Release info

The Brightest Roof in the Universe 2020 480p-BcoT
A Commentary by Aratadayo

Tags

480p
480
Published on: 2022-03-11
Downloads: 46
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

The Brightest Roof in the Universe

Tsubame! kau bakal telat!

Oh tidak...

Tsubame, selamat pagi!

Tsubame!

Selamat pagi!

Hah?

Ah! Dia nendang.

- Disini. - Tidak mungkin!

- Satu lagi, satu lagi! - Lihat! Lihat!

Ah!

Waah!

Sehat pasti nih!

Aku pikir dia laki-laki!

Hah? aku pikir dia pasti perempuan.

Apa?

Jika laki-laki, aku yang akan memilih namanya.

Jika perempuan, kita yang akan menamainya. Benar 'kan, Tsubame?

Tsubame?

Hm?

Ya.

Benar.

Ada apa? tak seperti biasanya.

Tidak, tidak apa-apa.

Ah!

Aku ingat, bukankah hari ini ulang tahun Toru?

Anak laki-laki sebelah? - Ya.

Ah, mungkin saja.

Ah! Tsubame! tadi kau keluar. Mungkinkah?

Hah?! kau salah paham!

Apa maksudmu?! kenapa malah menyeringai?!

Bukan itu.

Aku mau berangkat

Hei!

Enaknya jadi burung.

- Tidak mungkin! - Itu kemarin.

Aku membacanya kemarin!

Aku tau! Ini gila!

Selamat pagi! Hei, Tsubame!

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Kau sudah periksa berita sekolah?

Belum.

Siapa yang menulis ini? Benar-benar gila!

Oishi Tsubame anak kelas 3B yang biasa bermain-main, pergi dengan Sasagawa Makoto anak kelas 3A.

Tapi dia adalah yang mencampakkannya seperti sampah.

Orang yang menulis ini benar-benar mengerikan!

Ini tidak akan pernah menjadi pada kita, bukan?

Iya!

'kan?!

Hah?! gila!

Yo, si cewek nakal!

Hah? Hei, Sasagawa! Tsubame bukanlah seperti itu!

Apa sih jelek!

Apaan dah?!

Tidak apa-apa, Nami. Tak apa.

Sasagawa benar-benar membuatku kesal.

Aku pikir dia merasa kesal dicampakkan oleh Tsubame.

Pastinya tuh!

Di alam semesta yang luas ini, cahaya sangatlah lemah

sehingga ada banyak bintang yang tidak dapat kita lihat.

Sebagian besar bintang seperti matahari yang memancarkan cahayanya.

Dan kita menyebut bintang-bintang itu sebagai bintang tetap.

Bagus sekali, Bu Toyama.

Penuh dengan keanggunan.

Benar. aku sengaja untuk membuat keanggunan itu.

Begitukah.

Indah.

Oh. Karakter yang memiliki kekuatan yang besar.

Terlihat ceria meski karakternya punya arti penyesalan.

Apakah tidak apa-apa terrlihat ceria?

Ya, terutama goresan vertikal ini.

Apakah terjadi sesuatu di sekolahmu?

Tidak. Itu cerita lama.

Ah, aku mengerti. kau bertengkar dengan ayahmu.

Tidak, itu sesudahnya.

Begitukah.

Memang sih pasti banyak hal yang akan disesali seiring berjalannya waktu.

Bagaimana dengan hari ini?

Sangat menyenangkan.

Hei kau.

Apa yang sedang kau lakukan?

Beraninya kau menyentuh barang yang bukan milikmu.

Kau nakal sekali.

Maaf.

Kau dengan senang melakukannya?

Kau kira bisa menggunakannya tanpa izin, kau benar-benar nakal!

Maaf.

Hei, hei, hei.

Iya?

Kau bisa menggunakan benda ini?

Aku tidak bisa.

Kau tidak bisa? Tapi kau baru saja menggunakannya tadi!

Ajari aku caranya.

Apa kau tuli? Ajari aku bagaimana caranya.

- Bagaimana cara menggunakannya? - Ya.

- Um, coba lihat. - Jadi bagaimana?

- Papan ini. - Yang mana?

- Anda menempatkan kakimu di sini. - Baik.

Dan kemudian anda mendorongnya dengan kaki satunya.

Ah! Mendorongnya. Berikan padaku.

Letakkan kakimu, lalu dorong.

Ah! Ini... ini luar biasa!

Hei, hei, lihat aku!

Wah!

