Release info

Well Intended Love E9
A Commentary by marimar

Tags

other
Published on: 2019-03-14
Downloads: 33
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

~ Episode 9 ~

Maaf, aku lupa memberi tahumu kalau aku sudah sampai di rumah dengan selamat.

Apa dia membuat masalah karena kamu pulang selarut ini?

Keterampilan aktingku bukanlah tidak ada gunanya. Sebelum dia bisa membuat masalah,

aku buat pertunjukan yang menyedihkan.

Dan dia benar-benar tertipu.

Kamu tidak takut kalau nanti dia tahu?

Aku hanya melakukan apa yang bisa aku lakukan untuk bertahan.

Bagaimanapun juga, aku memiliki senjata terbesar wanita.

Dia melunak begitu aku menangis,

dan sikapnya jadi jauh lebih baik dari sebelumnya.

Kenapa kamu kembali lagi?

Akting yang bagus.

Aku tidak bermaksud untuk pura-pura mabuk tadi malam.

Meskipun agak berlebihan emosiku.

Tapi aku benar-benar serius dengan kata-kataku.

Tidak bisa.

Aku sendiri bahkan tidak bisa percaya dengan apa yang aku katakan.

Apa yang harus aku lakukan?

Bibi Huang.

Biar aku saja yang memberikan ini padanya.

Baiklah Nyonya.

An Ran, kapan kamu datang? Aku tidak lihat kamu masuk.

Kamu masih tidur waktu aku datang.

Linlin, apa kamu memang biasanya bangun telat?

Aku susah tidur tadi malam, jadinya kurang tidur.

Ayo kita pergi.

Dia tidak suka ada orang di sampingnya saat bekerja.

Ada beberapa hal yang ingin kutanyakan pada Kak Yizhou.

Kalau ada sesuatu yang harus kamu kerjakan, silahkan saja.

Jangan pedulikan aku.

An Ran, aku akan terus terang saja padamu.

Ini rumahku. Aku tidak mau melihatmu datang setiap hari.

Aku tidak mau lihat kamu berduaan saja dengan suamiku.

Tapi aku juga khawatir dengan Kak Yizhou.

Aku hanya ingin membantumu menjaganya.

Apa kamu sudah selesai? Keluarlah.

Kamu dengar itu. Aku saja yang menemaninya sudah cukup.

Kamu tak perlu repot-repot.

Maksudku, kamu.

Kamu mau aku keluar?

Dan jika kamu masih ingin menjadi Nyonya Ling, sebaiknya kamu bersikap baik dan berhenti berbuat licik.

Keluar dan tutup pintunya.

Ada apa?

Tidak ada.

Aku tidak percaya aku tidak bisa menyingkirkanmu.

Kenapa tidak memilih tempat yang ada ruang pribadi? Seperti kita ada affair.

Aku tidak segila itu melakukan affair dengan teman baik suamiku.

Lalu seperti apa yang kamu mau?

Jangan ajak ribut.

Ling Yizhou kehilangan ingatannya ya sudah hilang ingatan saja, tapi kenapa karakternya ikut berubah.

Meskipun dia dulu tidak terlalu dicintai,

tapi seharusnya dia tidak sekasar ini sekarang.

Tidak heran.

Ling Yizhou sekarang adalah yang normal,

yang dulu baik padamu itu, yang tidak normal.

Kita ada di pihak yang sama atau tidak?

Jangan dekati aku.

Aku tidak akan pernah mengkhianati Ling.

Membantuku sama dengan membantu Ling Yizhou.

Ketika ingatannya kembali, kamu akan menjadi orang yang berjasa membantu menyelamatkan pernikahannya.

Apa yang harus aku lakukan?

Apa kamu mau menikah dengan An Ran?

Siapa yang mau menikah dengannya?!

Bukannya dia calon pengantinmu?

Toh, kamu harus menikah juga, kan.

Bukankah lebih baik menikah dengan seseorang yang sudah kamu kenal?

