The first 200 lines.
- Sebelumnya di Gotham... - Namaku Volk. Saudaraku Jacob.
Kami biasa dipanggil Geng Pembisik.
Mereka tega membunuh demi kunci ini,
- tapi kunci untuk membuka apa? - Lemari besi.
Di dalamnya, terdapat perangkat yang kami percaya bisa menghancurkan mereka.
Mereka menyebut diri mereka
Mahkamah Burung Hantu.
Isabella telah dibunuh. Tali remnya dipotong!
Dan aku tahu siapa pelakunya.
Kau bisa menghentikan pisau dari tempat jatuhnya.
Jika kau menekannya, tombol ini akan mengirim
sengatan listrik yang fatal untuk menyengat Butch.
Hey, Butch, kau manis sekali.
- Kau sama sekali tidak membunuhnya? - Tidak!
- Bersalah! - Laboratorium yang menganalisis
darah Alice Tetch telah mengembangkan sebuah tes.
- Kau bercanda. - Don Falcone, kumohon.
Kami ambilkan mobil Anda.
Carmine bukanlah target.
Tapi kau. Menunduk!
Kenapa kau mengincarku?! Kau tahu alasannya.
Kenapa kau berusaha membunuh putraku?
Kami akan mengharapkan bantuanmu pada saatnya nanti.
Hingga saat itu, putramu selamat... setidaknya dari kami.
Kenapa aku merasa seperti kita tetap mengucapkan perpisahan?
Mungkin semua itu yang tersisa dari kita.
Atau kita hanya belum melakukannya dengan benar.
Selamat tinggal, James Gordon.
Dia cinta padanya, dia cinta padanya...
Kau tersesat?
Dia cinta padaku...!
Hey.
Aku menikah besok.
Selamat.
Orang-orang selalu membicarakan cinta pandangan pertama.
Aku tak percaya hal itu.
Tapi momen aku memandangnya, aku tersadar.
Yeah.
Lalu, apa pekerjaanmu?
Aku seorang ahli hematologi (Cabang ilmu kedokteran penyakit dalam).
Di Laboratorium Biologi Gotham.
Kau yang menangani virus darah itu,
bukan, yang namanya, um...
siapa namanya? Tetch?
Alice Tetch?
Uh, tunanganku bekerja di departemen kepolisian.
Dia sebagai petugas medis kasus itu.
Oh. Ya.
Dia bilang
kau yang menjalankan tes pada virus.
Aku sama sekali tak boleh membicarakan itu.
Dia hampir saja menikah dengan orang lain.
Menurutku mantannya masih berharap dirinya
akan kembali padanya.
Takkan terjadi.
Dia cinta padanya.
Dia cinta padanya. Dia cinta padanya.
Kau dengar aku, Jim?
Takkan kubiarkan kau memilikinya!
Volk sudah mati?
Kami temukan mayat dirinya dan Dimitry
dinihari tadi.
Mereka dibunuh Talon, assassin utusan Mahkamah.
Well, pastinya itu mengubah sedikit hal, bukan?
Kenapa begitu? Kau 'kan yang punya kunci. Kunci pembuka lemari besi.
Dalam lemari besi ada benda
yang bisa menghancurkan Mahkamah Burung Hantu.
Tak ada yang berubah dari kesepakatan kita.
Jika assassin ini melihat kita bersama Volk...
Itu berarti Mahkamah sudah tahu
bahwa kau melanggar kesepakatanmu, Master Bruce.
Kuharap kita tahu pasti.
Yeah, well, kuharap kita tahu pasti isi dari lemari besi
atau sejauh mana kita bisa percaya
pada anggota Geng Pembisik ini.
Tanyakan pada dirimu:
Apakah menghancurkan Mahkamah merupakan pertaruhan yang layak?
Mahkamah Burung Hantu telah mengambil alih perusahaanku,
mengancam orang yang kusayang,
dan bertanggung jawab atas kematian orang tuaku.
Apa langkah kita selanjutnya?
Kuserahkan kasus ini pada Alvarez.
Tidak.
Sudah kubilang padamu untuk beristirahat.
Aku tahu.
Kau tahu aku bertindak sebagai kapten, bukan?
Yeah.
Jim, besok akan ada mayat lagi.
Serious, istirahatlah. Pergilah memancing, silakan mabuk.
Harvey, ini pekerjaanku.
Lee menikah pun tak bisa mengubahnya.
Perhatikan kepala pria ini.
Whoa. Apa yang keluar dari telinganya?
Tengkoraknya diremukkan.
Seperti diperas orang dari kedua sisi kepalanya.
Bisa kau bayangkan sebesar apa kekuatannya?
Harus kuberitahu padamu, dugaan pertamaku...
- Oh, tidak. - Barnes.
Hentikan!
