Release info

꽃보다 할배ㅡㅡGrandpas Over Flowers ReturnsㅡㅡE02 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Cast: Lee Soon-jae, Shin Gu, Kim Yong-geon, Lee Seo-jin, Park Geun-hyung, Baek Il-seob. Download video di www.omberbagi.com atau www.drakoric.com. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-07-07
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Grandpas over Flowers, Returns"

"Para kakek kembali setelah tiga tahun"

"Lee Soon Jae"

"Shin Goo"

"Park Geun Hyeong"

"Baek II Seob"

Ada yang akan datang?

Ya, Pak. Satu orang lagi yang akan bekerja membantuku akan datang.

"Apa dia akan berhenti menjadi yang termuda setelah enam tahun?"

Ada yang perlu aku lakukan untuk kalian?

"Dia seketika berdiri"

Astaga.

"Yang termuda, berusia 73 tahun, memberi hormat pada semuanya"

"Kim Yong Geon"

Biar aku yang bayar.

Aku baru mendapat pinjaman.

"Sisi humorisnya yang profesional cukup sering muncul"

"Dan para kakek yang lainnya tidak pernah berhenti tertawa"

Kini suasana jadi lebih ceria karena Yong Geon ada di sini.

"Akhirnya mereka sampai di Berlin!"

"Tidak ada ruang!"

"Mereka menghadapi masalah genting begitu sampai"

Kamu tahu di mana kita harus turun?

Pak!

Kamu harus turun sekarang, Pak.

Kamu harus turun sekarang, Pak.

"Berkat portir profesional mereka selama enam tahun"

"Mereka sampai ke penginapan dengan selamat"

"Mereka berkumpul kembali setelah tiga tahun"

"Dan menyambut anggota baru yang paling muda di antara mereka"

Senang bertemu kamu.

"Demikianlah, malam harmonis pertama perjalanan mereka berakhir"

"Pukul 4 pagi, saat kegelapan belum sepenuhnya menghilang"

"Tidur pulas"

"Para anggota Kamar OB tidur dengan pulas"

"Mendengkur"

"Mendengkur"

"Mendengkur"

"Kamar YB dipenuhi suara dengkuran yang bising"

"II Seob bangun"

Kamu sudah bangun?

"Yong Geon sudah bangun"

- Ini dini hari, ya? - Ya.

- Ini pukul 4 lewat, ya? - Ya.

"Semuanya bangun pukul 4 pagi karena suara dengkuran"

"Geun Hyeong menyambut hari dengan peregangan otot"

"Langkah pertama. Menggoyangkan kepalanya"

"Langkah kedua. Menggerakkan lengannya naik-turun"

"Langkah ketiga. Merentangkan tangan ke sisi atas"

"Langkah keempat. Mengibaskan lengannya"

"Sementara itu, Yong Geon memulai harinya"

"Dengan berpakaian rapi"

"Aku tidak terlalu suka yang ini"

"Dia berpakaian serba putih, dari kepala sampai ujung kaki"

"Dia perlahan mengangkat kakinya dan berkaca dengan pose sempurna"

"Dia memeriksa gaya rambutnya"

"Dia memeriksa bibirnya"

"Dia perlu mengoleskannya minimal 10 kali"

"Memakai parfum"

"Tapi penampilanku kurang bagus"

"Mengulangi"

"Memeriksa penampilan bagian depan"

"Memeriksa bagian samping"

"Memeriksa sisi satunya lagi"

"Memeriksa bagian depannya lagi"

"Sangat melembapkan"

"Akhirnya dia puas"

Aku harus tetap semangat hari ini.

Aku tidak boleh ketinggalan.

Apa ini? Apa ini tabir surya?

Ini busa pembersih.

Kalau ini?

Itu serum untuk perawatan kulit.

Oleskan di wajahmu seperti ini.

Ambil sedikit dan tepuk ke wajahmu dengan lembut.

- Oleskan ke wajahmu. - Baik.

"Yong Geon membantu para kakek memakai perawatan kulit"

Ini nyaman.

Rasanya nyaman.

- Benar, bukan? Sangat melembapkan. - Ya.

Apa tadi ini?

Aku rasa itu semacam krim wajah.

- Itu busa pembersih. - Untuk wajah?

Busa pembersih wajah?

Ya. Aku juga punya masker wajah.

Kita semua harus memakainya nanti malam.

- Tentu. - Aku bawa banyak.

- Sebelum kita tidur. - Ya.

"Saran kecantikan dari Geon sangat bermanfaat"

Goo dan Soon Jae sangat pendiam.

Memang. Mereka pasti tertidur pulas.

"Walau waktu terasa cepat berlalu"

"Hari masih pukul 6.50 pagi"

"Kamar OB masih sunyi"

"Tertawa"

Selamat pagi.

