Big Mouth

Big Mouth

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Big-Mouth-S01E02-Everybody-Bleeds-Semua-WEBRip-@GreenLantern
A Commentary by GreenLantern
"Change, it comes whether you want it or not" | http://zdndroid.blogspot.co.id | Hope u like it and happy watching :)

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2018-08-08
Downloads: 59
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Jessi, kenapa lama sekali?

Aku merasa tidak cocok dengan pakaian ini.

Oh, sayang, itulah yang diinginkan industri fashion,

Sehingga kau menghabiskan uangmu di Forever 21 ...

... dengan pakaian yang dibuat oleh balita Malaysia perokok.

Kenapa ngga pake celana putih? Kau selalu terlihat imut saat memakainya.

Ibu, kau selalu bilang aku terlihat imut dalam segala hal.

Nggak dalam segala hal juga.

Jadi, gimana hubunganmu dengan Jessi?

Sudah bertemu dengannya, sejak ciuman itu?

Ya. Aku mengirimnya pesan bertuliskan "Hei,"

Dia mengirimku video anjing berpakaian nelayan.

Ya Tuhan. Kurasa dia suka padamu? / Kurasa begitu.

Maksudku, anjing itu punya topi dan jas hujan, tiang pancing kecil--

Tidak, aku pernah melihatnya. / Lucu, tapi juga--

Kau harus membalasnya. / Masih bingung mau bales apa.

Ooh, ooh, ooh. Bilang padanya untuk mengirim gambar titid.

Cewek suka begituan, terutama ketika itu datang entah dari mana,

Mereka akan terkejut.

Penerjemah: GreenLantern Follow My Instagram: @zdndroid_xyz

Big Mouth: Season 1 Episode 2

Amboy, aku suka karya wisata!

Tak sabar melihat aksi mereka.

Dan kalian berdua, Devin dan Devin,

Alias para Devin. / Kami para Devin.

Kalian tampak hebat seperti biasa, dasar pasangan hitam-putih.

Itu bukan masalah besar. / Hai, teman-teman.

Berbicara soal pasangan, Nick, bagaimana hubunganmu dengan Jessi?

Berpacaran itu sungguh ajaib. / Kalian ini pacaran atau ngga?

Uh ... / Uh!

Dengarkan aku, Nick, nugget kecil yang lucu.

Terkadang kau lucu, tapi kau kecil dan kau butuh kail.

Lucu dan kecil itu kail yang layak. / Jessi sedang pubertas.

Gadis-gadis pintar sedang mengalami itu sekarang.

Terus terang aku tak tahu apa yang dia suka darimu.

Kau akan tahu daya tarik Nick jika kau semakin mengenalnya.

Huh! Dan ada orang ini. / Harusnya aku diam saja.

Kau dan bocah cupu ini tempat duduknya di tengah.

Kau ingin duduk di belakang? Dekati Jessi ...

... dan tinggalkan "Billie Jean King."

Lihat siapa yang datang.

Kau tampak cocok dengan celana pendek itu.

Benarkah? Ini milik sepupu cowokku.

Jessi, hei. / Hai. Oh--!

Oh, pelukan? / Ya, atau ...

Tidak, maksudku, kita bisa nglakuin itu, atau ... / Gimana kalau-- gini...?

Gimana kalau kita nglakuin ini ...? / Oh, gini ...?

Ta-da!

Manis banget. Lihat betapa canggungnya mereka.

Ya. Ya. Aku bisa melihat ini. Ini bukan untukku tapi orang lain akan suka.

Itu Starbucks. Itulah yang diinginkan Amerika.

Jadi bagaimana? Kalian pacaran atau gimana?

Oh, sial, apa yang akan dilakukan olehnya?

Jadi bagaimana dengan kalian?

Kurasa mungkin ...

Ya, kami pacaran. / Ya.

Whoa, semua orang berpasangan.

Nick dan Jessi, ibuku dengan perawatnya bernama Roberto.

Cinta ada di mana-mana

Oke, jadi mau gimana?

Mencari kursi pertama yang ngga ada ukiran swastikanya?

Eh, Nicky, di belakang, kawan. Kami di sini. Pasangan di belakang.

