Release info

법쩐 Payback Money and Power E11 230210 NEXT
A Commentary by _ch_911_
RT 01:03:04

Tags

other
Published on: 2023-02-10
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SEMUA KARAKTER, ORGANISASI, KASUS

DAN SETING YANG DITAYANGKAN HANYALAH FIKSI

KONFERENSI PERS KANDIDAT SON SEUNG-JIN

Mulai sekarang…

aku akan menebus kesalahanku.

Dimulai dari keluarga hingga seniorku,

aku akan menyelidiki semuanya tanpa pandang bulu.

Aku, Hwang Gi-seok,

seorang pelapor,

akan berjuang untuk mewujudkan kejaksaan yang jujur dan bermartabat…

sampai akhir.

Apa rencanamu saat tak bisa memenangkan pertempuran mudah begini?

Keadilan tanpa kecerdasan

adalah kesia-siaan.

Paman akan memanfaatkan Hwang Gi-seok untuk menyingkirkan semua orang.

Paman lupa soal ucapan Paman kepadaku?

Memangnya Hwang akan bertahan sampai akhir?

Paman akan ada di dekatnya.

Dia hanya bidak

yang Paman mainkan di papan catur.

Baiklah.

Mohon lakukan sesuai hukum.

Aku akan tangkap semua yang melanggar,

baik itu Hwang Gi-seok,

atau Paman sekalipun.

Paman juga sudah tahu.

Aku bukan orang terpintar,

tetapi aku si Bodoh yang gigih.

Jadi, aku tak akan menyerah.

Siapa dalang di balik kasus manipulasi saham?

Siapa dalang krisis Dana Bawoo yang melumpuhkan ekonomi nasional?

Apa aku dan Lee Su-dong, yang fotonya kalian lihat di internet?

Kebenaran…

harus diungkapkan

melalui investigasi menyeluruh.

Jika Ketua Myung memang dalangnya,

bukankah itu menjadikanmu sebagai pusat korupsi di kejaksaan?

Aku sudah punya bukti dan faktanya.

Dari Lee Su-dong, kami mendapatkan buku besar tentang penyuapan sponsor.

Buktinya sudah di tanganmu?

Nama siapa saja yang tertera di sana?

Apa pejabat Mahkamah Agung terlibat?

Sebagai seorang jaksa,

aku akan melihat respons dari tim satgas.

Jika mereka mau menyelidiki,

aku pun mau bekerja sama dan memberikan barang buktinya.

Kenapa kau berbohong?

Kau tidak menerima buku besar dari Lee Su-dong.

Mereka juga tidak tahu apa yang kita punya.

Untuk strategi macam ini, persiapan adalah segalanya.

Gertakan diperlukan agar lawan cemas,

sehingga opini publik ada di pihak kita.

Terlebih lagi, jika mau memanfaatkan Lee secara maksimal…

Ini bukan soal buktinya ada atau tidak.

Benar juga. Ini karena kau bisa membuat bukti palsu saat dibutuhkan.

Jika kau tak suka dengan cara kerjaku…

belum terlambat untuk membongkar semuanya kepada media.

Untuk apa begitu?

Kau ada untuk melakukan hal semacam ini.

Mulai sekarang, menggonggong dan menggigitlah sesuai perintah.

"Siapa dalang krisis Dana Bawoo?"

Ekspresi wajahmu meyakinkan sekali.

Aku hampir tertipu.

Bagus.

Sesuai perkiraan Koki Hwang,

kasusnya menjadi berita utama malam ini.

Tajuk mengenai pemalsuan bukti dan ekuitas hubungan,

masyarakat terlalu sibuk untuk mengikuti hal-hal membosankan seperti itu.

Jika mereka terkesan, mereka akan bergerak.

Namun aku berani jamin,

kau bisa untung besar dengan memanipulasi pasar saham.

Apa kau akan baik-baik saja?

Karena ke depannya, kau akan menjadi target lawan.

Pergerakan para pejabat mudah ditebak.

Jika semuanya sesuai rencana,

aku akan aman.

Siapa bilang aku mencemaskanmu?

Kau tahu betul bahwa nyawamu terancam.

Jaga dirimu karena kau milikku.

Kau sungguh tak tahu ke mana perginya Lee Su-dong?

Aku sungguh tak tahu.

Aku sudah mengatakan semua yang kuketahui.

Apa perlu kupaksa?

Tidak. Dia tak berguna jika wajahnya terluka.

Ambil rumah, mobil, dan semua yang dia terima dari Lee.

Lalu dia,

jual saja dengan harga tinggi.

Tunggu, Ketua. Kumohon, tunggu.

Su-dong memberiku nomor telepon untuk keadaan darurat.

Kau baru bilang sekarang?

Tidak apa-apa.

- Berikan ponselnya. - Baik, Ketua.

Halo? Sebentar. Akan kusambungkan dengannya.

Ini Myung. Di mana kau?

Aku di kejaksaan.

Kejaksaan?

Itu bukan Su-dong, tetapi seorang jaksa.

Halo, Ketua Myung.

Aku Jaksa Jang Tae-chun.

