The first 200 lines.
Penerjemah : Sebastianus Ariston
Lucu gak nih gambar ini?
Lucu! Beneran lucu?!
Buset lucu!
Lucu banget!
Iya, 'kan?
Berisik sekali mereka.
Hei!
H-Hina?
Kalian terlalu banyak memakan tempat!
Kalau gak banyak orang sih gak apa-apa,
tapi nenek itu masih berdiri, 'kan?
Bisa kalian beri tempat untuknya?
Ya...
Tentu.
Agak ke sana dong.
Terima kasih!
T-Tentu.
Ya.
Imutnya...
Nenek, masih ada tempat kosong tuh.
Wah, terima kasih banyak, ya, nak.
Hina ternyata hebat.
Munagura wo tsukamarete kyouretsu na panchi wo
Leher baju dipegang dengan erat, dan pukulan yang kuat pun dilayangkan
Kuratte yorokete kata wo narabete matagatta
Kau mencoba tetap berdiri dengan sempoyongan
Yohoudoori no ame ni omae wa niyakete
Di tengah hujan yang sesuai dengan prakiraannya, kau meringis kesakitan
Kizuguchi ga kirei ni naru nante uso wo tsuku
Dan berbohong bahwa luka yang terbuka itu akan segera hilang
Itsumo kuchigenka sae
Meski selalu berkelahi
Umaku dekinai kuse shite
Padahal tak bisa melakukannya dengan baik
Saenai joudan iu na yo
Jangan katakan lelucon yang membosankan
Amari no tsumaranasa ni me ga urunda
Itu sangat konyol sampai membuat mataku lembab
Nando mo aoaza darake de namida wo
Sering kali penuh dengan memar biru, dan terus meneteskan air mata,
Nagashite nagashite fuantei na kokoro wo kata ni
Dengan memikul perasaan yang tidak stabil
Azukeai nagara
Sambil saling menjaga satu sama lain
Kusarikitta baddoendo ni aragau
Melawan akhir buruk yang busuk itu
Naze darou yorokobi yori mo kokochiyoi
Mengapa, itu lebih menyenangkan dibanding perasaan saat bahagia
Itami zushiri to hibiite
Rasa sakit yang bergema
Nureta fuku ni shitauchi shinagara
Sambil menjilat bibir (*sendiri) dengan pakaian yang basah
Hareagatta kao miatte warau
Dan tertawa saat saling melihat wajah yang bengkak
Doshaburi no yoru ni chikatta ribenji
Di malam saat hujan lebat, ku berumpah 'tuk membalaskan dendam itu
Terima kasih sudah menemaniku berbelanja, ya.
Tentu, bukan masalah.
Bagaimana dengan ujian akhirmu?
Wow, ujian akhir rasanya nostalgia!
Nostalgia?
Padahal belum lama juga ada.
Ah, yah, benar tuh!
Gawat.
Aku keceplosan.
Belajar yang giat, ya.
Kamu punya mimpi, 'kan?
Mimpi?
Memangnya aku punya mimpi, ya?
Oke, sudah kuputuskan.
Aku akan mengajarimu!
Ada apa?
Ini pertama kalinya aku masuk ke kamar anak perempuan!
Jangan dilihatin begitu dong?
Muaaf.
Jangan terang-terangan napa.
Maaf, ya.
Karena sangat mendadak, aku tidak bisa menyiapkan apa-apa.
Padahal ini pertama kalinya Hina membawa pulang anak laki-laki.
Mama!
Oh, tak usah repot-repot.
Dia anak yang manis.
Sudah berapa lama kalian dekat?
Apa kalian sekelas?
Udah sih, Mama!
Keluar sana!
Eh...
Dia pacarmu?
Mama!
Aku sama sekali tidak mengerti.
Oh, ya.
Terima kasih sudah menjaga adikku.
Hah?
Dia bilang kau menolongnya dari para berandalan.
Ah...
Papaku sangat sibuk, jadi dia jarang pulang ke rumah.
Padahal Naoto tidak suka Papa yang begitu,
tapi tiba-tiba dia mulai bilang kalau dia ingin menjadi seperti ayah.
