View from the Top

View from the Top

Download Indonesian Subtitle

Release info

View-From-the-Top-2003-AMZN-WEBDL-1080p-720p-480p-pawel2006-PAHE
A Commentary by ProiD
Terjemahan oleh Dhikaboyz, Hanya Resync | Support saya di : trakteer.id/proid

Tags

webdl
web
720p
720
1080
480p
480
WEBDL
Published on: 2019-02-22
Downloads: 63
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Setiap kisah dimulai dari suatu tempat.

Dan kisahku dimulai dari kota kecil yang bernama Silver Springs, Nevada.

Ibuku mantan gadis penari bar.

Ditekankan pada "mantan."

Itu Ayahku.

Dia singgah demi bir.

Astaga. Lihat ini.

Oh, Tuhan!

Aku tidak sempat meniupkan lilinnya.

Tapi aku masih ingat doaku.

Kalau aku bisa pergi jauh

dari Silver Springs secepatnya.

Ternyata itu tak terjadi.

Ayo dicoba, sayang.

Ibuku, selalu optimis,

pada suami keempatnya, Pete.

Ayo, sayang. cicipi.

Ada apa?

Rodney. Putra Pete.

Tak perlu melakukan tes DNA pada anak itu.

Aku masih memikirkan kehidupan yang berbeda

diluar Silver Springs.

Kemudian aku bertemu Tommy, gelandang tim olahraga di SMU.

Dia pencium ulung.

Bersama dengannya, aku tahu kami akan menuju kesuatu tempat.

Kemudian dia menjadi asisten manajer di Supermarket Big Lots

dan menggunakan jabatannya untuk mempekerjakanku di bagian penjualan tas.

Ini adalah tas terbaik yang bisa anda beli. Tak ada duanya.

Ini dibuat dari kain kepar nilon dengan lapisan pelindung DuPont.

Ini tas yang biasa kau bawa naik pesawat?

Sebenarnya aku belum pernah naik pesawat,

tapi jika aku bepergian dengan pesawat

tas ini akan mengikutiku seperti seekor anjing kecil.

Hari ulang tahunku tiba,

dan aku tak perlu membuat permohonan yang sama.

Tommy dan aku akhirnya menemukan jalan keluarnya.

Hei. Aku menangkapmu.

Donna. Hei.

Ku pikir kau tak boleh istirahat sampai pukul 8:00.

Ada Becky yang menggantikanku.

Sekarang kau disini...

Berikan aku kartunya.

Tidak. Ini konyol.

Lupakan. Ini sebenarnya lelucon saja.

Hei, aku membeli gaun yang kau suka.

Kau mau lihat aku memakainya?

Tidak, hei, Donna.

Jangan baca itu.

Ayolah. Aku suka hal-hal konyol.

Kau memutuskanku?

Dengan kartu ucapan ulang tahun?

Kenapa?

Karena tak ada yang menjual kartu ucapan putus.

Kupikir...

Kita sudah punya rencana.

Donna, jangan salah beranggapan.

Aku putuskan untuk mengajak orang lain ke Tucson.

Orang lain?

Ya.

Linda dari Lawn Chairs.

Sebenarnya, Brenda dari Barbecues.

Dengar, Donna, kau gadis hebat.

Sungguh.

Tapi dengan promosi ini dan pemindahanku ke Tucson,

Aku cuma ingin menjalaninya dengan tenang.

Bisnis adalah bisnis.

Ayolah, Donna. Terima kenyataan ini.

Kau gadis yang tinggal di kota kecil.

Kau milik kota ini.

Kita kembali di "Pure Oxygen,"

dan sedang mengobrol dengan Sally Weston.

Bisa kau ceritakan pada pemirsa

saat dimana kau putuskan untuk merubah hidupmu?

Aku keluar dari pekerjaanku di Big Lots

dan lalu kupikir untuk menjadi seorang alkoholik.

Aku bercanda.

Tapi kemudian sesuatu terjadi.

Ada sebuah keranjang sampah di depanku.

Momen terburuk dalam hidupku.

Ku pikir, "Apa yang harus kulakukan?"

Sejenak aku sangat takut.

Sejak kecil, aku selalu mendengar semua perkataan orang,

"Kau bukan apa-apa. Itulah yang pantas untukmu."

Tapi malam itu ada sesuatu yang berubah.

Dan aku tahu aku bisa lebih hebat dalam sesuatu.

Dari seorang gadis kecil di West Texas

menjadi pramugari terkenal diseluruh dunia.

Pengarang buku "My Life in the Sky." Bisakah kita percaya?

Pembicara motivasi.

Aku penasaran. Kenapa kau memilih terbang?

Walaupun aku sangat senang tinggal dikota kecilku,

tapi impianku tidak menungguku disana.

Impianku ada diatas langit.

Dan terus terang, tak peduli darimana kau berasal,

tak peduli apapun yang mereka pikirkan tentangmu,

kau bisa menjadi apapun yang kau mau.

