Release info

Balde Man (Iron Man) Episode 15-LIMO
A Commentary by FhaMidori
Manual translated.. Mohon di rate yaa!! Thanks:)

Tags

other
Published on: 2014-10-31
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Episode 15

Halo, ada yang bisa di bantu?

Ya, silakan cek suratnya, dan kembalikan padaku.

Namaku Kang Mi...

Oke...

Apa-apaan ini?

Kau dan aku...

Mari kita nikmati makanannya!

Apa itu enak?

Silakan makan! Aku membuat semuanya.

Oke. Mari makan!

Kau harus dihormati.

Aku tak hanya makan makanan apapun.

Oke. Terima kasih.

Siapa itu?

Aku tak menunggu siapa pun.

Silakan makan! Aku akan lihat keluar.

Kim Tae Hee

Tae Hee

Tae Hee

Tae Hee

Kau...

Aku tak menyangka kau akan melakukan hal ini.

Bukan aku.

Aku tidak memberitahunya.

Kau semakin dewasa.

Jangan lakukan itu!

Aku mohon.

Aku mohon.

Kau...

Apa kau pandai berbohong?

Berbohong?

Bahkan jika dia menemukan kita, Kau lebih baik tidak memberitahunya tentang sakitku.

Jawab aku!

Kau tak boleh memberitahunya.

Baiklah.

Oke.

Kau gadis yang baik.

Tapi aku yakin dia akan menemukan kita bersembunyi di sini bagaimanapun caranya.

Apa gunanya bersembunyi di sini?

Itu benar.

Aku kira kau tak begitu pintar.

Berhenti bicara padaku seperti itu!

Oke.

Ada sepotong tulang yang menekan pembuluh darah di otakku.

Bagaimana aku bisa pintar?

Apa kau mengolok orang sakit?

Maafkan aku.

Joo Hong Joo, di mana kau?

Bisakah aku ke perusahaanmu setelah pulang sekolah hari ini?

Dengan teman-temanku.

Tidak.

Tidak bisa?

Tidak setelah pulang sekolah.

Datanglah sekarang!

Aku masih ada kelas sekarang. Kau ingin aku bolos?

Beritahu temanmu untuk datang sore ini, tapi kau menyelinaplah keluar sekarang!

Ya! Aku ahli menyelinap keluar.

Aku akan segera ke sana.

Perwakilan Joo.

Bisakah Anda memberitahuku apa yang terjadi?

Beritahu Supir Jo untuk menjemput Hong Joo!

Kau jaga rumah.

Jaga rumah?

Jika ada orang yang datang, Hubungi aku!

Ya, Tuan.

Supir Jo...

Kau mau kemana?

Kenapa aku harus memberitahumu?

Markas besar untuk perpustakaan proyek bangunan di Bolivia.

Aku akan ke sana.

Bolivia?

Bolivia di Amerika Selatan?

Jika aku memberitahumu, akankah kau percaya padaku?

Jika kau mempercayainya, berarti kau sungguh bodoh.

Aku hanya ingin melarikan diri dari pria tinggi yang berdiri di luar itu.

Dengan cara ini...

Kau tak akan pernah bisa melarikan diri.

Ya, Nn. Son Se Dong.

Berbaliklah!

Bisakah kau ke gang yang ada di depanmu?

Gang?

Kau tak bisa melihatku?

Aku pikir itu kau.

Halo?

Halo?

Oh, tidak...

Itu bukan kau.

Maafkan aku, Sekretaris Ko.

Lebih baik kau memberitahuku sekarang!

Aku sudah memberitahumu semuanya.

Aku menjadi relawan disana untuk mewakili sekolah.

Aku bergabung dengan kelompok yang mendirikan perpustakaan dan mengirimkan buku ke Afrika dan Amerika Selatan.

Saat itulah aku bertemu Tae Hee.

Lalu kenapa kau tidak memberitahuku sampai sekarang?

Aku memberitahumu.

Kapan?

Aku menulis surat untukmu, dan memberikannya kepada Tukang Kebun Kim.

Aku menyuruhnya untuk memberikannya padamu ketika kau sendirian.

Aku memintanya beberapa kali.

Tukang Kebun Kim?

Aku tak tahu apa kau masih mencari Tae Hee, atau membencinya...

