The first 192 lines.
Subtitle bahasa Indonesia dibuat langsung oleh tim The Sandwiched @ Viki
Ini waktu kau menjatuhkan kameranya.
Sekarang waktu dia menagih hutang sudah tiba.
Su Xiao Qing?
Kau kriminal yang membunuh istriku.
Tenggelam?
Iya. Kenapa kau tak cepat berdoa?
Ada ide untuk nama situs barunya?
"Send Wish." Mengirim harapan ke tangan mereka.
Itu ceritamu, maka kau yang selesaikan.
Hari ini aku sadar kalau dia bukan orang yang buruk.
Aku pergi ke rapat dengannya hari ini
dan sadar kalau dia sangat lihai. Tak heran dia dirumorkan sebagai dewa.
Bosku bisa dikategorikan sebagai "seksi secara intelek". Jenis seksi yang pintar.
Kedua tuan tanah dikategorikan sebagai "seksi fisik."
Lalu diantara "bos kaktus" dan "tuan tanah daging segar"mu, mana yang kau pilih?
Coba cek apa ada disini.
Ini, ini, ini!
Bagaimana?
Sangat sulit melakukannya dari arah ini.
- Apa yang kau lakukan? - Berikan aku pinset.
Berikan padaku!
Sekarang kau tertawa?
Tidak. Aku geli.
Berhenti bergerak. Kalau kau terus bergerak, bagaimana aku bisa menariknya keluar?
CEO yang luar biasa... Kau tak pernah berpikir akan punya hari seperti ini, kan?
Kenapa kau suka tanaman ini?
Kenapa kau mau pergi naik kapal pesiar?
Hah?
Oh...
Aku percaya kalau janji yang dibuat di atas kapal pesiar, maka janji itu tak akan pernah berubah,
karena disaksikan oleh lautan.
Ibuku sering mengatakan kalau janji ayahku seperti taman di sepanjang jalan.
Setiap persimapangan ada satu.
Janji itu tak pantas dihargai. Itulah kenapa mereka bercerai.
Jadi dengan cinta sejatiku, aku harus
membuat janji cinta di atas kapal pesiar.
Kuno.
Ini disebut "romantis."
Sepertinya sudah. Apa masih sakit?
Tak lagi. Terima kasih.
Teleponku berbunyi.
Halo, Ayah? Aku diluar sekarang.
Sekarang?
Baiklah. Aku kesana sekarang. Sampai jumpa.
CEO, terima kasih untuk hari ini.
Kalau begitu...Kalau begitu aku pergi dulu.
- Akankah kau baik-baik saja? Tak apa, tak apa, tak apa, aku akan baik-baik saja.
Kalau begitu, aku pergi dulu. Sampai jumpa.
Ayah.
Ada apa? Kau bertengkar lagi dengan Bibi (ibu tiri) ?
Ini semua salah ibumu.
Dia memberitahu penagih hutang alamat kerjaku.
Bagus. Sekarang aku kehilangan pekerjaanku lagi.
Bukankah kau bilang kau sudah menyelesaikan semua hutangmu?
Kenapa orang-orang itu datang lagi?
Aku hanya baru—baru telat bayar beberapa kali.
Beberapa kali? Berapa kali tepatnya? Berapa banyak hutangmu?
Xiao Qing, jangan terlalu banyak bertanya.
Lagipula, hari ini aku disini bukan untuk meminta uang padamu.
Kau tak bisa menyalahkan ibu karena jadi seperti ini.
Berhenti membela ibumu.
Mungkinkah aku tak mengetahui orang seperti apa ibumu? Kita sudah bercerai lama.
Dia meremehkanku.
Bibmu mau memberikan les Inggris untuk Xiao Dou
dan sekarang dia mau les piano. Aku tak punya uang sebanyak itu.
Ayah, kalau kau ada kesulitan, katakan saja padaku.
Mana dompetku?
Halo, CEO.
Dimana kau?
Ayah, aku taruh uangnya disini dulu. Kau harus menyimpannya dengan baik.
