The Man in the High Castle

The Man in the High Castle

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Season 1 full Cocok buat realesan Pahe in
A Commentary by babon123
resync dari agan cortex

Tags

other
Published on: 2017-10-16
Downloads: 111
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ini hari baru.

Matahari terbit di timur.

Di seluruh negeri, pria dan wanita bekerja di pabrik dan ladang...

Menafkahi keluarga mereka.

Setiap orang memiliki pekerjaan.

Semua orang tahu peran mereka

menjaga negara kita tetap kuat dan aman.

Maka hari ini, kita bersyukur pada para pemimpin pemberani kita,

menyadari kita lebih kuat, bangga dan lebih baik.

Ya, ini hari baru di negeri kebanggaan kita.

Tapi masa kejayaan kita masih terbentang di depan.

Seig heil.

Hei, Bung.

Ya.

Kau tahu di mana manajernya?

Kau manajernya, Tn. Warren?

Ya.

Aku Joe Blake./ Mau apa?

Katanya kau punya lowongan kerja.

Kata siapa, Joe Blake?

Aku tak tahu namanya.

Cuma ini.

Jadi ini yang mereka kirimkan padaku sekarang.

Berapa umurmu, 28?/ 27.

27.

Apa yang kau lakukan di sini, Joe Blake?

Aku ingin negaraku kembali, Pak.

Ingin negara kembali? Takkan pernah bisa.

Pak?

Kau masih ingusan saat mereka menjatuhkan bom.

Melumatkan satu-satunya negara yang pernah kau kenal.

Ayahku pernah ceritakan keadaan negara ini sebelum perang.

Ayahmu, ya?/ Katanya semua orang bebas.

Bagaimana aku tahu kau bukan mata-mata?

Mata-mata?/ Perlawanan...

mendapat serangan lewat mata-mata.

Separuh dari teman-temanku tewas.

Itu sebabnya mereka enggan dengan anak kecil sepertimu.

Aku bukan mata-mata.

Kau tahu apa yang akan dilakukan orang-orang berkaos cokelat itu

jika mereka menangkapmu?

Aku tak takut mati.

Aku juga. Mungkin malah melegakan.

Tapi bagaimana tentang rasa sakit?

Rasa sakit?/ Ya.

Saat mereka mencabuti kukumu satu per satu,

atau meretakkan 'biji'mu seperti kenari.

Saat itulah kau takkan peduli dengan cerita dari ayahmu

dan kau akan bocorkan namaku pada Johnny bersepatu setinggi lutut itu,

atau apa pun yang ia inginkan.

Kau begitu takut, kenapa kau di sini?

Aku sudah ikut berperang, Nak.

Menyaksikan otak teman-temanku berhambur keluar di Virginia Beach.

Kau hanyalah berandalan yang bisa membuatku tertangkap.

Ya, mungkin aku takut sakit.

Aku tak punya teman yang tewas dalam perang.

Aku tak benar-benar tahu makna kemerdekaan.

Tapi aku bukan berandalan dan mata-mata, Tn. Warren.

Aku kemari karena ingin melakukan hal yang benar.

Jadi, kau mau memberiku pekerjaan atau tidak?

Ambillah jalan raya di sepanjang Reich.

Kau berhenti di sini, Canon City.

Ini zona netral.

Dia bisa membaca peta juga.

Apa yang akan kulakukan di sana?/ Menunggu.

Kontakmu akan mendatangimu jika dirasanya aman.

Jika ia tak merasa aman?

Nazi yang mendatangimu. Matilah Kau.

Apa ini?/ Benzedrine.

Jika mengantuk di jalan, minumlah itu.

Jangan berhenti./ Ini sebabnya ia memanggilmu "dok"?

Anak ini cepat juga, ya?

Kau boleh bicara denganku. Aku di dalam ruangan.

Kau bisa menggunakan itu?

Untuk apa kubawa itu?/ Jika kau tak beruntung.

Kau bisa menggunakannya atau tidak?

Ya. Pernah kulihat di film.

Bidik dan tembak.

Jadi apa isi kargoku?

Coffeemaker bagus buatan Jerman./ Bukan itu maksudku.

Pernah dengar apa akibatnya jika kucing penasaran?

Coffeemaker. Sekarang, pergilah.

Sampai ketemu saat aku kembali.

Kau takkan bertemu kami lagi. Begitu cara kerjanya.

Semoga berhasil, Nak.

Pergi. Pergi! Pergi pergi pergi!

Letakkan senjatamu!

Letakkan!

Berlindung, berlindung, merunduk!

Tiarap!

Pergi! Pergi!

Pergi dari sini! Ayolah!

Merunduk! Sekarang!

Dia semakin jauh! Kejar!

Ayo pergi, ayo! Ayo!

Cepat!

Ayo, Dok!

Ke arah sana! Berpencar!

Obergruppenführer Smith.

Dan truknya?

Lolos.

Hanya egomu yang babak belur.

Inilah keindahan dari Aikido.

Bukan tentang mengalahkan lawan.

