The Out-Laws

The Out-Laws

Download Indonesian Subtitle

Release info

ㅡThe Out Laws NF-RT-01:37:28
A Commentary by DD_Movie

Tags

other
Published on: 2023-11-13
Downloads: 37
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Datanglah si pengantin

Berpakaian serba...

Tangga.

...putih

Ikuti suaraku. Di sini. Berhenti di situ.

Baik, buka matamu.

Ini denah tempat duduk 3D, dibuat sesuai skala, tentunya.

Setiap figur karakter sesuai dengan kepribadian

dan/atau penampilan tamu kita.

- Sayang, ini luar biasa. - Kau suka?

Ya, aku suka. Sangat suka.

Siapa He-Man?

Apa maksudmu?

Lihat bokongnya, lalu lihat bokongku.

- Bukankah itu sama? - Ya, kini aku melihatnya.

Bagaimana? Mempelai wanita yang memutuskan.

Itu orang tuamu, 'kan? Bisakah tambahkan dua lagi ke meja itu?

Orang tuaku mengirim surel bahwa mereka akan datang.

- Kau bercanda? Apa? - Ya.

Astaga! Astaga, Parker.

Ya! Akhirnya aku bisa bertemu orang tuamu.

Baiklah.

Aku akan menikahinya.

Astaga, itu... Kau pasti sangat bersemangat.

Kau bersemangat? Kau tak bersemangat. Apa kau bersemangat?

- Apa ada kejadian gila? - Ya, tidak, aku...

Ini sangat bagus. Aku...

Sudah kubilang. Mereka bisa...

Mereka bisa merepotkan.

Oke. Sudah bertemu orang tuaku?

Aku memilih Skeletor dan Medusa

karena tak ada boneka Stalin dan Lizzie Borden.

Aku mungkin akan menyesal jika orang tuaku tak datang.

Benar. Kita akan melalui ini.

Tak ada yang tak bisa ditangani He-Man dan Power Ranger merah muda.

Kecuali Hordak muncul di pernikahan.

Apa itu referensi He-Man yang kurang populer?

Ya.

Aku mencintaimu.

Aku juga mencintaimu.

Bibimu Linda, dia alergi terhadap nikel. Apa peralatan makannya mengandung nikel?

Entahlah, Bu.

Alat makan perak murahan berlapis nikel. Kau akan berhemat pada peralatan makan?

Kami akan siapkan peralatan perak murni bermutu tinggi.

- Oke? - Bagus.

Bukan itu alasanku menelepon. Ada kabar baik.

Orang tua Parker bisa datang ke pernikahan.

Halo? Aku tahu kalian di sana. Siulan hidung Ayah terdengar.

Orang tua mana yang melewatkan pernikahan putrinya?

Itu intinya, mereka tak melewatkannya.

Yang benar saja.

Mereka tinggal bersama suku Yanomami di Amazon.

Mobilitasnya agak sulit.

Pantas Parker menjadi penari telanjang.

Dia bukan penari telanjang! Sudah kubilang jutaan kali.

Dia mengelola studio yoga. Yang sangat sukses.

Aku tak tahu itu.

Kalian tahu! Aku mengundang kalian ke kelas.

- Kau berharap ibumu naik ke tiang? - Tak ada tiang! Ini studio yoga.

- Bisnisnya pasti laris. - Memang. Tapi tak seperti yang Ayah kira.

- Aku cuma bilang. - Ayolah.

Bisakah kita tak membuatnya aneh? Sekali ini saja?

- Aneh? - Aneh? Kami tidak aneh. Kau yang aneh.

Kami membicarakan soal itu baru-baru ini.

Kau menjadi aneh, Owen.

Itu benar!

Kau tak pernah bersikap seperti itu sebelum bertemu penari telanjang ini!

SUNRIDGE BANK UNITED

MILIK OWEN T. BROWNING - MANAJER BANK

OWEN T. BROWNING MANAJER BANK

OWEN T. BROWNING MANAJER BANK

Kau belum bertemu orang tua wanita ini?

Itu wajar. Mereka jauh dari peradaban selama kami berpacaran.

Itu aneh sekali, Bung.

Tak bermaksud menyinggung,

tapi saat kau cerita soal Parker, kami pikir kau mengarangnya.

Itu menyakiti perasaanku.

Seharusnya tidak, karena aku tak pernah melihatmu dengan siapa pun,

jadi kupikir itu bukan wanita asli. Mungkin maneken atau boneka seks.

Coba tebak? Dia nyata.

Saat melihatnya, aku berpikir, "Kau hidup!"

Dia membuat dongeng ini menjadi kenyataan.

Awalnya aku tak memercayaimu.

Perasaanku sudah sangat terluka.

Maksud kami, mantra atau ramuan apa pun yang kau gunakan

untuk memikat wanita itu tak akan berhasil pada orang tuanya.

Kau mencemaskanku dan orang tua?

Satu-satunya yang mencintaiku lebih dari orang tua? Kakek-nenek.

Bila aku duduk di samping nenek-nenek saat makan malam, percakapan jadi seru.

Ini popoknya. Dia melakukannya lagi. Hei!

Kenapa aku melakukan ini? Ini pekerjaan Gary.

Di mana Gary?

Baiklah, tak ada lagi "tak sengaja" mengunci Gary di brankas. Aku serius.

Ini sistem keamanan baru yang kau rancang.

- Ini sangat rumit. - Sudah seharusnya. Ini brankas.

Ini canggih. Tak ada yang boleh masuk.

Apa ini seperti brankas Phoebe King?

