The first 200 lines.
Jake, tempat di pojok jalan menjual limun,
dan kita bisa simpan stoplesnya.
Cukup keren.
Ya, keren sekali, Scully.
- Bisa permisi sebentar? - Tentu.
Teman-teman!
Scully punya satu stoples limun.
Kau panggil kami ke sini untuk bilang itu?
Bukan, tapi untuk mengubah hidup kalian!
Karena lima menit lalu,
Hitchcock menunjukkan ikannya yang baru, yang tinggal di...
Stoples yang sama persis!
Ini tak akan berakhir baik.
Ada dua kemungkinan dan kita taruhan yang mana terjadi duluan.
Hitchcock menaruh makanan ikan di limun Scully,
atau Scully minum ikan Hitchcock?
Kalian mungkin pikir menaruh makanan ikan ke limun...
Hitchcock minum ikannya.
Apa? Tidak!
Ames, kau telat dua menit.
- Aku menelepon semua UGD. - Aku tahu.
Aku pulang dari tempatmu untuk mandi,
dan aku capek sekali, aku tertidur sambil cukur kaki.
Kita tidur awal. Property Brothers selesai pukul 10.
Maksudku.... seks.
Kami melakukannya.
Dia capek karena seks.
- Kau bicara dengan siapa? - Kantor.
- Ayolah, Bung. - Ya.
Aku tak bisa tidur karena kasurmu bergumpal, sangat tak nyaman.
Aku berikan gumpalan yang bagus.
Tolong berhenti berbicara sampai aku selesai makan kopiku.
Pertengkaran kekasih.
Tidak, aku hanya capek.
- Aku tidak mau bagian dua. - Jangan takut,
karena aku punya solusi semua masalahmu,
cairan narkoba sangat kuat.
Kau pasti suka.
Devon, kami polisi.
Tapi kau akan senang, aku menangkap Devon
dengan empat botol ini, yaitu obat baru bernama...
Taksi! Kau menemukannya?
Ya. Informanmu benar. Muncul di jalanan.
Informanku yang terbaik.
Kuncinya, kirim pesan terima kasih tulisan tangan.
Jadi apa pendapatmu?
Apa kita bawa hubungan ini dari kasur ke jalan?
Kasus pertama kita sebagai pasangan.
- Kenapa tidak. - Hei, kalian?
Aku menemukan obat baru juga. Namanya "hubungan kalian" dan aku mabuk.
Charles, mundurlah, kawan.
- Siap. - Ya.
Baiklah. Aku ambil satu.
Pergi dan jual permenmu ke semua orang, Bodoh.
Hei, kau tak boleh panggil anak-anak bodoh.
Bagaimana kalau dia bodoh?
Terry, ini Sam, adikku dari Big Brother Brooklyn.
Aku pikir panggilan itu lucu.
- Tak ada yang peduli, Bodoh. - Persetan, Rosa.
Sam jual permen untuk membeli seragam basket.
Dia pemain depan. Aku ajari cara menyikut.
- Keren? - Pulanglah dan kerjakan semua PR-mu
atau aku habisi kau.
Jangan takut pada Rosa.
Dia tidak seram. Dia dulu menari balet.
Tidak mungkin.
Yang membuat aku mampu mencekikmu dengan kakiku. Pergilah.
Aku suka jadi mentor.
Disebut taksi, karena warnanya kuning
dan membawamu ke tempat tujuanmu.
Pengedar sekarang kreatif sekali.
Dulu hanya "crack", lalu mereka bilang,
"Hei, ada yang baru, apa namanya?"
Lalu mereka bilang, "Crank"?
Ini patut diselidiki. Santiago, ajak Boyle, dan kerjakan.
Tapi Jake... maksudku, Detektif Peralta menangkap pelakunya, jadi...
Poin bagus. Peralta dan Boyle bisa mengerjakannya.
Pak, kami berharap bisa mengerjakannya bersama.
Kalian tidak lagi...
Meremas bokong?
Ya, aku memang mau bilang begitu.
- Aku tahu. - Kami masih pacaran.
Secara terbuka.
SDM terima berita tiap hari dan salinan surel kami.
Makanya Jim dari SDM terus mengajakku tos.
Peraturannya, aku tidak menugaskan pasangan ke lapangan,
tapi kalian termasuk detektif terbaikku,
jadi, akan aku izinkan.
Isu pribadi tidak boleh mengalihkan kalian dari tugas.
Jangan khawatir. Tidak ada isu pribadi.
- Kami bahkan tidak bertengkar. - Benar.
Hampir bertengkar saat Jake tak tahu siapa Will Shortz.
Benarkah?
Tak kenal si Puzzlemaster?
Kau ingin bersama dia?
Aku tak ingin terlibat. Semoga berhasil dalam kasus.
