Silip

Silip

Download Indonesian Subtitle

Release info

Silip 2024 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:01:37

Tags

webdl
Published on: 2024-11-30
Downloads: 449
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Candy!

- Maaf. Aku terlambat. - Hei!

Aku datang.

Kau terlambat.

Ya, aku tahu.

Kau baik-baik saja?

Ya.

Maaf,

aku harus menjaga ayahku.

Dia mabuk.

Dia mabuk lagi.

Dia terus mencari ibuku.

Jika kau memerlukan bantuan, aku siap membantumu.

Biar aku mengerjakan itu.

- Apa kau yakin? - Ya.

Baiklah.

Hei!

Kau menatapnya lagi!

Dia benar-benar tipemu?

Sayang sekali.

Kau tampan, ganteng,

tapi kau terpikat dengan pelacur itu?

Jaga ucapanmu.

Hei! Kau tidak tahu?

Perempuan itu pelacur.

Begitu lampu di ruangan itu mati,

pasti ada transaksi yang terjadi.

Kau cantik, tapi kau suka menghakimi.

Kau terlalu sering bergosip.

Kau baperan. Memang itu yang kudengar.

Aku duluan.

- Aku pulang. - Sampai jumpa, hati-hati.

Kau juga, jaga dirimu.

Permisi!

Ini bayaran kami.

Dan ini tip untukmu.

Terima kasih.

Permisi.

Aku mau memesan.

Aku mau memesan.

Pesan apa?

Eh...

Satu sup daging sapi pedas.

Nona, maaf. Maaf.

Hei! Beri aku satu pesanan sup daging sapi.

Cuci tanganmu dulu ya?

Bodoh.

Jika aku jadi kau, aku akan gunakan lima ribu dari mesin kasir.

Daripada hanya masturbasi membayangkan Rose.

Rose?

Dia lebih enak dari apa yang kau jual di sini.

Bagaimana denganmu, Pak?

Lima ribu itu untuk apa saja?

Aku memerintahkan dia untuk menjilatku di mana pun kusuruh.

Dari paling bawah, kakiku, terus ke atas.

Dia akan menelan penisku sampai mencekiknya.

Aku akan memasukkannya di mulutnya.

Sampai...

Dia menangis.

Setelah itu,

giliranku untuk memakannya.

Setelah memakannya, aku akan menggenjotnya.

Aku akan melakukannya dari belakang.

Dia tidak menolak.

Jadi? Kau mau mencobanya?

Bayangkan itu.

Halo Ayah?

Nak...

Ada yang memberitahuku seseorang melihat ibumu di Pampanga.

Ayah…

Boleh aku meminjam uang?

Untuk ongkosku.

Aku akan mencari ibumu ke sana.

Aku yakin dia menungguku.

Maafkan aku ayah. Aku sedang menabung.

Untuk apa kau menabung?

Ah, biaya kuliahku.

Aku mau mendaftar tahun depan.

Begitu?

Itu bagus.

Baiklah.

Maaf.

Terima kasih.

Oke, jaga dirimu.

Bukankah kau orang dari warung makan itu?

Ya,

Uangmu banyak.

Aku sedang menabung.

Oh begitu?

Berapa banyak yang kau butuhkan?

Jujur saja, aku masih butuh lima ribu.

Benarkah? Ayo ikut aku. Aku akan memberikanmu.

- Apa? - Aku akan memberimu uang. Ayo.

Ayo cepat.

Aku akan memberikanmu.

Ini.

Aku pergi.

Hei!

Tunggu, ini hanya 150.

Itu sudah cukup, belilah minuman.

Kau beruntung, di negara lain, akulah yang dibayar.

Pelit.

Berengsek!

Joel...

Kau sibuk hari Minggu depan?

Itu hari ulang tahunku.

Aku mau makan di luar denganmu.

Ayo kita nonton film juga. Kutraktir.

Lihat nanti.

Sampai jumpa, aku pergi.

Mau kemana kau?

Ada yang harus kulakukan.

- Kau baru saja pulang? - Ya.

- Ngobrollah denganku. - Lain kali! Aku harus pergi.

Ya?

Kau tidak sibuk?

Lima ribu, kan?

Ya?

Uh...

Aku dari warung makan di seberang.

Temanmu meninggalkan tasnya di sana.

Terima kasih.

Ini untukmu.

Berapa harganya?

Ah tidak usah. Itu pemberianku.

Tidak. Biar aku membayarmu. Tunggu.

Ini.

Tidak perlu.

- Apa kau yakin? - Ya.

Halo?

Hei Joel, kau melihat tas di sini?

Kenapa?

Seorang lelaki datang ke sini, dia mencari tasnya.

Aku tidak melihat apa pun.

Tas?

Ah!

Mungkin itu temannya Rose.

Aku sudah mengembalikannya.

Oke.

Ambil ini.

Aku tidak bisa. Itu punyamu.

Jangan malu. Ini untukmu.

- Apa kau yakin? - Ya, ambillah.

Hei, itu banyak sekali. Kau menabung?

Tidak.

Apa itu?

Tidak ada.

Apa itu? Ayolah.

Untuk sepatu baru.

Untuk bola basket.

Benarkah?

Kau mau aku ikut?

Ulang tahunmu akan segera tiba.

Tidak perlu.

Ajak aku.

Rose?

Ini.

Ini untuk sup daging sapi tadi malam.

Ah tidak usah. Itu kutraktir.

Joel, aku duluan.

Oke, berhati-hatilah.

Baiklah. Bagaimana jika…

Aku memesannya sekarang.

Aku menyukai sup daging sapi yang kau berikan.

Jadi, aku gunakan ini untuk bayar pesananku.

Oke.

Tunggu.

Aku akan menyiapkannya.

Ini pesananmu, Nona.

Perempuan tadi pacarmu?

Candy?

Tidak!

Kami hanya bekerja di sini.

Benarkah?

Cara dia memandangmu berbeda.

Dia hanya temanku.

Nona Rose...

Kenapa kau begitu formal?

Jangan panggil aku begitu.

Boleh aku bertanya?

Apa itu?

Kenapa kau punya banyak memar?

Ah...

Bukan apa-apa.

Aku dipijat saat aku sedang menstruasi.

Jadi aku mengalami memar.

Ah!

Begitu?

Ya.

Kuharap kau tidak salah mengartikannya,

tapi kuperhatikan banyak orang mengunjungimu.

Beberapa bahkan makan di sini, dan mereka sering bercerita.

Kenapa wajahmu seperti itu?

Mereka membuatku jengkel!

Cerita mereka tidak sopan dan menghina.

Tidak apa-apa.

Begitulah adanya.

Aku tahu itu bagian dari pekerjaanku.

Itu sulit, tapi aku harus menerimanya.

Aku perlu mendapatkan penghasilan.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left