Tn. Jang, lama tak jumpa.

Nn. Kim Ju-yeon adalah saksi kunci kami.

Apa dia sedang dalam bahaya?

Tidak sama sekali.

Bagus. Jangan macam-macam padanya meski kau ingin.

Jika kau diam saja, aku akan berkunjung dengan membawa surat penangkapan.

Tidak perlu begitu.

Kau pasti sibuk. Aku tak akan mengganggu.

Sampai jumpa.

Apa aku boleh pergi?

Wah.

Pak Nam, ini sesuai prediksimu.

Myung mudah ditebak.

Myung tidak akan menyakiti wanita itu setelah ini, 'kan?

Myung tidak segegabah itu.

Dia cerdik dalam menghadapi orang yang berkuasa.

Berarti dia seorang pengecut.

Lemah di depan yang kuat,

tetapi keji di depan yang lemah.

Begitu juga dengan Hwang.

Jadi, pamanmu ingin menangkap penjahat menggunakan tangan penjahat.

Benar?

Tetap saja.

Penjahat tetaplah penjahat.

Kita harus tangkap mereka, siapa pun orangnya.

Memang mudah berkata seperti itu.

Aku sudah lama mengincar Hwang.

Aku berusaha menangkapnya di setiap kesempatan.

Dia selalu menggagalkan usahaku.

Sial.

Kenyataannya, menaati hukum dan undang-undang

adalah hal yang sangat sulit.

Tunggu sebentar.

Kalian sudah tahu risikonya.

Jika hal itu layak diperjuangkan,

maka harus kita perjuangkan meski tampak mustahil, 'kan?

Apa aku salah?

- Kau benar. - Aku paham maksudmu.

Kurasa nasihat apa pun tidak akan mengikis semangatmu.

Lakukanlah yang perlu dilakukan terlepas dari hasilnya.

Aku akan melindungimu dari serangan dan menghadapi para petinggi.

Baiklah. Mari kita lakukan.

Hwang Gi-seok, pria gila itu.

Dia menantang kita?

Penjarakan dia atas pencemaran nama baik dan pembocoran rahasia.

Hwang itu cerdik. Jika mengikuti dia, kita akan terjebak.

Benar. Jangan sampai dia punya citra sebagai jaksa yang tersakiti.

Kudengar istri Hwang mengelola restoran

dengan keanggotaan naratama. Apa itu benar?

Ya, aku anggota di sana.

Boleh lihat daftar anggota naratamanya?

Biar kuganggu mereka dengan mengaitkan mereka pada kasus suap.

Kau mengincar istrinya dan menusuknya dari belakang?

Itu bagus.

Ya, kurasa itu bagus.

Lantas Lee Su-dong?

Aku akan tindak sesuai ajaran Hwang,

yaitu menutup mulutnya.

Kau punya rencana?

Baiklah.

Siapa pemilik Dana Bawoo? Siapa dalangnya?

PERTANYAAN INI VIRAL DI MEDIA SOSIAL

Sejak pernyataan Jaksa Hwang, media sosial pun menggila.

Sudah ada lebih dari sepuluh juta postingan.

Menurut tabloid bursa efek, sebuah berkas bernama

"Berkas X dari Jaksa Korup" tersebar di kalangan bursa efek.

Namun, karena sumbernya anonim,

keabsahan berkas ini belum dapat dipastikan.

Buku besar apa yang dimiliki oleh Hwang?

Apa itu sungguh ada? Seberapa mendetail isinya?

Beliau tidak akan mengungkapkannya, 'kan?

Tentu tidak.

Jika diungkap, tamatlah kita.

Sesungguhnya, kita hanya mengikuti perintah.

Kenapa kita jadi terseret dalam pertikaian mereka?

Apa yang kalian bicarakan?

- Selamat siang, Pak. - Selamat siang.

Hari ini buruk bagi kita.

Ini daftar keanggotaan naratama milik Myung Se-hui.

Pilih satu orang dan cari tahu tentangnya.

KEPALA UNIT INVESTIGASI KRIMINAL

DIREKTUR INSTITUT PELATIHAN HUKUM

Bukankah Myung Se-hui ini istri Hwang?

Apa perlu kita mengganggu keluarga sendiri?

Hei, dengarkan.

Menurutmu Hwang masih keluarga kita?

Ini perintah Mahkamah Agung.

Organisasi adalah prioritas. Kita harus menunjukkan hasil.

Jadi, hentikan omong kosongnya.

Turuti saja perintahnya. Paham?

- Baik, Pak. - Baik, Pak.

Jang, ke kantorku, sekarang.

PANGGILAN MASUK - HONG HAN-NAH TERIMA - TOLAK

- Hei. - Kau di mana? Sudah waktunya.

Ya, aku tahu.

Aku perlu memastikan sesuatu dahulu.

Nanti aku ke sana. Minta Joon-gyeong untuk memulai tanpaku.

Baiklah.

Di mana Lee Su-dong sekarang?

Apa, Pak?

Konferensi pers Hwang adalah perbuatan pamanmu, 'kan?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left