Tak apa. Kau—
Jangan. Ambil kembali.
Ayah, taruh dengan benar.
Aku tak menginginkannya.
Baiklah. Aku memegangmu. Ayo pulang. Sini.
Hati-hati.
Hei, Ayah!
CEO, terima kasih.
Bibi, Ayah sedang kacau, jadi dia minum-minum sedikit. Biarkan dia masuk dan beristirahat dulu.
Kalau ada sesuatu, bicarakan setelah dia sadar.
Selalu keluar untuk minum-minum sepanjang hari.
Membuatku marah.
Dompetmu masih ada di mobilku.
Oh.
Kalau begitu, aku pergi dulu.
Aku antar kau ke rumah.
Tak apa. Aku naik bus saja.
Tak ada bus lagi?
Apa yang kau lakukan?
Apa kau yakin dia anakmu?
Aku tak yakin.
Tapi...itu mungkin saja.
Kak, sesuatu seperti ini tak biasa hanya kemungkinan.
Aku tak bisa menemukan ibunya sekarang ini.
Kami sudah putus beberapa tahun yang lalu. Aku bahkan tak tahu apa yang terjadi padanya,
atau dimana dia tinggal.
Setelah lihat beberapa kali, dia sepertinya mirip dengan mu.
Kau masih bercanda?
Tenang. Mengurus masalah penting pelan-pelan.
Apa yang penting dan apa pelan-pelan?
Siapa yang pernah berpikir bahwa ini akan terjadi?
Lihat jika kau berpikir yang sama jika ini terjadi padamu.
Aku bahkan takut pulang. Zhi Xin tak akan bisa menerima ini.
Kau bisa menyembunyikan ini sekarang, tapi kau tak bisa menyembunyikan selamanya.
Kau harus segera katakan padanya, jadi masalah bisa menjadi sederhana.
Bagaimana bisa masalah menjadi sederhana?
Zhi Xin selalu menentang mempunyai anak.
Jadi kami bahkan punya perjanjian sebelumnya mengenai tidak mempunyai anak.
Tapi sekarang... tak hanya aku yang pertama melanggar janji,
tapi anak ini bahkan bukan darinya. Aku ragu dia tak akan meledak.
Ok. Kau hanya punya dua pilihan.
pertama mengobati gejala, lalu mengobati penyakit.
Mengobati gejala adalah menyenangkan Han Zhi Xin.
Mengobati penyakit adalah menemukan ibu anak ini segera.
Mencari tahu jalan keluar dari situasi dalam rangka menentukan langkah berikutnya.
Ini adalah standar prosedur pelaksanaan dasar (SOP) untuk menangani krisis, benarkan?
Jangan bercanda. Aku bawa dia ke hotel untuk menyembunyikan dia dari Zhi Xin,
Oh.
Tidakkah kau berpikir bahwa sesuatu tidak biasanya dengan dia akhir-akhir ini?
Terutama kerja kerasnya.
Hei.
Wah! Hei.
Kau bekerja lembur setiap hari dan bahkan kerja di rumah saat akhir pekan. Apa kau mencoba mendapatkan bayaran lemburan?
Aku minta maaf. Bos akan bilang, " Ini bukan lembur. Ini disebut bertanggung jawab."
Kau sangat menyedihkan.
Tidak seperti kita, ketika kita ingin buka usaha, kita buka. Ketika kita ingin libur, kita pergi.
Itulah kau, bos yang tak bertanggungjawab.
berpikir tentang liburan sepanjang hari.
Kau—
Hi, Su Xiao Qing, kadang aku iri padamu bisa bekerja di perusahaan besar.
Iri padaku? Nyonya bos, apa aku salah dengar?
Aku serius.
Lihat kau. Jika kau kerja keras, bosmu menghargai kau. Jika kau menunjukkan prestasi yang baik, kau akan dapat jabatan.
Tidak seperti kita. Jika makanan kita terasa enak, maka pelanggan menganggap biasa saja.
tapi jika makanan kita terasa tak enak, maka kita mati. Penuh dengan komentar negatif.
