The first 200 lines.
Apa yang sedang kau coba mainkan, saudara ku?
Kau bukan saudara ku.
Apa yang Vandal Savage rencanakan kali ini?
Kau meracau.
Aku bukan seorang klon.
Bagaimana?
Dia mengatakan yang sebenarnya...
Atau setidaknya percayalah, dia tidak bohong.
Keluar dari pikiran ku, Martian!
- Apa kau yakin? - Itu hanya pembacaan sekilas.
Aku tidak memasuki pikirannya, tapi dia tidak punya
hal yang ditutupi. Jadi. Ya,
- Aku sangat yakin. - Kau keparat yang malang.
Kau benar-benar tak tahu apa sebenarnya diri mu.
Kau menyebut aku keparat? Itu sangat kaya.
Menurut mu.
Ingatan mu dari penahanan mu yang sebelumnya...
Apa mereka terlihat lengkap?
Apa mereka bahkan terihat nyata?
Kau bilang kau ingat tiap kali aku mengunjungi mu disini?
Tentu aku ingat.
Kacuali bahwa aku tak pernah melakukannya.
Aku memang mengunjungi penjara,
masalah catatan publik, tapi
Aku tak pernah datang ke sel mu untuk menemui mu. Aku masih terlalu marah.
Itu... Itu bohong.
Itu tidak bohong.
- Pikiran mu bukanlah milik mu. - Aku bisa membantu mu
kalau kau mengizinkan ku.
Tidak.
Tidak. Aku tidak tahu permainan apa yang kau mainkan, tapi
itu tidak akan berhasil.
Beritahu kami saat kau sudah siap menerima kenyataan.
Aku bukanlah seorang kl...
*YOUNG JUSTICE* Season 04 Episode 17
"Leviathan Wakes"
Arion! Arion!
Arion!
Hanya raja yang sejati yang bisa selamatkan Xebel!
- Hanya raja yang sejati yang bisa selamatkan Atlantis! - Berikan pada kami raja sejati kami!
Berikan kami Arion!
- Arion apapun taruhannya! - Ini sudah satu minggu dan mereka masih
tetap saja meneriakkan namanya.
Aku seharusnya menahan yang disebut-sebut Arion ini atas nama pengkhianatan!
Hentikan itu, ayah!
Kau harus sadar bahwa tindakan semacam itu bisa mengubah keadaan ini
menjadi revolusi yang penuh dengan ledakan.
Dan bukan hanya di Xebel, tapi disetiap kota-negara
- di kerajaan. - Benar.
Bahkan di Nanauve, orang-orang memanggil Arion.
Kita harap bisa mengamankan situasi disini,
tapi, Aku khawatirnya mungkin kita sudah terlambat.
Sekarang, akhirnya, saat seluruh kerajaan mu dibawah ancaman,
kau bersedia untuk keluar dari gelembung kecil mu di Poseidon.
- Itu tidak adil... - Kau tidak lebih baik nak.
Kapan untuk terakhir kalinya putri raja dari Xebel
menjejakkan kaki atau mendatangi kota kelahirannya?
Aku anggap kalian berdua bertanggung jawab karena telah membiarkan si Arion ini untuk mengambil...
Dan bagaimana pertanggungjawaban mu Ryus Nereus?
Kau sudah merencanakan merebut kekuasaan ku selama bertahun-tahun,
menaburkan benih-benih dari krisis saat ini
kita berdua!
Kau berani berbicara seperti itu di dalam istana ku sendiri?
Bagus!
Sudah habisi saja! Sepertinya aku mencium bau-bau darah kerajaan
- di dalam air. - Cukup!
Perkelahian diantara kita sendiri takkan menyelesaikan apapun.
Dan meskipun kita curiga, Arion tak ada melakukan hal yang salah.
Faktanya, dia sangat mungkin sang raja sejati
yang memenuhi ramalan itu.
Ramalan itu tidak bisa dipenuhi tanpa mahkotanya Arion yang hilang.
Sebuah jawaban definitif untuk pertanyaan tentang aturan adalah mustahil.
Kau dengar itu?
Temukan lokasinya.
- Disebelah kanan mu. - Ketemu.
Bagus. Waktu respon kita meningkat.
Harus begitu. Kita sudah dibawah sini mengeduk dan menghindar dari lubang
panas ini selama berminggu-minggu.
Sejujurnya, Aku tidak menduga pencarian akan berlangsung
- begitu lama. - Tak seorangpun dari kita yang menduganya.
Demi janggut Neptunus.
Coral akan segera melahirkan, itupun kalau dia belum melahirkan.
- Kalau kita tak menemukan mahkota sialan itu segera... - La'gaan,
tak seorang pun yang memaksa mu menerima penugasan ini.
Entah apa kau ada disini seratus persen, atau kau sebaiknya
kau berenang pergi.
Kau benar.
Maaf.
Aku disini, Kaldur.
- Seratus persen. - Kalau begitu kita lanjutkan
dengan kaki atau sirip, sampai pekerjaan itu selesai.
Jangan terlalu dimasukkan hati, teman ku.
- Kata-katanya memang kasar, tapi... - Aku tahu
Aku hanya berharap aku punya kekuatan seperti dia.
Dia memang kuat... Tapi dia juga kelelahan,
dan sudah cukup lama.
