Specials

Release info

[Anti] Gakusen Toshi Asterisk - 02 [734DB9FF] Track02
A Commentary by undeathx
http://antifs.eu

Tags

other
Published on: 2015-10-18
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 199 lines.

Ayah marah besar, lo.

Aku enggak salah apa-apa!

Soalnya mereka mengolok-olok Kakak.

Ayato, apa kamu tahu kenapa ayah melarangmu untuk bertarung?

Kamu memiliki kekuatan yang sangat kuat.

Kekuatan yang terlalu kuat itu bisa melukai orang lain dan bahkan dirimu sendiri, Ayato.

Aku tidak mengerti.

Intinya, kamu ini masih terlalu muda, Ayato.

Kalau begitu, kapan aku boleh bertarung?

Mungkin di saat Ayato sudah menemukan apa yang harus kamu lakukan.

Yang harus aku lakukan?

Benar. Itu adalah saat di mana kamu memutuskan akan kamu gunakan demi apa kekuatan itu.

Kakak sudah menemukan hal yang harus kamu lakukan?

Tentu saja sudah.

Hal yang harus Kakak lakukan adalah untuk melindungi dirimu, Ayato.

Bagiku, melindungimu adalah hal yang paling penting lebih dari apa pun.

Kalau begitu .... Kalau begitu, aku juga akan melindungi Kakak!

Itulah hal yang ....

Oh, benar juga.

kiri ni umoreru asa wa mada shiranai kage wo utsusu

kiri ni umoreru asa wa mada shiranai kage wo utsusu

Pagi yang diselimuti kabut

Pagi yang diselimuti kabut

mereflesikan bayang

mereflesikan bayang

yang tidak kukenal.

yang tidak kukenal.

yugami sakihoroku basho

yugami sakihoroku basho

Dalam distorsi mekarnya tempat,

Dalam distorsi mekarnya tempat,

nobasu te ga mogaite kizanda jikan ni yureta

nobasu te ga mogaite kizanda jikan ni yureta

uluran tanganku menggeliat dan ku dibuat

uluran tanganku menggeliat dan ku dibuat

bimbang oleh waktu.

bimbang oleh waktu.

tada itamu no ka mite egaku no ka boku no kanjou wa

tada itamu no ka mite egaku no ka boku no kanjou wa

Hanya menyakitiku, 'kah?

Hanya menyakitiku, 'kah?

Atau hanya diam, 'kah,

Atau hanya diam, 'kah,

melihat emosiku?

melihat emosiku?

where is the truth doko ni kakusu no nageki mo sezu

where is the truth doko ni kakusu no nageki mo sezu

Mana kebenaran yang

Mana kebenaran yang

sedang kausembunyikan

sedang kausembunyikan

tanpa lara itu?

tanpa lara itu?

kaze ga fukinukete yuku sora wa

kaze ga fukinukete yuku sora wa

Terbanglah di langit tempat angin

Terbanglah di langit tempat angin

berhembus.

berhembus.

kakero

kakero

Terbanglah!

Terbanglah!

kirameki me wo samashita koe ga takaku tsugeta

kirameki me wo samashita koe ga takaku tsugeta

Berkelip! Suara yang membangunkan

Berkelip! Suara yang membangunkan

diriku,

diriku,

bergema ke langit.

bergema ke langit.

yuzurenai negai ga (remember) arun darou

yuzurenai negai ga (remember) arun darou

Kau pasti punya impian yang

Kau pasti punya impian yang

ingin diwujudkan!

ingin diwujudkan!

dakara sou yuitsumuni no shoudou hashirasete

dakara sou yuitsumuni no shoudou hashirasete

Karenanya, bebaskan satu-

Karenanya, bebaskan satu-

satunya

satunya

hasratmu itu.

hasratmu itu.

mamori sugita (realize) egao mukae ni

mamori sugita (realize) egao mukae ni

Menuju senyumnya

Menuju senyumnya

yang terus kaulindungi.

yang terus kaulindungi.

nakisakende kao wo dashita yowasa no keshin mo

nakisakende kao wo dashita yowasa no keshin mo

Inkarnasi

Inkarnasi

kelemahan pada

kelemahan pada

jeritan wajahmu itu!

jeritan wajahmu itu!

subete komete tokihanate

subete komete tokihanate

Lepaskan semua dengan segenap tenaga di ...

Lepaskan semua dengan segenap tenaga di ...

brand new world

brand new world

... dunia baru.

... dunia baru.

