In Fear

In Fear

Download Indonesian Subtitle

Release info

In Fear 2013 720p BluRay DTS x264-PublicHD
A Commentary by ukyo
cuma resync dari erray, tp ane editnya yang punya abah yasmin...heheheh...credit for both of them

Tags

BluRay
x264
720p
720
TS
HD
Published on: 2014-06-19
Downloads: 51
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ayo, Lucy. Angkat telepon. Angkat.

Angkat. Angkat. Angkat. Angkat. Angkat.

- Hei, ini Lucy. - Ah, hallo, Lucy.

Hallo,.. mesin penjawab.

Ini aku, Tom. Ingat?

Kita bertemu beberapa minggu yang lalu.

Ingat kita pernah berbicara di bar.

Jadi, aku berpikir ada sebuah festival

minggu ini di Irlandia yang ingin aku kunjungi,

dan aku berpikir mungkin... baiklah, aku akan menghubungimu nanti.

Hei, ini Lucy.

Dengar, aku tidak... tentang akhir pekan ini,

Aku tidak bilang hanya kau dan aku saja. Ini bukan seperti sebuah kencan.

Ini... ini akan seperti, kelompok kita berkemah.

Jadi, yea, ajak beberapa teman jika ada,

berjaga-jaga jika kita tidak akrab,

yang pastinya, jika kau datang.

Hallo?

Cepat. Cepat. Kita pergi dari sini. Ayo, tutup pintunya.

Itu kedai yang lumayan.

Tadi aku menghitung ada 12 pria, tujuh anjing,

tidak ada wanitanya.. dan aku.

Aku berpikir karena festivalnya tidak dimulai malam ini,

tidak ada band yang main,

sebagai gantinya...

Aku menyewa hotel.

- Ah. - Mm-hmm.

- Dasar muka tebal. - Ow.

Sebelum... baik, kita sudah melakukan perbincangan seks.

Kau bilang kita akan festival diatas sana malam ini.

- Itu rencananya. - Ya...

Aku punya teman di sana berkemah,

berpikir kita sedang menuju ke atas.

Ini hari jadi 'dua minggu' kita

Ingat?

Oh, kau tidak bisa merayakan hari jadi 'dua minggu'.

Hotelnya bagus. Lihatlah di laci mobil.

Aku mencetak beberapa barang dari website.

Ayo, lihat saja.

"Bagian dari surgamu di Emerald Isle."

Mm-hmm. Karena itu aku memesannya.

Lupa bilang kau terlihat cantik hari ini.

Baik. Kita pergi.

Kau serius?

- Yea. - Baiklah.

Kita harus menunggu disini sampai pukul 7:00,

lalu seseorang akan datang dan menunjukkan jalannya.

Sudah kuatur.

Bagaimana jika aku bilang tidak?

Aku pikir aku sedang berpura-pura romantis.

Ah.

Itu orangnya?

Aku rasa.

Baiklah, tunggu. Whew.

Aku tadi mengobrol selagi ke toilet.

Oh, yea?

Penjaga bar berpikir aku seorang yang

"kuat, menarik, muda."

Itu kalimat yang bagus.

Apa? Kau ingin aku kembali?

Kau ingin aku kembali dan bilang?

Aku akan berkata buruk ditelinga orang itu.

Ku suruh dia keluar, dan ku hajar dia tepat didahi.

Selagi kau ditoilet, seorang pria menabrakku

dan menumpahkan minumanku, di baju sweater baruku.

Akhirnya aku harus membelikan dia dan temannya minuman.

Seluruh bar? Kenapa?

Dia menabrakku, menjatuhkan minumanku,

lalu aku, "Permisi," dan dia bilang itu bukan kesalahanya,

dan aku bilang, "Itu bukan kesalahanku."

Lalu suasananya menjadi aneh,

dan dia menawariku traktiran,

tapi disitu, aku, "ok, dengar

Aku akan mentraktir kau dan temanmu minuman,"

hanya untuk menjaga ketenangan.

Karena aku seorang penyayang. Aku bukan seorang petarung.

Apa?

Oh, ok.

Yea, senang berkenalan.

Tom, jangan! Dia bisa saja melihat.

- Oh. - Jangan kasar seperti itu.

Itu sangat aneh.

Kau perlu bantuan?

Tidak!

Whoo!

Yea, yea. sangat lucu, Lucy.

Ugh.

- Tanganku sekarang kotor. - Ugh.

- Menjauh. Ugh. - Huh?

- Huh? Huh? - Tidak. Ugh.

Huh? Huh?

Idiot.

Mereka dari bar?

Aku rasa.

- Aku harus menelepon. - Baik.

