Witches of East End

Witches of East End

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Witches of East End S01E07 HDTV KILLERS 720p 480p xfighterx
A Commentary by xfighterx
Member of IDFL™ Subs Crew

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
480p
480
HD
Published on: 2013-11-21
Downloads: 34
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelumnya di Witches of East End...

- Aku Wendy. - Leo.

Namaku Leo. Aku punya sesuatu yang akan kau suka.

Tunggu. Kau mau pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal?

- Aku merasa seperti kau sedang menungguku. - Aku tak menunggu.

Aku mencintaimu, Archibald.

Aku tahu tentangmu dan Archibald. Dia tak peduli tentangmu.

- Dia memanfaatkanmu. - Kenapa Bibi berbohong seperti ini?

Kau mungkin telah menipunya, Archibald, tapi aku tahu apa yang kau lakukan.

- Pila metalli! - Tidak!

Aku akan membunuhmu sebanyak mungkin!

- Maafkan aku. - Kau membunuh Ayahku.

Kau dan keluargamu sangat berarti untukku.

Aku punya rencana besar untukmu.

Diterjemahkan oleh xfighterx Member of IDFL™ Subs Crew

Oh, Tuhan. Tunggu.

Ingrid...

Aku masih Bibimu.

Kau masih keponakanku.

Ini bukan dirimu.

Sebenarnya...

Kurasa ini adalah diriku yang sesungguhnya.

Tidak.

Acidum adere!

Season 1 Episode 7 Unburied

- 24 JAM SEBELUMNYA --

Oh, kupikir kau sudah pulang.

Aku takkan membiarkanmu menyelesaikan pekerjaan sendirian.

- Kau tak banyak memikirkanku, kan? - Aku takkan menjawab pertanyaan itu.

- Di sini panas. - Aku tahu. Roger menolak untuk memperbaiki tungku.

- Aku terus memaksanya. - Kau ingin aku yang memaksanya?

Aku sangat hebat untuk memaksa orang.

Aku bisa menjamin itu.

Apa yang kau lakukan?

Maaf.

- Kadang-kadang aku lupa. - Kau... Lupa apa?

Killian...

Freya? Freya?

Apa? Apa? Apa yang terjadi?

Oh, kau membangunkanku. Kau bergelincah seperti ikan.

Oh. Aku pasti mengalami mimpi buruk.

Yah, kau ngigo.

Apa yang kukatakan?

Aku tak tahu, aku hampir tak mengerti, tapi...

... Kau sedikit mendesah.

Sebenarnya, itu terdengar agak seksi.

Oh, maaf. Aku selalu melakukan itu.

Ketika aku masih kecil, Ingrid menggedor dinding

Di tengah malam dan menyuruhku untuk diam.

Yah, aku... Juga menyadari kau bicara sambil tidur.

Oh, pertama kali kau bilang kau mencintaiku, itu ketika kau tidur.

- Kau tak pernah bilang itu. - Aku tak ingin membuatmu malu.

Kau tahu aku takkan malu terhadap apapun.

Oke, mungkin aku malu.

Aku... Karena meskipun aku tak tahu apa itu dihitung,

Harus kuakaui.

Itu dihitung.

Apa yang kau mimpikan?

- Aku tak tahu. Aku tak ingat. - Sama sekali?

Aku hanya tak ingat mimpiku.

Mungkin aku harus mendengarkan dengan seksama lain kali,

Mencoba untuk mencari tahu sendiri.

Aku harus bekerja.

Whoa. Apa yang terjadi?

Kau tahu kan masalah "ngigo-ku"?

- Ya. - Aku membangunkan Dash semalam,

Dan aku bermimpi dengan Killian.

- Dan dia dengar kau menyebut nama Killian? - Tidak, syukurlah,

Tapi tinggal masalah waktu saja sampai dia tahu.

Dan bagian terburuknya, Aku bahkan tak memikirkan Killian

Waktu aku bangun, tapi Freya yang tidur belum dapat pesan itu.

- Oh, itu tak bagus. - Tidak.

Hal terakhir yang kubutuhkan adalah Dash mencari tahu apa yang terjadi

Antara aku dan Killian karena Aku menjerit ketika tidur.

Apa yang terjadi antara kau dan Killian?

- Kami berciuman. - Apa?

Kau bilang kau punya perasaan dan keinginan, tapi kapan?

- Um, di pesta pertunanganku. - Oh, Freya...!

Aku tahu itu adalah sebuah kesalahan yang kedua, aku langsung lari keluar.

Aku tak percaya kau tak memberitahuku tentang ini. Kau menceritakan segalanya.

Aku tak ingin kau menghakimiku.

- Kau berpikir begitu? - Ya.

Baik. Mungkin, sesekali, tapi setelah semua yang telah aku lalui,

Aku tak berhak menghakimi orang lain lagi,

Terutama bukan kau

Untuk sesaat. Aku telah melakukan hal yang lebih buruk.

Dan asumsiku memberitahu Dash yang sebenarnya bukan pilihan?

Tak mungkin. Dia tak boleh mencari tahu.

Oke. Jadi, ada bagian di buku ini tentang mengontrol mimpi

Yang kau bisa gunakan dengan mantra.

Dan kita hanya butuh beberapa helai rambut,

- Oke. - Beberapa jahe dan beberapa biji adas.

Rambut Killian?

Akhirnya beres.

- Hey, Ingrid. - Hey.

- Kenapa dia? - Aku tak tahu.

Apa Bibi sudah lihat temboknya?

Ya. Ibumu dan Bibi menyelinap ke ruang bawah tanah di Fair Haven

Dan berhasil menghapus semua jejak dari ramus mortium dini hari tadi.

Kontrol mimpi? Itu mantra yang hebat.

