The first 153 lines.
Cyrus, kau masih menyimpannya?
Ini tak baik untukmu.
Tidak seorang pun boleh tahu.
-Bocah Ninja! -Apa itu "Bocah Ninja"?
Kau tak ingat?
Dulu kami diculik.
Bukannya menangis atau takut, dia malah menjagaku.
Karena dia, aku bisa kembali ke keluargaku.
Karena itu sikapmu berbeda padaku?
-Apa aku salah? -Aku bukan dia.
(Aku berbicara dengan mantan guru Castillo bersaudara.)
Kau yang menulisnya?
Dari mana kau mendapatkannya?
Jadi, kau orangnya?
Kau adalah Bocah Ninja?
Aku...
Akhirnya!
Akhirnya aku menemukanmu.
Aku...
Aku...
Akulah gadis yang diculik bersamamu.
Kau mengingatku?
Aku tak terlalu ingat.
Tapi, ketika aku membaca esaimu,
kenangan itu kembali muncul di benakku.
Silakan duduk.
Silakan.
Dari mana kau mendapatkan ini?
Aku punya seorang teman reporter.
Siapa?
Dia bekerja di Channel 27.
Dia membantuku menemukanmu.
Kini aku sudah menemukanmu.
Kuharap
kita bisa saling membantu mengingat yang terjadi.
Dalam esaimu tertulis
kau pun melupakan beberapa hal.
Sayang!
Cyrus bilang dia akan menamai karakter novelnya
dengan namaku.
Itu bagus.
Pasti untuk karakter penjahatnya.
Bukan, untuk karakter yang baik.
Seorang pengusaha cerdas
yang akan melindungi keluarganya dengan segala cara.
Keren, 'kan?
Bukankah kita semua begitu?
Bayangkan ceritanya diadaptasi menjadi film atau serial.
Hebat.
Cerita itu akan jadi pemenangnya!
Terima kasih untuk semuanya,
Bocah Ninja.
Kau sudah berterima kasih padaku sepuluh kali.
Bahkan itu masih belum cukup.
Jika bukan karenamu,
aku tak akan bisa pulang.
Benarkah?
Aku akan mengantarmu pulang.
Berjanjilah padaku kalau kita akan menikah.
Jika tidak, aku tak akan masuk ke rumah.
Kau mau mengatakan sesuatu?
Aku...
Tidak ada.
Omong-omong,
aku harus pergi.
Terima kasih.
Bukan masalah.
Aku pergi sekarang.
(Cara terbaik dengan melakukan cegah siar berita penculikan itu.)
Jika masyarakat, khususnya media, mengetahui
kalau penculiknya berhubungan
dengan masalah yang terjadi di perusahaan,
pasti reputasi Prime Alpha akan hancur.
Aku tak peduli dengan perusahaan!
Kami melakukan cegah siar berita demi melindungi putra kami!
Pengacara, tolong hentikan ini.
Bagaimana anakku bisa pulih
jika wartawan terus mengingatkannya tentang segalanya?
Pengacara, lakukan sesuatu soal ini.
Berita ini seharusnya tak pernah bocor.
Baiklah, Pak Castillo. Kuusahakan yang terbaik.
Aku akan berbicara dengan semua temanku di media.
Tolong, Pengacara. Kumohon.
Carlota, semuanya akan baik-baik saja.
Kumohon, bereskan ini.
-Selamat pagi. -Selamat pagi.
Pak Philip.
Kau baik-baik saja?
Sebenarnya...
Aku mau...
Aku mau bilang kalau kau benar.
Soal apa?
Bos bukan anak lelaki yang kutemui saat aku menghilang.
Pak Cyruslah orangnya.
Siapa?
Pak Cyrus.
Begitu.
Kenapa kau terlihat sedih?
Kau kecewa?
Tidak.
Aku sebenarnya senang.
Sejak kecil,
aku terus mencari anak lelaki yang kutemui saat aku diculik.
Setidaknya, sekarang aku tahu.
Terima kasih, Pak.
Tapi Pak, jika memungkinkan,
simpan saja masalah ini di antara kita.
Terima kasih, Pak.
Sampai jumpa, Pak.
-Bos. -Terima kasih.
Jika kau membutuhkanku saat makan siang nanti,
aku tak akan di kantor.
Apa?
Aku ada janji makan siang.
Apa aku melupakan sesuatu?
Bukan denganmu, Bos.
Dengan siapa?
Dengan Pak Cyrus.
Kenapa?
Dia...
Dialah Bocah Ninja.
Apa?
Cyrus adalah Bocah Ninja?
Bagaimana itu bisa terjadi?
Temanku menemukan esainya tentang penculikan itu.
Rupanya, dialah anak yang bersamaku saat itu.
Kau tahu sesuatu soal itu, Bos?
Karena saat aku memberitahumu soal itu,
kau tak pernah membahasnya.
Aku mungkin masih terlalu muda saat itu.
Aku tak ingat apa pun.
Baiklah. Kulanjutkan pekerjaanku.
Bagus.
Tenang, Brandon.
Kau sempurna.
Jadilah pria yang lebih hebat.
Bagus.
Apa...
- -(Surel terkirim, Bos.)
Kenapa dia efisien sekali?
- -(Surel sudah kukirimkan sebelumnya.)
Dia sempurna.
Seperti aku.
(Kim Marie sudah kuberi tahu soal janji makan siangku ini.)
Ada apa?
Ada masalah?
Ya.
Aku tahu.
Apa karena dia-entah-siapa?
Apa yang terjadi pada mereka?
Kawan.
kita bisa membicarakan hal ini. Apa masalahnya?
Kawan?
No comments yet. Be the first to leave one.