The first 200 lines.
Tidak bisa.
Simbolku sudah tidak dapat ditingkatkan lagi.
Simbolku adalah Simbol Pertama, untuk meningkatkan produksi.
Sebagai informasi, Simbol Kedua untuk meningkatkan kekuatan.
Simbol Ketiga untuk meningkatkan serangan jarak jauh.
Agar dapat menjadi lebih kuat,
aku membutuhkan Simbol Keempat yang paling cocok untuk pertarungan satu lawan satu.
Sejak lahir, manusia akan memiliki satu Simbol
dan tidak dapat diubah lagi.
Kalau begitu…
The Strongest Sage With The Weakest Crest.
EPISODE 01 LAHIRNYA SAGE TERKUAT
Sebentar lagi akan tiba di Ibu kota Kerajaan.
Baru 12 tahun sudah meninggalkan kampung halaman dan ikut ujian masuk akademi.
Karena aku ingin segera belajar dan menjadi kuat.
Tidak perlu buru-buru.
Walau kamu cukup hebat di kampung halamanmu,
namun Simbol yang kamu miliki…
Ada monster sihir di dekat sini,
yang sedang menuju kemari.
Sepertinya seekor monster sihir raksasa.
Beberapa kali lipat lebih besar dari kuda ini.
Kamu lucu sekali.
Sebesar itu, bukankah sangat berbahaya?
Berhasil dibasmi.
Monster sihir selevel ini
cukup gunakan "Body Enchant" dan "Iron Slash" untuk selesaikan.
Ibu kota kerajaan megah sekali,
jauh berbeda dengan kampung halamanku.
Pedang temanku patah,
tolong buatkan sebilah pedang baru yang serupa!
Tidak perlu teriak-teriak! Aku tidak tuli!
Maaf…
Pedang sihir temanku patah karena melindungi aku.
Pedang sihir?
Kamu ingin aku buat pedang yang serupa?
Permintaanmu terlalu berlebihan.
Aku mohon!
Kamu mohon juga tidak ada gunanya.
Kualitas senjata ini cukup bagus.
Walau "Magic Enchant" yang digunakan sangat kasar,
namun pedang lainnya…
Tidak bisa ya tidak bisa.
Aku mohon! Besok adalah hari ujian masuk akademi,
tanpa pedang, temanku akan…
Kalau perlu cepat, kenapa tidak coba lihat di toko lain?
Lagi pula, pedang sihir tidak dapat dibuat oleh satu orang saja.
Toko ini harapan terakhirku.
Pedang di tokoku tidak ada yang cocok?
Kira-kira perlu yang sepanjang ini.
Perlu pedang yang dapat diayunkan anak gadis dengan satu tangan.
Untuk buat pedang seperti ini, perlu gunakan "Magic Enchant" pada pedang sihir.
Namun, ini sangat sulit.
Aku dapat gunakan "Magic Enchant".
Apa benar?
Tidak. Aku mengerti kamu ingin terlihat keren di depan anak gadis,
namun, lebih baik jangan ucapkan hal yang tidak dapat kamu lakukan.
Walau Enchant dari Simbol Keempat tidak terlalu bagus,
namun, untuk buat sebilah pedang sihir sederhana sudah lebih dari cukup.
Apa? Ternyata hanya Simbol Gagal.
Berarti lebih tidak mungkin lagi.
Aku pesan sebilah pedang.
Tolong buatkan slot di pedang untuk pasang batu sihir ini.
Jangan-jangan kamu…
Aku putuskan untuk pertaruhkan hal ini padanya.
Kamu yakin?
Kalau gagal, walau pedang masih dapat digunakan, batu sihirmu akan hancur.
Aku rasa dia dapat lakukan.
Perasaanku biasanya selalu tepat.
Tuan muda,
tolong bantu aku gunakan "Magic Enchant".
Ngomong-ngomong, aku belum perkenalkan diri.
Namaku Alma,
Alma Repsius.
Aku meninggalkan kampung halaman karena tidak ingin menikah dengan orang aneh.
Aku Matthias,
Mathias Hildesheim.
Cukup panggil aku Matty.
Senang berkenalan denganmu, Matty.
Oh iya, temanku adalah pemilik pedang yang meninggalkan kampung halaman bersamaku.
Alma?
Baru dibicarakan sudah muncul.
Ruri!
Alma, bagaimana hasilnya?
Wah…
Manis sekali!
Toko lain yang aku tanyakan semua bilang tidak bisa.
Ternyata sulit untuk dapatkan pedang sihir sebelum besok...