Ditambah, kematian dari Conner Kent sudah sangat memukulnya.
Tentu saja.
Selama bertahun-tahun aku menahan kemarahan terhadap Conner, kemarahan, yang sangat tak dewasa.
Aku tak pernah berubah, dan itu menyakitkan, menyadari
Aku takkan pernah dapat kesempatan.
Aku tak bisa bayangkan kepedihannya Kaldur... Atau M'gann.
Seandainya aku tahu cara untuk membantu.
Begitu juga aku.
Kaldur menahan beban banyak sekali.
Aku khawatir itu hanya soal waktu
sebelum semua yang dia pendam, bangkit dan mengambil alih dirinya.
Kau dengar itu?
Temukan lokasinya.
Arion! Arion! Arion! Arion!
Aku berharap seandainya itu dalam keadaan yang berbeda,
Konfrensi para Delegasi ini sekarang akan kita mulai.
Utusan dari Karang di Neptunos tidak hadir?
Dia sedang bekerja, Yang Mulia.
Bagus sekali.
Memang. Dan dengan ketidakhadirannya, dia telah memberikan kuasa pada saya.
Kuasa dia? Untuk tujuan apa?
Yah, kami semua berangapan pertemuan ini akan berakhir dengan pemungutan suara.
Pemungutan suara untuk apa?
Demi Raja tinggi Atlantis
Mencoba menggoyang posisi ku saat ini!
Aku tak bisa menerimanya!
Teruslah lawan!
La'gaan!
Demi janggut Neptunus! Begitu rupanya.
- Kerja yang bagus. - Kaldur, lihat.
- Aku tak bisa melihat apapun. - Izinkan aku
Inilah sebabnya kenapa kita belum temukan mahkota itu.
Lebih dari beberapa milenium...
Dasar samudra bergeser.
Ibukota Atlantis yang asli tenggelam bahkan lebih dalam.
Demi para Dewa...
Whoa.
Seseorang telah berada di tempat yang salah pada waktu yang salah.
Huh. Aku penasaran siapa dia sebenarnya?
Ada sihir yang sangat kuat di dalam reruntuhan ini. Lewat sini.
Ini semakin kuat.
Yah. Aku rasa aku merasakan apa yang kau rasakan.
Begitu juga aku. Bersama-sama, kita mestinya
bisa menemukan sumbernya.
Sebelah sana!
Apa benar itu?
Itu pasti benar bendanya. Mahkota Arion!
Mahkota dari ramalan itu.
Oh, Ya ampun, jangan lagi!
Orin! Orin, apa kau ada disana?
Apa kau mendengar ku?
Jawab aku!
Atau kalau tidak posisi raja tinggi terisi.
Tidak apa-apa.
Kau lah orang yang aku cari.
Aku...
Aku inginkan kebenaran.
Itulah yang kita semua inginkan.
Sekarang rileks, dan buka pikiran mu pada ku.
Hmm.
Aku mengenali sentuhan pikirannya Psimon.
Bahkan faktanya, sidik jarinya ada ada di seluruh psikis mu.
Dia menutupi pekerjaanya dari mu-
tapi tidak dari ku.
Aku bisa membawa mu kembali
kepada ingatan mu yang nyata, yang awal.
Dia terbangun.
Kekuatan-bertumbuh hampir lengkap?
Aku rasa dia sekarang akan menghilang dan hilang kesadarannya
sampai diaktifkan?
Baik. Tapi dia sudah melihat kita.
Pastikan Psimon menghapus ingatan ini.
Arion! Arion! Arion! Arion!
Aku tak pernah menginginkan ini.
Tapi mungkin, demi keutuhan dari Atlantis,
Aku harus sekali lagi mengenakan jubah kepemimpinan.
Dengan segala hormat, Tuan Arion,
Atlantis sudah mempunyai pemimpin.
Maafkan saya, ratu, tapi rakyat tidak setuju.
Raja Orin adalah seorang pahlawan hebat, tapi Atlantis tak pernah menganggap dia
sebagai Annax, kecuali di Poseidonis.
Tuan Arion, dilain sisi,
telah mengumpulkan semua orang mengelilingi dia dengan menyelamatkan Atlantis dua kali,
dan dia sepertinya memenuhi ramalan itu.
Itu hal yang sekunder.
Mari kita coba lihat kenyataannya.
Rakyat sedang ada diambang pemberontakan terbuka.
Kalau masing-masing dari kita harus mempertahankan kuasa
dari masing-masing kota-negara kita, kita harus
memilih Arion sebagai Raja Tinggi.
Kedua-duanya subyek telah menerima transfer Psy-Back,
dengan ingatan engramnya Ocean-Master,
direkam tepat sebelum penahanannya?
Bagus.
Kalau begitu proyek Thrinos bisa dilanjutkan.
Lepaskan Ocean-Master.
Jadi,
dengan tujuan untuk melindungi posisi kekuasaan mu,
kau akan menyerahkan kerajaan kita pada seseorang yang hampir kau
- tidak kenal sama sekali? - Aku hargai semua yang telah dilakukan Arion,
tapi bahkan untuk mempertimbangkan memberikan dia mahkota...
Orin, kau tak perlu lakukan ini.
Aku seorang raja, bukan seorang diktator.
Dan melayani demi kepentingan rakyat.
No comments yet. Be the first to leave one.