The first 200 lines.
Benarkah CEO Jeon In Suk adalah ibu Anda?
- Tolong jawab. - Tolong katakan sesuatu.
Anda menipu Pimpinan Han dengan CEO Jeon
- Permisi. - untuk mengambil alih Grup Hansung?
Apa Direktur Han tahu soal ini?
Tolong katakan sesuatu.
- Beri tahu kami jika itu benar. - Astaga.
Direktur Kang.
Ibu, pelan-pelan.
Astaga.
Ibu.
Sudah kubilang pelan-pelan.
Astaga, tolong tenanglah.
Jangan terburu-buru dan pelan-pelan saja.
Ibu tidak boleh membuang waktu.
Ibu, Kakak.
Astaga.
Sayangku.
Putri kesayangan ibu...
Apa yang terjadi?
Aku tidak tahu.
Mi Ri dan aku kembali setelah membelikan Ibu bubur,
dan para reporter tiba-tiba mendatangi Kak Mi Ri.
Kakak sudah menonton berita?
Ya.
Apa kata dokter?
Dia pingsan karena stres berat.
Bagaimana dengan bayinya?
Untungnya dia tidak mengalami pendarahan.
Tapi kita belum tahu, jadi, kita harus melihat situasinya.
- Ibu. - Ibu.
Kak Tae Ju.
Kamu datang.
Ya.
Dokter bilang kita harus melihat situasinya,
tapi jangan terlalu khawatir.
Begitu rupanya.
Ya, ini aku.
Kak, apa Mi Ri di sana?
Apa yang terjadi kepadanya?
Dia terbaring di ranjang rumah sakit
bukannya ibunya yang sekarat. Kamu senang sekarang?
Maafkan aku.
Aku tidak butuh permintaan maafmu. Katakan apa yang terjadi.
Bagaimana kejadiannya?
Ibu, sudah cukup.
Aku akan menyelesaikan semuanya, Kak Sun Ja,
jadi, jangan terlalu emosi.
Langsung ke intinya saja.
Pimpinan Han Jong Soo tahu yang sebenarnya
sebelum artikelnya terbit.
Dia sudah lama tahu hubungan
antara aku dan Mi Ri.
Apa katamu?
Apa si bedebah itu
sudah tahu bahwa Mi Ri adalah putrimu?
Dia berniat mengusir kami berdua dari rumah.
Tapi dia mengizinkan Mi Ri kembali
setelah tahu bahwa dia hamil.
Tapi...
Tapi apa?
Setelah Mi Ri melahirkan,
dia berencana membawa bayi itu dan menceraikan dia dan Tae Ju.
Apa?
Dia berencana menceraikan mereka setelah Mi Ri melahirkan?
Aku tidak bisa membiarkan itu terjadi.
Jadi, aku berencana menyingkirkan Pimpinan Han Jong Soo.
Tapi seseorang mengetahui rencanaku dan menyebarkan beritanya.
Maafkan aku
untuk semua ini.
Di mana kamu sekarang?
Di kantor.
Aku tidak bisa pergi karena para reporter.
Tetaplah di sana jika kamu ingin tetap hidup.
Aku akan membakar rumah busuk itu.
Ibu sedang apa?
Hei, lepaskan. Ibu ingin kamu mengantar ibu ke suatu tempat.
Ibu mau ke mana?
Menurutmu ke mana?
Ibu akan ke rumah Pimpinan Han yang busuk itu.
- Ibu! - Kamu mendengarnya.
Pria jahat itu
mencoba memisahkan anak ibu dan bayinya.
Dia sudah memisahkan Mi Ri dan In Suk.
Dan dia mencoba memisahkan Mi Ri dan bayinya lagi.
Bagaimana bisa ibu duduk diam?
Ibu, tolong tenanglah.
Tae Ju datang.
Berdiskusilah dengannya.
Lupakan saja.
Jika kamu tidak mau ibumu berkeliaran memakai gaun pasien,
bantu ibu berganti pakaian.
Ibu ini kenapa?
Apa yang akan Ibu lakukan? Ibu akan menjambaknya?
Serahkan ini kepada Tae Ju.
Ibu pasien sekarang.