Semuanya baik-baik saja?

Tidak, tidak, tidak. Tidak juga.

Oke, beritahu Bibi Wendy mu agar dia bisa membantu.

Bisakah Bibi bacakan kartu untukku?

Tarot tak seperti Ouija, Freya. Kau tak bisa mengajukan pertanyaan.

Kartu mengungkapkan apa yang ingin diungkapkan. Selain itu, Bibi tak suka membaca untuk keluarga.

Oh ayolah. Kita bisa melakukannya setelah acara perpustakaan besok.

- Bibi ke sana? - Ya. Tentu saja.

Ya. Apa? Pria kaya, makanan gratis, bar...

Bibi akan berada di sana lebih awal...

Katakan sesuatu,

Jika kukatakan ada sisi gelap dalam diriku, apa yang akan kau katakan?

Ingrid, kau adalah orang yang kukenal patuh dan taat terhadap peraturan.

Kau bahkan tak akan membawa pulang buku perpustakaan tanpa menulis laporan.

Itu tak benar. Oke baiklah, benar.

Tapi ada sebuah pepatah "Jangan menilai buku dari covernya."

Tunggu, kita masih berbicara tentang buku?

Hai.

Hai. Selamat datang di perpustakaan East End. Bisa kubantu?

Bisa kau carikan buku ini dan bawakan ke mejaku?

- Tentu. Mungkin memakan waktu beberapa menit. - Lebih baik secepatnya.

Hey.

Kau tak bisa menyuruh orang seperti budakmu.

Jika kau ingin buku ini, cari sendiri.

Kurasa pustakawan seharusnya membantu.

Memang, ketika orang layak mendapatkannya.

- Oh. Aku mengerti. - Mengerti apa?

Kau. Aku bertaruh kau pengawas gedung, kan?

Dan kau menjadi pustakawan karena kau hanya hidup untuk mendiamkan oran...

Dengar sobat, kau tak tahu apapun tentangku.

- Aku cukup tahu. - Oh, masa?

Karena kau tipe pria yang berpikir

Berteriak di perpustakaan membuatmu menjadi pemberontak

Dan mengacuhkan peraturan yang membuatmu sombong,

Tak peka, tak sopan...

Dan kita pergi ke sini.

Mungkin kau punya sedikit sisi gelap dari yang kukira.

Hei, kau akan ke perpustakaan untuk mengurus masalah Ibumu?

Halo juga untukmu.

Tentu saja aku akan ke sana. Kau pikir aku punya pilihan?

- Apa? Apa yang kau lihat? - Rambutmu...

Apa kau ingin ke sana dengan penampilan seperti itu?

Apa?

Kukatakan, sangat berantakan, bukan sebuah model, kan?

Tentu saja aku tak punya model untuk rambutku.

Aku bahkan tak tahu apa artinya.

Kurasa kau harus cukur,

Dan aku yakin Penelope akan menghargainya.

Yah, aku tak punya waktu.

Sebenarnya, kau punya waktu, karena untungnya, aku sangat berbakat untuk memotong rambut.

Aku mencukur rambut semua temanku di sekolah.

Ini adalah salah satu dari sekian banyak bakatku.

- Tapi aku tak ingin cukur. - Aku tak peduli.

Ayo.

Oke.

- Jangan terlalu pendek, oke? - Tenang. Ini tak sakit.

Hey. Diam.

Seperti sauna di sini.

Aku tahu. Aku terus meminta Roger untuk memperbaiki tungkunya.

Kau ingin aku yang memaksanya? Aku sangat hebat untuk memaksa orang.

- Apa yang kau katakan? - Aku hebat untuk memaksa orang.

Apa?

Tak apa.

Kau baik-baik saja?

Ya, aku baik-baik saja. Kenapa?

- Kau seperti mengkhawatirkan sesuatu. - Mm-mm.

Kau melakukan itu di wajahmu ketika kau khawatir.

- Aku tak melakukan apapun di wajahku. - Kau melakukannya sekarang.

Aku dibelakangmu... Kau tak bisa melihat wajahku.

Tapi aku bisa merasakannya. Ini adalah bakatku. Aku bisa membacamu seperti buku.

Kurasa tidak.

Ke sini.

- Hai. - Hei, teman-teman.

Amy. Hai. Ayo kubantu membersihkannya.

Tidak, tidak, aku saja. Kita bertemu di luar.

Delens somnium meum hominis.

Oh, kuharap ini berhasil.

Kau baik-baik saja?

Ibu yakin kau pasti merasa sangat bingung sekarang.

Aku berada di kultus.

Aku akan menikahi Archibald Browning. Wendy membunuhku.

Dan aku ingat semua ini seperti kejadiannya kemarin.

- Bingung untuk tak mulai menutupinya. - Apa maksudmu?

Aku tahu kalau Freya dan aku selalu mati muda.

- Oh, kesimpulan dari mana itu? - Ibu, ayolah!

Aku bisa melihat semua foto-foto ini, tapi kami tak pernah tua.

Jadi teoriku adalah, karena kami selalu mati umur sekarang.

- Oke. - Oh, Tuhan.

- Ya, kau benar. - Aku tak bisa percaya ini.

- Tapi... - Tapi apa?

Hidup ini sama sekali berbeda.

Kalian tak pernah hidup selama ini, dan Ibu telah membuat kalian aman.

Itu adalah pekerjaan Ibu, dan

Kau tak perlu khawatir, karena pekerjaanmu

Adalah menjalani hidupmu sepenuhnya...

Bangun.

Ibu...

Aku bukan ibumu. Kau mengenaliku sebagai Athena.

Selamat datang kembali, Ingrid. Aku merindukanmu.

Ingrid menghindariku, dan Freya memintaku untuk membacakan kartu nya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left