Release info

비켜라 운명아 It's My Life E45 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-05
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

"Episode 45"

Nona Seo, ini Choi Soo Hee.

Kamu berada di pemakaman ayahnya Nona Jung?

Ya, Bu Choi.

Apakah

Direktur Choi juga ada di sana?

Dia tidak di sini.

Kamu yakin?

Ya, untuk apa dia kemari?

Baiklah, santai saja.

Si Woo, di mana kamu?

Di mana kamu sekarang?

Terima kasih, Nona Seo.

Omong-omong, apa yang terjadi?

Aku menghadiri pemakaman ayah dari kolegaku. Itu mengejutkan?

- Pak Kang. - Ya.

Terima kasih sudah datang.

Aku yakin ayahnya Nona Jung pasti memaafkan semua perbuatanmu.

Terima kasih.

Nikmatilah makanannya.

Astaga.

Jangan pikirkan apa pun dan istirahatlah sebanyak mungkin.

Baiklah.

Aku ingin melihat bayi kita, Penyelamat,

berjalan dengan sepatu ini.

Jangan menangis.

Aku sedih jika melihatmu menangis.

Siapa yang menelepon?

Ini Pengacara Heo Chung San dari Hyunkang.

Ya, Pak Heo.

Ya, tidak apa-apa.

Begitu. Aku akan segera ke sana. Baiklah.

Aku turut berduka atas kabar kegugurannya.

Aku tidak tahu bagaimana harus menghiburmu.

Kamu pasti tahu bahwa ibunya Nam Jin

menyerahkan dirinya ke polisi pagi ini.

Ya, aku menerima telepon dari kantor polisi.

Dia merasa bersalah atas apa yang terjadi.

Saat melihat darah di wajah Nam Jin,

dia secara spontan melakukan itu.

Selain itu, dia tidak tahu bahwa istrimu

sedang hamil.

Aku mengerti maksudmu.

Tapi terlepas dari situasinya,

aku tidak bisa memaafkannya.

Ya.

Aku sepenuhnya mengerti.

Bu Yang mengatakan bahwa ini membuatnya sedih

karena dahulu dia juga pernah keguguran.

Itu kehamilan pertama istriku

pada usia 40 tahun.

Saat aku hendak menceraikannya karena adiknya,

bayi yang dikandung itu bagaikan keajaiban dan mempertahankan kami.

Tapi bagaimana ini bisa terjadi?

Aku sepenuhnya mengerti perasaanmu,

tapi menurutku agak kejam jika kamu menyuruh kami

mencari produsen lain.

Itu benar,

tapi bagaimana mungkin aku terus bekerja dengan Nam Jin

seolah-olah tidak terjadi apa-apa?

Akan kupastikan kamu tidak akan bertemu dengannya.

Bagaimana jika kuminta pegawai lain untuk bertanggung jawab

atas urusan dengan pabrikmu?

Jika kamu terus membuatkan pakaian untuk timnya sampai ronde ketiga,

aku akan memberimu saham Hyunkang tahun depan.

Saham Hyunkang?

Ya.

Sahammu telah dicuri, jadi, sebaiknya

kami menggantinya.

Aku tidak bisa diam saja.

Aku harus pergi dan memastikan.

Aku mengerti perasaanmu,

tapi tidak baik menyinggung luka seseorang seperti itu.

Pak Lee.

Kamu tahu di mana pemakaman ayahnya Nona Jung diadakan?

Ya. Kenapa kamu bertanya?

Antar aku ke sana. Sekarang.

Kenapa kamu mau ke sana?

Si Woo...

Kurasa Si Woo ada di sana.

Astaga, itu gila.

Untuk apa dia pergi ke sana?

Kamu tidak perlu tahu alasannya.

Kamu mau mengantarku atau tidak?

Aku tidak bisa mengemudi karena aku minum miras.

Kalau begitu, Pak Jang akan mengantarku. Berikan alamatnya.

Astaga, itu daerah kekuasaanku.

Untuk apa kamu meminta Pak Jang?

Sebentar. Biar kutelepon Nam Jin.

Nam Jin?

Kita bisa tetap di sini lebih lama. Kenapa kamu mau pergi sekarang?

Si Woo sudah kemari.

Dia yang akan mengurus semuanya.

Ya, Pak Lee.

Direktur Choi?

Tidak, dia tidak di sini.

Tentu saja. Untuk apa dia kemari?

Ya, kami pergi sebentar lagi. Baiklah.

Kurasa Bu Choi sudah mengetahuinya.

Tampaknya begitu?

Kenapa kamu berbohong?

Aku ingin melindungi cinta Jin Ah.

Perasaan Jin Ah kepadanya tulus.