- Kurang lebih. - Siapa Phoebe King?

Manajer Atlas Reserve, bank terbaik di negara bagian.

Bukan bank terbaik. Tak ada peringkat resmi atau apa pun.

Ada artikelnya. Itu bank terbaik di negara bagian.

Ini bank yang bagus, lumayan. Bersih.

Di konferensi terakhir, Owen dikritik Phoebe King,

katanya kalkun Butterball bisa membobol brankas kita.

Seingatku tak seperti itu.

Dan dia menyebutmu troll tanpa penis. Astaga!

Aku berusaha tak tertawa, tapi tak bisa menahannya karena itu sangat kocak.

Bayangkan kau tanpa penis.

Hanya permukaan yang halus, tanpa alat kelamin sama sekali.

Troll tanpa penis, itu tak profesional.

Lucu sekali.

Aku ingin melihat kalkun Butterball masuk ke sini.

Dia meninggalkanku mawar di tangga

Hei, Gary.

Kau beruntung ada permen di sakuku. Aku bisa kelaparan di sini.

Mungkin untuk ke-50 kalinya,

ada kait darurat di bagian dalam pintu. Setiap brankas punya itu.

Seperti kataku,

aku tak bisa menemukannya!

Astaga, Gary.

Jadi, Parker,

aku tahu orang tuamu melakukan hal yang benar

dan datang ke pernikahanmu.

Bukankah itu bagus?

- Ya. Terima kasih, Ibu. - Sangat bagus. Bagus.

Dia sudah lama tak bertemu orang tuanya.

Aku tahu.

- Kenapa mereka tak muncul? - Mereka tinggal di gua di hutan.

- Seperti Bin Laden? - Benar.

- Bukan, bukan begitu. - Tak apa-apa.

- Aku mengerti. - Boleh lihat tatomu lagi?

Jangan sekarang. Bibimu Margie tak suka itu.

Katanya tipmu lebih besar saat telanjang.

- Sekali lagi, aku bukan penari telanjang. - Pacarku akan ditato.

- Ya? Tato apa? - Namaku di punggung bawahnya.

- Hei, Sepupu! - Astaga! Hai.

Jangan...

Kenapa aku tak diundang ke pesta lajang?

- Kau tahu kini aku petugas medis, 'kan? - Kurasa tak ada pesta.

Aku ingin mengajakmu naik ambulans.

- Tekan sirene, keliling kota. - Itu menyenangkan.

Mungkin mencabut nyawamu di belakang, ke alam baka.

Tanya Kakek Seymour seperti apa rasanya mati dengan...

- Kenapa kau lakukan itu? - Hentikan. Baiklah.

- Kenapa dia lakukan itu? - Itu hanya rumor. Cukup.

Dia masuk saat kejadian. Dia sangat sedih saat menemukannya.

Dia legenda, mati saat masturbasi.

Aku ditelepon. Mujurnya aku. Aku tak merencanakan ini.

Ini terjadi secara kebetulan. Hei, ruang penyimpanan!

Terima kasih sudah membalas teleponku.

- Ini Owen Browning lagi. - Apa maumu?

Aku akan menikah seminggu lagi, jadi aku membuat montase foto.

Tapi ini masalahnya, aku tak punya foto keluarga tunanganku.

Kabarnya mereka punya unit di gudangmu.

Seharusnya atas nama McDermott. Kau punya lokernya?

- Astaga! - Aku terbakar!

Petugas medis!

Sial.

- Siram! Jangan! - Kecap!

Ibu! Itu bukan air!

Kau menyuruhku menelepon jika ada yang tanya soal loker McDermott.

Loker McDermott?

Ya. Kau punya nama?

Owen Browning.

Berlian ini jelek.

Ada apa?

Ini konyol. Kupikir tombol itu

adalah pintu perangkap ke tangki hiu atau semacamnya.

Pintu perangkap? Tidak. Aku hanya ingin seseorang membersihkan kekacauan ini.

- Kekacauan apa? - Kau.

Tangki hiu.

Hubungi akuarium!

Apa ayahmu selalu menyimpan baju ekstra di bagasi mobilnya?

Ini bukan kali pertama dia terbakar di restoran.

Bagaimana saat keponakanmu bertanya

apa leherku berkibar tertiup angin saat naik sepeda?

Terima kasih karena tak tersinggung. Mereka orang yang kacau.

Astaga. Sekarang, kau harus bertemu keluargaku.

- Kau cemas mereka tak menyukaiku? - Tidak sama sekali. Kau cemas?

Tidak.

Tidak menyukaimu seperti tidak menyukai Mr. Rogers.

Si tenar F-R-E... D.

- Kapan mereka datang? - Malam sebelum pernikahan.

Itu memberiku cukup waktu.

Begitukah? Waktu untuk apa?

- Aku punya rencana spesial. - Benarkah?

Aku suka itu.

Kau menakutiku.

Baiklah. Lakukan hal yang kau suka.

- Ya? - Ya.

PENCIPTA AKAN BERKARYA

Wow. Ada yang memborong toko kerajinan Michaels.

Membuat buah tangan untuk orang tua Parker.

Bisakah kau tak mengucapkan "buah tangan"?

Akui saja, kau membuat seni dan kriya. Kau perajin.

Sungguh seksi saat pria bergairah tentang sesuatu.

- Terima kasih, Marisol. - Tapi bukan ini.

Diamlah, Gary. Astaga.

Terima kasih sudah ke toko. Aku mencemaskan itu.

Tak masalah.

More Indonesian subtitles for The Out-Laws

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left