Release info

大主宰 / The Great Ruler / The Great Lord sub indo eps 29
大主宰 / The Great Ruler / The Great Lord sub indo eps 30
A Commentary by skysoultan
iQiyi, Please Rate

Tags

other
Published on: 2020-02-22
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa yang ingin kamu lakukan?

Aku ingin pergi ambil

darah Jiuyou.

Berdiri dulu.

Ikut denganku.

Kita dan Jiuyou pernah melewati kesulitan bersama.

Bisa-bisanya kamu tega melukainya?

Aku adalah pengawal dewi.

Satu-satunya yang kupedulikan adalah keamananmu.

Apakah kamu tahu

pembuluh nadi Mu Chen dan Jiuyou terhubung?

Jika kamu membunuh Jiuyou,

Mu Chen akan mati juga.

Aku tahu.

Mu Chen berulang kali membantumu,

dan pernah menyelamatkan nyawa kita.

Tapi demi dewi,

aku bersedia menjadi orang jahat.

Dewi tenang saja.

Setelah aku menyerahkan

darah Jiuyou padamu,

aku akan bunuh diri di depanmu

sebagai bukti pengakuan dosa.

Demi kamu,

aku bersedia melakukan apa pun.

Aku tidak ingin darah Jiuyou.

Aku tidak ingin melihatmu bunuh diri.

Lebih tidak berharap

Mu Chen mengalami sedikit pun masalah.

Jika dia mengalami sedikit pun bahaya,

aku juga tidak ingin hidup lagi.

Baik.

Aku mengerti.

Xuantong!

Kita tumbuh dewasa bersama sejak kecil.

Kamu tahu

orang tuaku meninggal sejak aku masih kecil.

Seluruh Kota Sungai Luo,

selain kakek,

hanya kamu yang paling baik padaku.

Aku selalu menganggapmu sebagai kakak.

Jika kamu tidak keberatan,

ke depannya jangan panggil aku dewi lagi.

Luo Li,

bersedia menjadi saudaramu.

The Great Ruler

Episode 29

Baiklah.

Bisa menjadi kakak angkat dewi Klan Dewa Luo,

adalah berkahku.

Langit menjadi saksi.

Langit menjadi saksi.

Li Xuantong bersedia menjadi saudara angkat Luo Li.

Luo Li bersedia menjadi saudari angkat Li Xuantong.

Menanggung berkah dan bencana bersama.

Menanggung berkah dan bencana bersama.

Seumur hidup,

Seumur hidup,

tidak akan melanggar sumpah ini.

tidak akan melanggar sumpah ini.

Kakak.

Dewi.

Jangan memanggilku dewi lagi.

Panggil aku Luo Li.

Baik.

Luo Li.

Aku kembali dulu.

Umm.

Jiuyou.

Kenapa kamu…

Minggir!

Kenapa?

Bukankah kamu ingin mengambil darahku?

Jiuyou!

Hentikan!

Ini salah paham.

Aku tidak akan mencelakai kamu.

Aku percaya padamu.

Jika kamu ingin mencelakai aku,

waktu terjebak di luar Kota Kuda Putih,

kamu pasti sudah melakukannya.

Ini adalah darah yang kalian inginkan.

Kuberikan padamu.

Aku tidak boleh mengambilnya.

Kamu memberiku darah,

bagaimana dengan kamu?

Ambillah.

Jika terjadi sesuatu padamu,

Mu Chen pasti menderita.

Suatu saat aku pasti akan terlibat juga.

Lagipula,

aku adalah keturunan Burung abadi.

Sedikit darah saja, tidaklah seberapa.

Bisa segera pulih.

Ini tidak mungkin.

Jika ingin mendapatkan darah,

harus membunuh hewan spiritual.

Itu adalah pengetahuan umum.

Pengetahuan umum kepalamu!

Apakah aku sudah mati?

Setelah darah diambil,

daya hidup hewan spiritual akan terluka.

Tidak akan ada yang dengan bodohnya

berinisiatif memberikannya.

Sehingga muncullah

pernyataan harus membunuh hewan spiritual.

Terima kasih.

Kamu

benar-benar membuatku

merasa sangat malu.

Sudahlah.

Bisa mengakui kesalahanmu.

Kamu lebih bagus dari sebagian besar klan dewa kuno.

Jiuyou!

Terima kasih.

Qian’er.

Melalui denyut nadi untuk mengembalikan roh,

dapat hidup kembali dari kematian.

Tapi yang menggunakan jurus ini,

ringannya akan menghancurkan semua nadi spiritualnya,

beratnya akan kehilangan nyawa.

Qian’er!

Qian’er!

Qian’er!

Qian’er!

Kamu tidak boleh mati, Qian’er!

Qian’er!

Kamu tidak boleh mati, Qian’er!

Qian’er!

Qian’er!

Mubai.

Qian’er!

Mereka semua bilang

kamu sudah mati.

Aku tidak percaya.

Kenapa kamu begitu bodoh?

Kamu memberikan nadi spiritualmu padaku,

apakah kamu tahu kamu akan mati?

Aku tahu.

Tapi hanya jika melakukan ini,

baru bisa menyelamatkan kamu.

Aku tidak pantas menerima kebaikanmu ini.

Mubai.

Ikut aku kembali ke sekolah.

Aku menjadi seperti sekarang ini,

bagaimana bisa kembali ke sekolah lagi?

Kamu menjadi seperti ini

demi melindungi sekolah.

Kamu adalah pahlawan sekolah.

Semuanya

akan mencari cara untuk menyembuhkan kamu.

Pahlawan?

Siapa yang memberitahumu?

Mu Chen yang bilang.

Aku bukan pahlawan.

Demi mendapatkan kekuatan,

aku mengabdi kepada Dewa iblis.

Peristiwa He Yao sebelumnya,

aku juga berbohong padamu.

Aku yang membunuh Zhu Tian.

Huo Feng dibunuh olehku.

Bahkan Shen Cangsheng juga terluka karena aku.

Aku datang ke Kota Kuda Putih,

juga bukan untuk membantu Mu Chen.

Aku datang untuk membunuhnya.

Karena dia,

ayah sudah meninggal,

Negeri Liu sudah tiada,

semuanya sudah hilang!

Atas dasar apa semuanya masih percaya padanya?

Atas dasar apa?

Atas dasar apa?

Aku tidak sudi!

Sekarang kamu mengerti orang yang kamu selamatkan

adalah orang jahat,

adalah pembantu Dewa iblis kan?

Yang aku selamatkan adalah suamiku.

Kita sudah menjalani upacara pernikahan.

Maaf.

Sebagian besar kamar sekolah ada kerusakan.

Formasi spiritual Beicang juga mengalami kerusakan.

Ini adalah gulungan peta formasi spiritual.

Semua orang bertindak secara terpisah.

Segera perbaiki Formasi spiritual Beicang.

Sun’er.

Formasi spiritual adalah keahlianmu.

Kamu yang pimpin.

Baik.

Qing Ling.

Kamu atur orang

untuk berpatroli di dalam sekolah.

Cegah mata-mata masuk ke dalam sekolah.

Baik.

Senior Mu masih belum datang?

Sejak Dekan meninggal,

Senior Mu sangat terpuruk.

Dia selalu menjadikan Dekan sebagai contoh.

Dalam seketika,

dia pasti sulit untuk menerima kenyataan ini.

Mengerti.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left