Bukan menyerang, tapi bertahan.

Dibutuhkan keterampilan, bukan kekuatan,

untuk membalikkan agresi lawan terhadap dirinya.

Begitulah cara seorang wanita bisa kalahkan pria dua kali ukuran tubuhnya.

Nona Crain, selamat./ Terima kasih, Doni.

Kau bisa memanggilku Juliana.

Kalungmu, bagus sekali.

Terima kasih. Pacarku yang membuatnya.

Apakah ia seorang seniman?/ Dulunya.

Juliana, bolehkan aku mengajakmu minum teh?

Tak bisa. Ibuku sudah menungguku.

Bagaimana kalau besok sebelum pelajaran?

SELAMAT DATANG PUTRA DAN PUTRI MAHKOTA H.I.H.

NEGARA BAGIAN PASIFIK JEPANG SAN FRANCISCO

Konnichiwa./ Konnichiwa.

Aku perlu akar gentian dan ratu padang rumput, tolong.

Untukmu?/ Untuk ibuku.

Jules!/ Dia menderita radang sendi.

Dugaanku kau di sini.

Trudy, kau kembali./ Aku tak lama, jangan beritahu ibu, ya? Aku merasa tak enak.

Dari mana saja kau? Aku sudah coba menghubungimu

selama berminggu-minggu./ Aku bekerja di luar kota.

Kau mendapat pekerjaan?/ Ya.

Bisakah kau percaya itu?/ Tentu bisa.

Pekerjaan apa?/ Akan kujelaskan nanti.

Aku harus pergi./ Tunggu sebentar.

Kau datang cuma untuk bilang halo dan selamat tinggal?

Trudy, ini aku. Apa yang terjadi?

Kau selalu memperhatikanku, Kak, tapi... itu tak perlu lagi.

Oh ya? Kenapa begitu?

Kutemukan... alasannya./ Alasannya?

Untuk segalanya.

Jaga diri baik-baik, Kak.

Ini dia.

6 yen./ Domo arigato.

Tamu misterius kita adalah Glen Pickle dari Chicago.

Glen, selamat datang di Tebak Permainanku.

Terima kasih, Phil, senang berada di sini.

Dikatakan di sini kau berasal dari Florida

Seragam itu. Aku tak tahan menontonnya.

Ubah salurannya.

Aku ingin tahu permainannya.

Ini dia./ Apa ini?

Ini dari tabib./ Tabib Jepang?

Cina./ Teh Jepang, karate Jepang.

Bukan karate, Bu, tapi Aikido.

Entah kenapa kau begitu menyukai orang Jepang.

Mereka yang membunuh ayahmu.

Ayolah, Bu, Tn. Nakamura orang yang baik.

Mereka mengarak John-ku hingga kematiannya,

dan kini putrinya sendiri menganggap mereka orang baik.

Latihan itu baik untuknya, Anne,

setelah kecelakaan itu.

Ayahmu meronta di alam kuburnya.

Aku harus pergi./ Pergi? Kau baru saja tiba.

Frank menunggu./ Kuambilkan mantelmu.

Sampai ketemu.

Dia tak begitu buruk.

Baiklah, Glen. Apakah permainanmu

sesuatu yang kau latih di masa muda Hitler?/ Ya, tentu, Phil.

Hei./ Hei, hei.

Di mana Ed?/ Ia akan datang.

Yazu, koktail sake, tolong.

Apa itu?/ Bukan apa-apa

Coba kulihat.

Jangan, ini belum selesai./ Ayolah,

jangan sampai kupaksa./ Ini hanya desain baru.

Frank, ini aku?

Jika kau sampai tak tahu, aku dalam masalah.

Aku menyukainya./ Ya?

Kau memang seniman hebat, mestinya kau di luar sana,

menjual hasil karyamu./ Mereka memenangkan perang,

tapi menganggap seni modern sedang merosot.

Bagaimana latihanmu?

Kau benar-benar bangga padaku./ Aku selalu bangga padamu.

Perubahan yang menyenangkan setelah bertemu Ibu.

Rupanya, ayah meronta di alam kuburnya

karena aku mempelajari cara jahat dari orang berkulit kuning.

Ya, tentu saja dia meronta.

Aikido berlawanan dengan orang-orang yang membunuh ayahku.

Begitu indah.

Sekarang kembalilah ke kenyataan, saatnya kau mencari pekerjaan.

Sedang kuusahakan. Lalu apa?

Maka kita menikah... punya anak.

Kau ingin membesarkan anak-anak di dunia seperti ini?

Harus ada yang melakukannya.

Kau takut karena kakekku seorang Yahudi./ Kau tak takut?

Ya, tentu takut.

Ini tak adil. Bagaimana jika ada tahu?

Mereka telah mengambil segalanya dari kita.

Kau akan biarkan mereka mengambilnya juga?

Baiklah.

Hentikan, cinta sejoli. Apa kabar, Jules?

Baik, kabarmu?/ Luar biasa.

Hei, bir Weizen bir. Yang dingin.

Semua baik-baik saja?/ Tentu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left