Release info

Hidamari ga Kikoeru
A Commentary by nee_chan

Tags

other
Published on: 2018-03-22
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Indo Sub By: Nee~Chan

Silahkan mengedit atau memperbaiki, tapi jangan mengapus kreditnya.

Selama musim dingin saat kelas 8

Aku tiba-tiba jatuh sakit setelah diterima masuk SMA

Harus berada di tempat tidur selama lebih dari satu minggu karena demam tinggi,

Dan saat aku sadar...

...aku sudah tidak mampu lagi mendengar suara detak jam ataupun mesin kendaraan.

Pagi itu begitu hening.

Aku masih ingat perasaan kesepian itu.

Hingga aku mendengar suara hangat dan lembut dari tempat yang disinari mentari.

Hidamari ga Kikoeru (Silhouette of Your Voice) Berdasarkan manga karya Yuki Fumino

Eh?

Biaya per jamnya ¥1500!

Itu tidak buruk

Well, kalau untuk tutor, harga segitu juga normal

Sebenarnya, ini cukup rendah dibanding pekerjaannya

Dan juga, Taiichi

Orang seperti dirimu mau jadi tutor?

Kalau ini tidak berjalan lancar... Aku akan berada dalam masalah.

Mulai hari ini, aku bahkan tidak akan mampu membeli makanan

Memang ada apa dengan tempat kerjamu?

Aku pikir kau sudah dapat jatah makan di restoran.

Aku punya masalahku sendiri yang tidak bisa ku katakan!

Suaramu berisik!

Jangan bilang begitu.

Makanya aku bilang kecilkan suaramu.

Kalau itu, kau mau mentraktirku makan?

Kita gunting, batu, kertas.... Yeah!!

Seriusan?

Ini pertama kalinya aku dengar ada orang dipecat gara-gara suaranya terlalu keras.

Emangnya suaramu sekeras itu ya? :v

Bukannya kau sendiri bilang aku berisik?

Ternyata memang keras...

Maaf...maaf...

Aku sih tidak masalah karena aku sudah biasa..

Si manajer awalnya memuji karena suaraku yang bersemangat, tapi ujung-ujungnya menyuruhku pergi.

Kau itu...

Apa jangan-jangan kau tidak sopan sama pelanggan?

Ya... Jadi begitu...

Harusnya kau biarkan saja.

Itu gara-gara rasa keadilanmu yang tidak berguna.

Bukan seperti itu.

A... Aku lapar...

Aku juga.

Aku mau ke kafetaria.

Apa kau mau pergi kesana sendiri dan meninggalkanku dengan perut kelaparan?

Terus kenapa kau tidak ikut juga?

Aku udah bilang aku gak punya uang.

Oh gitu.. Sampai jumpa.

Dasar Lu gak punya perasaan!!

Maaf..

Uang segini bisa makan apa coba?

A.. Lapar...

Rencananya aku ingin bekerja setelah lulus SMA

Tapi guru menyarankanku untuk mendaftar di universitas,

dan beginilah aku sekarang.

Aku kelaparan...

Udah gak tahan...

Lapaaarrr.....

Sakit..

Oh, maaf sudah mengagetkanmu.

Itu orang ngapain duduk disana?

Oh!! Kelihatannya enak!

Apa? Boleh kumakan?

Serius? Kamu baik banget.. ^^o^^

Orang yang mau menawarkan makanan itu biasaya individu yang luar biasa.

Selamat makan.

Enaakk!

Tunggu.. Ini...

Kenapa dia?

Itu.. Sugihara, kan?

Sugihara?

Sugihara Kouhei. Dia juga masih tahun pertama.

Bagaimana kau bisa tahu?

Dia itu lumayan terkenal.

Kau sibuk kerja paruh waktu jadi kau tidak tahu, tapi,

Dia itu cukup mencolok dan populer diantara wanita.

Ah, dan juga,

Ini,

Dicari Note Taker?

Itu untuk siswa yang memiliki masalah dalam memahami pelajaran karena gangguan pendengaran,

Jadi siswa lain bisa membuatkan catatan tentang pelajaran untuk mereka.

Apa dia tidak bisa mendengar apapun?

Entah, aku tidak yakin.

Oh, lihat.

Uwah, mereka sepertinya menggunakan bahasa isyarat.

Ya sepertinya benar.

Dia mungkin memang memiliki masalah pendengaran?

Ngomong-ngomong, kenapa kau mencari Sugihara?

Aku mau mengembalikan sesuatu.

Mengembalikan?

Aku pergi dulu.

Tu--Tunggu Taiichi.

Apa?

Jangan berurusan dengannya.

Ha?

Aku sudah bilang, kan. Dia itu tidak dekat dengan orang lain.

Aku tidak pernah mendengar hal bagus tentangnya.