Tuan muda ini bernama Matty.
Dia bersedia bantu terapkan "Magic Enchant" pada pedang kita.
Izinkan saya untuk perkenalkan diri.
Nama saya Matthias Hildesheim.
Kenapa bahasamu jadi begitu formal?
Apakah dia merasa perkenalan diriku sangat aneh,
hingga tidak ingin berteman denganku?
Ada apa, Ruri?
Namaku Ruri Arvento Roth.
Saat ini tidak ada tunangan atau pacar.
Kalau boleh, kamu dapat panggil aku Ruri…
Pacar?
Anu…Itu…
Apa aku yang tidak tahu kalau saat perkenalkan diri itu perlu bilang ada pacar atau tidak?
Sudah selesai.
Kalau begitu, aku mulai Enchant.
Berikan batu sihir padaku.
Mau dilakukan di sini?
Iya, cukup dilakukan di sini.
Aku mulai.
Tolong ya.
Dilihat dari panjang dan berat pedang ini,
agar dapat digunakan dengan normal,
cukup gunakan "Strenghten" dan "Iron Slash"...
Kira-kira seperti ini.
Silakan dicoba.
Cepat sekali!
Yakin sudah dienchant?
Walau bagaimanapun, ini terlalu cepat.
Iya, biasanya perlu waktu lebih lama.
Lagi pula, kamu tidak mengucapkan casting.
Coba dulu saja.
Sudah enchant atau belum tidak akan terlihat begitu saja...
Benar-benar telah…dienchant!
Tajam sekali!
Cukup beberapa detik saja sudah selesai.
Bagaimana cara kamu melakukan itu?
Ini hanya enchant biasa.
Sama sekali tidak biasa!
Matty, siapa kamu ini sebenarnya?
Enchant biasanya tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat,
namun pedang ini memang telah dienchant,
bahkan tanpa casting.
Ini pedang buatanku,
jika kamu melakukan sesuatu, aku akan segera mengetahuinya.
Jadi, kesimpulannya adalah…
Kesimpulan…
Adik kecil, kamu mau jadi Enchanter?
Enggak mau.
Selanjutnya ujian teknis.
Ujian teknis perlu menggunakan pedang dan sihir.
Siap!
Matty!
Matty juga ikut ujian masuk?
Iya.
Bidang Taktis sulit sekali,
padahal yang lainnya aku bisa jawab...
Alma, Matty,
kita sama-sama berjuang agar diterima!
Iya.
Ya…
Celah di mana-mana!
Kamu telah berusaha.
Namun selanjutnya…
Tidak akan semudah ini.
Aku menyerah...
Ada apa dengan pedangmu?
Matty, aku berhasil!
Selamat, Ruri!
Berkat enchant pedang Matty.
Tidak perlu diungkit…
Selanjutnya, Matthias Hildesheim.
Akhirnya tiba giliranku.
Semangat, Matty!
Iya.
Petugasnya mana?
Matthias Hildesheim,
aku dengar kamulah yang memberikan Enchant Magic pada pedang Ruri Arvento.
Benar, siapa kamu?
Petugas itu terlalu hijau,
biar aku yang menjadi lawanmu.
Aku ingin melihat kemampuan dari anak Castor.
Kamu kenal dengan Ayahku?
Iya.
Kalau kamu dapat bertarung dengan baik,
walau apa pun hasil di bidang lain, aku akan anggap kamu lolos.
Aku mengerti.
Posturnya penuh dengan celah.
Dia sengaja mengalah.
Tadi dia bilang, "jika dapat bertarung dengan baik",
tampaknya dia meremehkan aku.
Ini ujian teknis,
biar dia lihat langsung kemampuanku.
Apa? Pedangku dapat ditahan?
Aku menyerah...
Bahkan Kapten dari Royal Knight, Gail juga kalah!
Hebat! Ruri, dia menang!
Iya, gerakannya cepat sekali. Aku sama sekali tidak lihat apa-apa!
Selanjutnya, ujian sihir.
Ruri Arvento Roth, maju.
Baik!
Gunakan Panah Api serang kelima target itu.
Tenaga api dalam tubuhku,
jadilah sebuah panah
yang menembus musuhku!
Ruri, benar seperti itu!
Casting sihir…
Seperti namanya,
mengucapkan mantra casting untuk mengeluarkan sihir,
dapat digunakan oleh siapa pun yang memiliki sihir.
Namun efek dan transfer sihirnya terlalu rendah,
sihir akan terputus jika diserang saat casting.
No comments yet. Be the first to leave one.