"Berbaring"

"Soon Jae berbaring juga"

"Bermainlah denganku"

"Memeluk"

"Kamar yang penuh cinta di pagi hari"

"Seo Jin bangun"

"Terakhir, Goo bangun"

- Pukul berapa sekarang? - Apa?

"Tertawa"

Geun Hyeong mulai mengobrol sejak pukul 5 pagi.

- Apa? - Geun Hyeong.

Ya, dia bangun sangat cepat.

Karena Yong Geon.

Mereka memberi tahu kami alamatnya.

- Seon Jin di sini. - Selamat pagi.

Aku akan mencuci tanganku.

Apa kalian sudah siap pergi?

Belum, aku baru bangun. Aku tidak bisa tidur semalam.

- Tidak bisa sama sekali. - Tidak bisa sama sekali.

Semalam, kedua pria ini

sungguh luar biasa.

Aku sampai bangun dan duduk di sini.

Mereka seperti meriam.

Seperti di film "Ben-Hur", suara mereka seperti kereta tempur.

"Apa suaranya sebising itu?"

Aku merasakan nostalgia karena lama tidak mendengarnya.

"Merasa bersalah"

"Sementara itu di kamar OB"

Bukankah Berlin adalah kota di Jerman Timur?

Setelah dibagi dua, Berlin adalah bagian dari Jerman Timur.

Kamu benar.

Mereka memisahkan ibu kotanya, bukan?

Britania Raya, Prancis, dan Amerika saat itu bersama

dengan Uni Soviet.

Ada juga sebuah film yang berjudul "Four in a Jeep".

Ya, aku ingat.

Aku kelaparan.

Sudah hampir waktunya. Ayo menunggu sebentar.

Pemilik rumah tamu ini akan memasak untuk kita.

"Sarapan di rumah tamu"

"Sang pemilik menyiapkan berbagai masakan"

"Makanan Korea terbaik tersedia hanya seharga 4 euro"

"Memulai dengan memasak telur"

"Juga ada daging barbeku di oven"

"Hanya butuh waktu sebentar"

"Sarapan portir yang sesungguhnya"

Akan melewati sekitar ini.

Tapi ini terlalu jauh.

Para kakek akan kelelahan.

"Menyimulasikan Tur Seojin"

"II Seob keluar lebih awal karena lapar"

Aku lapar.

Kamu sudah minum kopi?

- Kamu sudah minum kopi? - Ya. Aku sudah minum dua gelas.

Aku bangun sangat cepat hari ini.

Kamu yang pertama bangun, ya?

Tentu saja.

Cuaca tidak terlalu bagus hari ini.

- Cuaca akan membaik sore nanti. - Benarkah? Baiklah.

"Cuaca hari ini akan"

"Sangat bagus untuk berkeliling"

"Juga menyenangkan untuk tidur siang"

Kamu sempat membaca tempat-tempat yang akan kita datangi hari ini?

Brandenburg, bukan?

- Ya, Gerbang Brandenburg. - Tugu peringatan...

Apa kita akan ke kubah juga?

Yang itu.

"Katedral Berlin"

Itu sangat jauh.

Aku berencana pergi ke sana jika kita punya waktu.

Kita akan makan di Postdamer Platz.

Ada sebuah tempat bernama Pavillon der Einheit.

Itu sebuah bangunan paviliun dari Korea.

- Itu dibangun dari Korea? - Ya.

- Lalu menuju Checkpoint Charlie. - Checkpoint Charlie.

Ya, kita ke sana lebih dahulu.

Jika kita masih punya waktu...

Aku rasa kita tidak akan...

- Cukup dekat dengan berjalan kaki. - Baiklah.

"Syukurlah"

Aku mencemaskan II Seob.

Kita akan istirahat dan makan di sela-selanya.

- Itu akan lumayan. - Kedengarannya menyenangkan.

- Kami hanya akan mengikutimu. - Baiklah.

Kita akan memulai dengan Gerbang Brandenburg.

- Kita harus pergi ke sini. - Ya, tentu.

Halaman berapa yang kamu lihat?

- Halaman yang pertama. - Halaman pertama.

- Gerbang Brandenburg. - Ya.

- Kita akan mulai dari sana. - Baiklah.

Banyak yang harus kita lakukan hari ini.

Semua tempat ini saling berdekatan.

"Mendengarkan baik-baik"

"Begitu Seo Jin meninggalkan kamar"

"Dia menutup bukunya"

Ayo sarapan.

Selamat pagi.

Dia ingin pulang karena dengkuran itu.

Awalnya aku kira itu II Seob.

Tapi dengkuran Geun Hyeong jauh lebih keras.

Aku mengetahuinya saat melihatnya.

"Kakek termuda mengadu"

Kamu harus tidur di mobil.

Tidak usah.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left