The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"It's My Life"
"Episode 94"
"Ahn Young Gyu, Kim So Young"
Ayah.
Aku di sini.
Wanita di sampingku
adalah menantu Ayah.
Namanya Jung Jin Ah.
Maaf
aku baru memperkenalkannya kepadamu.
Senang bertemu denganmu,
Ayah.
"Kim So Young, 13 Februari 1966 meninggal 29 Maret 1992"
Dia...
Ada apa?
Tidak apa-apa. Aku hanya agak pusing.
Astaga. Rupanya, tim lain mendapat
pesanan banyak untuk desain dari babak kedua.
Ya, akhirnya desain bermasalah itu membantu mereka.
Aku agak cemas.
Mau mencari grup penyanyi wanita untuk memakai baju kita juga?
Astaga, yang benar saja.
Kita mendesain seragam sekolah, baju olahraga,
dan kostum pasangan untuk ibu dan putrinya.
Grup penyanyi wanita mana yang akan memakai desain kita?
Kita juga terus mendapat pesanan tambahan.
Ayo lakukan yang terbaik dan lihat hasilnya.
Aku harus pergi.
Seung Joo, Si Woo pulang dari rumah sakit hari ini.
Jadi, keluargaku akan makan malam bersama.
Ibuku memintaku mengundangmu.
Maaf. Aku sudah membuat rencana dengan ayahku.
Begitu rupanya. Tidak apa.
Nanti kita berempat sebaiknya makan bersama.
Baik. Aku pergi.
Hei, ada apa?
Ya. Sekarang?
Baik.
Bagaimana penjualannya sejauh ini?
Sejauh ini, Tim Dua Pak Ahn menang tipis dari Tim Satu.
Namun, Tim Satu mulai mendapat pesanan baru pekan ini.
Jadi, kita harus menunggu sampai akhir untuk tahu hasilnya.
Bagaimana kolaborasi dengan merek Italia?
Mereka ingin membatalkan rencananya jika Bu Choi tidak ikut proyek ini.
Apa?
Mereka ingin ada Bu Choi di proyek ini?
Benar. Sepertinya beberapa perusahaan asing
merasa gelisah bekerja sama dengan kita
setelah tahu Bu Choi mundur.
- Dia tidak bekerja lagi? - Tidak.
Pengalihan tugas hampir selesai. Jadi, dia hanya datang jika perlu.
Omong-omong, ada rumor aneh di anggota dewan.
"Rumor aneh"?
Mereka bilang Bu Choi bersiap memecah Hyunkang.
Dia akan membagi dua perusahaan?
Apa maksudmu?
Dia ingin memecahnya menjadi perusahaan pakaian dan distribusi.
Sepertinya dia merencanakannya diam-diam.
Dia ingin membagi dua perusahaan?
Jadi, dia akan jelas menantang
prinsip manajemen Pimpinan Ahn?
Tidak bisa kubiarkan.
Kelihatannya bagus sekali, Ibu.
Terima kasih.
Aku senang kalian menyukai kamarnya.
Ibuku pasti akan mendekorasi lagi kamar ini
saat Woo Jin lahir.
Kita akan butuh boks bayi
dan juga menempelkan bintang di plafon.
Bintang di plafon?
Bintang menyala dalam gelap.
Jika sedang senang, dia akan menempelkan Jupiter, Saturnus,
dan bahkan Uranus.
Tentu saja.
Dengan begitu, Woo Jin akan bermimpi indah.
Aku juga ingin melihat kamar pasangan ini.
Astaga.
Sepertinya kamu berbakat
melakukan desain interior.
Kamu juga hebat mendekorasi kamar Nam Jin.
Ibu mendekorasi kamar Nam Jin juga?
Ya, ibu ingin berterima kasih kepadanya.
Dia dengan senang dioperasi untukmu.
"Pengacara Heo"
Ya, Pak Heo.
Besok?
Baik.
Beristirahatlah.
Akan kuberi tahu saat makan malam siap.
Aku akan membantu Anda.
Aku harus memasak bersama Anda karena ada banyak
yang tidak boleh dia makan.
Ibu mertuamu sudah memberiku daftar lengkapnya.
Kudengar mualmu parah.
Istirahat saja, ya?
Ya.
Pesawatnya pergi pukul 00.50 malam ini?
Ya. Baik. Terima kasih banyak.
- Itu pesawat tercepat? - Ya.
Pulang, lalu berkemaslah.
Aku akan menutup kafe.
- Baik. Aku pergi. - Ya.
- Halo. - Hai.
