Nobody Knows

Nobody Knows (아무도 모른다)

Download Indonesian Subtitle

Release info

아무도-모른다-Nobody Knows E21-E22-NEXT-VIU
A Commentary by CliffEdge
Translate manual

Tags

other
Published on: 2020-04-07
Downloads: 30
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Jangan takut.

Aku di sini untuk menyelamatkanmu.

Meski kesakitan dalam hidupmu membuatmu jatuhh,

tapi cintaku akan membuatmu berdiri lagi.

Ahh, maaf maaf.

Eun Ho.

Aku lelah.

Terima kasih...

karena sudah hidup.

Ahjumma.

Kamu sudah sadar?

Bagaimana dengan tanaman itu?

Apa masih hidup?

Kenapa kamu menangis?

Bu, kenapa kamu disini?

Eun Ho.

Eun Ho.

Eun Ho!

Terima kasih.

Terima kasih banyak.

Eun Ho...

Apa aku terluka?

Kamu tidak ingat?

Tidak.

Tidak apa-apa, Eun Ho, tidak apa-apa.

Aku akan memanggil dokter.

Tidak, biarkan aku pergi.

Aku khawatir akan mengatakan semuanya...

Apa itu tidak-apa-apa?

Biarkan aku yang pergi.

Biarkan aku yang pergi.

Tanamannya baik-baik saja.

Tidak akan mati hanya karena kau tidak menyiramnya sekali.

Sekali?

Lalu apa kalendernya salah?

Untukmu,

Seharusnya tanggal berapa sekarang?

Bukan tanggal, tapi bulan.

Sudah lebih dari sebulan.

Percakapan antara

Inspektur Cha dan Seo Sang Won masih belum diketahui.

Banyak yang berspekulasi bahwa Inspektur Cha mengeluarkan...

dendam pribadinya padanya...

Sang Ho, Eun Ho sudah bangun.

Dia bisa menyalahgunakan kekuatannya untuk...

Tunggu disini.

Pembunuhan kesembilan dalam pembunuhan berantai...

Ayo lihat.

Bisa kau gerakkan jari kakimu?

Baik.

- Kau akan segera pulang. - Terima kasih.

Kehilangan memori jangka pendek akan sembuh dengan sendirinya,

jadi jangan terlalu tertekan.

Tolong beri tahu aku jika ada sesuatu yang tidak nyaman.

Ok ok. Terima kasih.

- Dokter. - Iya?

Ingatanku...

Bisakah mereka hilang selamanya?

Entahlah. Ini bukan bidang keahlianku.

Dokter lain akan menemuimu besok.

Beristirahatlah.

Baik. Terima kasih dokter.

Dokter.

Iya?

Kau kembali duluan.

Apa tidak ada pengobatan khusus untuk amnesia?

Amnesia bukan bidang keahlianku.

Apa yang aku tahu...

Pasien tidak boleh diajukan pertanyaan yang menimbulkan stres.

Aku mengerti.

Juga, tentang apa yang kau katakan padaku.

Apa kau juga akan memberi tahu Baek Sang Ho Daepyo?

Maaf?

Apa kau belum...

melaporkan kondisi Eun Ho padanya?

Ya, dia membayar tagihan rumah sakitnya.

Ya tentu saja. Dia sangat penasaran.

Ceritakan semuanya tentang kondisi Eun Ho termasuk...

hilangnya ingatan selama sebulan terakhir.

Lalu...

Beri tahu Baek Daepyonim kalau Eun Ho...

tidak akan bisa mengenalinya.

Tidak ada kerusakan otak, jadi mungkin itu amnesia disosiatif.

Tidak ada perawatan untuk amnesia jenis ini.

Dia tiba-tiba bisa mengingat semuanya...

atau ingat sedikit demi sedikit.

Atau mungkin ingatannya tidak akan kembali.

Aku sekarang ada pasien.

Tidak masalah. Baiklah.

Kamu disini.

Aku baru saja akan meneleponmu.

Sepertinya seseorang yang lebih penting dari aku?

Itu hanya senior dari SMA.

Hilang ingatan selama sebulan terakhir?

Itu berarti dia tidak bisa mengingat Jang Ki Ho.

Tapi Jang Ki Ho akan mengingatnya.

Aigoo, Yun Sajangnim, Ada apa meneleponku jam segini?

Dimana kamu sekarang? Aku ingin bertemu.

Apa kau ingin secangkir teh baru?

Tidak usah.

Jika terlalu panas, aku tidak bisa meminumnya seperti ini.

