The first 200 lines.
Diterje
Diterje mahkan
Diterje mahkan oleh
Diterje mahkan oleh Tim
Diterje mahkan oleh Tim Asma
Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
Besok sudah malam Natal.
Ya, benar.
Akhirnya Besok.
Ah, benar.
Ini dia.
- Apa ini? - Ini Undangan.
Kami ada acara Natal di Resort kami besok lusa.
Proposalku terpilih.
Benarkah?
Selamat.
Orang yang menciptakan kenangan...
Aku melakukan yang terbaik di semua Kelas Pelatihanku
dan aku melakukan persiapan yang terbaik untuk itu, jadi kau harus datang.
Iya.
Natal...
Aku akan menunggumu disana.
Natal...
Aku harus datang.
◆ Ep iso de Terakhir ◆
Pada hari Hujan Meteor berikutnya
Bawalah ini di TKP.
'Gu Bu Duk Gu.'
'Rasa Sakit tidak mendapatkan apa yang kau inginkan.'
Aku penasaran Putra siapa dia itu.
Dia begitu tampan.
Kau pikir apa yang sedang kau lakukan?
Pembeli ingin menunda tanggal penanda tanganan kontrak.
Aku tidak punya pilihan.
Menjual Resort ke Perusahaan Asing tidaklah benar.
Belumlah terlambat mengubah pemikiranmu.
Kau, yang benar saja...
Aku sedang sibuk menyiapkan acara besok.
Aku harus pergi sekarang.
Kau pikir apa yang sedang kau lakukan?
Apa yang sedang kau lakukan? Orang-orang menyaksikan.
Kau tidak seharusnya melakukan ini disini.
Kau melibatkan seluruh keluarga dan bahkan menggunakan kelemahanku.
Apa yang kau serahkan pada Investor?
- Siapa kau sebenarnya. - Apa?
Aku memberi tahu mereka apa yang terjadi jika mereka membiarkanmu menjalankannya.
Aku menjelaskannya pada mereka dengan gambaran yang jelas.
Ada apa ini? Ada masalah dalam rencanamu?
Aku bisa mengurusnya sendiri dengan baik.
Jika kau mempertahankan ini, itu akan berbahaya.
- Apanya yang berbahaya? - Hong Ji Yoon...
Mengenai apa yang sedang kau kerjakan...
kembalikan semuanya ke tempat asalnya.
Apa yang kau rencanakan?
Jadi apa semuanya berjalan dengan lancar?
Tentu saja. Kau tahu Putranya Siapa aku ini.
Dia bilang dia akan menunda kesepakatan atau memikirkannya.
Kurasa dia menyadari siapa Direktur Jung sebenarnya.
- Ngomong-ngomong, kau tidak apa-apa, kan? - Tentu saja.
Kau tahu Ayahnya siapa aku ini.
Jangan mengkhawatirkan pesan tersebut.
Itu cuma akan menambah banyak beban, jadi itu tidak akan baik untuk kesehatanmu.
- Baiklah. - Aku akan membuangnya.
Ponsel macam apa itu?
- Tidak akan terjadi apa-apa, jadi jangan khawatir. - Baiklah.
Kudengar ada acara Natal di Resort besok.
Benar. Aku harus turun tangan lagi karena itu.
Iya. Jangan mencemaskanku, dan lakukan saja.
Eun Ha Soo mengerjakannya, jadi kau harus datang tidak peduli bagaimana, mengerti?
Baiklah, Aku mengerti.
Choi Shin Hyung!
Maaf...
Apa yang sedang kau lakukan disana?
Kau bisa saja tertabrak Mobil.
Itu cuma kalung meteorku yang terjatuh, jadi...
Pergi kemana kau?
Aku harus melakukan sesuatu untuk acara besok.
Aku akan mencari kalungnya
jadi lakukan saja pekerjaanmu.
Baiklah. Aku akan pergi.
Hong Ji Yoon.
Bisakah aku membantumu?
Kau mengerjakan proyek Cruise Hotel dengan mendiang Presdir Choi, benar kan?
Ya, Benar.
Salah satu Kontraktor telah menggugatmu.
Sejak Presdir Choi meninggal dunia
belum ada perkembangan apapun.
Kita perlu mengajukan pertanyaan pada tuduhan Melalaikan Tugas.
Selamat Hari Natal.
Apa yang membawamu kesini pada jam segini?
Santa Claus yang memberikan mainan pada anak-anak yang menangis disini.
Terima kasih.
Silakan duduk. Apa kau mau minum Teh?
Tidak, lanjutkan saja.
Apa yang akan kau lakukan?
Aku cuma menyaksikanmu bekerja.
Silakan duduk.
Kau mengatur tanggal Operasi, kan?
Ya, benar.
Program selanjutnya disebut, 'Walk For the Mind.'