Hei. Dia mau ke mana?
Dia akan ke Paris malam ini.
Paris? Kenapa dia ke sana?
Dia akan menjemput Yeon Ji.
- Seon Hui, beri kami - Ya?
dua gelas jus.
Tagihannya berikan kepada pria ini.
Baik.
Jadi, apa yang ingin kamu tanyakan?
Aku ingin memintamu menjaga Bu Choi.
Kenapa kamu meminta itu?
Desainer yang kukenal saat bekerja di cabang Eropa
akan meluncurkan mereknya sendiri.
Aku dengan serius memikirkan untuk pindah ke perusahaannya.
Kamu akan pindah?
Bu Choi pasti mengalami kesulitan.
Bagaimana bisa dia menjalaninya tanpamu?
Katamu kamu belahan jiwanya, tapi kamu sangat kejam.
Lihat siapa yang bicara.
Kamu dahulu memanggilnya bidadari
seolah-olah perasaanmu kepadanya tidak akan pernah berubah.
Tapi kini kamu memanggilnya Bu Choi.
Kupikir dia bidadari, tapi dia menjadi penyihir
dan mengkhianatiku. Aku sangat bodoh.
Aku sudah lama melepaskannya.
Aku mengerti perasaanmu.
Namun, meskipun melepaskannya, kamu masih bisa menjadi temannya.
Jika kita juga meninggalkannya,
kasihan Bu Choi.
Dia membagikan asetnya
dan mencoba bunuh diri.
Benarkah itu?
Meskipun dia melakukannya demi putranya,
perbuatan salah tetaplah salah.
Namun, bukan tugas kita
untuk menghukumnya.
Tetaplah di sampingnya sebagai temannya.
Jika kamu ingin kita semua berteman, kenapa kamu pergi?
Melarikan diri sendiri seperti ini adalah pengkhianatan.
Baiklah. Jika temanku melarangku pergi,
aku tidak akan pergi.
Kalian membuat banyak makanan.
Ibumu membuat semua menu ini yang baik untuk levermu.
Jadi, aku memasak hidangan di menu itu.
Mau kunyalakan lilinnya?
Ayo tunggu Nam Jin.
Nam Jin belum datang.
Aku pulang.
Selamat datang, Nak.
Kami menunggumu agar bisa menyalakan lilinnya.
Di mana Seung Joo? Ibu memintamu mengajaknya.
Dia sudah punya rencana dengan ayahnya. Jadi, tidak bisa datang.
Benarkah?
Aku menemui Pak Han kemarin.
- Anda menemui Pak Han? - Ya.
Aku meminta maaf kepadanya atas perbuatanku.
Bagus, Ibu.
- Kita menyalakan lilinnya sekarang? - Ya.
Selamat atas kepulanganmu, Nak.
Terima kasih sudah bertahan saat operasi
dan pulang dengan ceria.
Tiup lilinnya.
Nam Jin, ayo lakukan bersama.
Sungguh?
Bu Choi menemui Ayah dan meminta maaf kepada Ayah?
Ya.
Dia bahkan memberi ayah ganti rugi meskipun ayah tolak.
Kenapa Ayah menerimanya?
Itu berarti Ayah memaafkannya.
Jujur, dia tidak merugikan ayah.
Ayah menjual sahamnya dengan wajar karena harganya cukup tinggi.
Kita menutup kerugian saat kehilangan klien
dengan memproduksi baju timnya.
Seon Gyu yang membuat masalah.
Bukan Bu Choi.
Aku merasa bersalah.
Meskipun kepribadiannya begitu, dia mendatangi ayah sendiri
untuk meminta maaf. Ayah harus bagaimana lagi?
Saat kamu dan Pak Ahn menikah,
dia akan menjadi mertuamu meskipun kamu tidak mau.
Kenapa ini begitu mudah bagi semua orang?
Dia membuang anaknya sendiri.
Bagaimana bisa Ayah memaafkannya semudah itu?
Jujur, apa pun yang terjadi,
dia ibu kandung Pak Ahn.
Setelah tahu, kamu tidak bisa menghindarinya selamanya.
Selain itu, Pak Ahn bukan orang yang bisa menjadi kejam.
"Bu Choi Soo Hee"
Aku berharap kamu bersama kami pada hari spesial seperti ini.
Ayo makan enak dengan orang tuamu.
Astaga. Yang benar saja.
Kamu sudah selesai?
Kenapa dia makan sedikit?
Biarkan saja.
Seung Joo sangat membenci Bu Choi.
No comments yet. Be the first to leave one.