Rellik

Rellik

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

RELLIK-Ep1
A Commentary by unickunru
Alurnya mundur, mudah2an bagus

Tags

other
Published on: 2017-10-01
Downloads: 27
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kasus pembunuhan asam, yang sudah mendominasi pers selama tiga bulan ini,

sudah berjumlah tujuh mayat ditemukan disepanjang kota,

wajah mereka dibakar dengan asam agar menutupi identitas mereka.

...mengikuti sebuah percobaan pembunuhan.

Dia tewas di TKP. Keluarganya sudah diberitahukan.

Dia diyakini menderita paranoia dan schizophrenia.

Komisioner IPCC mengatakan, "Penembakan fatal oleh polisi

"sangat langka dan bisa dipahami"

"sangat merisaukan lingkungan."

Akan ada investigasi menyeluruh.

Permisi, pak, kami tak menjual alkohol di jam...

Simpan kembaliannya.

Makasih.

OK? Janji ya kamu mau datang dan menemui ibumu bersamaku,

kemudian segalanya kembali normal.

Kenapa kamu tak katakan saja yang terjadi?

Kemudian segalanya kembali normal.

Kenapa kamu tak katakan saja yang terjadi?

OK? Janji ya kamu akan datang dan menemui ibumu bersamaku,

kemudian segalanya kembali normal.

Beth!

Maaf soal itu. Queenie, apa masalahmu?!

Beth! Beth!

Steven Mills?

Mr Mills, aku DCI Markham.

Tapi kamu tahu siapa aku, bukan?

Kamu bukan...

Dimana mereka?

Istri dan putrimu bersama kami.

Mereka aman.

Mundur!

Aku harus bicara padanya. Aku harus tahu...

Letakkan senjatamu dan ikut denganku.

Bukan aku.

Kamu bersenjata, Steven?

Mereka harus tahu, aku harus tahu.

Aku harus tahu!

Kamu bisa temui keluargamu, Steven.

Tapi lebih dulu kamu harus tenang dan harus ikut denganku.

Aku harus bicara pada mereka sekarang.

Lihat disekelilingmu, Steven.

Ada para petugas bersenjata mengawasi tiap gerakanmu.

Tersangka dalam pandangan kami, mundur. Dia mungkin bersenjata.

Tangan dibelakang kepala dan berlutut.

Mereka harus tahu kebenarannya.

Aku harus bicara pada mereka sekarang.

Dia meraih senjatanya.

Dia meraih ponselnya.

EngSub by innuit Penerjemah: Unickunru *_*

- Kita pulang? - Ya, love. Ssh, shh, shh, shh.

Kapan Ayah akan pulang?

Tak apa-apa, Ali.

Mari bawa kamu ke ranjang.

Itu dia.

Bersulang.

Kamu datang.

Yeah.

Anak-anak benar-benar mabuk.

Yeah. Mereka merayakan.

Kamu tak mau pesan minuman? Bahkan sekarang?

Tak ada alasan untuk itu.

Kita baru saja menembak pria yang mengambil ponselnya.

Pria yang sangat menakutkan.

Pria yang membunuh tujuh orang.

Dan yang dia lakukan padamu...

Itu kemenangan, Gabriel.

Kemenangan besar.

Kenapa orang-orang terus mengatakan itu?

Kita menemukan bukti kejelasan forensik di TKP.

Kita sudah kesini, bersama Christine.

- Memikirkan kita sudah tahu. - Ini berbeda.

Benarkah?

Bagaimana jika kita membunuh pria tak bersalah?

Gabriel, dia pelakunya.

Kita beruntung.

Atau ada yang sudah tahu kita sudah dekat

jadi mereka lakukan sesuatu tentang itu.

Maksudku, dia salah satu pasien Isaac Taylor.

Kenapa... kenapa aku tak melihat itu?!

Apa itu membuat perbedaan?

Yeah.

Entahlah.

Mungkin ya.

Kamu hanya butuh istirahat yang cukup.

Kamu tak berpikir jernih.

Tidak.

Pikiranku jernih.

Aku masih melihatmu seperti dulu.

Aku tak melihat bekas luka.

Bicaralah.

Kukira itu yang kita lakukan.

Kamu tahu maksudku.

Bicara tak memperbaiki apapun, benar?

Aku mencintaimu, Gabriel.

Kamu harus pergi.

Aku mengerti hak berkunjung itu.

Lucy, ini anak-anakku, aku bisa menemuinya kapan saja.

Tidak.

Siap untuk kita.

AKu harus pergi.

Nama Steven Mills ada di seluruh berita.

Tahu siapa yang mungkin membocorkannya?

Kasus profil penting, sulit untuk ditahan.

