The Roommate

The Roommate

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Roommate 2011 720p BRRip XViD AC3-FLAWL3SS
A Commentary by GreenUp
100% finale

Tags

brrip
720p
720
XviD
AC3
Published on: 2011-04-19
Downloads: 79
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hai--/ Hai.

Sara Matthews.-/ Sara Matthews.

Kamarmu 316.

Ini kuncinya.-/ Terima kasih.

Kemudi yang buruk. Hei, aku Tracy.

Sara.

Biar kubantu.-/ Oke. Terima kasih.

Hai.

Itu bagus.

Tidak, Ibu, dia belum ada.

Setidaknya aku bisa memilih sisi kamar yang mana.

Baiklah, nanti kutelpon. Sayang Ibu. Dah.

Hei, Tau Sigma Kappa adakan pesta. Kau harus ikut.

Maaf, Tau...?-/ Mereka asrama pria. Bir, cowok...

Kurasa aku menunggu teman kamarku saja. --Ayolah! Pasti menyenangkan.

Aku dan Kim akan ikut. Kumohon.-/ Baiklah.

Bersulang.-/ Kuliah.-/ Ya!

Kau lihat pria itu? Dia melirikmu terus.

Terima kasih. Kami akan istirahat. Tolong ambilkan kami bir.

Aku mau ambil punch. Kalian mau?-/ Tidak usah.

Aku minta maaf soal itu. Aku sunggh minta maaf.

Hei, tunggu. Kau mau kemana? --Aku merasa sedikit pusing.

Biar kucarikan kursi dan kuambilkan handuk.

Ini untukmu.-/ Terima kasih.

Aku mau ambil bir. Kau mau?

Tidak, terima kasih. Aku baru saja minum punch.

Itu menjelaskan banyak hal. Kami menaruh alkohol di punch.

Ada alkoholnya?-/ Ya.

Bagus.-/ Saat seorang gadis minum 3 gelas...

Empat.

Jika kami tidak membawanya ke kamar, kami harus lakukan tugas dapur seminggu.

Aku harus ke kamar mandi. Aku harus bersihkan ini.

Rencana tidak berhasil. Kurasa sudah gagal.

Rencana apa?

Aku sengaja menumpahkan bir agar kita bisa bicara.

Aku sengaja tumpahkan bir? --Ya, benar.

Sara! Sara! Kurasa kau sebaiknya kesini.

Dibuka. Dibuka. Dibuka. -Oh, tidak.

Apa dia temanmu?-/ Ya.

Dibuka! Dibuka! Dibuka!

Tracy!

Sial.

Biar kupegang.

Biarkan dia turun. Lepaskan dia.

Ya, siapa yang akan memegangmu? --Kurasa pasti aku.

Ya? Siapa yang akan memegangmu? --Kelihatannya, Tuhan.

Kau baik saja, Kim?-/ Ya.

Ya ampun.-/ Oke, sudah sampai.

Kita pakai lift?

Yang kuminum hanyalah punch. --Kita sudah sampai.

Terima kasih, Sara. Oke.-/ Kau sudah memegangnya?

Hei, kau drummer tampan dari band jelek itu.

Oh, kau tampan.

Kau tahu aku bisa dimarahi karena membantu gadis kabur dari pesta.

Seperti berbanding terbalik dengan apa yang kita mau.

Kau tahu itu?

Selamat malam.

Tunggu.-/ Simpan saja. Biar kuambil lain waktu.

Maaf soal tugas dapur.

Aku hanya membohongimu.

Sial.-/ Hai.

Siapa kau?-/ Aku teman kamarmu, Rebecca.

Ya ampun.

Rebecca?

Hei, Sara.

Kita sudah bertemu tadi malam.

Benar.

Dimulai dari R.

Rebecca.

Minum ini. Ini bisa membantu.

Terima kasih.

Aku tidak muntah padamu, 'kan? --Tidak.

Kau gambar itu?

Sangat bagus.-/ Terima kasih.

Ayo, kita ke toko buku. Berjalan bisa hilangkan pusing.

Terlalu dini bagiku. --Ini jam 3 sore.

Ya ampun.

Jason, apa yang kau lakukan?-/ Aku hanya ingin mendengar suaramu.

Sudah kubilang jangan.-/ Aku perlu bicara denganmu.

Kau membuat semuanya sulit.

Sara, dengar. Aku ingin kesana.

Ya, tapi nyatanya tidak. Itulah masalahnya.

Aku harus pergi.

Kedengarannya tidak bagus. Apa itu pacarmu?

Mantan. Ceritanya rumit.

Kami harusnya kuliah sama-sama.

Kami memilih Brown tapi aku masuk dan dia tidak.

Dan aku tetap pada perjanjian. Dan kami berniat ke ULA.

Dan beberapa minggu kemudian, ada kesempatan dibuka di Brown, dan...

Tidak.-/ Ya.

Dia tidak lakukan itu.-/ Dia lakukan itu.

Dasar keparat!

Kau rindu dia?-/ Terkadang iya.

Susah untuk dilupakan.-/ Percayalah. Aku tahu.

Tapi kau sudah kuliah sekarang. Kau harus melangkah maju.

Ya ampun.

Apa?-/ Aku sungguh cemburu.

