Release info

미운 우리 새끼 My Ugly Duckling Episode 119
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Special Host : Lee Beom Soo. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-12-31
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Tunggu. - Saat kamu melakukan ini...

Apa kamu tidak mengalami kesulitan

ketika syuting terakhir?

- Syuting terakhir? - Syuting kemarin.

Maksudnya syuting pekan lalu.

Episode yang tayang pekan lalu.

Syuting ini untuk pekan ini.

Benar.

Bagaimana rasanya ketika disorot kamera?

- Bagaimana rasanya? - Itu tidak sulit, bukan?

Sebenarnya, aku sangat gugup.

Kamu tidak gugup.

Kamu sama sekali tidak terlihat gugup.

Aku sudah makan cheongsimhwan, tapi masih gugup.

- Kini kamu sudah terbiasa, bukan? - Aku lebih santai sekarang.

- Benar. - Dia akan makin terbiasa.

- Kami pikir kamu sangat tenang. - Benarkah?

Para ibu yang lain

sangat gugup saat kali pertama datang kemari.

- Tentu saja. - Kami lebih buruk darimu.

Kamu sangat tenang.

- Kamu sangat hebat. - Dia hebat.

Astaga. Terima kasih.

Kami membahas tentang anak-anakmu pekan lalu.

Kudengar kamu berakting dengan pola pikir berbeda

sejak anakmu lahir.

- Ya. - Ya.

Aku sangat terharu.

Ketika anak pertama kami lahir.

Aku teringat

dengan kedua orang tuaku.

Benar.

Aku menyadari perasaan orang tuaku

ketika diriku lahir.

Benar.

Kurasa menikah memang penuh makna.

Dia menyindir kami.

- Punya anak juga hal yang bernilai. - Ya.

Kamu pria yang sukses.

Aku sudah kesal dengan ucapanmu.

Namanya

cukup menarik. Namanya adalah

"Choi Mal Soon".

- Mal Soon. - "Choi Mal Soon".

Dia adalah Nyonya Choi Mal Soon.

- Aku... - Kenapa dahulu orang menamakan

anak mereka seperti itu?

Aku sangat membenci nama itu.

Apa kamu anak bungsu?

- Bukan. - Kenapa kamu diberikan nama itu?

- "Mal Soon". - Aku anak keempat.

Aku anak keempat dari enam bersaudari.

- Tidak mau anak perempuan lagi. - Tidak mau anak perempuan lagi.

Itu dilakukan pada zaman dahulu.

Orang tua memberikan nama seperti itu kepada anak perempuan

agar dapat memiliki anak laki-laki.

Namanya

"Choi Mal Soon", tapi suaminya

berpikir namanya adalah "Choi Sun Young".

Kenapa bisa?

Aku tidak mau mengatakan nama asliku kepada orang lain.

Aku selalu membenci namaku.

Jadi, kubilang kepadanya bahwa namaku adalah Choi Sun Young.

- Pada awalnya. - Pada awalnya.

- Ya. - Begitu rupanya.

Ketika dia terus memanggilku "Sung Young",

aku merasa sedikit aneh.

"Itu membuatnya merasa sedikit aneh"

Itu lucu.

Lalu?

Lalu...

Kamu selalu waspada.

Jika tidak,

"Sun Young?" Itu mungkin terjadi.

- Suamiku mengetahuinya - Itu pasti membingungkan.

ketika kami mau mendaftarkan pernikahan.

Benar. Ketika mendaftarkan pernikahan.

Suamiku mengetahuinya pada saat itu.

"Dia memberi tahu nama aslinya pada saat itu"

Dia mengetahuinya ketika mau mendaftarkan pernikahan.

- Apa yang kamu... - Kamu berhasil

membohonginya untuk waktu yang lama.

- Apa tanggapannya? - Itu foto pernikahan mereka.

Seperti itu aula pernikahan pada masa lalu.

Tapi nama pengantin wanitanya tertulis "Choi Sun Young".

"Choi Sun Young"

Aku menikah sebagai "Choi Sun Young".

"Namanya adalah 'Choi Sun Young' di pernikahan"

Kami memasukkan foto itu ke album dan tidak dibuka lagi.

Tapi suamiku menamakan putri pertama kami "Sun Young".

- Itu nama putri pertama mereka. - Itu sebabnya kupikir...

Itu hal yang dia kenang.

- Putri pertama... - Itu mungkin saja.

Nama putri pertamamu adalah "Sun Young".

Ya.

Suamiku menamakan putri pertama kami "Sun Young".

Dia lupa nama itu pernah kupakai

karena foto pernikahan kami hanya disimpan di album.

Jadi, aku menambahkan "g" di kata "Sun".

Jadi, aku menambahkan "g" di kata "Sun".

Namanya menjadi "Sung Yeon".