Ser-Veresta

Ser-Veresta

Wah, ada Julis.

Kebetulan sekali bertemu di tempat seperti ini.

Kau, kenapa di sini?

Siapa kau ini?!

Ah! Dia siswa pindahan yang tadi pagi!

Apa katamu?

Namaku Ayato Amagiri. Salam kenal.

Berengsek ....

Woi! Bagus, nih! Bagus!

Woi, kenapa main rekam, sih?!

Lester, kalau dilanjut bisa gawat!

Aku tidak akan menyerah, lo!

Akan kubuat kau mengakui kemampuanku!

Duel pagi ini,

dan ketenanganmu menghadapi Lester ....

Kau lumayan tangguh juga.

Masa sih?

Aku ingin tahu, mau sampai kapan kamu memasang wajah polos begitu.

Di sini bukanlah tempat lembek seperti yang kamu kira.

Kalau begitu, Julis kenapa bertarung di sini?

Kamu tuan putri, bukan?

Demi uang.

Aku ini perlu uang.

Demi itulah aku bertarung di sini.

Mula-mula, Phoenix Festa dulu.

Itu hal pertama yang harus aku taklukan.

Kalau begitu, apa kamu sudah punya partner?

Phoenix Festa itu tag-team, lo.

Julis, kamu enggak punya teman, ya?

Aku belum mempunyai partner bukan karena aku tidak punya teman, lo?!

Enggak, memang benar, sih, aku tidak punya teman.

Tapi itu tidak ada hubungannya!

Aku hanya belum menemukan orang yang memenuhi standarku sebagai partner.

Dia malah mengakui kalau dia tidak punya teman.

Omong-omong, kamu mencari partner seperti apa?

Aku tidak terlalu pilih-pilih, tapi ...

... yah, paling tidak kekuatannya selevel Page One ...

... cepat tanggap, kemauan yang kuat, dan semangat yang mulia layaknya kesatria.

Kalau itu, sih ....

Gawat, bentar lagi deadline, nih!

Kalau begitu aku permisi dulu!

Mungkin aku harus kembali ke asrama.

Ah, anu ..., Julis?

Kenapa?

Asrama laki-laki di mana, ya?

Ya, ampun!

Tadi pagi kamu salah masuk asrama perempuan ....

Seharusnya kamu memetik pelajaran dari itu dan pelajari peta sekolah!

Kenapa?

Enggak. Aku cuma berpikir, "ternyata kamu bisa tertawa seperti itu."

Ka-Ka-Kamu bilang apa, sih?!

Kalau cuma tertawa aku pun pernah!

Jika kamu lurus ke sana, nanti akan ada jalan yang mengarah ke asrama laki-laki!

Sisanya tinggal ikuti itu!

Sekarang apa?!

Kapan-kapan, kamu mau tidak memanduku keliling sekolah?

Terus sekalian keliling kota juga.

Candaan macam apa ini?! Kenapa harus aku?!

Soalnya, bukannya kamu pernah bilang aku boleh minta tolong sekali?

Memang sih, aku pernah bilang begitu ....

Apa kamu yakin dengan itu?

Iya. Pertama-tama, aku harus terbiasa dengan akademi ini.

Apa boleh buat. Hutang budi haruslah dibayar.

Kalau begitu, keliling sekolahnya besok saat jam pelajaran selesai.

Keliling kotanya lusa di hari libur. Bagaimana?

Selamat pagi, Julis.

Iya, selamat pagi.

Kau dengar barusan tidak?

Tuan putri itu membalas sapaan?

Ka-Kalian ini tidak sopan, ya?!

Kalau sekadar sapaan pasti aku balas!

S-Saya?

Ayato?

Kenapa Saya ada di sini?!

Kenapa nih, kenapa? Kalian saling kenal, ya?

Yah, aku sampai kaget.

Aku enggak dapat kabar sejak kamu pindah ke luar negeri,

mungkin sudah enam tahun kita tidak bertemu?

Iya. Aku kaget banget.

Tapi lihat dirimu, kamu belum berubah, ya, Saya?

Kayaknya kamu masih sama seperti dulu.

Kamu enggak benar.

Aku sekarang lebih tinggi.

Ma-Masa?

Yah, dunia ini selebar daun kelor!

Mungkin ini adalah reuni takdir.

Reuni takdir?

Oh, Yabuki perkataanmu bagus.

Omong-omong, apa bapakmu sehat-sehat saja?

Dia itu terlalu riang.

The Asterisk War subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Asterisk War

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left