The first 200 lines.
Oke, anak-anak, kalian punya 15 menit.
Badai akan datang, dan aku ingin kita sudah di jalan sebelum badainya sampai.
Berapa banyak batu yang kita harus temukan?
- Dua. Kuarsa mawar dan batu meteor. - Baiklah, kita lihat siapa pertama menemukannya.
Dapat satu.
Kau anjing pelacak batu, Clark.
Hei, Clark.
Hei, Lana.
Kapan perburuan geologi ini berakhir?
Tidak banyak beruntung?
- Ada yang lebih banyak mengomel lebih daripada menggali. - Maaf ...
... tapi kurasa geologi lebih tak berguna bahkan daripada aljabar.
Aku bisa memesan bebatuan ini secara online dan semuanya akan dikirim ke rumahku.
Hei, Holly, kau mau sepotong batu meteor?
Oh, aku sudah berhenti mencari. Terima kasih.
Tidak masalah, kapan saja.
Hei, pecundang, berhenti menggoda pacarku, oke?
Lain kali, aku akan melemparkan "batu"mu sampai ke kota sebelah.
- Ya, boleh dicoba. - Oh, ya?
Kau beruntung ayahmu guru.
Eric?
Berapa sampel yang sudah kau kumpulkan?
- Beberapa, kacamataku terus berkabut. - Selesaikan tugasmu, Eric.
- Tapi, Ayah ... - Mr. Summers, kalau di sekolah.
Kau punya 10 menit untuk menyelesaikan tugasmu. Sebaiknya temukan batu-batu itu.
Untunglah dia bukan ayahku.
Ada yang melihat Eric? Sepertinya dia tersesat.
Aku akan menemukannya.
Eric! Eric!
Clark!
Aku butuh bantuanmu.
Aku memuat semua jerami, dan ...
Hei.
Kau baik-baik saja?
Ya, aku hanya sedikit lelah.
Truk ini tenggelam sampai poros di lumpur dan ...
- Sapi-sapi tidak akan bisa makan sendiri. - Ya. Bisa kau bantu, tolong?
- Siap? - Siap!
Tunggu!
Oke!
- Clark, kau mendorong? - Ya!
Clark ...
Ayolah, Nak, kita tidak punya waktu untuk ...
Apa yang terjadi?
Aku tidak tahu.
Ini jaket yang bersih, sayang, kau merasa lebih baik?
Aku hanya tidak mengerti apa yang salah denganku. Dan mengapa aku berdarah?
Mungkin itu hanya bagian dari pertumbuhanmu, seperti pandangan x-ray ...
... atau mungkin petir tadi itu ada hubungannya, aku tidak tahu.
Aku akan baik-baik saja, kan?
Yang kau harus lakukan adalah pergi ke sekolah ...
... dan jika sesuatu terjadi atau memburuk, hubungi kami.
Kau tahu, ini aneh. Aku tidak pernah khawatir akan sakit sebelumnya.
Kau tidak sakit, Clark, kau tidak sendiri.
Oh, kau hanya ketinggalan bus, kau harus buru-buru.
- Ada yang salah? - Kecepatanku juga hilang.
Pagi, Ibu.
- Pagi, Dad. - Kau terlambat, dan aku tidak bisa menunggumu.
Beri dia lima menit, mengapa terburu-buru?
Aku ada rapat fakultas.
Baik.
Aku akan mengantarmu kalau kau siap berangkat.
Terima kasih.
- Mr. Summers. - Jangan pakai nada itu denganku.
Aksi kecilmu kemarin hampir mengambil nyawa seorang siswa.
- Aku hanya bisa minta maaf berkali-kali. - Itu bodoh dan egois.
Mengapa tidak simpan pidato itu untuk kelas ayah?
- Bagaimana kau melakukannya? - Ayah yang guru, cari tahulah.
Kau berangkat dengan ibumu.
Kau baik-baik saja?
Ya, kenapa?
Biasanya kau berjalan tanpa berkeringat. Hari ini kau terlihat seperti akan mati.
Tidak, aku baik-baik saja.
- Apa yang salah? - Kakiku, itu menyakitkan.