Aku menulis bahwa aku akan berhenti mengganggumu jika kau tak berbicara denganku tentang hal itu.

Kau tak pernah bertanya padaku tentangnya.

Tae Hee tidak ada di rumah.

Kau tahu di mana dia, kan?

- Aku tak tahu. - Joo Hong Joo.

Dia tahu aku memberitahumu...

Jika kau jadi dia, apa kau tetap di rumah?

Dia sudah menghindarimu selama ini.

Ketua Joo...

Bagaimana kau bisa pulang begitu cepat?

Apa kau sakit?

Panggil Tukang Kebun Kim.

Jika ada yang tidak beres, kau harus membayar kembali.

Untuk ginseng yang anakmu ambil.

Kau tahu betapa mahalnya harga ginseng, kan?

Kenapa kau tidak memberikan surat dari Hong Joo padaku?

Surat?

Berikan suratnya!

Anda tahu...

Berikan padaku sekarang!

Tukang Kebun Kim!

Suratnya hilang. Suratnya hilang.

Tolong maafkan aku.

Kau menghilangkannya?

Maafkan aku.

Aku tahu aku salah.

Tuan...

Tuan...

Maafkan aku.

Baiklah.

Baiklah. Berhenti melakukan itu!

Halo?

Di mana kau?

Apa kau tak bekerja?

Aku sedang dalam perjalanan ke kantor.

Kemarin, ketika kau mengantar kakek Chang...

Apa terjadi sesuatu?

Sesuatu apa?

Benarkah...

Tidak ada yang terjadi?

Dia memberitahuku untuk menunggu, sementara ia pergi menjemput Ibu...

Aku menunggu, dan kemudian mengantar mereka ke Stasiun Seoul.

Aku sudah memberitahumu kemarin.

Apa hanya itu?

Ya, kira-kira begitu.

Oke.

Aku tutup teleponnya.

- Se Dong. - Ya?

Sudahlah.

Nanti kita bicarakan di kantor saja!

Kau pandai berbohong.

Sebelumnya kau sudah memperdayai sekretarisnya, jugaaa...

Kau benar-benar baik.

Aku akan kembali.

Tempat ini...

Bukankah Hong Bin datang ke sini juga?

Hanya dengan Chang dan Sekretaris Ko.

Aku tidak akan membawa mereka ke sini untuk sementara waktu. Jangan khawatir!

Jika kau sakit atau butuh bantuan, hubungi aku!

Aku janji...

Aku pegang janjimu.

Tae Hee...

Onnie, kau juga harus memegang janjimu bahwa kau akan tinggal di sini,

bukannya pergi ke tempat lain.

Itu milik Chang.

Dia sedang di TK sekarang.

Ayahku bisa melemparku tinggi di udara.

Ayahku bisa mengangkat batu besar ini.

Ayahku bahkan bisa mengangkat truk dengan satu tangan.

Ayahku bisa melompat dari tempat yang tinggi.

Kalau begitu, lakukanlah!

Ayo, lakukan!

Sudah cukup.

Lebih dari cukup.

Terima kasih.

Chang

Jangan lakukan itu! Tidak!

Ibu.

Kapan kau datang?

Apa kau kembali setelah beristirahat di bintang yag jauh?

Tolonglah!

Jika tiba waktunya ketika aku harus bertemu dengannya, aku akan pergi.

Sebelum itu, tolong jangan mengatakan apapun.

Aku tak mau menyembunyikan sesuatu darimu.

Tae Hee...

Dia masih hidup.

Aku merasa seperti kepalaku di pukul dengan palu.

Merasa seperti seseorang sedang mempermainkan hidupku.

Aku harus bertemu Tae Hee.

Aku perlu mencari tahu kenapa dia berbohong kalau dia sudah mati padahal masih hidup.

Aku perlu tahu kenapa dia mengirim Chang, dan tinggal sendirian.

Terlebih...

Seseorang sedang mengikuti Tae Hee.

Aku perlu tahu apa dia benar-benar dalam bahaya atau tidak.

Dia adalah Ibu Chang.

Aku tak bisa membiarkannya dalam bahaya.

Aku takut kau akan melanggar janji kita.

Maafkan aku.

More Indonesian subtitles for Blade Man (Iron Man / Aieonmaen / 아이언맨)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left