탐정: 리턴즈
The first 200 lines.
Kita itu bisa hidup sampai 100 tahun.
Dalam kurun waktu segitu, banyak hal yang harus dilakukan.
Berapa lama kau mau hidup begini?
Kau harus segera cari rumah dan menikah.
Ada syarat penting kalau soal pernikahan.
Ada 2,
Uang dan penampilan.
Tampangmu lumayan.
Sayangnya rambut botakmu itu, membuatmu terlihat tua.
Brad Pitt juga membotak, jangan khawatir!
Lupakan soal penampilan, lalu ada apa lagi?
Uang.
Hasilkan uang dari tempat ini.
Tapi aku belum pernah bisnis beginian.
Apa masalahnya? Masalahnya ada padamu!
Temukan bakat bisnismu, dan lakukan sesuatu yang berbeda!
- Setuju! - Setuju!
- Lakukan dengan penuh percaya diri. - Baiklah.
- Keberhasilan tergantung pada usahamu. - Baik.
Sukses.
Tapi, apa yang akan kau lakukan setelah aku membeli tempat ini?
Aku harus mengejar mimpiku.
THE ACCIDENTAL DETECTIVE 2: IN ACTION
Kwon Sang-woo
Sung Dong-il
Lee Kwang-soo
Subtitle oleh: ~ PatrickStar ~
Apa kau tidak pergi kerja?
Ini mau pergi.
- Sayang. - Ya?
Uang saku bulan ini.
Aku sangat khawatir,
aku kira toko komikmu tidak menghasilkan banyak uang.
- Aku pergi. - Hati-hati!
Berapa lama kau akan marah padaku...
Jangan sentuh aku.
Aku tidak masalah saat jabatanmu diturunkan.
Tapi kau menolak promosi, dan malah melakukan apa?
Agen detektif?
Aku sudah memberitahumu tentang itu,
belum banyak yang buka bisnis beginian, aku harus jadi yang paling sukses,
untuk memimpin...
Aku pergi.
Bebe?
Imbalannya tidak pernah ditulis, berapa hadiahnya?
Kasus Lama
Tidak ada postingan baru
Mencari sesuatu?
Tidak.
Aku sedang memeriksa kalau ada kasus baru.
Begitu? Apa ada?
Tidak ada.
Berapa imbalan untuk menemukan kucing yang hilang?
Kucing larinya cepat, tidak mudah untuk menangkapnya.
Benarkah?
Astaga!
Permisi...
Silahkan masuk!
Silahkan duduk.
Hidangan kelas atas, banyak gratisan!
Tolong pesan sewaktu-waktu.
Ini dia!
Ok.
- Silakan dilihat. - Tentu.
Terima kasih!
Sudah jam makan siang.
Mau pesan apa?
Tempat itu tidak bagus.
Apa kau pernah kesana?
Tidak, tapi itu jelas sekali.
Sekarang jam 12:25.
Harusnya dia sibuk karena jam makan siang, tapi koki itu malah disini bagi-bagi brosur.
Tempat seperti itu pasti makanannya tidak enak.
Dia adalah kokinya?
Apa kau tidak lihat tangannya?
Jarinya luka-luka, sangat mungkin dia seorang koki.
Aku juga punya banyak, karena mencuci piring di rumah.
Sepatu bot karetnya.
Kenapa dia pakai sepatu karet di cuaca cerah begini?
Koki biasa memakainya di dapur, karena lantainya sering basah.
Kuli angkut barang juga memakainya!
Aduh, bro.
Lihat.
Selebarannya tertulis 'Kangdongwon'.
Tapi kau bisa lihat tulisan di koper deliverynya...
'Monggo China'.
Restoran-restoran gagal...
biasanya akan ganti nama dan memulai promosi baru.
Apa kau tidak ingat 'Monggo China'?
Kita memesan dari sana, waktu baru pindah kesini.
Lauknya sedikit sekali dan terasa seperti sampah!
Asin sekali! Jangan memesan dari sana lagi.
Dengan semua bukti itu, bagaimana bisa kau tidak tahu?
Apa benar kau detektif?
Apa julukanmu 'Hiu Putih' itu hanya kebohongan?
Dengar, Dae-man.
Bagimana kalau kita ambil kasus perselingkuhan, penipuan, dan peliharaan hilang saja?
Memangnya kita detektif abal-abal?
Kita harus punya harga diri, bagaimana kita bisa melakukan itu?
Harga diri? Apa itu?
Kau melihatku seperti orang bodoh, kan?
Keluar dari polisi dan malah duduk disini denganmu?
Jujur saja, kau senang main detektif-detektifan, kan?
