I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

I Live Alone (Home Alone / 나 혼자 산다)

Download Indonesian Subtitle

Release info

나혼자 산다 I Live Alone E307 190816-NEXT-VIU
A Commentary by RuoXi
Ep. 307 [VIU Ver.] "Cheomji84's One Lucky Day"

Tags

other
Published on: 2019-08-17
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Suhu Panas Mereda Berkat Awal Musim Gugur"

Senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu.

Halo. - Halo.

Semuanya.

Apa kalian melihat perbedaan dalam diriku?

"Apa kalian melihat perbedaan dalam diriku?"

"Mereka tidak yakin"

"Mereka kesulitan menemukan perbedaannya"

Kulitmu terlihat kecokelatan.

Ayolah. Bukan itu.

Ada jerawat di dagumu. - Ada jerawat di sini.

Jangan melihat hal seperti itu!

Aku tahu apa itu.

Benar. - Berat badannya jelas turun.

Astaga! - Bagaimana kamu bisa kehilangan

begitu banyak bobot dalam waktu singkat?

Aku terkejut melihat diriku

berjalan di sepanjang Sungai Han pekan lalu.

"Kenapa perutku besar sekali?"

Terlepas dari waktu aku selesai bekerja,

aku bersepeda selama 40 menit. - Apa?

Benarkah? - Dan aku berhenti makan malam.

Aku turun 4 kg seperti itu.

Bagus sekali. - Akhirnya.

Tapi aku tidak percaya kalian tidak menyadarinya.

Si Eon bahkan bilang kulitku terlihat kecokelatan.

Kamu terlihat cantik.

"Kamu terlihat cantik"

"Dia kejam"

Katakan dengan serius. - "Kamu terlihat cantik."

"Bercanda"

"Hari Keberuntungan Cheomji84"

"Cheomji84"? - "Cheomji84".

Bukankah pada akhirnya istrinya mati di "One Lucky Day"?

Apa? Dia meninggal?

Benarkah?

Di akhir, dia berkata, "Bangun."

"Kamu bilang menginginkan ini. Kenapa kamu tidak bisa memakannya?"

Astaga.

"Pahit"

Rumahnya rapi.

Kamarnya rapi sejauh ini. - Ada apa dengannya?

Bagus sekali.

Aku menjaganya tetap bersih karena sudah berusaha keras.

Rapi sekali.

Benar-benar rapi. - Usaha Choong Jae membuahkan hasil.

"Choong Jae seperti membuat apartemen baru"

"Hari itu, sekarang"

"Hanya jemuran yang ditambahkan"

Kelihatannya sama. - Benar.

Astaga.

"Terlihat sama kecuali sedikit nuansa hidup"

Astaga. Kelihatannya rapi. - Dia mengelolanya dengan baik.

Kamu tinggal di tempat lain?

Kamu yakin sudah tinggal di sana?

Kamu tinggal di motel atau semacamnya?

"Jangan salah paham"

"Ruang tamu itu membuatmu curiga dia tidak tinggal di sini"

"Dia mengambil sesuatu"

"Dia dengan tenang mengambil gunting dapur"

"Kali ini, dia mengambil wadah putih"

"Dia membuka tutupnya"

Apa itu?

"Apa yang dia lakukan?"

"Alat menata rambut?"

Karena ini musim panas, aku ingin mencoba hal baru.

Aku ingat saat mewarnai rambutku musim panas lalu.

Karena itu aku melakukannya.

"Dia mengubah gaya rambutnya untuk musim panas"

Memirangkan.

Di rumah? - Sungguh?

Melakukannya sendiri? - Ya.

Apa ini...

"Apa ini..."

"Benar"

Aku melakukannya di rumah.

Bukankah ini bagus?

Memirangkan rambutmu di rumah

sangat merusak rambutmu.

Ya, rambutku rusak.

"Mengatakannya dengan polos"

Rambutku rusak. - Baiklah.

Kenapa kamu tidak pergi ke penata rambut?

Hea Youn peduli tentang Kian84

karena pemotretan. - Tentu saja.

"Tentu saja"

Kapan kamu akan memotretnya? - Kita harus segera melakukannya.

Kamu sungguh akan melakukannya? - Benar sekali.

"Hea Youn dengan berani mengusulkan pemotretan dengan Kian84"

Kamu belum tampil di acara ini sejak mengatakan itu.

Kalau begitu...

Bukan begitu.

"Mari kita lanjutkan"

Dia benar.

"Ahli menata rambut sendiri"

"Tahu rasio tepatnya"

Astaga.

Kamu belajar cara melakukannya?

Itu mudah. - Itu mudah.

Kamu belum pernah mencobanya di rumah?

