The Satanic Nun

The Satanic Nun

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Bad Nun 2018 DVDRip XviD AC3-EVO
A Commentary by Bandar1

Tags

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
XviD
AC3
Published on: 2018-08-31
Downloads: 27
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Benar, di sana, ya.

Itu bagus.

Ya, di sana, ya.

Itu bagus, jangan bergerak, itu indah.

Kerja bagus. Bagus, bagus, sangat bagus.

Sekarang...

Jangan bergerak.

Tidak...

Anak yang kuat, ya?

Ya, itu benar, sangat kuat.

Sangat kuat, 'kan?

Kau pria yang sangat kuat, 'kan?

Tidak!/ Ya, kau kuat.

'Kan? Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Bajingan tukang selingkuh.

Kecocokanmu masih menunggumu!

Hei, aku akui kau sangat mempesona

Terima kasih, kau juga.

Keluar dan bersantai?

Wow, itu cepat.

Maaf, tapi saat aku bicara dengan wanita sepertimu, kenapa menunggu?

Aku tak tinggal diam saat bertemu wanita secantik kau.

Harus jadi yang pertama.

Maaf jika aku cenderung blak-blakan. Minum? Di tempatku? Malam ini?

Minum, ya?

Jika aku beruntung, aku mau ciuman

Entahlah...

Lanjutkan

Ayo pergi temui pria yang sangat baik dan tampan.

Kenapa tidak?

Kurasa aku sudah sampai? Tidak melihat nomor pintunya!

Aku melihatmu. Kau sudah sampai. Masuklah.

Kau bisa lihat aku?

Aku bisa. Masuklah.

Di depan pintu

Apa kau memang di sini?

Tak apa, ayo.

Naiklah ke atas. Pintunya tak dikunci. Masuklah.

Astaga...

Halo?

Dimana aku menunggu?

Ruang tamu. Aku segera turun.

Ruang tamu?

Kau terlihat cantik

Apa kau akan keluar dan menyapaku?

Giles?

Dengar, aku akan pergi sekarang.

Jangan pergi.

Baiklah, aku pergi sekarang.

999, apa layanan yang kau butuhkan?

Polisi.

Baik, segera menyambungkan.

Polisi, halo?/ Polisi, di mana alamatmu?

Ya Tuhan, kau harus bantu aku. Kau harus bantu aku, kumohon.

Bu, dimana kau saat ini?

Dia mau membunuhku!

"Dia" siapa, bu? / Aku tidak tahu, aku tidak tahu...

Maksudku, ini sebuah rumah!/ Bisa kau tinggalkan rumahnya?

Tidak, tidak...

Jangan tutup teleponnya, kami akan melacak lokasimu.

Tolong aku, kumohon. Tolong cepatlah, aku mohon.

Kami berusaha semampunya melacak lokasimu, Bu,

Apa kau bisa melindungi dirimu? Apa ada sesuatu di sekitarmu?

Tidak...

Tidak...

Sangat kuat.../ Bu, apa kau di sana?

Bu?

Pria yang kuat.

Kau pria yang kuat, bukan?

Pria yang kuat. Ya, kau kuat.

Ya, kau kuat./ Bu, apa yang terjadi di sana?

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Ya, kau kuat./ Tidak.

Bu, apa yang terjadi di sana?

Jiwanya sudah damai sekarang.

30 Hari Kemudian 58 Mil Jauhnya

Kau tahu apa yang lucu, kau bahkan tak tahu namamu.

Biar aku memanggilmu, Tn. Besar, bagaimana?

Tn. Besar terlihat baik.

Duduk, Aesha.

Baiklah...

Kau pergi keluar lagi semalam.

Ibu pikir kau bilang kau belajar bersama Imogen?

Maaf./ Berhenti meminta maaf, Aesha!

Maaf tidak berarti apa-apa.

Itu tak mengubah faktanya jika kau membohongi Ibu lagi.

Tidak mengubah fakta kau tak mengerjakan tugasmu lagi, benar?

Baiklah, aku tahu, aku mengacau lagi.

Ibu tak mau menjadi ibu seperti itu, kau tahu itu.

Ibu tak bisa melihatmu melakukan ini kepada dirimu sendiri,

Tidak setelah apa yang terjadi dengan ayahmu.

Ibu membutuhkanmu, kau tahu itu.

Dan terkadang, ibu melihat ayahmu di dirimu dan itu membuat ibu takut,

Karen aku tak boleh berakhir seperti ayahmu, mengerti?

Kau gadis kecil ibu dan kau harus fokus.

Kemari, ibu punya sesuatu untukmu.

Ibu anggap sinyalnya jelek,

Tapi orang itu bilang di sana ada WiFi,

Jadi ibu setidaknya mengharapkan SMS.

Baiklah.

Nikmatilah dirimu sendiri, bersantai, dan SMS ibu jika kau sudah sampai.

