The first 200 lines.
Mount Stanz Golf & Country Club Meyer Forest, California
Golf, aku tak mengerti olahraga ini.
Aktivitas berulang, konyol, dan tak berguna.
Bagus untuk jernihkan pikiran.
Semua tempat latihan ini adalah alat pembersih jiwa.
Van Pelt, apa yang kita dapat?
Melihat dari SIM-nya, namanya Micah Newton.
Senjata pembunuh tampaknya stik nomor lima.
- Tak ada luka perlawanan. - Atau pun saksi.
Menurut petugas koroner dia dipukul dari belakang saat memukul bola.
Tabir surya, pembersih tangan cair, kudapan sehat.
Sepertinya dia dibesarkan oleh ibu yang protektif.
Seorang pegolf menemukannya sekitar pukul 04.00 tadi pagi.
Pembunuh tidak mengambil tas golf dan dompetnya utuh.
- Cho sedang memeriksa mobilnya. - Cukup pagi untuk bermain golf.
Rupanya pukul 04.00 awal jam sibuk. Tempat ini buka 24 jam.
Temui pengelola, minta rekaman kamera pengawas tadi malam.
- Baiklah, Bos. - Jane, tolong fokus.
Sedang kucoba. Ini dia. Sulit sekali untuk mengaturnya.
- Pada korbannya. - Ya, maaf.
Dia seorang profesional, sadar akan kesehatan...
Melihat monogram khusus di jaket dan noda yodium pada kuku...
Juga kartu skor yang sulit dibaca, maka hanya ada satu kesimpulan.
- Korban kita seorang dokter. - Entah bagaimana, terdengar logis.
7- Seorang dokter yang bermasalah. - Masalah macam apa?
Label ketepatan ini menandakan pukulannya.
Dan dalam hal ini, pukulannya tidak tepat sasaran.
Pukulannya lebih sering mengenai bagian depan stik.
- Itu berarti apa? - Berarti dia sedang...
Membelokkannya. Menyilang di depan muka.
Itu terjadi ketika sedang stres. Lisbon, bisa kita bicara?
Sepertinya kita harus memasang bel padamu.
Apa kau sudah tahu keberadaan Agen Hightower?
Belum.
Apa dia pernah menghubungimu?
Maksudmu apa aku pernah berkomunikasi dengan buronan...
Tanpa memberi tahu atasanku?
Tidak, aku belum pernah.
Kau pernah luangkan waktu dengan anak Hightower di CBI.
- Seperti apa mereka? - Nanti aku beri tahu, permisi.
Cho, apa yang kau temukan?
Identitas korban ada dalam tasnya. Dia dokter di Blessed Sacrament.
Kau boleh sentuh ujung bajuku.
- Apa yang menempel ini? - Itu lencana pengukur radiasi.
Untuk menunjukkan tingkat radiasi rumah sakit.
Aku akan minta koroner untuk mengujinya saat autopsi.
Aku belum selesai, Agen Lisbon.
Agen LaRoche, ini TKP. Aku sibuk.
Aku heran dengan ketidaktertarikanmu dalam menemukan Hightower.
Kau serius? Kami harus hadapi kunjungan mendadakmu berbulan-bulan.
Kau sudah sebut pembunuhmu dan kini dia buron...
Kenapa kau selalu muncul di TKP-ku?
- Karena pagi ini... - Aku bahkan tak mau dengar.
Begitu pengganti Hightower sudah diumumkan...
Aku akan minta surat permohonan agar kau menjauh dariku.
Seperti yang kukatakan...
Pagi ini aku dilimpahkan tugas-tugas Hightower.
Itu termasuk mengawasi tim ini.
Celaka.
Aku terima kejujuranmu dan aku akan hormati keinginanmu.
- Agen Cho? - Ya.
Aku tugaskan kau memimpin tim ini mulai sekarang.
Agen Lisbon, mulai sekarang kau melapor kepada Agen Cho.
Selamat siang.
Hai. Aku sudah bicara dengan tim dan menemukan solusinya.
- Apa itu? - Kau tetap pimpin investigasi.
Buat keputusan seperti biasa, aku akan melapor pada LaRoche.