Oh. Kurasa kita seharusnya duduk bersama?

Di kursi belakang? / Ya.

Oh. / Oh, apa kau tak keberatan?

Ya, tentu.

Maksudku, kursi belakang itu buat orang pacaran,

dan juga untuk anak berkursi roda itu,

Sehingga anak-anak keren takkan dikucilkan.

Dan juga, mereka perlu memuat bajingan kecil ini dari belakang.

Aku jadi tidak bisa jalan gara-gara divaksinasi.

Jessi, Nick, hai. Ingin gabung?

Pergilah! Aku tak apa. Apapun yang terjadi ...

Sampai nanti, Andrew. / ... kau bisa cerita padaku nanti.

Nonaku. / Terima kasih, Tuan yang baik.

Oke, ini hal yang bagus, sayang.

Aku enggak suka dipanggil begitu. / Sekarang kau bisa duduk dengan cewek,

Paha saling bersentuhan.

Ujung siku menyenggol payudara.

Temanmu Jay sudah mendapat ide itu.

Ini kartumu? / Bukan.

Bangsat! / Mungkin itu kartuku?

Kenapa kau tak mau jalan-jalan denganku!?

Ayo, ayo, ayo.

Duduklah sebelum terlambat.

Tidak. Jangan duduk dengan anak kecil bertas ransel.

Dia bocah cupu. / Hai, kau sedang menatapku.

Berapa tinggimu? Ada monster di sebelahmu.

Eh, apa kabar, Caleb?

Oh, ya, ya, ya. Duduk dengannya.

Ingat ketika dia membuatmu 'keluar' saat pesta dansa?

Tidak, aku lupa pernah ejakulasi di depan umum.

Beneran? / Tidak. Aku takkan melupakan itu.

Ayolah, dia tak tahu apa yang terjadi.

Lagian, kau juga nggak tahu apa isi tasnya.

Ooh ... ! Aku yakin tasnya dipenuhi dengan dildo.

Hei, Andrew, kau ingin bermain Travel Scrabble?

Oh!

Dia udah kepengen.

Astaga, Andrew, kalau kau tak segera menemukan tempat duduk kita akan--

Duduklah di sini, sobat. / Tidaaak!

Oh, bebek sialan.

Duluan ... Gua mau ngewe bebek.

Ada masalah, Andrew? Kau pacaran?

Aku sih sampai sekarang masih jones.

Tapi, ada satu wanita dalam hidupku.

Dia berkarat hijau dan tingginya seribu kaki,

Alias, Patung Liberty,

Alias, itulah tempat tujuan kita, nak.

Alias, contoh lain dari mitos Amerika, anak-anak.

Kita mencuri seluruh negeri ini dari penduduk asli Amerika.

Oh, astaga. Perkataannya dalem banget!

Oke, orang Indian memberi kita negara ini sebagai Thanksgiving, paham?

Jadi kita tak ada masalah dengan mereka.

Begitulah, jadi ... / Oke.

Jadi, di kursi belakang, ya?

VIP. / Mau kuambilkan minum?

Jus jeruk, sampanye? / Di sini ada layanan minuman?

Tidak, tidak, tidak. Dia itu anaknya si supir bis. Dia gila

Kami akan menawarkan kue-kue hangat begitu kita sampai ke sana.

Jadi jangan makan roti dulu.

Jadi kalian mau ciuman atau gimana?

Oh--! Emangnya harus, ya?

Kalau nggak pengin, ya nggak usah.

Ya. Terlalu pagi untuk bermesraan.

Ya, aku setuju. / Mm, ya.

Rasamu seperti kue ulang tahun.

Sebenarnya kita cukup pegangan tangan aja.

Bagus. / Ya.

Kenapa kalian nggak ngambil sampanye? Ini gratis.

Ayo, Nick, kita naik ke puncak. / Cowok sama cowok,

Dan cewek sama cewek. Dengan begitu kita bisa saling ngobrol ...

... lalu kita bertemu di puncak dan mengambil foto berpasangan.

Kau setuju? / Foto berpasangan?

Kau ingat minggu lalu saat kita mengolok-olok orang ...

... dengan akun Instagram bersama?

Aku ingat. Tapi pemikiranku tentang hal itu sudah berubah.

