Owari no Seraph: Nagoya Kessen hen

Owari no Seraph: Nagoya Kessen hen

Download Indonesian Subtitle

Release info

[Penghabisan Seraph - Pertempuran di Nagoya] 03 Ambisi Pasukan Pembasmi Iblis
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2016-01-14
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 181 lines.

Panggil Guren.

Pertempuran di Nagoya

ku selalu bermimpi akan hancurnya harapan

zutto yume miteita kowaresou na kibou

setelah bisikan waktu selamatkan lewat kebaikan

toki wo koe kousa shita sorezore no yasashisa

di atas awan nan tinggi, terukir kilau senyumanmu

futto miageru sora ni kimi no egao egaku

dan sejak saat itu, pandangan dunia kita pun jadi berbeda

ano hi kara bokutachi ha chigau sekai wo mita

ketika kenangan kembali terkuak, diriku pun tersadar

omoi ga afureru shinjiau koto ha

betapa mudahnya 'tuk tanam kepercayaan dalam hatimu

tayasui koto da to sono kioku ha shitteru

di kala kutapaki langkah susuri cahaya dan kegelapan

hikari to yami ni kakusareta kono michi wo susundeku

perasaan kita saling beresonansi

futatsu no omoi ga kirameku

'tuk senantiasa lindungimu

kimi wo mamoritai

kurasakan debaranmu dan peluk erat ikatan kita

kokoro ni kanjiru kizuna wo dakishimete

hingga tiba saatnya 'tuk tebas segala kesedihan

tachiagaru toki ha ima kanashimi kirisaite

"dua jiwa pergi menuju kebenaran"

two souls go toward the truth

seraya cari senyuman membentang

sono egao sagashite

keinginan kuat kita pun kan buka jawaban penuh kepastian

kono omoi ga bokura wo tsuyoku shinjitsu he to michibiku

Ambisi Pasukan Pembasmi Iblis

Ambisi Pasukan Pembasmi Iblis

Susah banget sih ini!

Maunya apa coba?

Makanya, jangan tidur kalau rambut sedang lepek.

Aku tahu, tapi tetap saja...

Yang penting oke.

Oke dari mananya?

Nanti juga keren sendiri.

Ha?

Ruang mana?

Katanya sih, ruang tiga.

Memangnya kau yakin bakal ada sarapan?

Jangan khawatiran begitu, dong.

Kan ada dua gadis di sana.

Omong-omong, mau apa kita kemari?

Apa kalian tahu sesuatu?

Menurutmu, apa menunya nanti, Yoichi?

Mungkin makanan yang mewah-mewah.

Kalian pasti tahu, 'kan?

Beri tahu aku, dong!

Nanti juga bakal dijelaskan Shinoa.

Urusi saja rambutmu itu.

Apa-apaan, sih?

Aku juga tak begitu peduli amat.

Oi! Apa kalian baik-baik saja?

Kau yang buatnya terbakar!

Kenapa kau bisa sulut api ke telur dadar yang ada di panci?

Aku baca di buku, kalau diberi sake rasanya akan tambah enak!

Kalian...

Ini, sudah siap.

Wah, kau hebat juga, ya.

Kau bisa lakukan apa saja, ya?

Lebih tepatnya, hanya mereka saja yang payah.

Aku pasti bisa kalau Mitsu tak di sini.

Tapi, di buku bilang, kalau diberi sake rasanya akan tambah enak!

Sudah, sudah.

Kalian bisa urus sarapan lain hari.

Tapi, harus di tempat yang ada pemadam apinya.

Jadi, ada apa?

Aku tak suka main rahasia-rahasiaan, soalnya seperti ditinggal sendirian, sih.

Kita akan bahas dua hal:

Pertama, kau adalah tikus percobaan dari suatu eksperimen

yang dapat buatmu lepas kendali dalam pertempuran, dan hampir membunuhku.

Yang kedua, apa kita benar-benar bisa memercayai letkol Guren?

Memercayainya?

Memangnya kenapa?

Ada kemungkinan letkol berencana manfaatkan kita semua.

Entah apa dia berencana menentang para atasan,

atau dia punya rencana sendiri yang lebih besar.

Yang itu aku juga baru dengar.

Yang mana pun itu, kita harus tentukan apa kita akan tetap bersama letkol atau tidak.

Atau lebih tepatnya, tentukan sikap kita dalam hadapi dunia ini.

Hal-hal itulah yang ingin kita diskusikan bersama.

Berarti, ada kemungkinan kalau kita akan jauhkan diri dari letkol?

Itu hanya salah satu pilihan kita.

Darah.

Ada darah.

Darah!

Kebiasaanmu jelek sekali,

Kureto Hiiragi.

Kau terlambat.

