The first 200 lines.
Setiap hati manusia ada sebuah iblis.
Beberapa orang memilih mengurungnya.
Jadi mereka menjadi orang baik.
Beberapa orang memilih untuk melepasnya.
Jadi mereka menjadi orang jahat.
Aku Jiang Han.
Aku itu seorang hati dokter.
Sesorang sebenarnya menjadikan aku seorang seniman.
Tapi juga terlibat sebuah kejadian yang aneh.
Sudah bangun?
Kakak, kenapa kamu bangun begitu pagi.
Pagi?
Kamu lihatlah ini mungkin kau akan segera sadar.
Terlambat, terlambat! Terlambat, terlambat!
Hei, itu handuk aku.
Aduh, apa maksud kamu, punyamu atau punyaku.
Kita telah makan dan tinggal bersama-sama dari sejak kecil.
Apa yang kau punya tentu saja menjadi punyaku.
Kau itu masih belum besarjuga? Bukankah kau ingin tidur sendirian?
Kakak.. Kau itu sudah tahu, aku akan mendapatkan mimpi buruk jika aku tidur sendirian.
Lagipula.. Kamu masih belum punya pacar.
Masih saja tertawa! Bukankah itu juga karena kamu penyebabnya!
Sekarang pergilah mandi.
Eh.. Eh..
Kau sudah menggambar begitu lama, kamu masih belum mendapatkan inspirasi?
Akhir-akhir ini kau telah memiliki tekanan yang besar sekali bukan?
Ambil ini.
Aku telah sering pergi kesana, itu sangat bekerja sekali.
Bagaimana?
Lebih membaik.
Kamu hari ini mendengkur kuat sekali.
- Benarkah? - Ya.
Jika kamu tidak percaya kamu bisa menoton videonya.
Hei, jangan suka mainkan barang orang.
Sebenarnya ada apa di dalam sana sampai aku tidak boleh melihatnya?
Isinya hanya beberapa dokumentasi yang hanya aku boleh melihatnya.
- Aku juga tidak boleh? - Tidak boleh.
Kalau begitu aku pergi dulu.
- Jangan lupa menutup pintunya. - Ya, aku tahu.
Dha-dha!
Silahkan masuk.
Maaf, tapi silahkan tunggulah aku sebentar.
Tidak adakah orang yang bilang padamu, untuk tidak sembarangan memainkan barang orang.
Maaf.
Boleh aku tahu nama kamu?
Jiang Han.
Aku merasa aku belum pernah membuatjanji temu denganmu.
Ah, seorang teman yang merekomendasikannya padaku.
Baiklah kalau begitu.
Silahkan duduk.
Tidak usah begitu gugup.
Aku hanya mencoba mencari tahu penyakitmu.
Penyakitku?
Aku tidak punya penyakit.
Apakah kau pernah merasakan tekanan besar?
Ada sedikit.
Itulah yang di sebut penyakit.
Sama seperti demam atau flu di tubuh manusia.
Disana juga pasti akan ada masalah mental.
Disana akan ada kemungkinan masalah dengan mental.
Sebagaimana penyakit yang terjangkit di tubuh manusia.
- Apa lagi? - Berbicara secara teori..
Manusia juga bisa terkena penyakit yang di sebabkan oleh virus dan bakteri.
Sebagaimana dengan racun di tubuh, maka berbagai gejala.
Sebenarnya itu adalah respon psiologi atas terkena racunnya.
Harus menyingkirkan virus dan bakterinya.
Di tambah, sebagaimana kematian di karenakan penyakit.
Itu di karenakan lima organ utama kita menjadi lemah untuk sepenuhnya menyingkirkan racunnya.
Kita sebenarnya mati karena kronis keracunan.
Sebenarnya, itu sama halnya dengan pikiran dan psiologi.
Kita punya begitu banyak energi negatif yang terkumpul di kehidupan kita.
Dan disana ada yang negatif yang akan tinggal di dalam hati kita.
Sama seperti sebuah iblis.
Jadi yang kamu maksud itu, aku di sini untuk menyingkirkan iblisnya.
Bisa dikatakan seperti itu.
Baiklah, kalau begitu dimana kita sebaiknya memulainya?
Di mulai dari sini.
Ini akan menjadi awal yang baik.
Apakah kamu sudah nyaman?
Seharusnya sudah.
Namamu?
Jiang Han.
Pekerjaan?
Kamu tidak bisa menebaknya?
Aku tidak bisa menebaknya.
Aku akan pulang kerja.
Kamu masih belum menebaknya.
Jam berapa kamu akan mulai bekerja lagi siang nanti?
Aku akan istirahat untuk siang ini.
Mereka cocok sekali.
Mereka itu benar-benar pasangan emas.
Kakak.. Bagaimana dengan tarianku?
Tariannya bagus sekali.
Aku punya sebuah hadiah untuk kamu.
Lihatlah.
- Wow! - Bukankah itu seperti kamu?
Terima kasih, kakak.
Oh, ya. Sekarang aku akan pergi ganti pakaian.
Jangan menunggu aku lagi.
Oke.
Aku akan menunggumu.