Aku tidak tahu dimana aku sebenarnya. Tom memesan hotel,

jadi aku tidak akan kesana malam ini.

Aku sudah bicara dengannya.

Ini ladang kesedihan.

Bagaimana sebuah ladang bisa sedih?

Tidak tahu. Begitu saja.

Oh, lihat. Itu pohon yang marah.

Ada lumpur yang cemas.

- Apa? - Aku baru menginjak batu yang kesal.

Whoa, whoa. Berhenti.

Map bilang arah sana.

- Tandanya bilang arah sana. - Yea, tapi...

jika berbeda kita harus memeriksanya.

Atau kita hanya harus mengikuti tandanya.

Kita bisa melempar mapnya jauh-jauh.

Lihat, tandanya bilang Hotel Kilairney kesebelah kiri.

Baiklah, aku pergi.

Rasanya aku melihat seseorang.

Oh, yea?

Apa itu akhir ceritanya?

Kau tidak mengeluarkan mapnya.

Ikuti tanda saja sekarang?

- Aku memberikanmu sedikit waktu. - Aku menang.

- Tidak terlalu terbaca. - Tulisannya "Hotel Kilairney."

Sedikit tidak terlihat.

- Jalan sini. - Yea.

Oh.

Itu...

Um... itu salah

Bagaimana dengan mapnya?

Aku tidak tahu. Tidak mengerti maksud dari gumpalan orange ini.

- Kita sudah mengikuti tandanya. - Aku akan menelepon hotelnya.

Dia akan bilang ikuti saja tandanya. Kita sebaiknya berputar

dan menelepon ketika kita kembali.

Hei...

- ow... sial. - Maaf.

Aku... maaf

Kami sudah memesan tempat untuk malam ini,

tapi kami sudah mengikuti petunjuk...

Kami sudah mengikuti petunjuk arahnya dan tersesat.

Shh! Dan kami tidak tahu harus kemana.

Kami sudah mencari petunjuknya..

Um... ada...

ada dua petunjuk, dan...

Itu yang sedang kami lakukan, tapi petunjuknya mengarahkan kami untuk kembali.

Yea, dan aku mencoba mencarinya di map, tapi arahnya berbeda

dari petunjuk arah yang kami bicarakan.

Hallo?

Mereka menutup teleponnya.

- Hei, aku akan.. - Tidak ada suara teleponnya.

- Aku akan putar balik ok? - Tidak... dia tadi ditengah-tengah telepon,

..lalu ditutup. Aku harus meneleponnya kembali.

- Um... - Aku akan pergi.

- Aku pergi. - Ayolah.

- Tidak, tunggu. Aku harus... - Aku pergi.

Sial.

Tidak dijawab.

Aku tidak dapat sinyal.

Land Rover.

Tunggu, tunggu, tunggu. Hentikan dia. Hentikan dia.

- Hei! Hei! - Hei! Hei! Hei!

Itu pasti jalannya.

- Apa maksudmu? - Itu jalan dari dia datang.

- Lalu kenapa? - Jadi itu jalannya,

karena dia pasti datang dari hotel.

Yea, tapi tidak. dia meninggalkan kita sebelum kita sampai...

melewati gerbang.

Yea, dia pergi dan menemui seseorang,

lalu dia kembali... dia pergi lagi,

dan dia pergi lagi untuk menemui seseorang.

Ah.

"Hotel Kilairneyl" ke kiri.

Tandanya bilang hotel itu terpencil,

jadi... pastinya...

Kenapa kita bisa kembali ke jalan ini?

Kau pasti salah arah.

Kita tidak salah arah. Ikuti tandanya.

Kita kembali saja ke bar,

dan mereka bisa mengirim seseorang untuk bertemu kita disana.

Baiklah. Kita lakukan itu.

Ini bukan arah kita datang. Kita memutar lagi.

Tidak mungkin.

Kita tidak bisa melihatnya karena pepohonan ini.

Tom, kita hanya berputar-putar.

Tidak, Lucy. Kita hampir disana.

- Bagaimana mungkin kita hampir sampai? - asti.

Kita tidak tahu kemana kita pergi.

Apa yang kau lakukan?

Aku akan memeriksa.

mungkin aku bisa melihat jalannya dari sana.

Tom?

Tom?

Tom?

Woaa! Ini aku. Ini aku.

Apa?

- Ayo. - Apa tadi kau menarik rambutku?

Tidak.

Cepat.

Takut?

Aw.

- ngomong-ngomong , kita tidak tersesat, - Oh, benarkah?

Tapi jika iya...

itu bukan kesalahan kita.

Tom...?

Tom?

More Indonesian subtitles for In Fear

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left