Ajari juga cara berhentinya dong!

Anak-anak zaman sekarang tidak sungguh-sungguh membantu!

Nenek Hoshi...

Hah?!

Karena anda adalah wanita tua yang terbang di langit berbintang, jadi anda adalah Nenek Hoshi.

Kau sekarang memanggilku seorang wanita tua.

Namaku Hoshino Toyo. aku punya nama yang pas bukan.

Hoshino...

Jadi beneran Nenek Hoshi.

Jangan seenaknya kasih nama panggilan.

Kau baru saja terbang di langit, bukan?

Ya. Itu adalah salah satu keahlianku.

Aku bisa melakukan apa saja ketika aku bertambah tua.

Apa pun?

Seperti itu.

Maaf...

Hm?

Tidak deh, lupakan saja.

Ayolah! Apa itu?! kau sekarang membuatku ingin mengetahuinya!

Malam-malam aku mengirim surat kepadanya,

Aku sangat menyesal melakukannya.

Apa? kau menyalahkan melakukannya karena mengirimnya malam-malam?

Ini bukan apa-apa.

Maka kau hanya perlu mengambilnya kembali?

Ya.

Kau bisa melakukannya?

Aku sudah bilang. aku bisa melakukan apapun walau bertambah tua.

Nah, kau juga sudah mengajariku cara menggunakan skuter ini.

Kemari.

Kau harus menceritakannya lagi. Sini, duduk.

Baiklah, mari kita lihat. Sebagai permulaan, aku mulai dari mana?

Kamarnya ada di seberang kamarku...

Sampai jumpa lagi!

Oh! Selamat pagi, Tsubame!

Izumi, baru pulang?

Ya, aku rasa begitu.

Hm?

Oh. bukan apa-apa. Hanya saja penampilanmu agak berubah.

Benarkah?

Tapi bagaimanapun, memangnya seperti apa pandanganmu terhadapku?

Kakak.

Tsubame, sampai nanti.

Transformasi.

Bagus juga. Kekuatan untuk rasa ingin berubah.

Bagus lah karena ditulis dengan halus.

Apakah anda memujiku?

Tentu saja.

Aku juga punya ketakutan untuk berubah.

Apakah itu saat anda memulai kelas ini?

Ah iya.

Aku beruntung ayahku meninggalkan gedung ini untukku.

Ngomong-ngomong, Pak Ushiyama, apakah ada wanita tua yang tinggal di gedung ini?

Wanita tua?

Iya.

Seperti apa?

Seperti apa?

Dia sangat mencolok dan sikapnya yang nyentrik.

Tidak. Kurasa tidak ada orang yang tinggal di sini seperti itu.

- Begitukah? - Ya.

Baik. Itu saja untuk hari ini. Kerja bagus, semuanya.

Terima kasih untuk hari ini.

Ah, benar, Tsubame.

Hm?

Bisa tunggu sebentar?

Menurutmu bukankah ini luar biasa?

Ini adalah lukisan tinta yang dilakukan oleh anak 10 tahun.

Ini dibuat oleh anak 10 tahun?

Iya.

Sebenarnya, gurunya adalah Bu Yamagami Hibari!

Begitu ya..

Meskipun dia juga guruku, itu

benar-benar memberiku kesan.

Kalau aku tidak salah, kau juga suka kaligrafi Bu Yamagami Hibari kan?

Iya.

Bagaimana menurutmu? Ingin mencoba menantang diri sendiri dalam lukisan tinta?

Aku juga melakukan lukisan tinta. Ini sangat menyenangkan!

Aku akan membicarakannya dengan keluargaku.

Oh, benar. Jika kau tertarik, tolong beri tahu bapak.

Baik pak.

Hei.

Hei!

Hah?! Apa?! Tidak mungkin!

Hah?! Bagaimana kau melakukannya?!

Aku sudah bilang! aku bisa melakukan apa saja!

Bagaimana? Tunggu.

Karena aku penasaran, aku membaca surat itu. Apa ini?

"Toru, selamat ulang tahun. kau selalu menjadi pahlawanku."

Tidak! Hentikan!

Kembalikan!

"Pahlawan"?! Norak!

Itu mengejutkanku!

Kau benar-benar membuatku tertawa!

Katakan padaku, kenapa kau suka Toru?

- Kenapa? - Ya.

Dia sangat baik padaku dari dulu.

- Kami berada di klub yang sama selama sekolah dasar. - Kau memang anak-anak.

The Brightest Roof in the Universe subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left