Terima kasih.
Wow, ada apa denganmu, Furiosa?
Aku marah karena yang baru terjadi di garasi.
Apa? Tidak mungkin.
Bagaimana aku... Yang benar saja!
Ada badut dengan gila memarkirkan mobil badutnya
di tempat Kapten Holt dan setengah tempatku.
Dasar badut!
Mobil olahraga?
- Kabriolet? - Ya, itu dia.
Aku benci orang dengan mobil olahraga.
Kau bukan Gloria Estefan dan ini bukan Miami.
- Charles. - Hei, Kapten.
Bersiaplah marah denganku.
- Tidak. - Ada orang aneh nekat...
Aku lihat kau mengendarai Gertie pagi ini,
- benar, Kapten? - Oh, ya.
Aku dan Kevin akhirnya membawanya dari desa.
Gertie kabriolet kami.
Kurasa kau akan suka dia. Dia sungguh ceria.
Aku tidak tahu itu mobilmu.
Mobilku?
Raymond Holt yang tertera di dokumennya,
tapi jiwanya bukan milik siapa pun.
Maaf, Boyle. Aku memotongmu. Pembicaraan tentang orang aneh.
Hanya pencekik yang aku tangkap.
Aku cerita tentang pencekik yang aku tangkap.
Bagus. Taruh laporannya di mejaku.
Terima kasih.
Bagus.
Sekarang aku harus mencari pencekik.
- Hei. - Hei.
Aku menandai semua pojok di peta di mana taksi terlihat.
Kau mungkin langsung sadar bentuknya seperti payudara.
Ini bagus.
Memastikan cerita Devon.
Katanya pengedarnya di sana, di bawah payudara.
Dia akan tunjukkan.
Kau datang jalan kaki dari selatan, aku dan Devon tunggu di mobil di sini.
"Aku dan Devon?"
Bukankah maksudmu "Devon dan aku"?
- Astaga. - Aku perbaiki tata bahasamu.
Kau bangga padaku?
Kau merasa ngeri?
Kau super terangsang?
Aku hanya capek. Jangan ganggu aku.
Maksudmu jangan ganggu "saya"? Tidak, itu salah.
Kita bodoh dalam tata bahasa.
Aku tidak bodoh dalam tata bahasa.
Aku capek karena kau menolak beli kasur baru!
Kenapa kau tidak beli punggung baru?
Aku tidak serius Kita tidak bertengkar.
Kita bisa kerja sama. Kita oke.
Ya, itu bukan pertengkaran.
Hanya pertikaian kerja seksi.
Tepat sekali.
Kasur juga seksi, karena tempat bercinta.
Ya. Tata bahasa adalah sistem bahasa
meliputi sintaksis dan semantik.
Juga seksi.
Oke.
- Intinya, kita baik-baik saja. - Ya.
Kau hampir di pojok.
- Yakin kau tak akan terlihat? - Yakin.
Penyamaranku membuatku tak terlihat.
Permisi, Bu. Punya dua menit untuk membicarakan lingkungan?
Sukses. Tak ada yang akan menatap mataku.
Menurutku itu manis. Kau seperti mahasiswa idealis.
Kau suka itu?
Kau mau aku ceritakan
waktu aku berkelana keliling Belanda?
Kau melipat semua bajumu sangat kecil
agar muat di tas jinjing?
Itukah yang kau mau aku lakukan?
Hei, itu bandarku.
Jake, jaket abu-abu, arah jam 6.
Permisi. Punya dua menit untuk membicarakan lingkungan?
NYPD! Jangan bergerak! Dia kabur!
Dia menuju gedung itu.
Aku tunggu di sini.
Ayo berpencar dan bertemu di belakang.
NYPD! Jangan bergerak!
Jake, dia menuju ke arahmu!
- Tekelan bagus. - Terima kasih.
- Ya, ampun. - Apa?
- Tidak ada. Ayo bawa dia. - Tidak. Ada apa?
Hanya... Kasur ini terlihat seperti kasurmu di rumah.
Apa? Tidak.
Tentu, ada beberapa kesamaan, tapi...
Ya, ampun. Ini sama persis.
Aku punya kasur sampah!
Baiklah. Kita akan beli kasur.
Serius?
Ini bagus sekali.
Aku sangat bangga padamu.
Setelah kita beli, kita harus mencobanya.
Aku tahu maksudmu,
trampolin kasur. Tunggu, tidak. Maksudmu seks.
- Ya. - Lalu trampolin kasur.
- Tentu. - Oke.
- Diaz, temanmu Sam di sini. - Bagus.
Si bodoh itu menyelesaikan PR-nya cepat. Di mana dia?
Sebelum aku jawab,
mungkin kita bikin secangkir teh kava yang menenangkan,
No comments yet. Be the first to leave one.