Itu cuma kram, bawa jalan saja.
Kau berantakan hari ini, Clark.
Eric.
Hei, kau punya waktu sebentar?
Ya, tentu. Apa?
Kita belum dapat kesempatan untuk bicara setelah apa yang terjadi kemarin.
Yeah, terima kasih untuk menyelamatkanku. Tindakanku itu bodoh.
Jadi kau merasa baik-baik saja?
Sebenarnya, aku merasa hebat.
Tapi tidak ada yang berbeda pada dirimu?
Mengapa, apa harus ada?
Tidak, aku hanya senang kau baik-baik saja.
Clark ...
... hidungmu berdarah.
- Terima kasih untuk tumpangannya. - Terima kasih.
- Mau masuk untuk menyapa Nell? - Aku tak bisa.
Aku harus segera ke toko. Hari stok.
Kita ketemu nanti malam?
Giliranku menjaga ayahku di rumah sakit.
- Dia pasti akan pulih. - Tentu, dia hanya ...
Dia perlu merasa seperti dia yang memegang kendali.
Bagaimana kabarmu?
Tidak terlalu bagus.
Tidak bisa mengerjakan tugas sekolah, tidak bisa berlatih.
Mungkin harus mengucapkan selamat tinggal pada beasiswaku.
Datanglah malam ini, aku akan membantumu dengan pekerjaan rumahmu.
Hei, sejak kapan Nell menjual toko ini?
Apa?
Mengapa kau tidak bilang padaku kalau kau menjual toko?
Maaf, aku baru saja membuat keputusan itu pagi ini.
- Lalu kapan kau berencana memberitahuku? - Aku tidak mengerti mengapa kau begitu marah.
Maksudku, kau tak pernah menunjukkan perhatian pada toko ini sebelumnya.
Dan sekarang aku harus berkonsultasi denganmu?
- Apa kau menjual teaternya juga? - Ya, Lana, itu bagian dari bangunan ini.
Kau tahu betapa bangunan ini berarti bagiku.
Jika aku membuat keputusan bisnis berdasarkan perasaan sentimen ...
... aku sudah bangkrut sejak lama.
Selain itu, teater film ini sudah ditutup selama berbulan-bulan.
Aku akan menjual bangunan ini dan pindah ke toko yang lebih kecil.
- Pasti ada cara lain. - Dengar, aku hanya memikirkan masa depan kita.
Beres dengan jerami.
Bagaimana kau menghadapinya?
Mengingat pekerjaanku biasanya selesai dalam lima menit dan sekarang butuh dua jam ...
... aku baik-baik saja.
Selama kau tidak jadi lebih buruk lagi, Kupikir kita bisa menghitung berkat-berkat kita.
Lebih baik aku mengerjakan pagar itu sebelum makan malam.
Kau perlu istirahat. Aku akan mengurusnya besok pagi.
- Oh, Dad, aku bisa melakukannya. - Baiklah, tapi ingat sesuatu.
Butuh waktu bertahun-tahun untuk terbiasa dengan kemampuanmu. Kau tak bisa berharap terbiasa dalam 24 jam.
Tutup pintunya.
- Hei, Dad. - Ya.
Bagaimana kau mampu melakukan ini setiap hari?
Latihan bertahun-tahun.
Ini adalah pekerjaan yang sangat bagus, Roger.
Semua bukti fisik mengarah pada penjelasan ini.
Aku yakin kau sudah berkonsultasi dengan sumber profesional yang berkualitas.
Seorang wartawan tak pernah mengungkapkan sumbernya.
Kau bekerja untuk Inquisitor, bukan Daily Planet.
Aku ingin menguji para ahli itu sendiri. Aku akan memberimu 10 untuk satu nama.
Baiklah.
Ini akan membuat sebuah cerita yang hebat.
Tak boleh ada seorangpun yang tahu tentang hal ini.
Dan jika cerita ini sengaja bocor ...
... kau dan aku akan memiliki masalah kepercayaan yang serius.
Berlawanan dengan dekatnya hubungan pribadi yang kita nikmati sekarang.