Aku juga harus nyeruput sedikit demi sedikit...

atau tunggu sampai dingin.

Aku bertanya pada anak itu.

Tapi dia kehilangan ingatannya.

Aku tidak bisa meminumnya.

Benar-benar gila. Ini sangat menjengkelkan.

Hei.

- Untuk apa itu? - Diam, ya?

Ini pengintaian. Apa yang kau lakukan?

Astaga, kau tidak perlu memukul mulutku.

Lalu apa? Haruskah aku memukul lehermu?

- Apa komentarnya? - Lupakan.

Mereka pikir Cha Timjangnim sengaja membiarkan Seo Sang Won mati...

karena balas dendam?

Orang bilang dia melakukan pekerjaan dengan baik...

dan mereka akan memikirkan hal yang sama.

- Terus? - Tapi beberapa orang gila...

mengatakan dia menusuk tangannya dan sengaja mendorongnya...

dari atap.

Dan orang-orang tetap menyukai komentar ini.

Astaga.

Kita tahu pasti...

bahwa dia bukan orang yang menusuk tangan Seo Sang Won.

Saat dia sampai di sana, dia sudah kehabisan darah.

Benar.

- Apa? - Apa?

Hanya itu saja? Apa lagi?

"Apa lagi"?

Tidak ada orang lain yang tahu selain Cha Timjangnim.

Hei, ini dia.

(Apakah Dia Menyelidiki selama 18 Tahun untuk Membalas Dendam?)

Apa yang dia katakan?

Mengapa kau bertanya?

Apa kau bisa melakukan sesuatu.

Kalian harus pulang dan beristirahat.

Cha Timjangnim akan...

menghadapi banyak masalah.

Dan kita mungkin terlibat juga.

Terutama kau, Jae Hong.

Kau berada di sana saat Seo Sang Won jatuh.

Kalian harus pergi.

Baik.

Kau juga, Opsir Yun.

Ya pak.

- Apa Opsir Yun meneleponmu? - Iya.

Ada apa denganmu?

kau membuat kekacauan di tempat kerja,

dan membuatku meneleponmu dulu?

Aku minta maaf.

Eun Ho bangun...

Meski begitu, bagaimana kau bisa...

Eun Ho bangun?

Ya, tapi dia tidak bisa mengingat apa pun.

Bukan hanya kecelakaan...

tapi sebulan terakhir.

Pak...

Pak, sampai ketemu besok di kantor.

Ada sesuatu yang lebih penting sekarang.

Ah, kau disana.

aku baru saja mendengar tentang kondisi Eun Ho.

Aigoo, aku ingin langsung bertemu dengannya.

Tapi sekarang, aku orang asing baginya.

Jadi aku harus bersabar, kan?

Ya, harap bersabar ini ujian.

Dia akan mendapatkan ingatannya kembali secepatnya.

Tentu saja.

Cha Hyeongsa, kau mau Eun Ho...

mendapatkan ingatannya kembali?

Sepertinya kau tidak.

Apa mengetahui kebenaran itu sangat penting?

Hasilnya tidak akan berubah.

Apa menurutmu itu sepadan dengan rasa sakitnya?

Ya, untukku.

Tidak tidak.

Aku tidak berbicara tentangmu. Aku sedang berbicara tentang Eun Ho.

Otak Eun Ho...

sedang mencoba melindunginya...

dari rasa sakit dan bahaya.

Bukankah itu luar biasa?

Apa itu berarti dia akan dalam bahaya...

jika dia mendapatkan ingatannya kembali?

Eiiii.

Kau salah paham lagi.

Semakin dia mengingatnya,

semakin dia mengingat hal-hal...

yang lebih baik dia lupakan saja.

Dan itu akan berlangsung seumur hidup.

Bukankah itu seperti hidup dalam mimpi buruk?

Kau terlihat seperti kehilangan negara.

Pernahkah kau melihat seseorang yang kehilangan negara mereka?

Maaf, tapi jangan macam-macam denganku.

- Tolong... - Aku minta bantuan.

- Katakan. - Apa kau menulis laporan...

berdasarkan apa yang kau lihat pada hari kematian Seo Sang Won?

Timjangnim mungkin tampak aneh hari itu.

Tapi kau tidak menuliskannya.

- Terus? - Aku mau kau...

menjawab pernyataan sesuai isi laporan yang kau tulis.

- Apa kau tidak marah? - Tentang apa?

More Indonesian subtitles for Nobody Knows

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left