Jadi intinya kamu mau memanfaatkanku untuk memisahkan An Ran dari Ling?

Kita membunuh dua burung dengan satu batu. Dan itu adalah solusi. Jadi, bagaimana menurutmu?

Tidak mau!

Aku tidak tertarik menjadi kambing hitam seseorang.

Aku tahu kamu tidak akan mau bekerja sama denganku. Aku pasti buta meminta bantuanmu.

Baik. Lalu, apa kamu tahu masalah terbesarmu?

Apa?

Sebagai seorang wanita, kamu tidak menarik.

Meskipun kalian sudah menikah,

An Ran tidak akan pernah menyerah.

Terlihat tidaklah terlalu penting.

Hanya seseorang dengan mata yang baik yang bisa melihat poin baikku.

Seseorang yang angkuh sepertimu, tidak akan pernah mengerti.

Jadi wajar kalau kamu tidak tahu.

Siapa maksudmu yang angkuh?

Siapapun yang merasa, dialah orangnya.

Angkuh bagaimana!

Aku sangat merendah! Lihat! Aku bahkan memakai serba hitam hari ini. Dimananya aku angkuh?!

Dimananya kamu sendiri yang lebih tahu.

Berani kamu bilang sekali lagi.

Kamu pikir saja sendiri.

Kalau begitu kamu tidak boleh makan ini.

Itu milikku.

Kamu bilang aku angkuh!

Tuan.

Kami sudah menemukan Chu Yan. Lihat.

Bibi Huang. Kamu masak apa? Baunya wangi.

Nyonya.

Ini, Nona An sedang membuat sup nutrisi untuk Tuan.

Dia bahkan tidak mengizinkanku menyentuhnya.

Dasar. Seolah-olah Ling Yizhou belum pernah minum sup saja sebelumnya. Kenapa dia harus repot-repot buat ini untuknya?

Bibi Huang, bawakan aku garam, gula dan cuka.

Tapi Nyonya,

Ambilkan saja. Aku yang akan bertanggung jawab.

Tidak perlu.

Sayang merusak sup yang enak ini.

Aku akan meledak.

Kamu hebat, Pi Dan.

Kamu makan tanpa henti. Apakah begitu enak?

Ini masih ada ayam yang tersisa. Untukmu.

Apa yang sedang kamu lakukan?

Linlin, kenapa kamu meminum semua supku?

Jadi kamu yang membuat sup ini?

Aku heran kenapa keterampilan memasak Bibi Huang berkurang.

Bahkan Pi Dan saja tidak doyan.

Tapi, tidak masalah. Artinya masakanmu ada kemajuan.

Pi Dan, ayo pergi.

Kita cari makanan yang lebih enak.

Ada apa?

Tidak ada.

Hanya saja sup yang aku buat dari pagi diminum anjing semua, jadi aku sedikit kecewa.

Tidak usah kecewa.

Ngomong-ngomong, aku sudah terlalu banyak minum sup akhir-akhir ini. Jadinya, aku agak bosan.

Kak Yizhou, aku tiba-tiba ingat ada sesuatu yang harus aku kerjakan. Aku tidak bisa makan siang bersama denganmu.

Nyonya, bagaimana kalau hari ini di rumah saja?

Aku sudah kebanyakan tidur kemarin.

Jadi sekarang badanku serasa lemas.

Jika Anda merasa tidak enak badan, jangan lupa untuk menelepon.

Baik. Aku pergi dulu.

Kak Yizhou.

Kenapa tidak ketuk dulu sebelum masuk?

Aku lupa.

Lagi pula, apa kita masih harus bersikap formal begitu?

An Ran, Xia Lin sekarang adalah istriku, bersikap seperti ini tidak menghormatinya.

Kak Yizhou, apa kamu sudah ingat sesuatu?

Apa kamu takut kalau aku teringat sesuatu?

Untuk apa takut?

Ingatanmu pulih kembali, itu hal yang baik. Tentu saja aku senang.

