Tomorrow

Tomorrow (내일)

Download Indonesian Subtitle

Release info

내일-Tomorrow-E14-NEXT-NF
내일-Tomorrow-E14-WEBRip-NF
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2022-05-14
Downloads: 17
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Jadikan Teman Tontonanmu Bersama MBC"

"Semua Karakter Tempat Kejadian Dalam Drama Ini Sepenuhnya Fiksi"

28 APRIL 2022 LIBUR

- Ada apa? - Kau mengejutkanku.

Apa maksudmu? Aku hanya…

Aku sedang lewat sini.

Lalu masuk ke sini.

Apa kau sedang ada masalah?

Tidak ada. Pergilah.

Mari minum bersama jika kau tidak ada masalah.

Tak perlu menunjukkan bahwa kau tidak punya teman.

Jangan bercanda keterlaluan.

Aku tak ingin meladenimu.

Ayolah. Mari kita minum bersama, ya?

Menurutmu apa hubungan kita?

Kita bekerja di tim yang sama? Aku bawahan dan kau atasanku?

Kau tahu dengan baik. Itu batasannya.

Jadi, jangan lewati batas itu.

Membuatku tak nyaman.

Tidak nyaman…

Bicaramu keterlaluan sekali.

Aku melakukannya karena mengkhawatirkanmu.

Kau minum di cuaca sedingin ini tanpa makanan, hanya ada…

Bisa berhenti menggangguku dan pergi?

Baiklah. Aku akan pergi.

Aku akan pergi.

Padahal aku hanya mengkhawatirkanmu.

Kau melukai perasaanku.

Dia minum banyak.

Aku…

tidak ingin…

hari esok datang.

Kurasa Alam Baka terlalu keras kepada orang yang bunuh diri.

Hukuman pertama.

Diputusnya benang takdir.

Tidak.

Kecuali mereka sendiri yang memutuskan benang itu,

tak peduli berapa kali bereinkarnasi, mereka akan bertemu orang itu lagi.

Memutuskan sendiri benang itu…

maksudmu dengan bunuh diri?

BUNGA ANEMONE

Mau pergi ke mana?

Ini hari liburku.

Kau akan melakukan apa?

Aku akan bertemu teman.

Kau tak punya teman, 'kan? Semuanya sudah meninggal.

Aku punya teman.

Jujurlah kepadaku. Apa yang akan kau lakukan?

Sudah kubilang akan bertemu teman.

KOO RYEON

MENGUKUR LEVEL ENERGI NEGATIF

KOO RYEON MANAJER TIM MR

ENERGI NEGATIF 100%

Astaga…

Apa yang kau lakukan?

Kenapa kau begitu terkejut? Sedang memikirkanku?

Tidak.

Tunggu.

Kenapa berpakaian begitu? Mau ke mana?

Aku akan pergi mal. Kudengar sudah ada barang baru musim ini.

Sambil melihat ibumu di sana?

Ya.

Namun, apa kau sedang ada masalah? Kenapa raut wajahmu begitu?

Aku mengukur level energi negatif Bu Koo,

dan hasilnya 100 persen.

Pasti hari ini hari liburnya.

- Maksudmu? - Malaikat Maut libur sehari tiap tahun.

Pada hari peringatan kematiannya.

Suasana hatinya pasti buruk.

Lagi pula, tak banyak yang menyambut kematian dengan bahagia.

Jangan, Nona.

Nona.

Nona.

Tampaknya kau hidup dengan baik.

Kau sudah tahu, bukan?

Jika kau tiba-tiba bertanya apa aku tahu sesuatu,

bagaimana aku harus menjawabnya?

Aku bisa melihat Bu Koo sedang mengalami kesulitan,

tapi kurasa dia tidak akan memberitahuku alasannya.

Memikul penderitaan orang lain tidaklah mudah.

Terlebih jika itu orang terdekatmu.

Ryeon tak ingin membicarakannya karena tahu beratnya beban itu.

Bu Koo bunuh diri, bukan?

Ya.

Dan ini ada hubungannya dengan Pak Park?

Kau. Kenapa kau ada di sana?

Bukan. Kenapa aku ada di sana?

Di mana?

Di mimpi burukku.

Kau mempekerjakan Bu Koo ke Tim Pengawal,

lalu menugaskannya di Tim Manajemen Risiko.

Kenapa kau melakukan itu?

Apa alasanmu?

Kau sama sekali tidak berubah.

"Tidak berubah"?

Direktur!