Ya, aku suka menyimpan baju.

Bisakah aku menaruh barangku di bagianmu?

Tidak masalah.-/ Kau bisa pinjam apa saja.

Beberapa pernah kulihat di Vogue.-/ Ide orangtuaku soal perhatian...

...adalah memberiku kebebasan dengan kartu platinum.

Kau berasal dari sini?-/ 20 menit perjalanan.

Itu pasti menyenangkan. Pulang saat akhir minggu, cuci gratis, makan gratis.

Itu takkan terjadi.-/ Kenapa?

Katakan saja tidak ada yang gratis dirumahku.

Apa itu?

Bukan apa-apa. Hanya ideku.

Ini bagus.-/ Terima kasih.

Keberatan jika aku lihat karyamu? --Sebenarnya, iya.

Jangan anggap pribadi. Ini hanya caraku.

Aku tidak mau kau melihatnya sampai benar sempurna.

Oke.

Hei, Sara.

Hei.-/ Hei.

Tracy dan Kim, ini teman kamarku, Rebecca.

Rebecca. Formal sekali. Kita bisa memanggilnya apa?

Bagaimana dengan Reba?-/ Bagaimana dengan Becca?

Bagaimana kalau Becky?

Becky bagus.-/ Ya, Becky.

Aku suka Rebecca.

Oke.

Aku harus pergi. Dah.

Dah.

"Mengapa aku harus matikan Blackberry-ku untuk mendengar pria ini?"

Karena dikelas ini...

...akan membuatmu mengerti bahwa kalian bisa melakukan sesuatu yang hebat.

Untuk berkarya seperti Marc Jacobs...

...atau Vera Wang, Rick Owens...

Mungkin bahkan melewati mereka.

Apa yang kalian ciptakan akan dianggap seni...

...dan jangan biarkan orang lain berkata lain.

Perjalanan dimulai dari sini, dari sekarang.

Dan sudah tugasku...

...untuk membuat kalian mengerti bahwa kalian...

...bisa menjadi artis.

Prof. Roberts?-/ Ya.

Maaf sudah mengganggumu. Aku harus ambil kelas ini.

Maaf, kelasnya sudah penuh.

Gadis yang telat itu, 'kan? Siapa namamu?

Sara Matthews. Aku bawa formulir permintaan.

Dan kenapa aku harus tanda tangani formulirmu saat aku tidak tanda tangani yang lain?

Apa itu adil?

Kurasa tidak.

Jangan khawatir. Intro Design punya 3 sesi.

Tidak apa. Biar kuambil tahun depan.

Aku ingin ikut kelas Anda. Terima kasih.

Sara.

Kau punya dua hal yang tidak bisa kuajari...

...dan itu adalah gaya dan hasrat.

Terima kasih.-/ Sama-sama.

Jangan telat.-/ Aku takkan telat.

Siapa itu?

Temanku, Irene. Dia lulusan Fakultas Seni tahun lalu.

Dia seorang artis?-/ Dia dulunya konsultan desain untuk Marc Jacobs.

"Paris sungguh mengagumkan."

"Milan saat musim semi." Dan sekarang dia ke Barcelona.

Hei, kalian bebas? Kami mau ke Seven Grand.

Bagaimana kau bisa masuk?-/ Kami seksi.

Kalian ikut?-/ Tentu.

Klub bukan kesukaanku.

Jadi, kau pakai baju apa?

Cewek-cewek!

Ini dari 2 pria diujung bar.

Bersulang!

Ayo menari.-/ Bisa kutaruh ini di tasmu?

Ya.-/ Terima kasih.

Lihat pria ini mendekatiku.-/ Ya.

Apa kabarmu?-/ Bagus. Siapa namamu?

Adam.-/ Hai, aku Tracy.

Tracy. Aku sudah melirikmu dari ujung bar.

Tracy?

Halo?

Apa Anda ingin menerima Voice Mail dari Sara Matthews?

Ya.

Mobil keren.-/ Jadi dimana Tracy? --Entahlah.

Selama aku ada disini...

Kau lapar?-/ Aku kelaparan.

Kau juga.-/ Oh, bagus.

Tidak bisa dipercaya dia meninggalkanmu.

Terima kasih sudah datang.-/ Tentu saja. Aku masih bangun.

Mau makan apa?-/ Pancakes.

Aku juga berpikir itu.

Malam ini kesempatan untuk Tracy. Besok, kau seluruhnya milikku.

Aku ingin tunjukkan kota ini dengan cara benar. Dan aku janji tidak akan meninggalkanmu.

Kedengarannya bagus. Setuju.-/ Baguslah.

Ini adalah karya modern.

Sedikit liar dibanding dengan yang lama.

Ini bagus.

Jason lagi.

Ayo, aku ingin tunjukkan sesuatu.

Ini kesukaanku.

Aku suka caranya menampilkan kepribadiannya lewat matanya.

Terlihat dia sungguh ingin menolongmu.

Mengagumkan. Aku suka ini.

Aku senang kau suka.

Bukan selera semua orang.-/ Ya.

Itu keren.-/ Tidak ada graffiti di Des Moines?

Hanya "Lana Cinta Kevin," "Stacy cinta Robert."

Tapi tidak seperti itu.

More Indonesian subtitles for The Roommate

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left