The first 200 lines.
BEIJING, UNIVERSITAS TSINGHUA, 1966
Musnahkan para hama!
Tumpas semua monster dan iblis!
Benar! Aku kontra revolusioner!
Beri aku kesempatan
untuk dibina!
Ganyang kontra revolusi!
Bawa yang berikutnya.
Pemberontakan itu adil!
Revolusi itu benar!
Pemberontakan itu adil! Revolusi itu benar!
Ayah...
Ye Zhetai.
Bukankah kau dosen fisika?
Kau pasti tahu.
Dahulu kau mahasiswaku.
Jaga sikapmu!
Ye Zhetai.
Dalam kuliah fisikamu,
apa kau mengajarkan teori relativitas?
Relativitas itu salah satu teori dasar fisika.
Diajarkan di kuliah pengantar.
Bohong!
Einstein lari ke negara imperialis, Amerika,
dan membantu pembuatan bom atom!
Panggilkan istrinya.
Istrinya fisikawan sejati. Dia tahu yang sebenarnya.
Ibu!
Ye Zhetai!
Berkat muda mudi revolusioner,
sekarang aku sadar.
Aku ingin berpihak kepada rakyat!
Menunduklah, Ye Zhetai!
Menunduk!
Menunduk!
Ye Zhetai. Jangan menyangkal
kau mengajarkan teori Big Bang yang kontra revolusioner.
Itu teori paling masuk akal
tentang asal-usul alam semesta.
Bohong!
Teori itu mengeklaim tahu awal mula waktu.
Awal mula waktu?
Apa yang ada sebelum waktu?
Itu celah yang hanya bisa dijelaskan oleh adanya Tuhan.
Menurutmu, Tuhan itu ada?
Sains belum bisa membuktikan atau menyangkal.
Tumbangkan Ye Zhetai!
Tumbangkan otoritas akademik!
Tumbangkan otoritas akademik!
Pemberontakan itu adil!
Revolusi itu benar!
Pemberontakan itu adil, pemberontakan itu benar!
Lepaskan aku.
Lepaskan!
Ye Wenjie.
TRISURYA
Tumben Mabes Scotland Yard kooperatif.
Aku minta kita dilibatkan.
Doktor Sadiq Mohammed.
Lahir di Karachi, lulusan Kosmologi dan Fisika Teoretis di MIT.
Pesan bunuh dirinya janggal.
Lagi-lagi hitung mundur.
sebagai peraih Nobel di bidang fisika.
- Itu bisa jadi bahan taruhan? - Apa saja bisa, Bos.
AKU MASIH MELIHATNYA
Ada riwayat gangguan jiwa atau percobaan bunuh diri?
Tak ada. Seperti kasus lain.
AKU MASIH MELIHATNYA
Astaga.
AKSELERATOR PARTIKEL UNIVERSITAS OXFORD
Sudah kuduga tinggal kau di sini.
Sampai listrik diputus, Bos.
Mungkin jika aku terus menatap layarnya,
akan ada pencerahan.
Proyek ini sudah dihentikan.
Listriknya baru dimatikan saat tengah malam.
Kau bilang sebagus apa pun teorinya,
jika tak terbukti dalam eksperimen, berarti salah.
Feynman yang bilang begitu.
Menurut eksperimen, semua teori kita keliru.
Semuanya.
Teori fisika selama 60 tahun ini keliru.
Sains kita cacat.
Kau muda sekali di sini.
Kau takkan sia-siakan ini, 'kan?
LEROY APKER AWARD
Saul, jangan sampai.
Kau masih berpotensi besar untuk menoreh prestasi ilmiah.
Kesempatanku sudah lewat.
"Jika belum berkontribusi besar
bagi dunia sains sebelum usia 30, seumur hidup tak akan bisa."
Berapa umurmu? 31?
32 tahun.
Einstein tidak selalu benar.
Kau pasti bisa memecahkan ini.
- Saul. - Ya?
Apa kau percaya Tuhan?
Haruskah itu kesimpulannya?
Tidak. Aku tidak percaya.
Kuakui ini bertentangan dengan hukum fisika yang ada,
tapi bukan berarti Tuhan ada.