- Kuhargai tawaranmu, tapi tidak. - Kau bosnya, ini tidak benar.
Itu perintah langsung. Kau yang memimpin.
Kalau begitu, aku harus benar-benar memimpin.
Aku akan mendukungmu seratus persen.
Kau seorang agen senior, tunjukkan kemampuanmu.
- Kau yakin? - Aku yakin.
- Kukosongkan ruanganku sore ini. - Aku tidak mau ruanganmu.
- Sudah kubilang... - Tak ada sekat antara aku dan tim.
- Bagaimana? - Aku yang memimpin.
- Baiklah. - Ada perintah, Bos?
Ini sungguhan. Lisbon menolak, aku yang memimpin.
Kalau begitu, selamat.
Ayo uraikan kasus ini.
Baiklah. Lisbon, bisa jelaskan informasi pribadi yang kau ketahui?
Tentu. Micah Newton, 42 tahun.
Dia doktor medis, namun kebanyakan tangani tugas administratif di RS.
Van Pelt, kau menemukan sesuatu dari kamera pengawas tempat golf?
Tidak, kamera hanya awasi tempat parkir dan klub saja.
Si pembunuh pasti parkir di jalan.
- Sidik jari pada stik? - Tak bisa digunakan.
- Ada laporan dari koroner? - Ya, ini.
Baiklah.
Pukulan pada kepala mengakibatkan pendarahan otak seketika. Itu biasa.
Tapi ada pertanyaan soal paparan radiasinya.
- Pertanyaan seperti apa? - Karyawan RS memakai lencana...
Untuk mengawasi tingkat radiasi diri mereka.
Lencana Newton jauh melebihi batas bulan ini.
Dengan tingkat seperti itu, tubuh harusnya bersinar dalam gelap.
Tapi menurut koroner penguji jasad, masih dalam batas yang ditoleransi.
- Bagaimana itu bisa terjadi? - Lisbon, bawa Jane ke RS. Selidiki.
- Siap, Pak. - Van Pelt, periksa catatan Newton.
Rigsby, ikut denganku.
Sempat baca berkas kasusnya?
Tak perlu. Aku cukup lihat TKP untuk tahu pelakunya dokter.
Bagaimana kau tahu?
Satu pukulan ke kepala menyebabkan kematian seketika.
Itu membutuhkan pengetahuan medis, ego kuat, pukulan golf mematikan.
- Ini pasti kejahatan sesama dokter. - Apa kalian agen CBI-nya?
Ya, dia yang lakukan tugas detektif dan aku yang menghina ("insult").
- Konsultasi ("consult"). - Ya, itu juga.
Francine Trent. Aku asisten dr. Newton.
- Tadinya, kurasa. - Aku turut berduka.
Ikuti aku.
- Ini jadwal dr. Newton kemarin. - Terima kasih.
Menurut jadwal kegiatan terakhirnya memberi kuliah pukul 20.00?
Pada siswa kedokteran tahun pertama. Itu pencapaian terbaiknya tahun ini.
Kulihat kau memakai lencana radiasi yang sama seperti dia.
Kami diharuskan memakainya setiap saat.
Tahu kenapa tingkat radiasinya tinggi?
Tidak.
Kami pakai zat radioaktif seperti sesium 137 untuk iradiasi darah...
Tapi semua memakai timbal pelindung agar terlindungi.
Karenanya, aku tak tahu.
- Siapa orang-orang ini? - Pasien transplantasi.
Newton memulai program transplantasi di Blessed Sacrament.
- Itu memberikan dia kegembiraan. - Apa orang-orang ini masih hidup?
- Jane. - Kau sudah bukan bosku.
Transplantasi adalah hal yang rumit.
Tapi sudah kulihat banyak orang yang terselamatkan.
Orang yang akan mati.
Kecuali kau tahu rahasia, kita semua akan mati.
- Maafkan aku. - Tidak apa-apa.
Takut pada dokter dan rumah sakit sangatlah wajar.
Aku tidak takut.
Apa dia mengajar pada kuliah pukul 20.00-nya?
Ya. Dia tak pernah melewatkan kesempatan...
Untuk memberi ceramah motivasi kepada dokter-dokter muda.
