The first 176 lines.
Hari pengunduran dirimu dari Tenjin-ya sudah ditentukan.
Yaitu tepat pada hari festival musim gugur Tenjin-ya.
Baik.
Kau itu licik, bukannya bijak.
Karenanya, kurasa kau cocok menjadi calon pengantin Hachi-you.
Meski kau harus berada di pihak musuh.
Kuharap kau sudah siap.
Aku tahu.
Karena aku selalu melihat Aoi-chan.
Aku akan berpura-pura tak berdaya, dan membuat musuh terlena.
Tak berdaya...
Memang dari dulu, aku tidak berdaya, sih.
Oryou-sama, apa yang sedang Anda lakukan?
Apa?
Anu, menurutku
Oryou-sama harus menjadi nyonya muda lagi.
Hah?
Pasti ada hal di Tenjin-ya yang hanya Oryou-sama bisa lakukan.
Begitu.
Setelah festival musim gugur, ya?
Setelah semua pekerjaannya selesai,
kapal Bunmon Tanuki akan menjemputku.
Kamu akan langsung ke wilayah barat laut?
Hmm.
Biar tidak diremehkan oleh wilayah utara,
kelihatannya mereka sedang menyiapkan pesta pernikahan yang megah.
Bakal kesepian, nih.
Sejak kamu datang ke Tenjin-ya, Oryou yang selalu mengurusmu, ya?
Ya.
Sedari dulu, Oryou-sama sifatnya memang begitu.
Kamu kah anak barunya?
Anak tanuki yang kecil nan mungil.
Akan kujejali kamu dengan tugas-tugas pelayan!
Karena aku adalah calon nyonya muda di masa depan!
Memang sifatnya, ya.
Keras kepala, egois,
dan sangat ambisius.
Menghalalkan segala cara untuk menjadi nyonya muda.
Aku mengagumi dan menyayangi Oryou-sama yang seperti itu.
Menurutku, Oryou-sama harus mencoba jadi nyonya muda lagi.
Sejujurnya, aku sangat ingin membantu mewujudkan itu.
Yah, begitulah.
Tapi pokoknya sampai hari terakhirku nanti,
aku akan bekerja keras di Bunga Rembulan!
Terima kasih.
Mohon bantuannya, ya.
BUNGA REMBULAN
Begini cara membungkuknya.
Kasuga-san benar-benar bekerja dengan serius, ya.
Begini?
Iya, sudah bagus.
Ya.
Pelan-pelan saja membungkuknya.
Selain pekerjaan di Bunga Rembulan,
Baik.
dia juga mengajari Ai-chan cara melayani pelanggan dengan baik,
Pelan-pelan juga bangunnya.
Aku mengerti.
dan bermain-main dengan Chibi.
Sudah oke, nih.
Dia sangat membantuku.
Kita coba latih lagi, yuk!
Baik.
Terima kasih banyak.
Tenjin-ya akan merasa sedih kehilangan dirinya.
Terima kasih banyak.
Benar.
Silakan datang kembali.
Besok, mohon pasang ini di depan kedai, ya.
Mukanya lucu sekali.
Ini sebagai penanda untuk pelanggan yang mau datang, kan?
Benar.
Saya membagikan peta ini di pintu masuk.
TIDAK TERMASUK PEREKAT
Jika mereka ke area istirahat yang ada lentera labunya, akan dapat permen.
Bagus sekali.
Seperti halloween edisi dunia gaib.
Kami memutuskan untuk membagikan Roti Neraka.
Bisa juga untuk mempromosikan oleh-oleh baru, ya.
Mohon kerja samanya untuk besok!
Sama-sama!
Semangat untuk festival musim gugur Tenjin-ya!
Semangat!
BUNGA REMBULAN
Keren!
Namanya Roti Neraka.
Ini,
enak banget.
Lezat banget.
Neraka, neraka!
Kasuga-chan,
sejak kapan kamu bekerja di Bunga Rembulan?
Kamu sudah bukan pelayan di Tenjin-ya?
Aku juga bisa jadi gadis ikon di kedai teh, kan?
Kasuga...
Anu, permisi...
Apakah ada gelang yang terjatuh di sekitar sini?
Gelang?
Ya.
Gelang perak peninggalan dari ibu saya.
Mari kita cari bersama.
Kami baru sadar setelah selesai mengelilingi area istirhat.
Kira-kira terjatuh di mana, ya?
Ada barang yang hilang?
Gelang perak katanya.
Mungkin gelangnya sudah ada di tempat barang hilang, Aoi-chan.
Tempat barang hilang?
Akan saya antarkan.
Terima kasih banyak.
Kasuga-chan memang hebat.
Dia bisa diandalkan, ya.
Gelangnya ketemu tidak, ya?
Aoi-san, terima kasih atas kerja kerasnya.
Ginji-san, kamu juga.
Rencana festival musim gugurmu berjalan sukses, ya.
Semua orang sangat menikmatinya.
Acara utamanya baru akan dimulai.
Cahaya lenteranya membuat suasana Halloween-nya semakin hidup, ya.
Di akhir, kita akan menerbangkan lentera labunya, lo.
Wah, bagus sekali.
Omong-omong, Aoi-san.
Saya mencium aroma labu.
Aku sedang membuat sup kental labu.
Kelihatannya enak sekali.
Silakan. Sup kental labu dan roti isi tuna dan selada.
Saya makan, ya.
Ini lezat sekali dan terasa hangat.
Rasanya saya bisa lebih semangat bekerjanya.
Syukurlah.
Terima kasih atas makanannya.
Oh, iya.
Labu yang kupakai di dalam supnya
itu dari labu yang ditumbuhkan Oodanna-sama.
Begitu, ya.
Sebenarnya,
ini kubuat untuk mengatasi ketidaksukaan Oodanna-sama terhadap labu.
Beliau bilang, setelah acaranya selesai, akan datang kemari untuk makan.
Ternyata begitu.
Dengan sup kental ini, saya yakin Oodanna-sama akan menyukainya.
Hentikan!
Kasuga, hentikan!
Kasuga!
Kasuga-san!
Tuan Muda, tolong hentikan dia!
Kasuga, kenapa kamu di atas sana?
Ini, ada gagak.
Gagaknya yang mengambil gelang pelanggan itu.
Gagak?
Gagak itu!
Akan segera kuambil.
Kasuga, hentikan!
Kalau terjadi apa-apa denganmu, aku yang harus bertanggung jawab!
Diam dulu, dong.
Saya akan menolongnya!
Sudah cukup!
Ginji-san...
Titik lemahmu, bagian bawah ekor ketiga dari kananmu, dipegang, ya.
Tuan Muda,
Anda tidak perlu sampai turun tangan.
Ini adalah pekerjaan yang harus dilakukan oleh Kasuga.
Ta-Tapi, Oryou!
Aoi, kau juga diam dan lihat saja.
Kasuga!
Oryou-sama?!
Itu adalah barang berharga milik pelanggan!
Jangan biarkan gagak itu lolos!
Oryou!
Kau harusnya menghentikannya!
Oryou...
Aduh.
Aduh, sakit.
Eh, Roti Neraka?
Ini Roti Neraka, lo.
Enak, lo.
Ambil!
Tunggu!
No comments yet. Be the first to leave one.