Menurutmu dia pernah?

Biar aku saja. Larutanku masih banyak.

Kamu ingin memirangkan rambutku? - Ya.

Masih ada banyak. - Rambut Henry?

"Henry bergerak mundur"

Bagaimana dengan Sung Hoon? - Masih banyak yang tersisa.

Di apartemennya. - Aku baru mewarnai rambutku.

Benarkah? Tapi rambutmu masih gelap.

Tidak. Aku mewarnainya sedikit lebih terang.

Kurasa rambutmu terlalu gelap.

Si Eon, rambutmu terlalu gelap. - Tunggu.

Aku akan segera syuting drama sejarah.

Kamu memutuskan untuk melakukannya?

Kurasa begitu. - Si Eon.

Aku masih punya banyak larutan. Mari kita lakukan besok.

Jangan membawanya! Kenapa kamu membawanya ke Cheorwon?

Besok, empat orang bodoh

akan menghadiri Sekolah Musim Panas Si Eon.

Kalau begitu - Pasti akan kacau.

Di sekolah...

"Kami tidak sabar"

Astaga. - Kalian bisa saling mewarnai rambut

"Dia mengambil sejumlah larutan yang dia butuhkan hari ini"

"Biar kuperiksa rambutku"

Rambutku sangat beruban.

Beberapa orang dengan banyak uban

memirangkan rambut agar lebih terang secara keseluruhan.

"Dia mulai dengan memotong rambutnya"

"Setelah pengalaman 4 tahun, tangannya tidak ragu sama sekali"

"Dari Korea"

"Ke Thailand"

"Dan ke Amerika, dia memotong rambutnya di mana saja"

"Keahliannya adalah memotong rambutnya dengan ceroboh"

Kenapa kamu memotong rambutmu seperti itu?

"Keahliannya adalah memotong rambutnya dengan ceroboh"

Aku bahkan tidak terkejut lagi. - Sudah kulakukan empat tahun.

"Ini saatnya untuk memirangkan rambutnya"

"Berlimpah"

"Dia langsung memakaikannya di rambutnya"

Begitukah caramu melakukannya?

Siapa yang memulai dari luar?

Pada akhirnya, - Di dalam...

kamu harus mulai dari dalam.

"Ini saatnya mendekati kulit kepala"

"Menyikat rambutnya dengan sembrono"

Aku tidak bisa berhenti menghela napas.

Astaga, larutan ini kuat.

Apa yang akan terjadi pada kulitnya?

Astaga.

Bahkan pewarna rambut pun membuat

kulitku tersengat.

"Terakhir..."

Alis juga?

"Penyuka mode sejati menyesuaikan warna alis dengan warna rambut"

Kudengar memirangkan alismu membuatnya tampak lebih alami.

Dia pernah melihatnya di suatu tempat.

Aku mendukungmu, tapi ini terlalu berbahaya.

Jika larutannya masuk ke matamu...

Itu sangat buruk untuk matamu. - Itu sangat buruk.

Benarkah? - Seharusnya tidak masuk ke matamu.

Jangan terkena lehermu juga.

Tapi kamu menggunakannya seperti sampo.

Memang sedikit menyengat.

Itu patung di Roma.

"Kian84 adalah patung hidup"

"Gemerisik"

"Dia membuka sesuatu yang besar"

Itu. - Apa itu?

Kamu mengunggahnya di media sosial.

Aku meminta temanku membuatkan itu untukku.

"Dia ingin menggantungnya di ruang tamu"

Choong Jae melepas semua paku. Aku tidak bisa menggantungnya.

"Biarkan aku meletakkannya di sini"

"Tertawa"

Terlihat sangat keren.

"Dia duduk di depan lukisan yang keren"

"Melirik"

"Dia memeriksa lukisannya"

"Mengelus"

"Aku jatuh cinta pada diriku lagi hari ini"

Astaga. Kamu mulai lagi.

Astaga.

"Malu"

"Tertawa canggung"

"Tertawa"

Ini membuatku gila.

"Mengelus"

Kamu sangat mencintai dirimu.

Kamu harus mencintai dirimu sendiri.

"Dia terlalu mencintai dirinya"

"Dia akhirnya berdiri dan pergi ke ruang ganti"

"Dia mengambil sesuatu dari lemari"

Kenapa dia memakai ransel? Jangan!

"Dia memakaikan ransel pada tubuh telanjangnya"

"Sama seperti panutannya, Sung Hoon"

Astaga. Sama seperti Sung Hoon.

Astaga. - Sung Hoon tersiksa selamanya.

"Dia meninggalkan ruangan seperti Sung Hoon"

"Dia menjatuhkan diri di lantai"

"Dia menggeledah ranselnya"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left