Aku dengar dari xiaomeng bahwa kau itu dulunya seorang penari juga.
Kenapa kamu tidak meneruskan menarinya?
Kau dan xiaomeng, kalian memiliki daya tarik yang begitu baik.
kalian berdua terlihat sangat serasi.
Kami itu hanya rekan menari.
Apa maksudmu dengan ''bagaimana''?
Apakah disana memang benar-benar tidak terjadi apa-apa?
Hanya pelukan sederhana yang di lakukan setiap harinya.
Mungkin saja akan membuat kamu bosan.
Kalau begitu menurut kamu itu..
Kamu pasti akan merasa lebih bosan lagi semenjak kita telah bersama-sama lebih dari 20 tahun.
Hei, kakak..
Bagaimana kamu tahu itu?
Kakak, aku hanya mencoba untuk mempermainkanmu.
Kakak, aku hanya mencoba untuk mempermainkanmu.
Tersenyumlah, tersenyumlah.
Aku sudah tahu kamu itu hanya mempermainkan diriku.
- Ayo pergi, aku traktir kamu makan malam. - Kamu yang bilang, ya.
Ayo.
- Terima kasih, Dokter Zhao, terima kasih. - Tidak usah sungkan.
- Aku tidak mengantar keluar. - Ya, terima kasih banyak..
Dha-dha.
Maafkan, setelah kamu..
Apakah kamu tercengang?
ya.
Ini pertama kalinya bagi aku..
Untuk melihat orang yang pergi tanpa melepaskan label pakaiannya.
Hari ini kamu datang begitu awal.
Apakah kamu tidak perlu bekerja?
Ya.
Silahkan duduk.
Sebenarnya penyakit kamu tidak parah, jadi kamu bisa datang kemari sekali seminggu.
Tapi kau tahu apa, dokter? Aku...
Aku benar-benar tidak berpikir aku sendiri seorang pasien.
Kata-katamu itulah apa yang mereka katakan ketika pertama kali datang kamari.
Apakah kau harus selalu merekamnya?
Ya, hanya untuk merekam beberapa materi.
Bangku ini sebenarnya tempat aku yang dulu.
Kamu juga seorang dokter?
Bukan. Aku seorang pelukis.
Apakah model yang kamu gambar itu selalu telanjang?
Itu tergantung apakah model itu cantik atau tidak cantik.
Aku hanya bercanda.
Aku juga sama.
Telepon yang kamu panggil sedang tidak bisa menjawab.
Silahkan mencobanya lagi nanti.
Hei, xuemeng.
Disana ada sesuatu yang harus aku temui, jadi aku pergi duluan.
Xuemeng, Xuemeng.
Sudah bangun?
Tidurnya nyenyak sekali.
- Aku pergi dulu. - Ya.
Apakah siang ini kamu bebas?
Siang ini tidak bisa, aku ada kerjaan.
Benar-benar ada kerjaan?
Ya, benar-benar ada kerjaan..
Aduh, kau itu ingin menagetkan orang sampai mati, ya?
Kau menyukai dia..
Kenapa anak jaman sekarang begitu cepat dewasa?
Dia itu cantik dan aku lajang.
Itu bukanlah masalah besar, ya, kan? Oke?
Kapan kalian akan menikah?
Kau menang.
Pergilah duduk terlebih dahulu.
- Halo, kakak? - Nah, xiaomeng..
Sesuatu telah terjadi pada ibu. Cepatlah pergi ke rumah sakit.
Apa?
Nanti aku akan mencarikan katering.
Dan mencoba untuk mengunjungi ibu setiap hari.
Kamu juga bisa pergi kesana ketika ada waktu luang, mengerti?
Kakak..
Apa yang harus kita lakukan jika suatu saat nanti ibu meninggal?
Kamu jangan asal bicara.
Tapi..
Menurutku..
Kau sebaiknya segera mencari pacar.
Yang akan membuat ibu merasa lega.
Kenapa juga kamu masih belum punya?
Dimana aku bisa mendapatkannya ketika aku itu hidup di kehidupan hampa seperti itu.
Kamu sendiri yang terlalu banyak memilih.
Apakah disana tidak ada yang baik di antara para pasien itu?
Aku tidak akan jatuh cinta kepada pasien aku.
Kau itu keras kepala sekali.
Masih saja bicara tentang aku, kalau begitu bagaimana dengan Zhou Zijun?
Dia itu sangat tampan dan tahu bagaimana merawat dirimu.
Kenapa juga kamu tidak mencari dirinya?
- Sudah aku bilang dia itu bukan tipe aku. - Kalau begitu yang mana tipe kamu?
Aku suka pria yang memiliki humor dan elegan
Orang yang mencerminkan seni.
Kamu sudah bangun?
Ya, lumayan lama.
Kenapa aku tidak mengetahuinya?
Melihat kamu begitu termenung..
Aku tidak berani menganggu kamu.
Hmm?
Apakah ada masalah yang sedang kamu pikirkan?
Tidak ada.
Kamu boleh saja membicarakannya, dan mungkin saja aku bisa membantu kamu.
Sepertinya akulah dokternya.
No comments yet. Be the first to leave one.