih. - Dasar gila.
- Kau membuat kami terdampar! - Sangat dramatis.
Charles mencurigai Kuil yang hilang yang Firaun cari
juga memiliki kekuatan yang diperlukan untuk memperbaiki gelang waktu kalian.
Itu akan membawa kita pulang
setelah kita membantu mengarahkan Nur di jalan yang benar.
Kalian semua dari masa depan?
Lima ribu tahun dari sekarang.
Masa ketika mutan tak langka sepertimu.
Melainkan manusia berjumlah ribuan orang di seluruh dunia.
Simbol yang kau pegang itu milik tim kami, X-Men.
Itu adalah janji masa depan di mana mutan muda bekerja sama,
belajar menggunakan kekuatan mereka untuk membangun dunia yang lebih baik.
Mutan yang sama sepertimu.
Perjuanganku untuk membebaskan Mesir telah gagal,
rakyatku mati.
Tak ada dunia yang lebih baik.
Tak ada masa depan besar untuk diimpikan selain hidupku.
Mungkin.
Atau kami bisa bantu membangun kembali dunia yang direnggut Firaun.
Jenderal Logos berbicara tentang kuil hilang berkekuatan kosmik.
Kekuatan yang kini kurasakan…
mungkin memanggilmu.
Apa yang harus kulakukan?
Penggalian psikis bisa menyebabkan ketidaknyamanan.
Berusahalah untuk bersantai.
Rasa sakit menenangkanku.
Maju! Punggung yang kuat, bahu yang kuat.
Di mana kita akan mulai penawaran?
Jangan pedulikan warnanya.
Lihat matanya.
Kemarilah.
Jadilah abadi.
Abadi.
Rasi bintang itu.
Aku melihatnya di benak jenderal Rama-Tut.
Namun, lebih besar.
Tepat di atas lokasi tersembunyi Kuil.
Gardener's Gaze di langit barat daya.
Aku bisa mengikuti bintang melintasi gurun untuk membawa kita ke sana.
Seperti kataku, Nur adalah jalan pulang kita.
Untuk masa depan yang baru dan lebih cerah yang akan kita bangun bersama.
Berhenti!
Mari berkemah malam ini dan beristirahat.
Entah bahaya apa yang menanti di Kuil terkutuk itu.
Tidak bisa tidur?
Aku juga tak pernah bisa.
Hanya sulit dipercaya.
Bahwa kami mungkin akhirnya bisa pulang.
Namun, kau tak terlihat senang.
Apa yang menunggumu di sana?
Lebih tepatnya apa yang tak menungguku.
Seseorang yang hilang dariku.
Seseorang yang istimewa.
Bagaimana denganmu? Kau pernah jatuh cinta?
Ibuku meninggalkanku di gurun saat aku masih bayi.
Sejak itu, semua orang yang kukenal, hilang dariku.
Cinta adalah penderitaan.
Kelemahan yang tak boleh kumiliki.
Namun, itu satu-satunya hal yang membuat hidup layak dijalani.
Itulah dilemanya.
Semoga kau mengalaminya kelak.
Demi kita semua.
Charles.
Halo, Charles. Bangun.
Kau ingin tahu rahasia Kuil?
Aku bisa memberitahumu.
Aku tahu! Namun, itu akan menyenangkan!
Kau memperjuangkan sejarah yang berbahaya.
Siapa atau apa kau ini?
Dia akan sangat terkejut!
Kejutan itu tidak relevan.
Jawab aku!
Charles Francis Xavier.
Pendiri X-Men.
Santo pelindung perdamaian.
Aku tebak kau Rama-Tut.
Aku punya banyak nama.
Nathaniel, Victor, Kang.
Mencari jati diri bisa membuat kecanduan.
Siapa aku? Siapa aku dahulu?
Di mana "aku" berakhir dan "diriku" dimulai?
Lihat! Dia takkan mengerti.
Beri dia kesempatan.
Suara-suara lain itu adalah kau?
Gema dari diriku yang dahulu dan diriku nantinya.
Tempat ini mengaburkan banyak garis.
Ini adalah sumbu di mana masa lalu, masa kini, dan masa depan menari.
Namun, kau memilih datang ke masa En Sabah Nur
dan memperbudak rakyatnya.
Kenapa?
Kecuali kau percaya dia bisa dihentikan.
Ada kemungkinan,
jika aku bisa mendapatkan kekuatan selestial di Kuil itu.
Lalu tentunya, memastikan penaklukanmu pada masa ini
dan masa lain yang kau pilih.
Pintar, Charles!
Aku lihat pikiran Profesor sesuai dengan legendanya.
Magnus yakin Nur bisa diubah.
Aku takkan mengkhianati Magnus.
Maka kau akan lihat sendiri. Kau tak bisa menghentikannya.
Kau tak pernah bisa menghentikannya.
Ada jejak partikel gama.
Jika aku mengimprovisasi perhitungan menggunakan waktu paruh atom radiaktif,
menurutku batu ini sudah meleleh lebih dari sepuluh ribu tahun lalu.
Saat dewa jatuh dari langit.
Begitu asing. Namun, entah bagaimana familier.
Mata-mata itu.
Itu Gardener's Gaze.
Rasi bintang sama yang membawa kita ke sini.
Itu membuatku merinding.
Aku menangkap tanda energi yang berasal dari langit.
Aku pernah menemukan yang serupa sebelumnya.
Mungkin itu kekuatan yang kita butuhkan.
Ke arah mana?
Tampaknya energi itu merusak pemindaiku.
Banyak tenaga. Kedengarannya menjanjikan.
Kita harus berpencar untuk menemukan sumbernya sebelum pasukan Firaun tiba.
Aku lebih suka ditemani Charles.
Kau bisa menebus kebohonganmu
dengan menghormati janjimu untuk membantu temanmu pulang.
Baiklah.
Aku bersama Profesor.
Semoga kau tak keberatan aku temani, En Sabah Nur.
Ada yang merasakan… dejavu?
Sistem komputer ini.
Glif ini.
Astaga!
Ini bukan dejavu, Rogue.
Kita pernah ke sini.
Bukan di masa ini, tapi di masa kita.
Ini bukan kuil, tapi kapal ruang angkasa hebat, Ship,
No comments yet. Be the first to leave one.