Apa yang akan kamu lakukan?
Kamu akan membiarkan orang
yang merundung Da Bin karena kamu sakit?
Ibu.
Kamu tahu apa yang terjadi
saat ibumu menjadi gila.
Ibu selalu ingin tampil di TV.
Ibu akan masuk berita.
Jangan mengurus ibumu di penjara.
Ibu.
Mari kita serahkan masalah ini
kepada Tae Ju dan Bibi.
Bagaimana jika Ibu pingsan?
Menyetir saja dengan benar.
Ibu, kumohon.
Mereka akan menjalankan rencana mereka.
Ibu melakukan ini sebagai ibu Mi Ri.
Jadi, jangan mencampuri urusan ibu.
Menyetir saja dengan benar.
- Ada yang datang. - Sebuah mobil datang.
- Ibu. - Tetap di sini. Ibu akan kembali.
Ibu.
Ibu akan baik-baik saja?
- Siapa itu? - Siapa dia?
Minggir.
Aku besan Pimpinan.
Di mana dia?
Antarkan aku kepadanya sekarang.
Sayang, mungkin lebih baik seperti ini.
Bukankah rapat dewan dibatalkan karena berita itu?
Maka ini mungkin kesempatan bagus
untuk mengusir Kang Mi Ri dan Jeon In Suk selamanya.
Apa kamu mendengar dirimu sendiri?
Aku
mendedikasikan seluruh hidupku untuk membesarkan perusahaan ini.
Dan perusahaanku, Grup Hansung, akan hancur.
Hidupku akan hancur
karena beberapa baris artikel yang sepele.
Astaga, Sayang.
Tenanglah, Sayang
Dasar bedebah!
Apa?
Kamu terkejut orang yang hampir mati menerobos masuk ke sini?
Tapi siapa...
Bu Park.
Benar.
Aku masih besanmu, lalu kenapa?
Tapi...
Ada apa denganmu?
Ada apa denganku?
Kemarilah. Aku akan memberimu pelajaran.
Astaga, Sayang. Lakukan sesuatu.
Kenapa kamu kasar sekali?
"Kasar"?
Aku bahkan belum mulai.
Hei, apa salahnya Mi Ri adalah putri In Suk?
Seorang ibu yang kompeten melahirkan putri yang kompeten.
Kenapa kamu meninggikan suaramu?
Benar, Bu Park.
Itu jelas penipuan.
Kami yang seharusnya meninggikan suara.
Kenapa kamu menuduh kami?
Kamu tidak menonton berita?
Kami korbannya.
Tapi meski begitu,
beraninya kamu menguangkan anakku.
Kamu memaksa putriku menikahi putramu.
Kini kamu mau menceraikan mereka, bukannya berbuat baik padanya?
Merampas bayinya darinya?
Kamu bedebah tua busuk.
Jika kamu tahu Mi Ri adalah putri In Suk,
usir saja dia.
Apa kamu puas
menghancurkannya sampai tuntas?
Menualah dengan anggun
atau matilah lebih cepat sepertiku.
Kamu keterlaluan.
Karena kamu!
Karena kamu
cucuku hampir meninggal sebelum lahir.
Gara-gara kalian, cucuku hampir mati!
Cucuku...
Cucuku
hampir mati
bahkan sebelum dia lahir!
Astaga, apa yang terjadi kepada Mi Ri?
Apa dia pingsan?
Kenapa? Karena berita?
Apa artikelnya mengejutkannya dan membuatnya pingsan?
Kamu.
Apa? Aku hanya penasaran dan khawatir.
Dan secara teknis,
Kang Mi Ri dan Jeon In Suk membodohi kami dahulu.
Dan bukan salah kami jika Mi Ri pingsan.
Itu karena berita.
Bukan kami juga yang menyebarkan beritanya.
Diam!
Apa yang terjadi kepada bayinya?
Bayinya baik-baik saja? Apa dia selamat?
Aku tidak bisa memberitahumu.
Kenapa?
Karena itu bukan cucumu lagi.
Mulai sekarang, itu cucuku.
Jangan pernah berniat menemui bayi ini.
No comments yet. Be the first to leave one.