The first 200 lines.
Mereka masuk.
Ini akan membuatku bahagia.
Berapa yang kita buat ?
Ini akan jadi 30 Pound.
Minggir !
Kau bercanda ? Jangan nyalakan di sini.
Bawa keluar, JoJo.
Baik.
Kesepakatannya 50 paket dibawa pesawat, JT.
Anak buahmu tertahan di Pelabuhan Arthur, Itu bukan urusanku.
Danny T akan suka itu.
Semua beres, Dalton ? / Ya.
Pesawat yang sama, pilot juga harganya. / Bagus.
Persetan dengan pesawat.
Kita punya 20 orang...
...yang bisa mengantar sampah ini ke Tucson.
Caraku aman.
Terserah kau, Danny.
Kau anakku, tapi kita ikuti caranya Dalton.
Semuanya, kita mulai mengemas barang ini.
30 menit lagi kita pergi. Ayo !
Kita sergap !
Maju, maju, maju !
Maju, maju, maju. / Angkat tangan.
Kita harus pergi. Kita harus pergi.
Polisi ! Angkat tangan !
Jangan bergerak ! Angkat tangan !
Angkat ! Tiarap !
Astaga. Beritahu keadaan agenku di dalam !
Jangan bergerak. / Baik.
Jangan lakukan itu ! Jangan lakukan itu !
Kau anggota kami, penipu !
Lari. Lari.
Apa - apaan itu ?
Jojo, ayo keluar dari sini !
Jatuhkan senjata kalian !
Jangan bergerak !
Jangan ! Dia menyamar !
Tiarap !
Tiarap !
Turunkan senjata kalian !
Rasakan itu keparat !
Semua unit, 2 orang kabur.
Mobil hijau gelap menuju tenggara di Saint Bernard menuju MLK.
Agen dalam pengejaran. Kuulangi: Agen dalam pengejaran.
Apa - apaan itu ?
Sialan ! Ada polisi di semua tempat !
Sial ! Sial !
Ayo, Dalton.
Kau mau balapan sampai mati ? Ayo !
Keluar dari mobil, Danny !
Keluar dari mobil !
Kau penipu, bajingan !
Jatuhkan senjatamu !
Jatuhkan JoJo.
Jatuhkan senjatamu ! Jatuhkan !
Ahh !
Jatuhkan senjatamu !
Tiarap ! Tiarap !
Dia polisi ! Jauhkan dia.
Tiarap.
Persetan denganmu.
Kau anggota kami.
Kau membunuh putraku, bajingan !
Mati kau ! Anakmu juga akan mati !
Dia sudah mati. Sudah selesai.
Dia mau menembak. Itu protokol, Broker !
Broker ! Broker !
Jangan pergi ! Broker !
-- Dua Tahun Kemudian ---
Topimu keren.
Terima kasih.
Kembalikan.
Kau takut ?
Kubilang kembalikan.
Kau mau ? Ayo ambil !
Apa yang akan kau lakukan ? Menangis ?
Teruskan.
Menangislah.
Sudah kuminta dua kali.
Dua kali apa, pecundang ?
Kuminta dua kali.
Ya, jika kau mau pekerjaan ini sebaiknya lakukan dengan benar.
Semua jenis kayu bisa kau dapat di sini.
Ada pohon Cypress, juga lembaran kayu pinus panjang.
Ada pohon pinus yang terawat.
Itu kesukaanku.
Jika semua orang ingin menggunakan sampah murah...,
Sebaiknya mereka membelinya dari IKEA.
Lihat ini. Kayu ini dimakan rayap.
Astaga !
Aku heran kenapa pekerjaanku harus sama tiap dua tahun.
Lihat ini. / Halo ?
Aku segera ke sana.
Ada masalah ?
Ada sesuatu di sekolah Maddy.
Kau bisa selesaikan ? / Ya.
Sial, aku rekanmu. Bukan tukangmu, Broker.
Broker, tenang. Mungkin tak ada masalah.
Ya, mungkin kau benar.
Aku dengar, tapi kau harus tenang.
Tenang ? Aku tak tenang.
Kenapa aku harus tenang ?
Tidak, ini tak masuk akal.
Aku ini ini dibereskan, sekarang.
Pasti, Sayang.