Apa ini juga eksperimen Mestika Pengutuk?

Tepat.

Kukira, mungkin ada cara yang lebih efisien ubah vampir jadi iblis.

Sayangnya belum ada yang berhasil.

Ternyata dengan vampir kacangan saja memang tak cukup.

Silakan kalau mau bunuh mereka.

Jangan sok memerintahku.

Langsung saja katakan tujuanmu.

Apa kau benar-benar datang sendiri?

Bukankah memang itu yang kauperintahkan?

Apa kau tak curiga kalau aku akan membunuhmu?

Kenapa kau harus membunuhku?

Karena kau bawahan yang kurang ajar.

Kalau begitu, aku pasti sudah mati sekarang.

Kau takkan membunuhku selagi aku masih berguna bagimu.

Benar.

Selama dirimu masih berguna, kau akan kubiarkan hidup.

Langsung saja.

Bagaimana kalau kita lihat seberapa bergunanya dirimu dengan pertanyaan berikut?

Yuichiro Hyakuya.

Yoichi Saotome.

Shiho Kimizuki.

Siapa mereka?

Bagaimana caramu temukan tiga potensi pemegang Iblis Hitam?

Kebetulan saja.

Kebetulan saja kami temukan tiga anak yang-

Tak mungkin.

Sejauh ini, para pengguna Iblis Hitam adalah subjek dari eksperimen manusia.

Dan lagi, tingkat keberhasilan mereka menguasainya pun sangat sedikit.

Tapi, aku tak peduli.

Aku senang pengguna Iblis Hitam bertambah.

Kalau kau punya hasil eksperimen yang bagus, kenapa tak membaginya denganku?

Memang niatku begitu.

Jadi, hanya itu saja?

Kalau ya, aku permisi dulu.

Pertanyaan selanjutnya.

Kenapa kau mendadak tambah pengguna Iblis Hitam sebagai bidakmu?

Apa kau berencana lakukan kudeta?

Kalau memang demikian, kau pasti sudah mati sekarang.

Aku tak yakin akan semulus itu.

Apa harus kubuktikan?

Jadi ingat masa lalu.

Tak perlu sampai sejauh itu.

Kau sudah laksanakan tugas dengan baik.

Tapi, aku juga tahu kelemahanmu.

Hal semacam cinta dan pertemanan.

Emosi-emosi yang seharusnya kautahu untuk dibuang.

Tapi, kau tak bisa melakukannya.

Dan karena itulah aku bisa memercayaimu, Guren.

Kau bukanlah ancaman bagiku karena kau tak mampu khianati teman-temanmu.

Lalu apa?

Kau berencana gunakan rencana kotormu lagi?

Kali ini siapa?

Kau mau aku bicara apa?

Jangan pakai nada sinis begitu.

He, Guren.

Menurutmu seperti apa masa depan kita nanti?

"Untuk apa kita hidup di dunia seperti ini?"

Aku yakin juga ada yang berpikiran seperti itu.

Apa kau memanggilku kemari untuk dengarkanmu berceloteh?

Aku hanya ingin dengar visi yang kaujunjung.

Kau terus berusaha kembangkan dunia militer di tengah dunia yang miskin asa dan harapan.

Memangnya apa yang kauharapkan?

Justru karena hidup di dunia seperti ini, kita jadi butuh kekuatan lebih, 'kan?

Tepat sekali.

Tapi, manusia tanpa tujuan sama saja dengan mati.

Mereka yang korbankan orang lain tanpa tujuan atau ambisi,

adalah bajingan.

Bajingan, ya?

Aku akan bangkitkan dunia ini kembali, Guren.

Semenjak vampir putus jaringan komunikasi kita,

kita tak bisa hubungi mereka yang berada di luar Jepang.

Tapi, aku yakin pasti ada organisasi manusia lain yang selamat.

Aku sependapat.

Berarti kuasumsikan tujuanmu sementara ini adalah kembalikan jaringan komunikasi itu?

Salah.

Pertama, aku akan habisi para vampir keparat itu dari negara ini dulu.

Setelah itu, akan kuhancurkan organisasi manusia yang ada,

dan buat dunia tunduk dalam kendali Pasukan Pembasmi Iblis.

Kedengarannya seperti mimpi di siang bolong.

Keren, 'kan?

Untuk itu, langkah pertamanya adalah bunuh semua vampir bangsawan.

Kau merasa punya kesempatan menang?

Saat ini, jumlah mereka ada 25 di Jepang.

Kami sudah tahu lokasi mereka semua.

Kalau kau terus paksakan itu...

"Suatu saat aku akan jatuh." Begitu?

Bisa jadi informan itu sendiri adalah perangkap.

Aku sudah memperhitungkannya.

Owari no Seraph: Nagoya Kessen hen subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left