Hanya saja, sebenarnya Linlin dan aku tadinya dekat,

tapi entah kenapa dia sangat memusuhiku setelah kecelakaanmu.

Meskipun aku sepenuhnya tidak bisa menerimanya,

tapi pernikahan adalah fakta.

Kamu adalah temanku. Jadi kamu juga harus menerimanya.

Baiklah, aku mengerti.

Aku buat sepoci teh nutrisi untukmu.

Cobalah.

Aku tidak selera, kamu saja minum.

Tapi aku secara khusus buat teh ini karena kamu bilang sudah bosan dengan sup.

Bukankah setidaknya menghargai usahaku.

Apa isinya?

Isinya biji-bijian herbal. Baiknya diminum saat masih panas.

Oh iya, An Ran,

aku meninggalkan ponselku di dapur. Bisakah kamu mengambilnya untukku?

Baik.

Kalau begitu cepat minum selagi panas.

Tuan, aku tidak bisa membangunkan Nyonya.

Aku khawatir dia sakit.

Apa dia pernah seperti ini?

Tidak pernah. Ini aneh. Pi Dan juga tidur seharian.

Kalau begitu hubungi dokter.

Kami menemukan ada kandungan pil tidur dalam darah Nyonya.

Untungnya dosisnya tidak besar, sehingga tidak akan membahayakan tubuh.

Kak Yizhou. Kamu sudah menghabiskan tehnya?

Iya.

Rasanya enak, tapi entah kenapa aku merasa sangat mengantuk.

Kalau begitu berbaringlah dan tidur siang. Ayo.

Apa aku pernah melihat kalung ini sebelumnya?

Kamu salah ingat Kak Yizhou.

Tutup matamu, rileks dan tidurlah.

Mulai sekarang,

aku harap kamu mendengarkan apa yang kukatakan.

Sedang apa kamu?

Linlin, Kak Yizhou ketiduran,

dan aku akan pergi.

An Ran, aku tahu kamu suka Ling Yizhou.

Tapi dia sudah menikah.

Dia dari dulu tidak mencintaimu, dan sekarangpun dia tidak mencintaimu meskipun dia kehilangan ingatannya.

Jadi buang semua perasaanmu yang tidak berguna itu.

Dan lagi, jangan sering datang ke rumahku. Bahkan, lebih baik kalau kamu tidak pernah datang lagi.

Xia Lin, kalau bukan karena kelicikanmu,

kamu tidak akan pernah bisa hadir dalam kehidupan kami.

Aku akan membuat Kak Yizhou mengerti bahwa kamu tidak pantas mendapatkannya.

Hanya aku,

yang paling pantas mencintainya.

Kamu mencintainya, tapi tidak berani memberitahu dia.

Karena kamu takut ditolak.

An Ran, sekalipun tidak ada aku, dia tetap tidak akan pernah mencintaimu.

Tapi aku satu-satunya yang berada di sisinya selama ini.

Sedangkan kamu, kalian baru bersama beberapa bulan saja.

Cinta tidak bisa di ukur dengan waktu.

Dulu dia tidak mencintaimu, sekarang juga dia tidak akan pernah mencintaimu.

Aku ingin bersama suamiku. Apa kamu ingin menonton kami disini?

Oke, berhenti berpura-pura lagi. Dia sudah pergi.

Ling Yizhou.

Apa kamu benar-benar ketiduran?

Kamu berani membiarkan wanita lain masuk ke kamarmu.

Kamu benar-benar keterlaluan.

Kamu tidak tidur?

Kamu menipuku.

Kamu yang mudah tertipu.

Wen Li.

CEO Ling, teh yang Anda bawa juga mengandung pil tidur.

Dosisnya dapat membuat seseorang tidur seharian.

Well Intended Love (How, Boss Wants to Marry Me / Nai He BOSS Yao Qu Wo / 奈何BOSS要娶我) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Well Intended Love (How, Boss Wants to Marry Me / Nai He BOSS Yao Qu Wo / 奈何BOSS要娶我)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left