Papa adalah petugas polisi.
Jadi karena itu Naoto menjadi petugas polisi!
Hah?
Belum jadi sih.
Lagian dia masih kecil.
B-B-B-B-Benar juga, ya!
Ngomong apa sih aku?
Tapi...
Yang sudah diselamatkan mungkin malah aku.
Kupikir dia akan menjadi polisi yang hebat.
Meskipun dia mungkin menjadi sedikit gila.
Kamu sudah berubah, ya, Takemichi-kun.
A-Apa benar begitu?
Berubah gimana?
Hm...
Rasanya kamu lebih lembut dari sebelumnya.
Dan mungkin lebih dewasa.
Rasanya seperti sedang bicara dengan seseorang yang jauh lebih tua!
Heh!
Dia tajam!
Aku memang 12 tahun lebih tua!
Atau mungkin itu hanya sisi dirimu yang tidak pernah kuketahui.
Hah?
Aku ingin tahu lebih banyak tentangmu.
Oh, kembang api!
Oh, iya!
Hari ini ada pertunjukan kembang api!
Hei, yuk naik ke atap dan lihat di sana!
Lihat!
Wow!
Hebat!
Waah! Indah sekali!
Buruan kesini, Takemichi-kun!
Gawat...
Ini sangat menyenangkan.
Ini tak pernah terjadi di kehidupan lamaku.
Wah! Berbentuk hati!
Hei, kamu lihat yang itu?
Aku ingin tinggal di sini selamanya.
Aku tak ingin kembali ke masa depan.
Soalnya di masa depan, Hina...
sudah tak ada.
Pegangan tangan boleh, 'kan?
Hangat.
Hina...
Hm?
H-Hai...
Naoto?
Berjabat tangan denganku adalah pemicunya.
N-Naoto?!
Oh, kamu juga kesini, Naoto?
Ya.
Kau pasti bercanda!
Takemichi-kun!
Aku malah kembali!
Hah?
Apa itu berarti kau bisa kembali ke masa lalu?
Jadi benar kalau berjabat tangan adalah pemicunya.
Kenapa lu ada disana sih?!
Hah?
Kamu ngomongin apa sih?
Yang jelas, itu berarti hipotesisku tidak salah!
Ya, bagus deh.
Dan sekarang kamu kembali.
Aku sekarang mengerti segalanya.
Jadi bagaimana disana?
Kamu kembali karena ada yang berubah, 'kan?
Yah...
Kau menjabat tanganku karena kesalahan?!
Lakukan yang bener dong!
Ada sesuatu yang kita ketahui karena perjalanan keduamu ke masa lalu.
Oh?
Satu minggu kemudian
Sumbu Waktu Sekarang
Sumbu Waktu Lampau
Kemampuan perjalanan waktumu bisa membuatmu kembali ke 12 tahun yang lalu.
Hari ini
Sumbu Waktu Sekarang
Satu minggu kemudian
Hari ini
Sumbu Waktu Lampau
Misalnya, hari ini,
jika kau kembali ke masa lalu,
Kau akan kembali ke hari ini 12 tahun yang lalu,
dan jika kau kembali ke sini setelah menghabiskan seminggu di sana,
Sumbu Waktu Sekarang
Hari ini
satu minggu juga akan berlalu di sini.
Hari ini
Satu minggu kemudian
Sumbu Waktu Sekarang
Dan saat kau kembali ke masa lalu, tubuhmu mengalami mati suri.
Sumbu Waktu Sekarang
Hari ini
Eh, jadi artinya aku mati?
Artinya hanya cangkang kosongmu yang tersisa di sini pada masa ini.
Ah, jadi karena itu disebut mati suri.
Ini sangat berbahaya, jadi kapan pun kau akan melakukan perjalanan waktu lagi,
kita harus lakukan di kamarku.
Jadi bagaimana misi untuk mencegah pertemuan Sano dan Kisaki?
Yah... aku bertemu Mikey-kun.
No comments yet. Be the first to leave one.