Semenjak aku bertemu denganmu...
Aku merasa seperti bisa berjalan di jalan yang gelap tanpa lampu.
Aku merasa seperti bisa menyeberangi lautan dengan kaki.
Aku merasa seperti bisa terbang tanpa sayap.
Semenjak aku bertemu denganmu...
Aku merasa memiliki segalanya yang selama ini aku inginkan.
Astaga, Aku begitu lelah.
Aku tidak bisa membantu menguap.
Ngomong-ngomong, apa kau tidak akan membuka hadiahku?
Bukalah dulu hadiahku.
Ta-da.
Eun Ha Soo.
Mereka bilang Asisten Dapur bekerja selama tiga tahun bisa memasak ramen.
Aku bahkan tidak mendekati kemampuan Ayahku.
Tapi aku membuatnya sendiri.
Aku selalu berada di sisi penerima.
Aku ingin kau mendapatkan sesuatu juga.
Cobalah.
Aku membuatnya berdasarkan ukuranmu terakhir kali.
Aku ingin tahu apakah akan cocok.
Wow.
Modelnya bagus, jadi jas-nya begitu cocok.
Ada apa? Apa susah bergerak memakainya?
Di Sepanjang hidupku...
Aku belum pernah menerima hadiah apapun yang lebih istimewa daripada ini.
Ugh, itu tidak istimewa, kau tahu.
Terima kasih.
Maafkan aku.
Selamat Hari Natal, Choi Shin Hyung.
Sama-sama.
Selamat...
Hari Natal...
Ha Soo, sampai besok.
- Sampai besok. Selamat Malam. - Kau juga.
Wow.
Maafkan aku telah membuatmu sedih...
dan maafkan aku juga tidak bisa menepati janjiku.
Maafkan aku telah jatuh cinta denganmu.
Aku ingin tahu apakah kau akan menyukai Kado Natalku.
Mengalihkan Panggilan Anda...
Buka Pintunya, Choi Shin Hyung!
Kenapa kau melakukan ini? Buka pintunya.
Buka pintunya. Kumohon buka pintunya.
Buka pintunya.
Kenapa kau melakukan ini? Buka pintunya!
Buka pintunya, Choi Shin Hyung!
Kenapa kau melakukan ini? Buka pintunya.
Choi Shin Hyung. Choi Shin Hyung!
Kenapa kau melakukan ini? Kumohon bukalah pintunya.
Mari kita berbicara berhadapan.
Kumohon buka pintunya.
Ada apa?
Dia tidak mau membuka pintunya.
Kurasa dia di dalam. Sesuatu tidak beres.
Aku akan mengambil kuncinya.
Choi Shin Hyung!
- Itu milik Ayahku. - Aku tahu.
Ada kacamata yang aku perbaiki untuknya dan Permen Mint yang kuberikan Padanya.
Bima Sakti, Eun Ha Soo.
Maafkan aku telah membuatmu sedih...
dan maafkan aku tidak bisa menepati janjiku.
Maafkan aku telah jatuh cinta denganmu.
Ketika hujan berhenti di bukit yang panjang
Dedaunan dari padang rumput lebih nyata.
Ketika aku membuangnya jauh-jauh
Lagu sedih terlintas dalam pikiranku.
Kita menambahkan air mata perpisahan ke Lautan Biru setiap tahun.
Dengan mengenalmu
Aku menyadari banyak hal di dunia ini tidak begitu berhubungan.
Aku belajar menghargai terlahir di dunia ini.
Seperti aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku
Aku mencintai dunia dimana orang-orang tinggal.
Ketika aku melihat bunga liar di pinggiran jalan...
Pada hari ketika kau ada disana denganku...
dan pada hari ketika aku menempatkan kepalaku pada pundakmu...
Seperti matahari yang terbenam di Lautan
kita berdua sangat bahagia bersama.
Pulanglah.
Aku akan datang ke Acara besok.
Mengalihkan Panggilan Anda...
Manajer Sung, apa kau sudah melihat Ayahku?
- Dimana Presdir Choi? - Entahlah.
Dia ingin kita pulang.
Ayah...
Ayah.
Apa anda telah kembali ke wujud asli anda?
Ayah, ayo pergi ke Rumah Sakit.
Mari kita operasi sekarang.
Ayo lakukan itu, Presdir Choi.
Bagaimana jika besok terjadi sesuatu yang buruk seperti yang dikatakan Dr. Kim?
Apa yang harus kita lakukan?
Ayo pergi ke Rumah Sakit sekarang, Presdir Choi.
- Kumohon. - Baiklah.
- Ayo pergi ke Rumah Sakit. - Baiklah.
Tapi...
- Cuma Sehari lagi. - Ayah.
No comments yet. Be the first to leave one.