Sebenarnya apa arti Ryeon untukmu?

- Apa? - Jawab aku.

Awalnya, dia terlihat galak.

Kau sudah gila?

Kenapa mau terjun ke Sungai Han?

Jangan katakan dan tanyakan apa pun. Bersikaplah seakan kau tak ada di sini.

Dia juga sulit didekati.

Sekarang?

Sekarang…

Woo-jin!

Bu Koo!

Bu Koo!

Terima kasih banyak.

Aku mengaguminya.

Terkadang aku ingin menjadi seperti dia.

Aku ingin membantunya.

Melakukan yang terbaik sebisaku.

Kau sudah siap untuk melihat luka Ryeon.

Kuharap kau sanggup melihatnya.

SEKITAR 400 TAHUN YANG LALU

Kau tak perlu mengerjakannya. Pergilah dan kerjakan yang lain.

Tidak, Nona.

Tuan menyuruhku untuk tetap di sisimu untuk mengawasimu apa pun yang terjadi.

Apa yang kau pikirkan tak akan terjadi,

jadi, tenang saja.

Aku tidak akan tertipu lagi.

Lebih baik aku percaya anjing atau babi yang lewat daripada omonganmu.

- Apa? - Apa?

Maafkan aku, Nona.

Tidak apa.

Itu artinya aku belum bisa membuatmu memercayaiku.

Semuanya memang salahku.

Nona.

Astaga, Nona!

Aku ketiduran lagi.

Nona, lagi-lagi!

Kau sasaranku hari ini.

Kau sudah bosan hidup?

Maafkan aku, Tuan!

Maafkan kami, Tuan Muda. Anakku melakukan kesalahan besar.

Kumohon, ampuni kami!

Ini bukan tempat untuk rakyat jelata seperti kalian.

- Aku akan langsung melaporkan kalian… - Kau berlebihan.

Simpan pedangmu.

Binatang buas pun tak akan menodongkan pedang

kepada yang tak bersenjata.

Apa maksudmu?

Nona.

Benar, tidak ada artinya menangkap rakyat jelata seperti dia.

Jika aku menangkapmu lagi, akan kupenggal kepalamu.

Terima kasih, Nona.

- Halo, Pak. - Selamat pagi.

- Dah, Ibu! - Hati-hati.

- Selamat pagi. - Hai.

- Ya ampun. - Halo.

- Halo! - Hai.

- Ya ampun, halo! - Halo!

- Hei. - Halo.

Selamat pagi.

- Hei. - Apa kabar?

- Semoga harimu baik. - Ya.

Jangan sentuh itu.

Meski tampak bagai bunga biasa,

tapi ini akar dari tumbuhan yang sangat beracun.

Ini bisa membunuh kuda atau sapi.

Benarkah?

Nona, makanlah selagi hangat.

Selamat menikmati.

Apa aku boleh memakannya?

Hari ini aku tak berhasil menangkap seekor kelinci pun.

Kau tak perlu lagi melakukannya.

Kau telah membayar lebih dari cukup untuk obatnya.

- Kau tak perlu datang lagi. - Apa maksudmu?

Masih butuh waktu lama untuk bisa melunasinya.

Ketika aku sekarat karena gigitan ular saat sedang berburu,

kaulah yang membawaku kemari.

Dan berkat dirimu aku masih hidup sampai hari ini.

Itu bukan sesuatu yang bisa diukur dengan uang.

Membayarnya seumur hidup pun tak akan cukup.

Kau telah memberi lebih dari cukup.

Dengan kau memperlakukan kami

seperti manusia saja sudah sangat cukup.

Aku hanya khawatir kau akan melukai dirimu.

Jangan khawatir.

Terima kasih untuk makanannya.

Binatang buas pun tak akan menodongkan pedang

kepada yang tak bersenjata.

Kau kenapa?

Kakiku…

Ini akan sakit.

Apa yang kau lakukan?

- Apa? - Kau…

Kakek!

Apa kau baik-baik saja?

Kau bisa tidak selamat

jika terlambat sedikit saja.

Kau harus tahu itu semua berkat Nona Ryeon.

Bagaimanapun caranya, kami harus menyelamatkanmu.

Dia bilang semua nyawa itu penting dan berharga.

Kau akan bisa berdiri dalam beberapa hari.

Terima kasih.

Nona Ryeon yang pantas menerima ucapan terima kasihmu.

Lihat, aku menangkap burung pegar!

Akhirnya kita bertemu juga.

More Indonesian subtitles for Tomorrow

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left