Season 1

Release info

Love Generation 1997 S01E01 1080p WEB-DL AAC H 264-NSBC
A Commentary by Akogi
Viu

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2020-10-08
Downloads: 42
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 1"

"Omotesando, 5 Chome Jingumae"

"Stasiun Shibuya"

"Catatan, Osaki"

"Tokyo Express"

"Shinagawa"

Sial sekali.

"Stasiun Shibuya"

Halo, ini Midori?

Aku Teppei.

Kamu sedang tidur? Maafkan aku.

Begini...

Boleh aku ke tempatmu sekarang?

Tidak, bukan begitu.

Kita sudah lama tidak bertemu...

Dia menutup teleponku.

Rumahku sangat jauh.

Diam.

Turunlah.

Stasiunnya ada di sana. - Tunggu.

Tasmu.

Apa?

Sampai jumpa!

Berengsek!

Kamu baik-baik saja?

Seburuk apa pun pertengkarannya,

seharusnya dia tidak meninggalkanmu di depan stasiun.

Orang biasanya akan memulangkan pacarnya.

Itu bukan urusanmu.

Trem sudah berhenti beroperasi.

Kamu mau?

Benar, aku butuh pemantik.

Hei, apa kita pernah bertemu?

Kamu selalu memakai kalimat yang sama untuk mendekati wanita?

Tidak juga.

Setelah ini...

Bagaimana kalau kita karaoke bersama?

Tidak, aku harus mencari tempat untuk menginap.

Dengar, kita bisa menyanyi tanpa batas waktu.

Lihat, hujan. Bagaimana jika kita ke hotel?

Hotel?

"Berlari dengan kecepatan penuh dengan pakaian renang"

"Minum bersama Komatsubara"

"Ayo makan kepiting"

"Dan pergi ke bar bersama"

Boleh aku minum ini?

Silakan.

Lagi pula, kamu harus membayarnya sendiri.

Apa katamu? - Tidak apa-apa.

"Sepanjang..."

"Minum bir"

"Mari makan kepiting bersama" - Apa yang kamu lakukan?

Maaf.

Maaf.

Aku ingin membesarkan volumenya. Apa ini?

Maaf. - Kenapa kamu mematikannya?

Akhirnya suasana hatiku membaik sekarang.

Dengar, kamu sudah menyanyi sejak tadi.

Kurasa lebih baik kamu beristirahat sebentar.

Aku masih ingin bernyanyi.

Dengar.

Sakit. - Kamu sudah lelah?

Aku harus bangun pagi besok.

Jadi...

Aku harus tidur lebih awal. - "Coffee Rumba".

Begitu rupanya. Kenapa kamu tidak tidur lebih dahulu?

Aku pilih "Coffee Rumba". - Tapi

ini bukan tempat untuk tidur sendirian, bukan?

Ada apa?

Apa kamu mencoba melakukan sesuatu yang buruk?

Aku hanya ingin menciummu.

Kamu jelas memikirkan hal lain.

Dengar.

Mereka yang datang ke tempat ini pasti ingin melakukannya.

Itu tidak pernah terlintas di benakku.

Tunggu. Kamu tidak boleh melakukan itu.

Gadis yang dibawa ke tempat seperti ini biasanya...

"Coffee Rumba".

Apa karena terlalu terang di sini?

Atau kamu mencemaskan celana dalammu?

Kamu mencemaskan itu?

Kamu sangat menginginkannya?

Hanya itu yang kamu pikirkan?

Jika kamu tanyakan itu, aku hanya bisa memberitahumu...

Benar.

"Miliki gadis itu"

"Terkam saja dia"

"Ikuti irama"

Kamu tidak akan mandi?

Tidak?

Di bawah ranjang?

Tidak.

Kenapa kamu berpakaian?

Bukan ini yang harus kamu pegang.

Ini buruk sekali.

Halo?

Ini meja resepsionis. Ini saatnya keluar.

Apa?

Ini pukul 10 pagi. Ini saatnya keluar.

Baiklah. Aku mengerti. Aku akan segera keluar.

Aku sudah terlambat bekerja.

Apa ini?

"Tukang Tidur, aku pergi dahulu. Aku tidak mau terlambat bekerja."

"Kamu bisa bayar kamar hotel dengan kartu kredit."