Lex, apa yang membawamu ke mari?
Aku perlu bicara.
- Kau punya waktu sebentar? - Kalau kau mau membantuku dengan pagar ini.
Kau tidak bisa mengangkat itu sendiri?
Dengar, aku sudah memutar jerami selama dua jam, aku hampir tak bisa mengangkat lenganku.
Jadi, ada apa?
Kita ini teman, kan?
Ya, terakhir kali kuperiksa memang begitu. Ada apa?
Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada hari mobilku jatuh dari jembatan itu.
Aku menyelam dan menarikmu keluar.
- Dan hanya itu? - Lex, seriuslah, apa yang salah?
Kupikir kau tidak benar-benar jujur, dan kupikir aku tahu kenapa.
Baiklah, kalau begitu kau yang ceritakan apa yang terjadi.
Kupikir aku menabrakmu dengan kecepatan 90 km/jam ...
... lalu kau merobek atap mobilku, menarikku keluar dan menyelamatkan hidupku.
Kau sahabat sejatiku yang paling dekat yang aku punya sepanjang hidupku.
- Kau tidak perlu menyembunyikan apa pun. - Kau pikir aku menyembunyikan sesuatu?
Oke, ini.
Ambil palu ini. Pukul aku di mana saja.
- Aku tidak akan memukulmu, Clark. - Ayolah!
- Kalau aku memang tertabrak mobil itu, kau takkan bisa menyakitiku. - Aku hanya ingin kebenaran.
Yang benar adalah, aku hanya seorang pria yang mencoba melakukan hal yang benar!
Tidakkah itu cukup?
Rupanya, Clark masih melakukan tugas-tugasnya dan itulah mengapa ia mengabaikan kita.
Dia bertingkah aneh akhir-akhir ini.
Nah, Clark memang selalu bertindak aneh. Beri aku yang lain.
Dia begitu lelah di kelas matematika hari ini, wajahnya tertanam di mejanya.
Aku punya dua kata untuknya: Indikator Kekuatan.
Berikan laptopku!
- Kembalikan. - Menyingkir dari jalanku, nak.
- Kau lihat itu? - Ya. Luar biasa.
Terima kasih. Itu menakjubkan.
Kapan saja.
Kurasa kita tahu apa yang terjadi dengan kekuatanmu.
Pasti karena serangan petir itu.
Kau bilang saat itu Eric memegang batu meteor.
Pasti itu mentransfer kekuatanmu, entah bagaimana.
Kau tahu, sembunyi selama bertahun-tahun ...
... aku ingin tahu apakah itu layak.
Semua orang baik-baik saja dengan Eric.
Yah, itu hanya untuk saat ini, Clark.
Nah, pertanyaannya adalah apakah itu sementara atau permanen.
Kau tahu apa yang mereka katakan: Petir tidak pernah menyambar dua kali di tempat yang sama.
Dengar ...
Dugaanku adalah kekuatanmu takkan kembali.
Mungkin menjadi normal tidak akan begitu buruk.
- Maksudku, itu berlaku untuk Ayah dan Ibu. - Oh, terima kasih.
Kau tidak lagi merasa ada yang berbeda denganku sekarang, kan?
Clark ...
Kau adalah anak kami, tak peduli apakah kau dapat mengangkat traktor atau tidak.
Apa yang harus kulakukan sekarang?
Yah, hidup tidak pernah mudah bagi siapa pun ...
... apakah kau normal atau super, kau masih tetap Clark Kent.
Dan kau dibesarkan dengan cara tertentu dan itu tidak pernah akan berubah.
Tentu, kemampuanmu adalah bagian dari dirimu, tetapi itu tidak mendefinisikan dirimu.
Lihatlah sisi baiknya, Clark. kau tidak harus bersembunyi lagi.
Cobalah untuk bersenang-senang.
Kau agak lega, bukan?
Yah, dia selalu bilang ingin menjadi normal. Sepertinya dia mendapat keinginannya.
Anda harusnya melihatnya. Eric melemparkan pria setinggi 30 kaki.
Dan tidak hanya mengembalikan laptopku ...
No comments yet. Be the first to leave one.