Kamu tidak bisa berhenti membicarakan Jin Ah, ya?

Sayang sekali tidak ada orang yang sudah berteman denganku 20 tahun.

Kita bisa terus berteman selama 20 tahun mulai sekarang.

Apa yang disukai Jin Ah?

Tidak, apa yang kamu sukai darinya?

Dia memiliki dua sisi berbeda.

Dua sisi berbeda?

Maksudmu, dia bermuka dua?

Tidak.

Dia terlihat sangat lembut

sehingga aku ingin melindungi dan menjaganya tetap aman.

Namun, dia menjadi lebih kuat daripada aku pada saat genting.

Keinginanku untuk menjadi percaya diri di depannya

membuatku lebih kuat.

Dia memiliki kekuatan itu.

Kurasa kamu juga seperti itu. Apa aku keliru?

Aku tidak seperti itu.

Dahulu aku selalu meninju lelaki yang mengangkat rokku.

Aku juga selalu melindungi orang yang kucintai.

Aku bukan orang yang rapuh.

Saat apartemenmu dimasuki pencuri, kamu pucat dan gemetar ketakutan.

Kapan aku gemetar ketakutan? Yang benar saja.

Jangan berpura-pura kuat.

Pada akhirnya, kamu akan kesulitan memenuhi gambaran yang kamu buat.

Aku kesulitan hidup memenuhi gambaran yang kubuat?

Dengar.

Seandainya Jin Ah dan aku tenggelam,

siapa yang kamu selamatkan lebih dahulu?

Tentu saja, aku akan menyelamatkan...

Jangan jawab itu.

Aku akan marah jika kamu mengatakan yang tidak ingin kudengar.

Aku akan menyelamatkanmu lebih dahulu, Seung Joo.

- Sungguh? - Ya.

Jin Ah sangat pandai berenang.

Apa? Kutarik kembali apa yang kulakukan tadi.

Kamu tidak bisa menarik kembali yang sudah kamu lakukan.

Aku bisa melakukannya lagi kepadamu.

Lupakan saja. Ada apa denganmu?

Baiklah. Hentikan.

Benar, bukan? Nam Jin mengatakan hal yang sama.

Dia bilang Pak Choi tidak mungkin ke sana.

Apakah ada sesuatu

yang terjadi antara Pak Choi dan Jin Ah?

Tidak ada apa pun di antara mereka.

Si Woo hanya atasannya.

Kenapa kamu marah kepadaku?

Kamu pikir aku samsak?

Bidadariku, kamu minum?

Pertunangan putramu dibatalkan.

Kamu perlu minum pada hari seperti ini

jika itu bisa menenangkanmu.

Kamu mau minum segelas lagi?

Ya, tolong.

Aku tidak mengerti kenapa Si Woo melakukan itu.

Sebelumnya, dia tidak pernah

menentang keinginan ibunya.

Bidadariku, aku tahu kamu kecewa.

Tapi kamu tahu kamu tidak bisa mengatur kehidupan anakmu.

Dengar,

aku tidak tahu tempat tinggal Seon Hui atau pekerjaannya,

tapi aku hanya berharap dia bahagia.

Si Woo berbeda dari putrimu.

Apa perbedaan mereka?

Pak Choi yang pintar dan nilainya bagus di sekolah,

dan putriku yang suka bersenang-senang,

keduanya orang paling berharga di dunia bagi orang tua mereka.

Bu Choi, sebaiknya jangan minum tanpa makan.

Makanlah.

Aku baik-baik saja.

Mau kubuatkan yang lain?

- Bu Choi. - Bidadariku.

Astaga. Apa yang terjadi?

Kamu baik-baik saja?

Apa masalahnya?

Kami sudah membersihkan perutnya

dan memberinya pereda nyeri, jadi, dia akan baik-baik saja.

Terima kasih.

Tubuhnya tidak bisa memetabolisme alkohol.

Jika dia minum alkohol lagi, nyawanya bisa dalam bahaya.

- Jadi, pastikan dia tidak minum. - Baik.

Aku tidak pernah mendengar kondisi seperti itu.

Kenapa kamu membuat Bu Choi minum miras?

Aku tidak membuatnya minum.

Dia minum karena sedang sedih.

Kami sungguh tidak tahu kondisinya yang tidak biasa.

Dia bahkan minum obat penenang. Kenapa kalian biarkan dia minum?

Dia bisa saja mengalami koma.

Kalian sudah gila?

Kenapa kamu tidak memberitahuku?

Mengenai apa?

Ibuku mengatakan itu kepadamu, bukan?

Makanan cepat saji... Dia mengatakan itu, bukan?

Tidak.

Aku tahu.

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left