Ya, begitu. Lihat kemari.

Baiklah.

Bagus sekali. Lumayan.

Ya, begitu.

Sudah cukup. - Selamat pagi.

Selamat pagi. - Selamat pagi.

Teppei, kamu dari mana saja?

Kami hampir selesai.

Halo. - Teppei. Bagaimana menurutmu?

Hari Natal dengan warna merah dan putih.

Rencana yang bagus.

Lumayan.

Apa lebih baik memakai latar biru daripada merah?

Tidak, ini Natal dengan warna merah dan putih. Kenapa memakai biru?

Tidak, stroberinya merah dan kuenya putih.

Bisakah latar belakangnya diubah menjadi biru?

Semua sudah diatur. - Kita mau yang sempurna. Mengerti?

Di sini... - Ganti latar belakangnya.

Maaf.

Ganti saja. - Pergilah.

Hai, aku Katagiri.

Ya, Kepala Departemen.

Tidak, kini aku di lokasi pemotretan.

Apa?

Kembali ke kantor?

Sekarang?

Apa?

Pindah?

Kamu dipindahkan ke Departemen Penjualan.

Dengar. Aku yakin dengan prestasiku sejauh ini.

Selain itu, siapa bisa menggantikanku di Departemen Kreatif

jika aku dipindahkan?

Aku tidak bisa menerimanya.

Karena kamu terlalu percaya diri,

kamu harus ke sana untuk memperbaiki diri.

Kenapa?

Agar kamu tahu segalanya tidak selalu berjalan sesuai keinginanmu.

"Departemen Penjualan, lantai delapan."

Departemen Penjualan?

"Departemen Penjualan Satu"

Aku Katagiri dari Departemen Kreatif.

Aku datang untuk melapor bertugas.

Katagiri.

Ya.

Kamu harus memakai jas biru gelap, kemeja putih, dasi,

kaus kaki biru gelap, sepatu hitam, dan potong rambut panjangmu.

Lepas juga anting-anting itu.

Lupakan pujian yang didapat dari departemen sebelumnya.

Gagasan menjadi orisinal dan ekspresi diri berakhir hari ini.

Mengerti?

Ya. - Uesugi.

Ya?

Ini Katagiri dari Departemen Kreatif.

Dia orang baru di departemen ini.

Tolong pandu dia.

Baiklah.

Kepala Bagian, aku butuh bantuanmu di sini.

Segera datang.

Bisa bantu aku di sini?

Baiklah.

Permisi.

Apa kita pernah bertemu?

Senang bertemu denganmu.

Pertama-tama,

selama paruh pertama tahun ini, kita hanya mencapai

80 persen target untuk perhitungan terakhir.

Teruskan, Kawan-kawan.

Ya. - Ya.

Mari mulai dengan laporan penjualan dahulu.

Tsuji. - Ya!

Bagaimana kemajuan papan iklan di Shibuya?

Hampir selesai.

Kita hanya perlu membahas anggaran.

Anggaran mereka 3.000 yen.

Buat kesepakatan untuk 3.500 yen. - Baiklah.

Hioki. - Ya.

Bagaimana dengan acara baru di penyiar Jepang bulan Oktober?

Tidak ada untukmu. - Pak, ini masalahnya.

Seperti sebelumnya,

kita bersaing dengan tiga atau empat perusahaan.

Perusahaan game menguasai 80 persen pasar. Peluangnya kecil.

Tugasmu adalah mencari cara untuk mengalahkan mereka!

Kamu tidak berhak mengkritik dia. Kamu tidak lebih baik, Yoda.

Bagaimana situasimu? - Terima kasih.

Teh yang kamu buat selalu lezat.

Terima kasih atas pujiannya. - Masih menunggu kabar baik mereka.

Pasti akan baik-baik saja.

Benar, aku sudah melupakannya.

Ini Katagiri, yang baru dipindahkan kemari hari ini.

Dia dipindahkan dari Departemen Kreatif.

Jadi, jaga dia. Jangan biarkan dia fobia kerja.

Aku berpengalaman dalam hal itu. Semua akan baik-baik saja.

Kenapa kamu menjamin itu?

Hai, aku Katagiri. Senang bertemu dengan kalian.

Senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu.

Pekerjaanmu adalah... - Ya?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left