Barnes mengidap virus ini. Dia berada di Arkham.
Kisahnya berakhir. Inilah yang kutakutkan padamu.
Dompetnya ada, tapi pembunuhnya mengambil kartu ID atau sesuatu
yang berada di lehernya.
Emosimu campur aduk.
Kau melihat sesuatu yang tak semestinya.
Ini hanya kasus klasik dari tempat yang salah, waktu yang salah.
Satu orang memegang tengkoraknya sementara yang lainnya
menghancurkan dengan tangan kosong.
Aku melihat ini sepanjang waktu.
Tanda terima... dari cafeteria
di Laboratorium Biologi Gotham, di mana darah Alice Tetch
sedang di uji coba.
- Omong kosong. - Aku akan mampir.
Selesaikan di sini, kau bersedia?
Tentu, Jim. Senang bisa membantu.
Tak kenal lelah bagi para penjahat.
Santai.
Aku kemari bukan untuk balas dendam padamu
yang telah memenggal tangan Tabby.
Justru aku terkejut melihatmu kembali bekerja
dan tidak melacak siapa yang sebenarnya
telah membunuh wanitamu tersayang.
Itu karena kau tidak benar-benar melihat kenyataan.
Walikota punya banyak musuh.
Musuh ini paham bahwa aku
bagian mendasar dari operasi ini.
Mereka melemahkan aku, mereka melemahkan dirinya.
Dari situ menjelaskan tujuan membunuh Isabella.
Juga, aku punya mata-mata
dipenjuru kota ini.
Sebentar lagi, siapapun yang membunuh Isabella
akan terungkap dengan sendirinya,
dan aku akan menyerang.
Sungguh malang sekali.
Selalu kesulitan melihat apa yang tepat di bawah hidung kita.
Penguin!
Kau pura-pura batuk mengatakan "Penguin"?
Tak perlu dikatakan,
itu adalah... hal konyol pada sejumlah tingkatan.
Benarkah?
Semua tindak kejahatan membutuhkan sarana, motif dan kesempatan.
Dan temanmu yang agak bungkuk itu
pasti punya sarana dan kesempatan untuk melakukannya.
Tapi tak ada motif.
Oh, bisa kubilang dia punya motif seperti dalam kitab lama.
"Pria berduit menginginkannya,
orang bijak tahu itu, semua orang miskin membutuhkannya ..."
Cinta. Apa yang harus dilakukan...
Dan uang logam pun... gemerincing.
Kau menyarankan...
bahwa Oswald...
jatuh cinta padaku?
- Itu menggelikan. - Aku tahu. Maksudku,
secara pribadi, aku melihatmu sebagai orang yang tak mudah emosi, tapi...
Ozzie melihatmu sedang digandeng seekor rubah kutu buku menjauh darinya,
dan...
Aah... oh, tidak!
Hmm.
Tidak.
Bahkan, aku mulai penasaran apa sebenarnya motif-mu atas semua ini.
Itu nanti saja.
Saat ini,
aku... cuma ingin melihat keadilan demi kemalangan,
yang menimpa gadis itu.
Miss Kean,
Aku minta kau pahami dua hal.
Satu,
Oswald tidak membunuh Isabella;
dan kedua, dia tidak jatuh cinta padaku.
Begitu yakinnya dirimu?
Bukankah kau berhutang padanya untuk mencari tahu?
Kabari aku kelanjutannya.
Mahkamah Burung Hantu mempertahankan sejumlah bangunan di Gotham.
Bangunan yang ini jarang dihuni
dan selalu dijaga dengan baik, juga terdapat dua alarm.
Alarm yang pertama berada di area pintu masuk.
Minggu lalu, kami berencana melumpuhkan salah satu jendela.
Setelah berada di dalam, pintu depan bisa dibuka menggunakan kode
yang kita miliki.
Alarm kedua berada di area basemen.
Ruangan tempat lemari besi.
Lantai ruangan ini dilengkapi sensor inframerah..
Kau harus menyeberang dengan tali.
Aku sudah berlatih untuk ini.
Kau berikan kunci itu padaku,
dan aku akan mengambil benda itu.
Tapi kau masih belum tahu benda apa itu, bukan?
Hanya benda itu yang dilindungi Mahkamah, yang mereka takuti.
Dan dengan Talon memburu kita, kita tak punya waktu.
Baiklah, jadi...
mari kita rundingkan lagi.
Apa keputusanmu?
Kita akan mendobrak masuk.
Kita tak bisa menunggu lagi.
- Kau tak apa? - Tidak apa.
Cuma lapar.
GCPD.
Pria bernama Ryan Pfeffer bekerja di sini?
Uh, yeah.
Dia bekerja, uh, di ruang sublevel tiga.
No comments yet. Be the first to leave one.