Dia bahkan tidak terlihat seperti seorang senpai.

Kau tidak mau repot kan?

Tunggu.

Udah, udah, ayo.

Aduh!

Halo.

Aku pikir aku bisa melihatmu disini,

Ternyata kau beneran disini.

Oh iya.

Nih.

Aku mau mengembalikan ini.

Aku sudah membersihkannya.

Bentonya sangat enak.

Waktu itu aku hampir mati kelaparan,

tapi untungnya kau menyelamatkanku.

Oh iya, aku dengar kau memiliki reputasi yang kurang baik,

tapi orang seperti itu tak akan menawariku makanan, kan?

Jadi untuk membalas budi,

Ini.. Biarkan aku melakukannya.

Sebagai gantinya, buatkan aku bento.

Kenapa aku bisa mendengarmu dengan jelas?

Oh iya aku lupa. Akan ku tulis.

Kalau kau bicara pelan-pelan, aku masih bisa paham.

Apa? Kau bisa ngomong toh.

Aku pikir kau tidak bisa bersuara.

Syukurlah..

Aku sempat bingung bagaimana berkomunikasi denganmu.

Kau bisa mendengar suaraku, kan?

Ano..

Pertama apa kau mau memberi tahu namamu?

Sagawa Taiichi.

Taiichi, tumben kau masuk kelas,

Masih belum dapat kerjaan?

Aku ini lagi kerja sekarang.

Kerja? Apaan?

Note taker.

Jangan-jangan, Sugihara?

Iya.

Bukannya ini kerjaan suka rela?

Sebenarnya, aku cuma mau melakukannya sementara,

Tapi dia mau aku melakukannya untuk waktu yang lama.

Dan imbalannya...

Satu kotak bento untuk satu catatan.

Dimana lagi coba aku bisa mendapat pekerjaan impian seperti ini?

Keberuntungan akhirnya berada disisiku.

Memangnya kau tidak apa-apa?

Cuma menulis catatan, kan? Tidak masalah!

...konsep visioner pertama dicetuskan oleh seorang sosiologis Inggris bernama John Erly.

...visioner konsumsi yang mengarah pada perubahan gaya hidup..Orang-orang mulai rindu dengan alam pedesaan...

Uenakk!

Sagawa-kun..

Hmm?

Ada yang lupa kau tulis disini.

Oh itu..

Maaf, aku ketiduran.

Aku gak akan tidur lagi lain kali.

Maaf, aku janji.

Sulit juga ya menulis semua yang dikatakan profesor di kelas.

Biasannya butuh dua orang yang sudah terlatih untuk melakukannya secara bergantian.

Tapi karena aku cuma bisa mendengar separuhnya saja,

tugasmu cukup menuliskan bagian-bagian pentingnya saja.

Eh, ada apa?

Apa mereka kenalanmu?

Mereka dari klub bahasa isyarat.

Mereka mengajakku bergabung berkali-kali.

Ah.. Jadi itu kenapa mereka menggunakan bahasa isyarat.

Aku belum pernah melihat orang yang menggunakan bahasa isyarat sebelumnya...

Aku juga...

Bahkan dengan kesulitan pendengaran, tingkatan tiap orang berbeda-beda.

Banyak orang di luar sana yang tidak paham bahasa isyarat.

Selalu berpikir kalau orang dengan gangguan pendengaran bisa bahasa isyarat itu cukup menyebalkan.

Aku tidak butuh hal itu.

Mari makan.

Ini tidak buruk...Cukup berguna juga.

Lagipula, lebih mudah bagiku untuk membaca bibir.

Bukannya itu malah lebih sulit?

Gak juga..

Semua orang bisa melakukannya lewat latihan.

Ya, meskipun kau tidak membutuhkannya.

Kenapa?

Apa gak ada orang yang pernah berkata kalau bicaramu terlalu keras?

Ah.. Ada sih beberapa...

...yang komplain kalau suaraku terlalu berisik.

Itu hal yang baus.

Itu artinya kau bisa berkomunikasi secara efektif.

Karena itu aku bisa berbicara dengan mudah bersamamu.

Aku tidak perlu memintamu mengulang ucapanmu.

Apa kau bisa berhenti memanggilku Sagawa-kun?

Eh?

Karena itu kedengaran seperti perusahaan pengiriman.

Note: Sagawa Xpress

Lagipula, gimana ya...

Apa?

Pokoknya, panggil saja dengan nama depanku.

Aku juga akan melakukan hal yang sama.

Baiklah.

Taiichi-san...

Apa yang terjadi padamu belakangan?

Kau jadi rajin masuk kelas, dan selalu memperhatikan pelajaran.

Ya, itu karena aku menemukan pekerjaan paruh waktu yang sempurna.

Apa yang dengan Sugihara itu?

Ya.

Silhouette of Your Voice subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left