Tapi kau harus mulai sekarang.

Malah, detik ini.

Tapi bagaimana?

Kau harus memulainya dengan membeli bukuku.

Aku setuju. Tapi kau tak bisa dapatkan punyaku.

"My Life in the Sky."

Kita segera kembali dengan kupasan mendalam sesaat lagi di "Pure Oxygen."

Aku menjalankan saran Sally.

Tentu saja, Sierra Airlines bukanlah maskapai penerbangan terbesar dan terbaik.

Itu malah paling kecil dan tentu saja terburuk.

Tapi semua orang harus memulai karirnya dari suatu tempat.

Donna, kenapa kau ingin menjadi pramugari?

Untuk kesempatan berpergian.

Dan untuk bersenang-senang.

Kami perusahaan kecil. Kami terbang dari Laughlin ke Fresno.

Sekali seminggu ke Bakersfield.

Kami punya 5 pesawat. Penumpang kami kebanyakan penjudi dan pemabuk.

Benar.

Aku akan menyediakan para pemabuk dan penjudi itu

dengan layanan terbaik di udara.

Kau akan suka seragamnya.

Moto kami "Rambut tinggi, Rok pendek,

dan melayani dengan senyum."

Pak, silahkan kencangkan sabuk pengamannya.

Kau gugup?

Aku Sherry.

Donna.

Selamat bergabung dengan Sierra.

Apapun yang kau lakukan hari ini, usahakan jangan jauh-jauh dariku.

Ku dengar pesawat penuh hari ini, tapi jangan kuatir.

Baik.

Oke, bagasi atas sudah ditutup dan kabin aman.

Bagus. aku akan umumkan keselamatan.

Kau pergilah dan katakan pada Kapten kalau kita siap.

Baik.

Selamat datang di Sierra Airlines penerbangan 312 ke Fresno.

Ada 3 pintu darurat.

Kapten, kita...

Kapten?

Apa dia baik-baik saja?

Jangan cemaskan dia.

Dia akan baik-baik saja.

Akan ku bangunkan dia.

Jika tidak bangun, akan kuberikan dia selimut dan...

aku sendiri yang akan tangani ini.

Steve. Steve Bench.

Panggil aku Copilot Steve.

Aku Donna Jensen.

Aku masih magang.

Kau gugup, Donna?

Tidak.

Sebenarnya, ya. Sedikit.

Jangan kuatir.

Aku cuma mengalami 2 kali gagal lepas landas dan beberapa tabrakan kecil.

Aku jadikan itu sebagai pengalaman, dan aku merasa sudah lebih baik.

Aku bercanda.

Aku tahu.

Jika ada sesuatu yang bisa kubantu, datanglah kemari. Oke?

Letakkan tanganmu dilutut.

Kau pasti tak ingin tanganmu terbanting jika pesawatnya jatuh.

Ini seperti roller coaster.

Pernahkah kau naik pesawat sebelumnya?

Ya.

Maksudku, kau tahu.

Sebaiknya kau tidak melihat ke bawah.

Aku bisa lalui ini.

Sial!

Itu cuma rodanya./ Kita kehilangan roda?

Bukan, Donna. Tenang.

Aku tenang!

Kita akan jatuh!

Oh, Tuhan! Pesawatnya akan jatuh!

Kembali kemari!/ Kita akan jatuh!

Pesawatnya akan jatuh!

Duduklah!

Terima kasih. Terbanglah lagi bersama kami.

Nikmati pemandangannya./ Terima kasih.

Apa kabarmu?

Buruk sekali.

Aku tak bisa jalan. Aku menumpahkan kopi.

Aku membuat para penumpang takut.

Yang tadi bukanlah hal buruk.

Turbulensi yang lebih buruk. Kau harus bisa menyesuaikan diri.

Apa aku akan dipecat?

Aku akan dipecat./ Takkan ada yang dipecat.

Sungguh. Kau akan ahli dalam bidang ini.

Kau akan menjadi hebat.

Menurutmu begitu?

Aku pilot. Tugasku menilai bagaimana akhirnya nanti.

Satu untukmu.

Tegakkan kuris dudukmu dengan benar.

Nyonya, bisakah luruskan mejanya?

Untuk mengencangkan sabuk pengaman, masukan logam ini.

Beberapa bulan kemudian, aku terbang dengan perjalanan jauh.

Aku bahkan punya anak magang yang harus kuajari. Christine.

Tak banyak hal yang bisa dilakukan saat akhir pekan.

Kami selalu berjemur di Danau Havasu.

Aku tak percaya pacarmu yang memiliki rumah kapal ini.

Jika kau tidak menikahinya, aku akan membunuhmu.

Lagian, Herb tak pernah memintaku.

Oh, Tuhan!

Ada apa?

Pengaitnya rusak.

Ada peniti di kotak sepatu di lemari kamar tidur.

More Indonesian subtitles for View from the Top

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left