Aku sepenuhnya setuju dengan kau.
Kadang itu membuat ku sedih untuk melayani di restoran ini.
- Sedikit sedih. - Sedikit sedih.
Proyek ini sangat penting bagiku. Aku hanya bisa berhasil. Gagal tak mungkin.
Sebelum, aku tak pernah punya kesempatan untuk bekerja dalam proyek penting.
Sekarang, aku punya kesempatan baik. Begitu banyak orang memperhatikan aku, jadi aku tak boleh gagal untuk menjaga harapan mereka.
Juga, jika aku bisa atasi masalah ini. Aku akan selangkah lebih dekat membuka kantor ku sendiri.
Apa bos barumu sangat menghargaimu?
Itulah mengapa aku tak bisa dia kehilangan muka.
Oh, tidak! Aku hampir telat!
Aku ada panggilan untuk rapat dengan yang lainnya.
Baik, baik. Ini!
- Hati-hati. - Baiklah, Da-dah!
Mi Bao, dapatkah kau menanyakan dimana Ai Sha?
Dimana kakakmu?
Dia membaca pesan tapi tak menjawab.
Halo? Ai Sha, dimana kau sekarang?
Aku disini, aku disini...
Ai Sha, kapan kau bisa berikan aku survei pasar?
Sebenarnya ini harusnya hari ini.
tapi siapa tahu aku akan dipanggil dalam rapat tiba-tiba? Jadi aku kesampingkan dulu.
Bagaimana dengan data kebiasaan belanja member?
Bagaimana aku bisa menyelesaikan semuanya pada waktunya?
Mengapa tidak kau minta Mi Bao untuk menolongmu?
Huh? Aku tak tahu bagaimana melakukannya.
Baik. Akan kulakukan itu nanti.
Tidakkah kita diskusi format website kemarin sebelum kita pulang? Mengapa kita harus ada rapat lagi hari ini?
Aku minta maaf. Aku ingin memperoleh persetujuan terperinci sebelum mengusulkan proyek kita.
Lalu, dimana Jia Bo Si?
Manajer punya urusan pribadi di rumah, jadi...
Tentu saja. Dia satu-satunya orang yang ada urusan di rumah. Kami tidak. Kami setidaknya sibuk..
Baiklah. Masalahnya sekarang bahwa Xin Zhou Internasional bahkan tidak resmi menandatangani kontrak dengan kita.
Dengan kau lakukan semua seperti ini, bagaimana kau tahu jika kita lakukan semua ini tak sia-sia?
Kita pastinya tak bisa lakukan ini untuk sia-sia.
Aku percaya jika kita lakukan dengan baik. Xin Zhou akan melihat ketulusan kita.
Kau semakin baik bicara profesional.
Biar kukatakan, aku punya hal yang dikerjakan nantii, jadi aku pergi pukul 15.30
Aku juga.
Baik. Ayo gunakan waktu kita dengan bijak dan diskusi sampai pukul 15.00
Aku akan mengerjakan yang lainnya.
Lihat. Aku ingin mengganti cover depan dengan ini. Bagaimana menurut kalian?
Aku pikir ini sama dengan aslinya. Kau putuskan. Aku tak punya pilihan lain.
Ya. Aku juga tak punya komentar.
Baik. Karena tak ada yang berkomentar, maka...
Xiao Kai, waktuku untuk rapat dengan klien tiba.
Aku hanya mengerjakan sedikit. Aku mengandalkan kau. Terima kasih.
Hei! Baiklah.
Cheng Kai. Aku tak bisa mengerjakan ini. Aku mengandalkan kau.
Baiklah.
Bantu aku memperkirakan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan ini.
Aku pikir bahwa kau dapat menyelesaikannya dalam tiga hari.
- Tiga hari? - Ya.
Masuk! Kau bisa muat.
Coba sekali lagi. Cepat.
Jangan pergi. Coba satu kali lagi.
Tidak! Hari ini, kau bahkan memintaku untuk mengangkat TV atau mendorongku ke dalam mesin cuci.
No comments yet. Be the first to leave one.