Gabriel...

...orang akan mengerti jika kamu lebih suka menjauh dari ini.

Sudah kubilang, aku baik saja.

Pengacara yang kamu jebak denganku mengatakan ada perbedaan?

Tidak sama sekali, katanya kamu sehat.

Tapi kita membahas penahanan penting orang

- yang menyerangmu. - Saat ini dia tersangka pembunuhan, cuma itu.

Oh, ayolah.

Kamu harus mengerti, ini bukan keputusan mudah.

Jika kamu ingin aku keluar kasus, kamu harus menjadikannya perintah.

Kita berdua tahu kenapa kamu tak mau.

Biar kutangani ini.

Ini Steven Mills.

Sidik jarinya ditemukan di TKP pagi ini, yang membuatnya

jadi tersangka utama di enam pembunuhan lain dengan modus sama.

Ini sudah lama.

Orang-orang ketakutan.

Biar kutangani ini dengan benar, ya?

Gabriel.

Mills mengalami schizophrenia.

Dia menunjukkan prilaku kekerasan di masa lalu,

dan ada peluang dia bersenjata -

ada laporan penembakan di TKP pagi ini.

Unit Taktis Senjata Api akan menyediakan bala bantuan.

Tapi aku harusnya bilang

kita semua lebih suka menyelesaikan dengan tenang dan damai.

OK?

OK.

Ayolah. Ayolah!

Cukup, cukup! Sudah selesai!

Asim! Ada apa denganmu?

- Bukan urusanmu. - Tenang, yeah?

- Aku tak apa. - Yakin? - Iya. Ayo pergi.

Dengar, ini akan jadi masalah?

Apa yang terjadi pada kalian berdua?

Kenapa kalian saling tuding?

Tanyakan padanya.

Mari kita selesaikan, ayo pergi.

Pergi saja.

Pergi!

Ini semua tentang apa?

Tidak tahu.

Makin cepat kita temukan keparat ini, makin baik.

Nama tersangka utama di kasus pembunuhan asam

sudah dibocorkan ke pers.

Dia sudah diidentifikasi adalah Steven Mills 42 tahun.

Kamu baik-baik saja, boss?

Yeah, hanya berpikir.

Tentang Steven Mills.

Tentang kenapa ada yang mau membunuh semua orang itu, caranya...

Dia gila, benar?

Dia melepas pengobatannya...

Menjadi schizophrenic tak membuatmu jadi pembunuh.

Dan jika dia lepas pengobatan, kenapa?

Maksudku...

tak ada jawaban semudah itu, benar?

Lihat orang ini.

Dia melakukan ini untuk uang, benar?

Di poin yang sama, dia memikirkan semuanya.

Bahwa materi itu kemudian sia-sia.

Dia dapat pelanggan seorang tahanan.

Dan peluangnya itu ada yang akan menjauh

memberi dia beberapa kelonggaran

untuk melempar seember air di kaca depannya.

Lalu lihat tanda bekas ban di lengannya,

matanya...

...kemungkinan besar. Itulah alasannya dia berbuat ini. Untuk skor.

Tapi dimasa lalu bahwa...

...menemukan cara dia menjadi ketagihan sejak pertama kali,

dan ada alasan sesungguhnya

dia menari-nari disini melewati kemacetan.

Tidak. Minggir. Tidak.

Jika kita bisa kembali cukup jauh,

jika kita bisa pahami kenapa orang berbuat itu -

jika kita bisa pahami motifnya -

mungkin kita tak akan habiskan banyak waktu mengejar jejak kita sendiri.

Kita akan mendapatkan orang ini, pak.

Cuma itu yang penting.

Dan bagaimana jika kita biarkan ada yang menyusup lewat celah jalan kita?

Panggilan terakhir untuk Airways Flight 386,

sekarang ditutup di gerbang nomor 37.

Tak apa-apa, pak, mereka memanggil lebih dulu agar anda naik.

Thank you.

Ke kiri. Itu dia, pak.

Itu yang akan mereka ajarkan padaku menyerahkan keanggotaan gym.

Maaf.

Lihat awan-awan itu.

Saat yang tepat untuk pergi.

Ya.

Ya, aku tahu.

Apa kamu merasa kurang mengantuk dengan pengobatan barumu?

Dan pemikiranmu.. dorongan itu...

...dalam skala 1 sampai 10, bagaimana perbandingannya sejak mengambil...

Aku boleh permisi? Aku minta maaf.

Demi Tuhan, Jules. Kamu cukup lama bekerja disini

- bukan untuk menyelaku selama sesi. - Aku tahu. - Ada apa?

Aku hanya... kupikir kamu ingin tahu.

More Indonesian subtitles for Rellik

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left