"Dia mengubahnya dari 'Sun Young' menjadi 'Sung Yeon'"

Aku yang melakukannya.

Aku memperbaikinya.

Dia lucu.

Benar.

Nama putrimu adalah "Sun Young".

Pasti aneh jika nama kalian berdua sama.

Ya. Jadi, aku mengubah namaku.

Ketika tampil di "Challenge 1000 Songs",

Ya.

kamu merasa tidak nyaman karena namamu.

- Aku memakai label nama yang besar. - Kamu memakai label nama.

- Label nama. - Label nama.

Kuharap aku tidak perlu memakainya.

Aku harus memakai label nama yang besar.

- Dia pasti membencinya. - Aku membenci namaku.

Jin Young dan Nyonya Choi Mal Soon akan tampil pertama.

"Namanya tertulis sangat besar"

Orang tuamu memiliki enam anak perempuan?

- Ya. - Enam anak perempuan.

Ayahmu, kakeknya Jin Young, terus berusaha memiliki anak

karena mau anak laki-laki.

Tapi selalu mendapatkan anak perempuan.

Siapa nama saudarimu?

Semua nama mereka unik.

Nama kakak pertamaku adalah "Jung Soon".

Nama kakak keduaku adalah "Gui Nim" karena dia berharga.

- "Gui Nim"? - Ya.

- "Gui Nim". - Ya.

Nama kakak ketigaku adalah "Gil Soon" karena dia lahir di jalan.

"Gil Soon".

- Ibuku melahirkan di jalan. - Di jalan.

- Dia melahirkan di jalan? - Ya.

Ibuku melahirkan di jalan.

Itu karena terburu-buru.

- Dia tiba-tiba merasakan kontraksi. - Itu mungkin saja.

- "Gil Soon". - Karena lahir di jalan.

Ya. Nenekku yang menyarankan nama itu.

Ibuku hanya mengikutinya.

Bukankah nenekmu tidak berpikir panjang?

Dahulu, ibu mertua selalu ikut campur.

- Benar. - Mertua memang seperti itu.

- Itu sebabnya... - Namamu adalah...

- Orang tuamu tidak mau lagi... - Punya anak perempuan.

Itu alasan mereka menamaiku "Mal Soon".

- Aku diberi nama "Mal Soon". - Bagaimana dengan adikmu?

Tapi ibuku melahirkan dua anak lagi. Semuanya perempuan.

- Siapa nama mereka? - Siapa nama mereka?

"Oh Rye".

- "Oh..." - Anak kelima adalah "Oh Rye".

Anak keenam adalah "Yuk Rye".

- " Oh Rye". - Ya.

- "Oh Rye" dan "Yuk Rye". - Ya.

- Ya. - "Oh Rye" dan "Yuk Rye".

"Oh Rye" dan "Yuk Rye".

Adik bungsuku mengubah namanya.

Menjadi "Yul Hee".

- Menjadi apa? - Menjadi "Yul Hee".

- "Yul Hee". - "Yul Hee".

Itu nama yang indah.

- Ya. - Itu indah.

Ketika bertemu

- semua saudarimu, - Ya.

apa kamu tidak membahas siapa yang paling membenci namanya?

Aku yang paling membenci namaku.

"Dia yang paling membenci namanya"

"Mal Soon" terdengar jelek.

"Oh Rye" dan "Yuk Rye"...

Kurasa nama mereka lebih bagus.

Benarkah?

Ketika pergi ke kantor pemerintah,

aku takut namaku akan dipanggil dengan lantang.

Jadi, aku selalu berdiri di dekat para staf.

Sekarang, nama unik dan mudah diingat

lebih membuat orang terkesan.

Namanya lebih mudah diingat dan dianggap ramah.

Tidak.

Kamu tidak akan mengerti kecuali mengalaminya sendiri.

Kamu tidak akan mengerti.

- Aku sangat membenci namaku. - Itu dapat dipahami.

Ya.

Kamu tidak terlalu membencinya sekarang, bukan?

- Sekarang... - Namaku tidak banyak digunakan.

Ketika ke kantor pemerintah, kamu takut orang lain

akan menatapmu ketika pegawai meneriakkan namamu.

- Kamu menunggu di dekat mereka. - Ketika mereka bilang, "Choi",

kujawab, "Aku di sini."

"Dia selalu siap"

Kamu beruntung karena namamu.

Dia bilang kamu tidak akan mengerti kecuali mengalaminya sendiri.

Benar.

"Pekan lalu, Jong Kook dan Jung Nam mengunjungi rumah Wan Sun"

"Jung Nam sangat gugup"

- Benar. - Pekan lalu,

mereka mengunjungi rumah Wan Sun.

Apa yang mereka beli?

Aku berterima kasih kepada kalian

dan akan...

"Wan Sun, yang tidak bisa memasak akan membuatkan mereka makanan"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left