Apalagi setelah kau masuk berita itu.
Kau tidak tahu kehidupan yang sebenarnya.
Lalu, bagaimana denganmu? Apa saja yang sudah kau lakukan?
Apa kau disini satu-satunya berkorban?
Aku menjual toko komikku yang sedang ramai-ramainya.
Kau mantan polisi, harusnya tahu banyak kasus. Kenapa kau tidak punya satupun?
Kenapa aku yang harus mencari kasus?
Apa yang kau bilang saat kita baru akan memulai ini?
Kau bilang 70 ribu member situsmu akan membantu mencari kasus.
Kau bilang padaku untuk percaya padamu!
Jujur saja, kau bahkan tidak bisa membayar sewa tokomu...
Kan?
Lupakan saja, mari kita mulai bisnis berbasis komisi.
Apa?
Aku tidak ingin melakukan ini, tapi tanpa menghilangkan rasa hormatku padamu...
Aku akan mencari kasus dengan bantuan orang-orangku.
Tapi upahnya kita bagi 70-30.
70-30?
Jika kau dapat kasus, ambil saja semuanya.
Kau sudah lama tidak menangani kasus, jadi mungkin kau tidak tahu,
semua kasus akan datang sendiri melalui internet, dan melalui perangkat seluler.
Tahu apa itu media sosial? SNS dan segala macamnya...
Bagaimanapun, harus ada perubahan di cara kerja kita.
Pria mesum! Dia masuk ke toilet wanita!
Aku meminta maaf mewakilinya! Aku akan membelikanmu makan malam.
Berjanjilah.
Terima kasih!
- Hyung. - Ya?
Aku sudah membebaskanmu, pergilah sebelum kapten tiba.
Komisaris Polisi memberiku 'Penghargaan Warga Berani'.
Kaptenmu tidak ada apa-apanya.
Kau tertangkap basah di toilet wanita!
Apalagi tertangkap di Kantor Polisi!
Tinggalkan kami, kami sibuk!
Tolong investigasi ulang!
Ini bukan sekedar kecelakaan!
- Tolong buka kembali kasusnya! - Apa itu?
Kasus itu sudah diselidiki dan sudah ditutup!
Tidak!
- Tolong, pergi! - Itu tidak benar!
Jangan kembali lagi.
Jika kalian menyelidiki lagi...
Ditolak oleh polisi? Kami bisa membantumu.
Aku detektif swasta, Kang Dae...
Kalau begini kau akan ditahan sungguhan.
Aku akan pergi, sampai jumpa, Detektif Cho.
Tentu, pergilah.
Baiklah.
Pergilah...
- Telepon kami! - Pergi!
Agen detektif terbaik di Korea!
Jaksa Agung, Yoo Byung-il
Hei, Gwang-jong!
Oke, baiklah, aku akan menghubungimu!
- Dunia sudah berubah! - Aku sedang ada klien.
Halo, tuan, silakan masuk.
- Tapi dengarkan aku. - Sekarang aku sedang kesulitan.
- Beri aku kesempatan! - Aku minta maaf.
- Dengarkan aku! - Aku tidak butuh!
Aku akan meninggalkan ini di sini!
- Iya! - Telepon aku!
Jangan tempel di sana!
Ingin
Di mana kau, Bebe?
Kucing begini mana bisa ditemukan?
Gwang-gyu
Kau menuai apa yang kau tabur, Kau urus sendiri masalahmu.
Persetan dengan itu, istrimu ada di sini!
Apa?!
Apa enak?
Terima kasih, kembalilah lagi.
Sampai jumpa lagi.
Baris kedua?
Nikmati makanannya.
Terima kasih.
Selamat datang!
Hei, kau tidak memberitahunya?
Dia bikin kaget saja!
- Kau di sini! - Ya...
Kenapa kau tidak meneleponku saat ramai sekali begini?
Kau bahkan memanggil Gwang-gyu untuk membantu di sini.
Terima kasih atas bantuanmu, kami sangat menghargainya.
- 1 ramen! - Baiklah!
Kau tidak harus datang, bagaimana dengan anak-anak?
Waktunya untuk menjemput Gun-woo.
- Pergilah. - Ok.
- Sampai jumpa di rumah! - Iya.
Apa yang terjadi?
Aku berpikir keras kenapa bisnis ini buruk sekali,
Aku kemudian sadar, komik bukanlah hal yang paling disukai.
Lalu apa?
Makan ramen, sambil baca komik.
Ini semua berkat kau.
Kau yang bilang,
temukan hal baru, jadilah berbeda.
Terima kasih, kawan.
Kalau begini aku akan segera menikah!
No comments yet. Be the first to leave one.