Uh, oke. Jadi sampai ketemu di sana untuk ... "foto berpasangan."

Apa bajingan kecil itu mengabaikanmu?

Kurasa dia harus bergaul dengan orang yang berpacaran.

Ya, kuyakin mereka akan terbawa suasana ...

... dan berbuat mesum.

Mungkin kau bisa ikut mereka, lalu coli di pojokan.

Kau bisa jadi saksi mereka dan kau akan butuh tisu bayi.

Jadi, apa Nick tahu kapan ulang tahunmu?

Uh, kayanya.

Oh, sayang. Itu hari libur pasangan yang paling penting.

Devin, bisa kita bicara empat mata?

Oke, Lola. Wow. Dia selalu cemburu ketika aku ngobrol sama orang lain.

Ya sudahlah. Jay! Apa kabar?

Haruskah kita naiki patung ini bersama? / Aku lagi sibuk.

Aku sedang menyiapkan trik terhebatku.

Baiklah. / Kau tanya trik apa?

Di sore hari, aku akan meniru pesulap favoritku yang kelima,

Ilusi terkenal David Copperfield--

Aku akan membuat Patung Liberty menghilang.

Kau mengawasi anak berkulit coklat itu? / Tentu saja. Dia berkulit coklat.

Oke, mungkin aku bisa membantu trikmu.

Apa-apaan? Kenapa semua orang terus meninggalkanku?

Karena baumu seperti disko Israel.

Jadi pacar itu gimana? Misalnya, apa tanggung jawabku?

Kau harus selalu ada untuknya. Saat berangkat dan sepulang sekolah,

Waktu makan siang, waktu tidur-- Kau tak boleh mengabaikannya.

Bukankah itu melelahkan? / Rasanya menyenangkan.

Kau hanya perlu berkompromi.

Seperti apa? / Misalnya, namaku sebenarnya Devon,

Tapi dia memanggilku "Devin" sehingga kami serasi.

Oh, iya, namamu Devon. Aku nggak tahu apa aku bisa ganti nama.

Kau akan terbiasa, Jesse. Kau dengar? Aku membaliknya.

Sekarang aku paham.

Hai, kau melihat Nick?

Ugh. Kami belum menikah. / Tapi kalian pacaran, kan?

Kayanya. Maksudku, kami berciuman, kami SMS-an dua kali,

Lalu tiba-tiba kami duduk di belakang sama orang pacaran.

Dan anak berkursi roda itu. / Dia mabuk.

Kudengar kau mengirimi Nick video nelayan anjing.

Dia bilang begitu? Apa lagi yang dia katakan?

Oh, aku tidak enak bilangnya. / Andrew, ini cuma aku.

Iya aku tahu. Tapi sekarang kau "wanita milik temanku".

Ugh! Nggak gitu juga. Ya sudahlah, lupakan saja.

Hei, Jessi-- / Apa?!

Oh-- Kurasa celanamu terkena es krim ... ?

Aku juga kena es krim. Kita samaan.

Aku harus ke toilet sekarang.

Tunggu, kau baik-baik saja? Aku bisa ikut denganmu.

Sebenarnya, ini disengaja. Aku sedang menenangkan diri.

Oh, aku ngerti, sobat. Lidahku ini sangat kering. Lihat.

Ah-hh!

Aku harus membasahinya secara manual tiap jam. Ini sungguh mengerikan.

Jadi aku bisa makan banyak Rocket Pops.

Uh, Jessi, kau baik-baik saja? Haruskah kupanggil Pelatih Steve atau orang dewasa?

Aku baik-baik saja. Jangan panggil Pelatih Steve.

Tidak, tidak, tidak. Ini tak boleh terjadi.

Aku mengalami menstruasi pertama di Patung Liberty.

Oke, aku cuma perlu menemukan sesuatu untuk ...

Apa-apaan?

Oh, astaga. Ini parah.

Dasar tukang bersih-bersih toilet pembenci wanita!

Kau meninggalkanku, Svetlana, aku benci dengan jenis kelaminmu!

Jessi, apa yang terjadi? Oh, Ya Tuhan, apa kau bagal narkoba?

More Indonesian subtitles for Big Mouth

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left