Dia dokter praktik yang baik, tapi lebih hebat jadi pemimpin.
Kurasa itu alasannya pindah ke bagian administrasi.
- Dan siapa mereka ini? - Semua dokter dewan transplantasi.
Dr. Newton ketuanya.
Ya, dia berdiri di samping sedangkan pria ini ada di tengah.
- Siapa dia? - Dr. Quick, kepala pembedahan.
Mulai pagi ini, dia mengambil alih semua tanggung jawab dr. Newton.
- Kita mendapat petunjuk. - Bisa kami bicara dengannya?
Dia memimpin rapat dewan transplantasi.
Peralihan yang cepat.
Kata dr. Quick rapat itu terlalu penting untuk ditunda.
- Apa ada dokter lainnya di sana? - Semuanya.
Ruangan penuh dokter? Kebetulan sekali.
Bisa antar kami ke sana?
Aku akan berperilaku sopan dan tak akan berkomentar.
Permisi. Aku mencari David Vance, pengarah acara?
Dia ada di belakang. Aku akan memanggilnya.
Terima kasih.
- Dengar, ini pertanyaan sensitif. - Ya?
Tak ada bos pada malam kuis, seperti yang kau ketahui.
Haruskah kami berikan tempatmu kepada Lisbon?
- Itu akan terasa aneh. - Lakukan yang menurutmu benar.
Atau kami biarkan saja posisimu, jaga-jaga bila kau berbuat salah.
- Itu hanya lelucon. - Ya, lucu sekali.
Kau akan jadi bos yang hebat. Aku sudah takut kepadamu.
Terima kasih sudah menemuiku di sini.
Aku mau saja membatalkan perayaan ini...
Tapi ini peluang terbesar lembagaku melakukan penggalangan dana.
Minggu lalu surat ini datang dari suami kandidat transplantasi.
Kupikir kalian harus melihatnya.
Micah ketua dewan transplantasi.
Dia harus membuat keputusan sulit...
Mengenai siapa yang akan hidup dan mati.
Sudah kusuruh laporkan pada polisi, tapi katanya tak perlu dicemaskan.
"Jika istriku tewas, kau yang pertama kali kudatangi."
Terima kasih.
Ada pasien baru di urutan pertama untuk transplantasi ginjal.
Pasien Siberia.
Fungsi ginjalnya dalam tahap kritis, dr. Watson akan menjelaskannya.
Bagaimana dengan Enid Jordan? Dia tak akan bertahan seminggu lagi.
Dia urutan pertama daftar Newton.
Karena peristiwa tragis dr. Newton tak lagi memimpin rapat ini tapi aku.
Dan sebagai anggota bagian anestesi, dr. Gidry...
Peranmu hanya sebagai penasihat.
Silakan, Watson.
Pasien Siberia mengidap gagal ginjal tahap akhir... Ya?
Kenapa disebut "sidang olok-olok" ?
Kanguru tak adil dibanding hewan berkantong lain, 'kan?
- Bukankah walabi lebih bijaksana? - Kau berjanji tak akan bicara.
- Dia janji tak akan bicara. - Hanya sedikit.
- Ini bukan sidang olok-olok. - Apa aku bilang begitu?
Menarik kau menyangkal tuduhan yang tak ada.
- Karena kau membahas itu... - Maaf, siapa orang ini?
Dia Patrick Jane, konsultan CBI. Aku Agen Teresa Lisbon.
Kami sedang menyelidiki pembunuhan dr. Newton.
- Ini bukan tempat yang tepat. - Sebaliknya, ini tempat yang tepat.
Ruangan penuh profesional pemberi resep obat yang kurang diketahui...
Untuk sembuhkan penyakit yang kurang dipahami bagi orang tak dikenal.
Malah aku yang disebut penipu.
Dengan mengangkat tangan...
Siapa di antara kalian yang membunuh dr. Newton?
Kau akan diam saja dan melihat ini?
Ini di luar kendaliku. Atasanku adalah Agen Kimball Cho.
Aku bisa memberimu nomor teleponnya.
- Aku tidak terima ini. - Ayolah, ini sudah jelas.
Pasien Siberia dioperasi ginjal pertama...
No comments yet. Be the first to leave one.