The first 189 lines.
Mengembangkan vaksin melalui proses inaktivasi memang sulit.
Aku bahkan tak tahu cara melemahkan virus itu!
Sial!
Tolong tunggu selama 1 bulan dulu.
Apa aku harus menepati janjiku pada saat itu, ya?
Eksperimen dengan tubuh yang asli sulit dilakukan ....
Aku minta maaf! Aku sedang memikirkan hal lain!
Aku tidak apa-apa, sih ....
Co-Co-Cowok!
Dia kenapa?
Eh? Tanda tangan?
Iya.
Silakan.
Asik!
Lelaki itu merupakan orang mesum yang berani menyerang wanita.
Ka-Kami pamit dulu.
Orang mesum? Dasar tidak sopan.
Kau baru saja menjatuhkan wanita di lorong, 'kan?
Itu salah paham ....
Dasar najis.
Na--
Bersenang-senanglah sebagai lelaki selagi bisa.
Apa maksudnya?
Tuan Mizuhara, bisa bicara sebentar?
Suou-san!
Apa maksudmu pengawasku diganti?!
Tuan Mizuhara ....
Kalian ....
Kebetulan sekali.
Biar kuperkenalkan.
Mereka Kuroda Maria dan Katagiri Rea.
Mereka adalah pengawas barumu.
Keputusasaan, angan-angan
Semua menyatu dalam dunia yang kita perjuangkan
Nafasmu terengah dan pipimu merona
Namun kumelihatmu tertawa di mataku
Meski aku menangis atau pun berteriak
Hasrat ini tak dapat terbendung
Jangan pernah lepaskan janji yang kau genggam
Karena dari sanalah kudapat merasakanmu
Akan kulalui semua ini hingga titik yang pasti
Kusiap menerobos bila harus melalui jalan asing
Selalu kuingat matamu yang bersinar cerah
Bila tak ada yang mau melakukannya
Maka aku sendiri harus melakukannya
Apa maksudnya?
Mizuhara Reito, kamu sudah merupakan orang terkenal di dunia ...
... dan menjadi individu spesial di antara subjek nomor yang lainnya.
Jadi, kami putuskan untuk mengawasimu dengan 2 orang.
Tak ada peraturan kalau cuma wajib satu pengawas juga, sih.
Kuroda Maria adalah peneliti dan orang kepercayaan Sekretariat Teknologi.
Dia pasti akan berguna dalam penelitianmu.
Mo-Mohon bantuannya ....
Katagiri melanjutkan tugas Suou untuk menyiapkan semua kebutuhanmu.
Selama ini dia bertugas sebagai Kepala Dinas Sipil.
Dinas Sipil?
Dia ditunjuk sebagai perwakilan UW untuk berurusan dan menenangkan masyarakat.
Dia sangat paham dunia luar, jadi kamu tinggal tanya saja kepadanya.
Saya pamit dulu.
Suou-san!
Kenapa Suou-san dilepas?!
Kalau kamu begitu menyukainya, kamu tinggal bersenggama saja dengannya, 'kan?
Tidak akan!
Jangan marah juga, dong!
Setelah proses ini selesai, Suou Mira akan resmi dilepas sebagai pengawasmu,
tapi dia tetap diizinkan bersamamu sebagai calon pasangan senggamamu.
Dia dilepas akibat salahmu.
Tugas utamanya adalah membuatmu bersenggama dengan sebanyak mungkin wanita.
Dan karena dia telah gagal, maka sudah sewajarnya dia diganti.
Kalau tak suka, kamu tinggal bersenggama saja sekarang, 'kan?
Dan juga, kamu diizinkan untuk mengembangkan penawar virus,
tapi jika kamu tetap tak mau bersenggama, maka kamu hanya boleh melakukan penelitian.
Tolong ingat itu.
Keputusan itu sangat sepihak!
Mira!
Lama tak bertemu, ya.
Iya.
Kamu agak kurusan, ya?
Tolong jaga Tuan Mizuhara.
Kamu tak perlu memedulikan lelaki seperti dia.
Palingan dia hanya lelaki tak berguna yang menganggap wanita hanya sebagai alat.
Tuan Mizuhara bukanlah orang seperti itu.
Permisi.
Tunggu dulu, Mira! Kalau kamu tak waspada terhadap lelaki--
Kamu tetap cantik seperti biasa, ya.
Seolah-olah waktu berhenti berjalan untukmu.
Anu, Kuroda-san.
I-I-Iya?!
Ada apa di tempat tujuan kita?
Ko-Kota Keimon ... ada pemandian air panas ....
Pemandian air panas?
Itu saja?
La-Lalu ada orang penting yang berkaitan dengan virus MK.