Itu juga akan salju, jadi kau bisa kirim ibu swafoto.

Aku takkan mengecewakan ibu./ Dengar, namanya Dan,

Dan dia akan menjemputmu dari stasiun, mengerti?/Mengerti.

Keretanya datang sebentar lagi, jadi, sampai nanti.

Sampai bertemu lagi.

Baiklah. Sekali lagi terima kasih.

Aku merindukanmu.

Ibu rasa kau harus pergi...

...dan tak menemukan pengalihan selama akhir pekan ini.

Pergilah dan keluarkan semuanya.

Nn. Wadia?/ Hai.

Halo, kau bisa panggil aku Aesha./ Hai, senang bertemu kau, Aesha.

Senang bertemu denganmu juga. Itu Dan, 'kan?/Dan.

Kebanyakan orang memanggilku sebagai "Orang B&B."

Aku mengerti. Terima kasih untuk itu.

Baiklah. Ini kurang lebih 40 menit perjalanan,

Aku sudah siapkan kau botol air...

...dan beberapa minuman segar di tas.

Terima kasih. 40 menit? Aku seharusnya naik taksi.

Maafkan aku.

Jangan khawatir, itu salahku karena tinggal begitu jauh. Ayo.

Wow.

Kau punya tempat yang bagus./ Terima kasih.

Silakan ambil apa saja yang ada di lemari.

Ini tipe B&B, milikku-milikmu, jadi anggap saja rumah sendiri.

Sebagian besar dari itu sebenarnya dari ternak di sini,

Jadi semuanya segar./ Tidak mungkin. Itu keren.

Bisa kita ke kamarmu?

Ya, tolong, aku sangat lelah.

Silakan masuk dan buat dirimu nyaman di dalam kamarmu.

Aku sudah letakkan handuk baru di ranjangmu,

Jika kau butuh yang lainnya, cukup beritahu aku.

Aku juga punya mesin cuci di bawah.

Silakan gunakan semaumu

Deterjennya di samping mesin. Ada pertanyaan?

Tidak, itu sudah bagus.

Maaf. Aku merasa terlalu banyak berbicara di sini

Tidak, itu sempurna.

Ya, terima kasih. Dan juga terima kasih untuk tumpangannya.

Dengan senang hati. Semoga malam pertamamu indah.

Dan kita bisa bertemu lagi besok.

Terima kasih.

Jika kau butuh sesuatu, aku berada di kantorku...

...selama beberapa jam ke depan, di lantai bawah.

Baiklah, bagus.

Malam./ Malam.

Ya Tuhan, benar-benar kebetulan...

...kau menghubungiku di saat aku mendapatkan sinyal.

Astaga, aku tahu, 'kan? Ini seperti Aesha-nya WiFi,

Bagaimana di sana? Beritahu aku.

Entahlah, hanya saja kupikir aku mencernanya dengan caraku sendiri,

Aku tak mengira yang aku lakukan menyebabkan drama sebesar ini...

...hingga ibuku mengirimku ratusan mil jauhnya...

...hanya untuk duduk sendirian dan memikirkan yang sudah aku lakukan,

Seolah aku telah terjatuh dari langkah kenakalan.

Apa yang menurut Ibumu kau butuhkan?

Entahlah. Jujur, menurutku terjebak di sini sendirian...

...bukanlah ide yang bagus. Maksudku...

Baiklah, SMS aku alamatnya.

Tidak./ SMS aku alamatnya!

Tidak, ini sangat jauh. Kau tak perlu lakukan itu,

Menurutku itu bukan.../ Diamlah, Aesha, oke?

Cepat beritahu aku alamatnya, oke?

Tidak, Ibuku akan membunuhku, dan juga kau.

Baiklah, aku sangat menyayangimu. Sampai nanti. Dah

Kenapa?

Jika kau bisa dengar aku,

Melihatku,

Maka aku minta maaf.

Aku minta maaf untuk perbuatanku hingga berdampak pada Ibu.

Aku hanya merindukanmu,

Aku merindukanmu, Ayah.

Cukup berikan aku pertanda, atau sesuatu.

Agar aku tahu kau masih di sini.

Halo?

Halo?

Halo?

Hai, maaf, aku tak bermaksud masuk tanpa izin.

Aku akan pergi sekarang. Jadi, ya...

Aku tak bermaksud mengagetkanmu.

Kulihat kau menemukan gereja.

Ya, aku hanya melihat-lihat.

Itu seharusnya terkunci. Kau harus berhati-hati.

Kau bisa ditahan memasuki tempat seperti itu.

Tidak, aku hanya masuk ke dalam. Ada seseorang di sana. Biarawati.

Biarawati?

Gereja ini ditutup.

Itu dibuka. Aku melihat dia./ Kau masuk ke dalam?

Ya.

The Satanic Nun subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left