Tapi marah - marah begini takkan berguna.
Siapa itu ? Kau kenal dia ? / Dengarkan saja, Jim.
Kau kenal dia ?
Aku tak kenal.
Diakah Ayah gadis kecil itu ? Kau Ayahnya ?
Tn. Broker ?
Ada apa ?
Maddy baik saja. Dia di kelas. Tolong ikut aku.
Aku ingin lihat Putraku.
Teddy, kau tak apa, Sayang ? / Cassie !
Lihat ini. Kau sakit ? Pasti sakit.
Seluruh bajunya ada darah, Jimmy.
Itu sebabnya kau harus awasi...
...jalang kecil itu saat bermain.
Hei, hei. Hei, hei.
Hei Apa ? Hei apa ? Ada yang ingin kau katakan ?
Hei, hei. Ada yang ingin kau katakan padaku ?
Biarkan saja mereka pergi.
Kenapa ada Sheriff ?
Dipanggil Cassie Bodine.
Terakhir kami bermasalah dengan Cassie, saat dia mengancam Kepala Sekolah.
Anak mereka punya kebutuhan khusus.
Aku Susan Hetch, Psikolog sekolah.
Aku Phil Broker.
Putrimu hebat.
Kau baik saja ?
Apa yang terjadi ?
Kuperingatkan dia dua kali seperti seharusnya.
Pemantau melihat Maddy memukul Teddy dengan keras.
Dia sengaja memukulnya.
Dia yang mulai, dia pengganggu.
Maddy, ayolah. Hei.
Mungkin ini salahku.
Aku mengajarinya membela diri.
Menurutmu bagus mengajari putrimu bertarung ?
Tidak.
Kalau membela diri iya.
Hei Maddy, bisa tunggu di Lobi sebentar ?
Ya, Bu. / Terima kasih.
Kenapa kalian pindah ke sini ?
Tempat ini terpencil.
Dia ingin kuda.
Ibu Maddy juga besar di daerah sini. Jadi...,
Ini tempat bagus untuk memulai hidup kembali.
Dia arsipnya tertulis, Ibunya baru meninggal.
Tahun lalu ? Ya.
Itu sulit baginya.
Ibunya sudah lama sakit.
Ada lagi ?
Kenapa dia menggangguku ?
Karena dia pikir kau beda.
Tapi aku tak berbeda.
Baginya iya.
Tak diapakan sama sekali.
Orang ini bebas berjalan.
Tak diapakan ! / Baik.
Kalau Begitu lakukan ! / Baik !
Hei, Broker ! / Hei, Jimmy.
Broker ! / Ke mobil, Sayang.
Ada apa ? / Ke mobil.
Jangan banyak bacot, Jimmy.
Jimmy, kembali ke mobilmu.
Kau behutang maaf pada Putraku.
Tenang, seperti kata polisi itu, ya ?
Jimmy, kembali ke mobilmu.
Jalang kecil memukul anakku...,
Ada yang harus minta maaf pada kami.
Benar sekali !
Jangan panggil dia begitu. Kumohon jangan panggil begitu.
Masuk ke mobil, Sayang.
Jangan memunggungiku.
Sayang, masuk ke mobil.
Hajar dia Jimmy. Hajar dia Jimmy ! / Hei, hei, hei.
Lumpuhkan dia, Jimmy. / Hei.
Hei, hei, hei.
Tangkap dia, Keith ! Lepaskan dia. Lepaskan.
Apa yang kau lakukan ?
Suruh orang ini pergi ! / Minggir.
Sial, apa yang kau lakukan ?
Keith, apa yang kau lakukan ?
Cassie, diam.
Kau akan membiarkannya ?
Tenang sayang, masuk ke mobil.
Kurasa tidak. / Tidak apa - apa.
Masuk ke mobil.
Lakukan sesuatu ! / Kau tak apa ?
Tarik nafas Jimmy. Astaga.
Ya, pergi begitu saja.
Aku dalam masalah ? / Tidak.
Aku lihat, dia lewat batas.
Apa kau harus membantingnya dengan keras begitu ?
Kau membanting pria di depan anaknya, Broker.
Aku juga sama, Sheriff.
Dia baik saja ?
No comments yet. Be the first to leave one.