Orang penting?!
Apa yang kamu lakukan, sih?
Ah, maaf.
A-Aku ganti baju dulu.
Kamu mending ikut sebelah sana saja.
Saya sudah bukan pengawas Tuan Mizuhara lagi.
Sikapmu memang bikin pusing, ya ....
Aku minta maaf, Kuroda-san.
A-Aku juga minta maaf.
A-Aku tidak terbiasa dekat dengan lelaki ....
Boleh aku bicara lebih santai lagi?
Kelihatannya kita juga hampir sebaya.
Boleh.
Kuroda-san, katanya keahlianmu di bidang virus, ya?
I-Iya.
Aku lumayan paham mengenai virus MK.
Virus MK adalah buatan manusia!
Bagaimana virus MK dapat terlahir, ya?
Secara umum, ada 3 teori asal mula virus, yaitu Degenerasi Sel,
Perpecahan Sel, dan Teori Muncul Seketika,
tapi masih belum ada yang pasti.
Karena masih belum pasti, jadi rasanya ungkapan "lahir" masih belum pas.
Ada kemungkinan kalau virus ini sudah ada sejak dulu ...
... dan baru saja tersentuh oleh manusia sekarang.
Tapi virus malah diklasifikasikan sebagai organisme abiotik.
Tiba-tiba dia jadi banyak ngomong.
Umpamanya, apa ada kemungkinan kalau virus ini buatan manusia?
Ucapanmu terdengar sangat menarik!
Pakai bajumu!
Mungkin saja kita dapat petunjuk di tempat tujuan kita nanti.
Apa maksudmu?
Kota Keimo adalah tempat munculnya korban pertama virus MK di Jepang.
Wah, luas sekali, ya!
Lautnya terlihat indah!
Selain kita, ada kelompok darmawisata pelajar, dan kamar lainnya dipesan secara pribadi.
Katanya makan malamnya nanti pakai lobster, loh.
Ayo main tenis meja!
Daripada itu, mending buruan ke pemandian, yuk!
Kita bukan datang untuk bermain!
Indah sekali, ya.
Andai saja Mahiru-chan ikut juga, ya.
Kita tak boleh mengajak orang dari luar, 'kan?
Bukankah tugasmu juga membuat lingkungan yang nyaman untuk Reito?
Kewajibanku adalah menyiapkan kebutuhan sehari-hari Mizuhara.
Lalu membantunya fokus untuk penelitiannya.
Kita beda pandangan, ya.
A-Anu ....
Wah, kelihatannya seru!
Aku juga ikutan!
Sudah hentikan!
Aku juga ingin coba pemandian terbuka.
Wah, pemandian terbuka dari hologram, ya.
Sebelah sini juga lumayan.
Tunggu! Kenapa?!
Tak apa, 'kan? Lebih asik kalau ramai-ramai, 'kan?
Zaman sekarang sudah tak ada pikiran untuk memisahkan antara lelaki dan wanita.
A-Aku keluar saja!
Tunggu dulu. Aku akan gosok punggungmu sebagai balasanku karena selalu merepotkanmu.
Tidak, tidak! Akulah yang telah merepotkanmu!
Jadi kebalik!
Eh? Kalau begitu, aku minta tolong, ya.
Tolong gosok punggung kami.
Punggungku digosok oleh Tuan Reito rasanya nikmat sekali.
Baik, sudah bersih.
Terima kasih!
To-Tolong digosok ....
I-Iya ....
Dia seperti orang berbeda dari sebelumnya.
Apa sifatnya berubah saat membahas virus?
Ah, maaf! Apa panas?
Si-Sisanya biar kubasuh sendiri!
Mohon bantuannya ....
Silakan.
Punggungnya indah, ya.
Kamu juga minta digosok juga sana?
Aku tak mau!
Kalau begitu, aku yang terakhir, ya.
Akhirnya selesai juga.
Masih belum.
Aku punya kulit yang sensitif.
Bisa gosok aku dengan tanganmu?
Nikmat sekali. Kamu pandai juga, ya.
Kubasuh, ya.
Masih belum selesai. Sebelah sini juga belum.
Bagian kakiku juga masih bisa, 'kan?
Gosok sampai bersih di setiap sudutnya..
Dan ini yang terakhir ....
Aku keluar saja!
Sisanya kau basuh sendiri!
Padahal sedikit lagi.
Nenek Taniguchi, lama tak bertemu.
Saya perwakilan UW Jepang, Katagiri Rea.
Dia adalah--
Aku sudah tahu.
Kami ingin bertanya mengenai mendiang suami anda.
Aku sudah ceritakan semuanya tentang kakek itu.
No comments yet. Be the first to leave one.