Apa lagi jawabannya?
Aku mencium seorang gadis dan menikmatinya
Rasa ceri di bibirnya Aku mencium...
- Wah. - Percaya diri sekali.
- Kau ingat harus memapahku pulang, 'kan? - Seperti biasa.
- Bersulang. - Bersulang.
Terima kasih.
Sepertinya bar ini jadi kacau.
Hukum Termodinamika Kedua, segala hal bergerak menuju kekacauan.
Ilmu fisika saja mulai kacau, bar ini menyusul.
Ceritakan. Ada apa?
Baiklah...
Kalian mau nyanyi?
- Tidak. - Tidak? Maksudnya?
Kalian bukan penyanyi?
- Bukan. - Baiklah.
Apa pekerjaan kalian?
Jangan jawab. Coba kutebak. Mungkin kau...
Aku merancang nanofiber polimer sintetis yang mampu merakit diri.
Aku merintis pabrikannya
untuk penerapan di bidang medis, energi, dan material.
Dan dia...
Aku peneliti senior tim riset Fisika Teoretis Imperial College.
Saat ini aku mengerjakan metaanalisis hasil
eksperimen akselerator partikel di dunia.
Menarik. Ya.
- Rufus, giliranmu! - Ya, sebentar!
Bersenang-senanglah. Dah.
Jadi, kenapa para ilmuwan panik?
Sejak sebulan lalu,
semua akselerator partikel besar menghasilkan data yang tak masuk akal.
Hari Sabtu pukul sembilan
Pelanggan berdatangan
Seorang pria tua duduk di sampingku
Terbuai oleh gin dan toniknya
Ayolah, kau tahu!
Merokok di luar, yuk?
- Merokok membunuhmu. - Suara dia juga.
Katanya, "Nak, mainkan kenangan"
Wah.
Dikirim Saul pekan lalu dari akselerator Oxford.
Aku lama tak berkutat dengan Fisika Partikel, tapi ini...
Ya. Mustahil hasilnya begitu.
Mungkin ada yang meretas.
Semua akselerator di dunia diretas?
Kutelusuri tiap baris kode akselerator CERN. Normal.
Itu kode perangkat lunak terpusat, 'kan? Berapa baris?
Banyak sekali, Auggie. Sangat banyak.
Mungkin masalah perangkat keras.
Magnet, ruang muon, kalorimeter,
tiap komponen sudah diperiksa empat kali, di tiap akselerator hingga Beijing.
Apa kata Saul?
Kata Saul ini mustahil.
Menurutmu?
Semua eksperimen ini bertujuan memahami hukum alam semesta.
Data ini?
Ini tidak masuk akal.
Sekarang baru menelepon.
Sudah tiga kali kuajak bertemu, tapi tak dibalas.
Rasakan.
Kalian seperti bocah.
Angkat saja. Paling-paling sedang teler.
Angkat saja, tak apa.
Hai.
- Hei. - Hai.
Kau melihat itu?
Melihat apa?
Itu.
Kau tak apa?
Auggie?
Vera Ye bunuh diri.
DOKTOR VERA YE
SAUL DURAND ASISTEN LAB SAAT INI
MENGENANG VERA YE
Tak sabar bertemu Jin?
Sayangnya, situasinya tidak ideal.
Berapa lama tak ketemu?
Entahlah.
Kau pasti ingat, sampai detail harinya.
Pokoknya sudah lama.
Tadi malam aku tak bisa tidur.
Kenapa?
Entahlah, Jack. Mungkin karena...
Karena Vera bunuh diri.
Untuk Vera.
Astaga.
Menutupi aroma tequila.
- Mau? - Tidak.
- Ambil saja. - Tidak mau.
Ini rasa kesukaanku. Keripik terlaris ketiga di Inggris
setelah Walkers keju bawang dan Monster Munch barbeku.
- Selamat. - Ya. Pringles kalah telak.
Kau tahu Jin punya pacar baru?
Tenang saja.
Pasti pacarnya culun.
Kau tak apa?
Itu Saul.
Ayo kita sapa.
Turut berduka.
No comments yet. Be the first to leave one.