Release info

Akebi chan no Sailor fuku S01E07 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-03-15
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 158 lines.

Pagi.

Pagi, Komichi.

Pagi, Erika.

Oh, iya. Aku mengirim foto saat kita bermain air pada Ayahku.

Pada Ayahmu?

Ayahku pun berkata kalau dia juga ingin memancing bersama.

Dia juga kaget sama peralatan memancingmu.

Be-Begitu, ya?

Jadi agak malu, nih.

Terus, Ayahku juga berkata kalau tanganmu cantik.

Eh?!

Ayahnya sampai melihat ke situ?

Kamu selalu menjaga kebersihan kukumu, 'kan?

Makanya, itu...

Karena kamu jago bermain biola!

Bisa main musik itu keren, ya!

Aku mengaguminya!

Justru, aku merasa kamu yang jago menari itu jauh lebih hebat.

Benarkah?

Ya.

Jadi malu, nih.

Ah.

Pagi.

Pagi!

Ayo pergi ke tempat ekskul.

Eh, rapikan yang benar.

Boleh, kok. Pas sudah selesai, ya.

Sampai besok, Hebimori.

Ah, iya.

Suara gitar listrik memang keren, ya.

Aduh, deh.

Kamu jago banget! Bagus, tuh!

Bisa, tuh! Pasti baik-baik saja!

Yang barusan sudah bagus!

Tapi, ujungnya aku enggak memilih ekskul apa pun.

Hah?

Edo peringkat 10? Aku enggak paham.

Edisi berikutnya, program spesial Fukumoto Miki?

Aduh, Miki-nya sudah cukup.

Ah, gitar listrik model Rara bagus, ya.

Kalau ini, aku juga...

Hebimori.

Hebimori!

Selamat siang.

Penyuara jemalamu sangat kedap suara, ya.

A-Akebi.

Maaf, aku enggak menyadarimu.

Hebimori. Itu...

Eh?

Itu majalah bacaan orang yang suka main musik, 'kan?

Eh?

Aku membeli edisi sebelumnya karena Miki jadi sampulnya!

Tapi, saat kubuka majalahnya di rumah,

isinya dipenuhi lembar musik...

Dia enggak sadar karena cuma tertarik sama sampulnya?

Aku memang sama sekali enggak paham terhadap tulisannya,

tapi jangan-jangan kamu juga bisa bermain musik?

Eh?

Yah, enggak juga.

Kalau gitar...

Lumayan.

Hebat.

Aku mau dengar!

Eh?

Permainan gitarmu.

Boleh saja.

Kepada murid kelas 1-3 bernama Akebi Komichi...

Wah, Ketua!

- Harap segera ke ruang ekskul. - Maaf, ya. Aku harus ekskul!

Lain kali, perdengarkan permainan musikmu, ya!

Diulangi, Akebi Komichi.

Akebi Komichi. Harap segera ke ruang ekskul.

Aku melakukannya.

Padahal aku enggak bisa membaca lembar musik.

Ini gitar lama Ayahku yang kubawa secara asal dari rumah.

Yah, semenjak ke sini, aku belum pernah memainkannya, sih.

Soalnya, ini bukan gitar listrik.

Ah?

Kunci?

Bukankah musik itu hubungannya dengan diatonik doremifa, ya?

Ketemu. Ini, toh?

Pertama, do.

Selanjutnya...

Bunyi!

Selamat datang.

Ya.

Kukira itu cuma bagian dari interior.

Yah, benar juga, sih.

Ah, maaf.

Akan kumainkan saat kamu enggak di sini.

Enggak masalah. Aku enggak terlalu terganggu.

Oh, begitu.

Selanjutnya, tekuk lutut, ulurkan tangan setinggi mungkin, dan selaraskan di atas kepala.

Selaraskan!

- Perlahan-lahan regangkan kaki kiri ke depan. - Katanya, Hebimori bisa main gitar.

Ah.

Gimana kalau kamu juga nyoba main musik?

Ayo dorong tubuh bagian atas ke depan.

Musik, ya.

Boleh juga, tuh!

Kakak, fokus dong!

Naikkan tubuh...

Selanjutnya.

Selanjutnya!

A, e, i, u, e.

O, a, o, a.

E, i, u, e, o.

A, o.

Lebih lagi!

A, e, i, u.

Terima kasih kerja kerasnya.

Terima kasih!

Kerja bagus!

Terima kasih kerja kerasnya.

Kerja bagus!

E, i, o, a, o!

Oke!

Hari ini cukup sekian.

Baik. Terima kasih banyak.

Seka keringatmu dan pulang, ya.

Kerja bagus.

Ah.

Togano?

Akebi anggota ekskul teater, ya?

Kamu selalu latihan di tempat ini?

Enggak.

Ruang latihannya banyak, sih.

Belakangan ini, aku latihan di halaman sekolah.

Soalnya Ketua bilang:

"Yang terpenting itu bisa bersuara di depan banyak orang."

Agak mirip.

Karena baru kali ini aku bermain teater,

jadi aku harus sering berlatih dari hal dasar.

Di rumah, aku juga melatih tubuhku!

Kalau aku mungkin lagi berusaha keras mengikuti seniorku.

Begitu, ya!

Tapi, kalau kita perlahan bisa melakukan hal yang sulit bagi kita,

itu rasanya menyenangkan, ya!

Ya.

Oh, iya. Kamu teman sekamarnya Hebimori, 'kan?

Ya.

Berarti, kamu pernah mendengarnya bermain gitar, 'kan?!

Hm?

Kunci G.

Eh...

Senar 1, fret 3.

Senar 5, fret 2.

Senar 6, fret 3. Lalu ditahan.

Eh? Susah.

Apa ini benar?

Yah, sudahlah.

Selanjutnya.

C.

Senar 2, fret 1.

Senar 4, fret 2.

Senar 5, fret 3

Senar 6 diredam.

Diredam?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left